Pasar Malam Tegalega, Alternatif Belanja Bandung Malam Hari

Kamu lagi jalan-jalan ke Bandung tapi nggak sempet belanja-belanji di siang hari? Atau lagi nyari tempat belanja murah di Bandung? Kalo gitu dateng aja ke Pasar Malam Tegalega. Ehem, pasar ini disebut juga Pasar Lilin Tegalega sih. Kenapa? Apakah jualannya cuma lilin aja? Nggak dong. Di sini ada buanyak benda yang dijual. Paling penjual harga diri aja sih yang nggak ada #pfffft. Disebut Pasar Lilin karena banyaknya para penjual di sini, terutama penjual sepatunya, yang menggunakan lilin sebagai penerang dagangannya. Wuih, sekilas emang jadul, tapi malah jadi keunikan tersendiri yak.

Yak, seperti yang gue bilang tadi, di sini dijual beraneka bentuk dan rupa barang-barang dagangan. Ada macam-macam sepatu (sepatu kets, sampai pantovel dan boots), baju-baju (baru, bekas, impor), asesoris, gadget (henfon, earphone, speaker mini), tas, dompet, jam tangan, ikat pinggang, dan tentu saja makanan (meskipun cuma cemilan-cemilan kayak surabi atau gorengan gitu sih.

Ini yak gambar-gambarnya.

DSC_0120 DSC_0119 DSC_0114 DSC_0113

Tadi bahkan ada yang obral jaket bekas impor sepuluhribuan. Gue sampe hapal teriakannya, “Mari, kang! Dipilih dipilih dipilih! Sepuluhribuan, yang atas beda lagi!” karena terus diteriakin berkali-kali sampe telinga gue bosen dengan suara lantang khas uda-uda Minang yang menggelegar menghentak rendang -_____-

Nah, gue tadi habis ke sana sama temen gue. Lokasinya itu ada di Jl. Otto Iskandardinata (Otista) yang emang dikenal sebagai kawasan perdagangan. Deket sama Alun-Alun, Jl. Braga, Jl. Asia Afrika, Stasiun, sama Balai Kota. Kalau mau naik angkooottt… emm.. ehem.. gue nggak tahu. Biasa ke situ nebeng temen gue sik (traveller cerdas) muahahahaha.

Onion Head Emoticons 20

Gue tadi lagi cari jaket buat acara camp besok Kamis sampai Minggu di Mega Mendung, Bogor. Jaket gue udah kagak kece, udah jadul. Jadi tadi cari yang rada kerenan dikitlah. Nemu jaket item adidas (tentu aja KW, tapi bahannya lumayan), langsung gue tawar. Awalnya bapaknya minta Rp 85.000,00,tapi gue tawar Rp 50.000,00. Lama beradu mulut, akhirnya gue naikin lima rebu doang bahahahaha #travellerpelit. Gue juga beli sepatu, secara nggak mau menyia-nyiakan tumpukan sepatu murah dan branded (walaupun bekas) yang dijual di situ, daaannn.. gue menjatuhkan pilihan gue pada sebuah sepatu Specs putih. Harga awalnya Rp 160.000,00, yang akhirnya gue dapet dengan harga Rp 90.000,00. Gue juga beli kaus kaki 2 pasang cuma lima rebu perak! Yang jual emang terkenal murah, orangnya ramah dan suka ngobrol sama penjualnya. Ciri-cirinya: bapak-bapak berkumis soalnya. Silakan cari ya biar bisa dapet kaus kaki sama sarung tangan murah. Sarung tangannya gue dapet dengan harga… eh maap gue lupa, murah juga pokoknya #travellerpikun. Gue puas belanja-belanji murah di sana gyahahahahaha!!!

Onion Head Emoticons 14

Nah nah, di sini berlaku yang namanya Hukum Tawar-Menawar. Lo nggak usah takut dan nggak usah sungkan. Mau penjualnya bilang itu bahan dari Taiwan, mau dia marah-marah, mau dia kasih sumpah serapah sama lo sekali pun, biarin ajaaaaa. Muka tebeeellll kayak kuda nil dah! Pake aja jurus yang biasa dipake emak-emak (termasuk emak gue -_____-). Jurus apa itu? Jurus PURA-PURA PERGI!!! Beraktinglah bahwa lo emang udah nggak minat sama barang itu dan mau cari yang lain. Nanti penjualnya pasti panggil balik, kayak gue tadi. Yah, ternyata gue emang bakat jadi aktor sih..

Onion Head Emoticons 27

Nah, kalau siang kawasan ini tetep jadi tempat belanja, namun dengan konsep berbeda. Yaitu tempat belanja barang-barang bekas buat henfon sama barang elektronik. Henfonnya ada yang baru juga, tapi semuanya batangan bos! Tapi emang murah gila sih. Cocok buat elu backpacker kere yang budget terbatas tapi pengen tetep gaya. Tapi kayaknya.. sekere-kerenya backpacker, tetep kuat beli Android Samsung juga sih ya.

Nah, itu tadi ya cerita gue hari ini. Tunggu cerita gue lagi di tempat berbeda 😀

Onion Head Emoticons 33

Iklan

2 thoughts on “Pasar Malam Tegalega, Alternatif Belanja Bandung Malam Hari

Like atau komentar dulu, kak. Baca tanpa komentar itu kayak ngasih harapan semu :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s