Menjelajahi Cita Rasa Jepang Lewat Semangkuk Ramen di Ikkudo Ichi

Sebagai orang Indonesia yang sejak lama jatuh cinta pada segala hal tentang Jepang—bahasanya, budayanya, musiknya, sampai kulinernya—saya selalu merasa ada kedekatan emosional setiap kali duduk di depan semangkuk ramen panas. Jepang adalah destinasi impian saya. Entah kenapa, setiap kali melihat konten tentang suasana Shinjuku di malam hari, Hokkaido di musim dingin, atau Kyoto saat sakura gugur, hati ini langsung merasa… saya harus ke sana suatu hari nanti.

Karena belum bisa terbang ke Jepang, salah satu cara termudah untuk “pergi ke Jepang dari Indonesia” adalah lewat makanan. Dan di antara sekian banyak kuliner Jepang, ramen adalah favorit saya. Kuahnya yang kaya, mi yang kenyal, topping yang berlapis-lapis—rasanya seperti memegang passport kuliner ke negeri sakura.

Dari berbagai restoran ramen yang saya coba di Indonesia, Ikkudo Ichi adalah salah satu tempat yang selalu bisa memberikan pengalaman makan yang konsisten dan memuaskan. Setiap cabang yang saya datangi terasa seperti teleportasi kecil ke ramen-ya Jepang versi modern. Interiornya warm, sebagian besar menonjolkan elemen kayu, lampu temaram, dan suasana yang santai—cocok untuk makan sendiri ataupun bareng teman.

Di artikel ini, saya ingin berbagi pengalaman tentang kenapa Ikkudo Ichi jadi salah satu destinasi favorit saya untuk menikmati ramen, serta menu-menu yang layak dicoba (termasuk rekomendasi untuk yang cari menu sarapan berat ala Jepang).


Kenapa Ikkudo Ichi Menarik Buat Pecinta Jepang?

1. Pengalaman Makan yang Autentik, Tapi Tetap “Masuk” untuk Lidah Indonesia

Sebagai orang Indonesia yang masih kadang mencari rasa gurih khas lokal, ramen ala Ikkudo Ichi menawarkan keseimbangan yang pas: autentik, tapi nggak asing. Kuah mereka cenderung kaya dan creamy (terutama yang tonkotsu), tapi nggak “overpowering” buat pemula. Buat yang suka ramen original Jepang, ada; buat lidah Nusantara yang suka lebih bold, juga ada.

“Otentik”, berarti juga ada menu yang mengandung babi, makanya saya suka hehe. Buat temen-temen muslim, bisa pastikan dulu menu yang dipesan agar bukan termasuk menu yang mengandung babi.

2. Pilihan Menu yang Sangat Beragam

Dari ramen kuah creamy, kuah bening, hingga ramen pedas, semuanya ada. Bayangin tiap pergi, saya bisa nemu menu baru yang bikin bingung mau pilih yang mana. Menu sarapan saya jadi bervariasi di Ikkudo Ichi

3. Komitmen Mereka pada Rasa

Sejauh pengalaman saya, konsistensi rasa Ikkudo Ichi patut diacungi jempol. Dari cabang ke cabang, saya jarang sekali menemukan perbedaan signifikan. Ini berarti SOP dan quality control mereka berjalan dengan baik.


Beberapa Rekomendasi Menu yang Layak Dicoba

Buat kamu yang sama-sama suka ramen atau kuliner Jepang pada umumnya, saya bisa berbagi rekomendasi berdasarkan pengalaman pribadi sebagai pelanggan.

1. Ramen Tonkotsu (Favorit Personal)

Kalau kamu suka kuah creamy dan gurih, inilah dasar terbaik. Kuahnya kaya kolagen, teksturnya smooth, dan aromanya khas “ramen Jepang banget”. Topping seperti chasu, jamur, telur, dan bawang goreng bikin rasanya makin hidup.

2. Ramen Spicy

Buat lidah Indonesia yang cinta pedas, versi pedasnya Ikkudo Ichi cukup nendang tapi tetap menjaga karakter ramen Jepangnya. Bukan cuma pedas doang, tapi pedas yang flavorful.

3. Ramen Shoyu

Kalau kamu suka kuah yang lebih ringan dan tidak terlalu creamy, shoyu ramen mereka termasuk salah satu yang paling balanced.

4. Donburi untuk Kamu yang Cari Menu Sarapan

Ini dia, bagian yang cocok untuk keyword penting tadi.

Kadang, saya suka makan berat dari pagi. Kalau kamu tipe yang sama atau lagi butuh menu sarapan yang padat energi, beberapa pilihan seperti donburi (rice bowl dengan topping daging, ayam, atau telur) bisa jadi opsi yang mantap.

Meskipun Ikkudo Ichi dikenal sebagai restoran ramen, menu nasi mereka sebenarnya cocok banget untuk yang cari sarapan kenyang tapi tetap punya nuansa Jepang.

5. Side Dish seperti Gyoza dan Chicken Karaage

Kedua ini adalah pasangan terbaik buat ramen. Gyoza mereka juicy, sementara karaage cukup crispy tanpa terlalu berminyak.


Apa yang Bikin Ikkudo Ichi Konsisten Ramai?

1. Pengalaman Makan yang Menyenangkan

Untuk saya pribadi, makan di Ikkudo Ichi terasa seperti ritual kecil pelepas stres. Tempatnya hangat, pelayanannya cepat, dan vibe-nya mendukung pengalaman makan yang nyaman.

2. Cocok Buat “Lidah Jepang Wanna-be” Seperti Saya

Saya suka Jepang. Saya suka kultur Jepang. Saya suka makanan Jepang. Dan sampai saya benar-benar menginjakkan kaki di ramen shop Tokyo, Ikkudo Ichi adalah salah satu tempat terbaik untuk “belajar rasa” Jepang dari Indonesia.

3. Harga Masuk Akal untuk Kualitasnya

Ramen di sini bukan yang termurah, tapi cukup fair untuk ukuran cita rasa dan konsistensi yang diberikan.


Kesimpulan: Ikkudo Ichi adalah Gerbang Kecil untuk Pecinta Jepang

Sebagai seseorang yang menjadikan Jepang sebagai destinasi impian, ramen adalah jembatan kecil yang membuat saya merasa sedikit lebih dekat dengan negara itu. Ikkudo Ichi, dengan pilihan menu yang beragam, kualitas yang konsisten, dan pengalaman makan yang hangat, selalu menjadi tempat yang aman untuk kembali.

Entah kamu sedang cari semangkuk ramen gurih, mangkok nasi sebagai menu sarapan, atau sekadar tempat pelarian dari rutinitas harian, Ikkudo Ichi bisa jadi pilihan yang memuaskan.

Kalau kamu juga pencinta kuliner Jepang seperti saya, mungkin saatnya mampir lagi dan mencoba menu baru. Siapa tahu, favoritmu yang baru sedang menunggu. Terima kasih sudah membaca, keep learning by traveling~

Satu komentar

  1. avatar peralatanbakery

    udah lama gak makan Ikkudo Ichi, rasanya enak 😀

Like atau komentar dulu, kak. Baca tanpa komentar itu kayak ngasih harapan semu :D

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Matius Teguh Nugroho

keep learning by traveling

Duo Kembara

Cerita Si Kembar dan Mommy Ara menghadirkan kebaikan

Lonely Traveler

Jalan-jalan, Makan dan Foto Sendirian

Guru Kelana

Perjalanan sang guru di berbagai belahan dunia

dyahpamelablog

Writing Traveling Addict

Daily Bible Devotion

Ps.Cahya adi Candra Blog

bardiq

Travel to see the world through my own eyes.

Teppy & Her Other Sides

Stories, thoughts, places...

Mollyta Mochtar

Travel and Lifestyle Blogger Medan

LIZA FATHIA

a Lifestyle and Travel Blog

liandamarta.com

A Personal Blog of Lianda Marta

D Sukmana Adi

Ordinary people who want to share experiences

papanpelangi.id

sebuah blog perjalanan

Guratan Kaki

Travel Blog

Omnduut

Melangkahkan kaki ke mana angin mengarahkan

BARTZAP.COM

Travel Journals and Soliloquies

Bukanrastaman

Not lost just undiscovered

Males Mandi

wherever you go, take a bath only when necessary

Jurnal Evi Indrawanto

Catatan Perjalanan, Budaya, dan Lika-Liku Wirausaha.

Plus Ultra

Stories and photographs from places “further beyond”.

backpackology.me

An Indonesian family backpacker, been to 25+ countries as a family. Yogyakarta native, now living in Crawley, UK. Author of several traveling books and travelogue. Owner of OmahSelo Family Guest House Jogja. Strongly support family traveling with kids.

Musafir Kehidupan

Live in this world as a wayfarer

Cerita Riyanti

... semua kejadian itu bukanlah suatu kebetulan...

Ceritaeka

Travel Blogger Indonesia

What an Amazing World!

Seeing, feeling, and exploring places and cultures of the world

Winny Marlina

Winny Marlina - Whatever you or dream can do, do it! lets travel

Olive's Journey

What I See, Eat, & Read

tindak tanduk arsitek

Indri Juwono's thinking words. Architecture is not just building, it's about rural, urban, and herself. Universe.

dananwahyu.com

Menyatukan Jarak dan Waktu