Sehari Tanpa Internet? Ini yang Terjadi

Kebayang nggak apa jadinya hidup kita tanpa internet? Sehariii aja! Karena daya fantasi dan imajinasi gue tinggi, gue sih kebayang #pffft

Di jaman teknologi komunikasi informasi ini, internet menjadi suatu hal yang nggak bisa lepas dari kegiatan kita. Bahkan buat kita (?) kaum urban yang gahul dan haus akan informasi, aktualisasi diri, dan serba instan, internet sudah menjadi sebuah kebutuhan. Bayangkan rutinitas seperti ini:

Gue terbangun dari kubur tidur. Hal pertama yang gue lakukan adalah memeriksa notifikasi di smartphone, memastikan nggak ada obrolan di grup (yang jumlahnya seabrek itu) yang gue lewatkan. Atau BBM si bos yang nggak kebaca. Atau LINE pacar yang nggak kebales. Atau mention di twitter dan instagram dari segerombolan fans yang haus retweet.

Keasikan, gue baru sadar kalau gue bangun kesiangan. Gue buru-buru nge-tweet, “Sial! Kesiangan lagi!” sebelum akhirnya ngeloyor masuk ke dalam kamar mandi, meninggalkan ranjang yang awut-awutan. Dalam perjalanan menuju kantor dengan menggunakan angkot, gue mengusir kebosanan dengan mengakses portal-portal berita online sambil dengerin lagu dari smartphone yang udah tersinkron dengan akun last.fm gue #supereksis

Sampai di kantor, gue berjalan cepet masuk ke dalam gedung sambil — ehem, check-in di Foursquare. Lalu, selama kurang lebih 8 jam berikutnya, gue pun tenggelam dalam setumpuk kerjaan yang menunggu untuk diselesaikan, email-emailan sama manajer atau sesama staf kantor, chatting di sela-sela waktu untuk mengusir kebosanan, googling buat cari tahu istilah baru yang gue nggak ngerti, pesen tiket kereta api secara online buat liburan bulan depan, pesen tiket pesawat secara online buat liburan tahun depan, dan selanjutnya dan seterusnya.

Gue pulang malem, menyempatkan diri nongkrong di Indomaret Point deket kantor sambil browsing dan blogging pake netbook yang selalu gue bawa ke mana-mana. Nggak lupa dong buat download film terbaru dan lagu-lagu paling update, atau nonton video K-pop dari Youtube #faaakkk #inisihcurhaaaattt. Sampai rumah, gue mengistirahatkan tubuh dengan nonton TV selama beberapa puluh menit sambil chatting, dan facebook-an, dan twitter-an, dan main Path, sebelum akhirnya jatuh tertidur dan kembali mengalami rutinitas yang sama keesokan harinya.

Terus kalau nggak ada internet, apa yang terjadi? Kurang lebih (lebih banyak lebihnya sih, alias lebay) kayak gini:

  1. Menghambat kerjaan, nggak bisa email-emailan buat attach files. Boros bro kalau semua dokumen harus di-print. Capek bro karena harus bolak-balik ngasih kabar dan dokumen.
  2. Pulsa abis buat SMS-an. Yang biasanya cukup lima puluh ribu buat chatting sampai keriting, harus mau bayar Rp 100,00 / SMS atau lebih!
  3. Kalau ada istilah yang gue nggak tahu, misalnya: “Apa itu cinta? Apa itu setia?” #eh. Gue harus tanya sana-sini, atau buka kamus, atau beli ensiklopedi yang ukurannya segaban, atau pergi ke rumahnya Vicky Prasetyo lalu balik lagi. Nggak efektif.
  4. Harus mau nyempetin buat nonton TV biar bisa nonton berita. Lhah kalau seharian di luar terus? Jadi manusia di luar orbit deh, alias nggak tahu perkembangan.
  5. Harus mau ngantri di stasiun buat beli tiket kereta.
  6. Atau di bandara buat beli tiket pesawat. Capek, plus harus keluar ongkos, plus harus mengorbankan waktu.
  7. Nggak bisa ikutan lomba ngeblog.
  8. Atau lomba foto online.
  9. Atau kuis twitter.
  10. Juga main game Pokopang #faaakkk.
  11. Nggak bisa tidur nyenyak karena belum update twitter seharian
  12. Atau upload foto
  13. Atau nonton Youtube
  14. Atau download lagu terbarunya Soimah.
  15. Nggak bisa kasih retweet buat SBY dan artis-artis yang gue follow di Twitter.
  16. Nggak bisa blogwalking atau googling foto-foto traveling yang keren L
  17. Akhirnya, mood seharian jadi jelek banget.
  18. Jadi marah-marah ke tetangga.
  19. Jadi nggak mau bayar ongkos warteg.
  20. Kesandung di jalan karena keasikan (?) ngedumel.
  21. Terus dengkul lecet.
  22. Bayar ke sopir angkot pake sewot.
  23. Eh sopirnya sewot balik lah!

Hosh, hosh, capek juga bro.

Onion Head Emoticons 9

Tah, kelihatan ‘kan gimana kacaunya kalau internet absen dari keseharian kita. Tahu nggak kalau masih ada saudara-saudara kita di luar sana — bahkan mungkin anggota keluarga kita sendiri — yang masih buta internet alias bunet? Di keluarga gue aja cuma gue doang lho yang melek internet. Terlihat ‘kan, nggak harus jauh-jauh ke daerah pedesaan yang terpencil untuk menemukan masyarakat Indonesia yang bunet? Di lingkungan kita, atau tetangga kita, bahkan keluarga kita sendiri, bisa aja ada yang masih bunet.

Menurut gue, masalah bunet ini berkaitan dengan masalah buta huruf karena kurangnya tingkat pendidikan. Senangnya, mayoritas generasi muda saat ini sudah bebas dari buta huruf. Mereka hanya perlu dibiasakan untuk menggunakan internet, terutama untuk hal-hal yang simpel tapi penting bagi kehidupan mereka. Misalnya buat cari informasi di Google, pesen tiket, atau baca portal berita. Tiga hal itu bisa dilakukan tanpa kemampuan bahasa Inggris kok, jadi yang penting bisa baca. Yah, mungkin perlu kemampuan bahasa Inggris — dikit. Tapi itu bisa diajarin juga.

Yuk, kita bareng-bareng memberantas masalah bunet ini supaya Indonesia juga semakin cerdas dan setara dengan bangsa-bangsa dunia. Gue yakin, internet akan sangat membantu kehidupan mereka selama dipergunakan dengan benar dan nggak berlebihan. Bisa ibu pake buat cari resep masakan yang dia mau. Bisa bapak pake buat cari tips merawat sepeda dan benda-benda antik koleksnya. Atau kakak pake buat download lagu-lagu dangdut favoritnya dan kontak temen-temen lamanya.

Mau berantas buta internet? Gampang. Nggak perlu koar-koar pake toa sambil jalan keliling dari RT ke RT, yang ada kamu malah dikeroyok massa karena dianggap mengganggu ketertiban dan kemaslahatan umat. Dimulai dari keluarga atau lingkungan tempat tinggal sendiri deh. Syukurlah Telkomsel mengadakan program GENGGAM INTERNET untuk membantu mengatasi masalah BUTA INTERNET, dan kamuuuu — iya kamu! — bisa banget buat berpartisipasi.  Dengan sekali klik di sini, kamu udah bisa jadi Agen Internet dan sebarkan manfaat ber-internet kepada kaum bunet Indonesia.

sumber: telkomsel

sumber: telkomsel

INDONESIA GENGGAM INTERNET, merupakan sebuah harapan luhur dari sebuah provider komunikasi seluler pertama dan terkemuka di negeri ini. Dengan program ini, Telkomsel telah menyediakan paket-paket internet khusus bagi kaum bunet agar yang disesuakan dengan kebutuhan mereka, mulai dari Rp 1.000,00 per hari untuk 10 MB! Ayo buat seluruh masyarakat Indonesia merasakan kebaikan internet. Bonusnya, bakal ada poin khusus yang bakal Telkomsel kasih jika kamu berhasil membuat seorang bunet mengaktifkan paket internetnya. Poin paling besar adalah saat kamu berhasil mengajak orang yang emang bener-bener baru dengan internet! Poin yang kamu kumpulkan bisa ditukarkan dengan hadiah-hadiah keren dari Telkomsel.

Ayo jadi Agen Internet! Sebarkan manfaatnya, berantas buta internet untuk INDONESIA GENGGAM INTERNET.

Iklan

4 thoughts on “Sehari Tanpa Internet? Ini yang Terjadi

Like atau komentar dulu, kak. Baca tanpa komentar itu kayak ngasih harapan semu :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s