Kuala Lumpur, Malaysia, Transportasi

Memahami Sistem Transportasi Publik di Kuala Lumpur, Malaysia

Stesen LRT KLCC

Kamu mau jalan-jalan ke Kuala Lumpur, namun bingung dengan transportasi publik di sana? Tenang, ibukota Malaysia ini sudah memiliki moda transportasi yang sangat memadai kok. Dari sekelas bus sampai LRT, monorel, kereta komuter, kereta bandara, dan MRT juga udah ada shay!

Secara garis besar, ada 2 macam jenis transportasi publik di Kuala Lumpur: bus dan transportasi berbasis rel. Taksi nggak gue masukkin di sini ya. Dua-duanya murah dan nyaman kok. Memang belum se-rapid dan seekstensif MRT Singapura, tapi sudah jauh lebih baik dari Jakarta *pffft*

Ngomong-ngomong, kamu merasa kesulitan dan bingung baca peta MRT / LRT kayak gini? Kalau mau belajar, simak panduan dari gue di: Tips Menggunakan Peta MRT / LRT Untuk Pemula

Kita mulai dulu dari transportasi berbasis rel karena jenis inilah yang lebih sering gue pakai waktu jalan-jalan di Kuala Lumpur kemarin. Ada 5 jenis transportasi berbasis rel di Kuala Lumpur: KL Monorail, LRT (light rapid transit), KTM Komuter, KLIA Ekspres / KLIA Transit, dan yang paling baru: MRT (Mass Rapid Transit). Kelimanya dikenal sebagai sebuah sistem bernama Klang Valley Integrated Rail Transit. Lalu apa bedanya, kakak?

Klang Valley Integrated Map. Source: mymrt.com.my
Klang Valley Integrated Map. Source: mymrt.com.my

Ehem. Begini, kak *benerin dasi*

 

Monorail KL

Kuala Lumpur memiliki 1 jalur (laluan) monorel dari KL Sentral ke Titiwangsa, melalui kawasan bisnis dan perkantoran. Seluruh stasiun dan jalur KL Monorail adalah melayang (elevated), setiap rangkaian terdiri dari 2 dan 4 gerbong. Desain interior kereta diisi dengan bangku-bangku penumpang yang ditata dengan saling membelakangi. Gerbong dilengkapi dengan pintu otomatis, AC, papan rute, dan informasi pemberitahuan stasiun berikutnya.

Stasiunnya sendiri cukup bersahaja, hanya berupa 2 buah peron di bawah naungan atap lengkung yang ditopang rangka baja, tanpa AC atau vendor-vendor komersil (seperti ATM dan penjual makanan). Ada pintu pembatas peron, tapi dibiarkan terbuka terus, nggak otomatis terbuka dan tertutup.

DSC_3437
The white-yellow KL Monorail

Tiket dapat dibeli di vending machine. Perhatikan, ada vending machine yang hanya khusus menerima koin, jadi jangan sampai salah antre. Pertama-tama, pilih nama laluan (line) yang akan digunakan, yaitu Laluan Monorel, lalu pilih stasiun tujuan. Layar akan menampilkan jumlah biaya yang dibutuhkan, tugasmu adalah menyesuaikan jumlah tiket yang akan dibeli. Masukkan seluruh uang yang dibutuhkan menurut total harga yang ditampilkan. Kamu akan menerima token sekali jalan dan kembalian (jika ada).

Tempelkan token pada Entry Gate untuk memasuki peron. Setibanya di stasiun tujuan, masukkan token ke dalam slot Exit Gate untuk membuka pintu. Jadi jangan harap bisa simpen token-nya kayak di MRT Singapura ya, hehe.

KL Monorail platform
KL Monorail platform
DSC_3279
Inside the KL Monorail

KL Monorail terintegrasi dengan LRT di Stasiun Hang Tuah. Sebagai contoh, kamu berangkat dari Masjid Jamek menuju Bukit Bintang. Saat membeli tiket, kamu langsung memilih Laluan Monorel di mesin tiket, meskipun Masjid Jamek bukanlah stasiun monorel. Naik LRT Laluan Ampang / Sri Petaling di Masjid Jamek, transit di Hang Tuah, dan langsung berpindah ke peron KL Monorail tanpa perlu membeli tiket lagi. Paham ya?

Jangan terkecoh dengan Stasiun KL Sentral, Bukit Nanas, dan Bukit Bintang. Stasiun monorel KL Sentral terpisah dengan peron LRT, pun Stasiun Bukit Nanas yang juga terpisah dengan Stasiun LRT Dang Wangi dan Stasiun Bukit Bintang yang terpisah dengan Stasiun MRT Bukit Bintang.

IMG_20170210_170547
Jalur pejalan kaki yang menghubungkan Stasiun Monorel Medan Tuanku dan Tune Hotel KL
IMG_20170210_170645
KL Monorail di kawasan Medan Tuanku

Monorail KL dapat digunakan untuk menuju KL Sentral, Bukit Bintang, dan KL Tower (dengan turun di Stasiun Bukit Nanas.)

 

LRT (Light Rapid Transit)

Ada 2 jalur (laluan) untuk LRT, yakni Laluan Ampang / Sri Petaling dan Kelana Jaya. Seluruh jalur Ampang / Sri Petaling ada di atas tanah (on ground) atau melayang (elevated). Sementara LRT Kelana Jaya memiliki jalur di bawah tanah, tepatnya dari Stasiun Masjid Jamek sampai Ampang Park. Keduanya memiliki rangkaian gerbong yang lebih banyak daripada KL Monorail. Tapi di saat-saat sepi, LRT Kelana Jaya hanya dijalankan dengan 2 gerbong.

Stasiun LRT lebih besar daripada stasiun monorel, beberapa dilengkapi dengan ATM dan penjual makanan atau minuman. Khusus buat stasiun-stasiun di bawah tanah, ada pintu otomatis yang membatasi peron dan jalur kereta. Kelana Jaya Line sudah menggunakan kereta nirawak (driverless) yang modern, sementara LRT Ampang / Sri Petaling masih dijalankan dengan masinis. Tempat duduk penumpang ditata saling berhadapan, dilengkapi dengan fasilitas lainnya seperti halnya kereta monorel.

The RapidKL (LRT and monorail) coin
The RapidKL (LRT and monorail) coin
Sleepy passengers inside the LRT
Sleepy passengers inside the LRT
The LRT train passing by
The LRT train passing by

Cara membeli tiketnya sama dengan cara membeli tiket monorel karena keduanya sudah terintegrasi. Selain token sekali jalan, kamu juga dapat menggunakan kartu Touch n Go (TnG). Fungsi kartu ini seperti Flazz, jadi lebih untuk mempermudah dan mempermurah. Kalau di Singapura, TnG ini seperti kartu EZ Link, jadi harus diisi lagi saldonya kalau udah habis.

LRT Kelana Jaya dan Ampang / Sri Petaling bertemu di Stasiun Masjid Jamek. Ingat, kamu nggak perlu membayar lagi kalau mau bertukar jalur. Dan ingat lagi, saat kamu akan menggunakan 2 jalur LRT bergantian, jalur yang kamu pilih saat membeli token adalah jalur yang digunakan di akhir perjalanan.

Sementara dengan MRT, LRT bertemu di Stasiun Pasar Seni, Stasiun Merdeka, dan Stasiun Maluri.

The LRT platform
The LRT platform
Queuing to get the vending machine
Queuing to get the vending machine. This happened in the early morning when the station just opened.
Ampang Line, dulu bernama Star LRT, merupakan rapid transit pertama di Kuala Lumpur

Untuk informasi lengkap tentang KL Monorail dan LRT (juga RapidKL bus), silakan buka website MyRapid ini. Di situ kamu bisa mendapatkan informasi jalur, jam beroperasi, dll. Ada fitur Journey Planner juga untuk menghitung biaya perjalanan kamu. Jadi bisa mulai hitung-hitungan budget di sini.

LRT Kelana Jaya dapat digunakan untuk mencapai KL Sentral, Petronas Twin Towers (turun di Stasiun KLCC), Pasar Seni, dan Masjid Jamek. Stasiun Pasar Seni dapat kamu gunakan untuk menuju Central Market, Chinatown (Petaling Street), dan sekitarnya.

Edit IMG_9375
LRT Kelana Jaya di KL Sentral
IG IMG_9400
KLCC adalah salah satu stasiun bawah tanah di jalur LRT

Sementara LRT Ampang / Sri Petaling dapat digunakan untuk menuju Masjid Jamek, Terminal Pudu Sentral (turun di Stasiun Plaza Rakyat), dan Terminal Bersepadu Selatan (turun di Stasiun Bandar Tasik Selatan).

 

Keretapi Tanah Melayu

Selanjutnya adalah KTM (Keretapi Tanah Melayu) Komuter. Kereta api jarak dekat ini nggak terintegrasi dengan LRT dan monorel, jadi harus beli tiket sendiri. Tiket bisa dibeli dari vending machine atau loket petugas di stasiun. Harganya murah banget! KL Sentral – Batu Caves aja cuma 2.6 RM! Padahal itu jauh banget, sampai ke ujung lintasan.

Meski murah, namun keretanya tetap nyaman lho. Ada kereta dengan tempat duduk saling berhadapan, ada juga yang kursinya berderet seperti kereta api kelas bisnis di Indonesia. Lintasan KTM Komuter berada menapak tanah (on ground). Saat ini ada 2 jalur yang bisa kamu pilih: Laluan Seremban dan Laluan Pelabuhan Klang (Port Klang).

Buka website KTM Berhad ini untuk mengetahui jadwal, rute, dan biaya. Di situ juga ada informasi untuk KTM Antara Bandar (Intercity) alias kereta antar kota, misalnya ke Singapura atau Hatyai.

KTM Komuter vending machine
KTM Komuter vending machine
Kuala Lumpur KTM Komuter
Kuala Lumpur KTM Komuter
Inside the KTM Komuter Train
Inside the KTM Komuter Train
Inside the KTM Komuter back to KL. This is the new armada.
Inside the KTM Komuter back to KL. This is the new armada.

 

KLIA Ekspres / KLIA Transit

Sementara itu, KLIA Ekspres dan KLIA Transit lebih didedikasikan sebagai alat transportasi dari dan ke Bandara, baik KLIA maupun KLIA 2 Airport. Kereta dan lintasannya sama, hanya saja kalau KLIA Transit memiliki 3 stasiun perhentian di Bandar Tasik Selatan (Terminal Bersepadu Selatan), Putrajaya, dan Salak Tinggi. Tarif KLIA Ekspres adalah 55 RM nggak pakai nawar, sementara tarif KLIA Transit bergantung dengan stasiun mana yang menjadi tujuan.

Tiket dapat dibeli dari vending machine (kalau kamu punya kartu kredit atau stored value card lainnya) dan loket petugas. Interior di dalam kereta sungguh elegan, kursi-kursi empuk berderet 2-2 di bawah pencahayaan keemasan, dengan lantai yang dilapisi permadani empuk. Asyiknya lagi, ada wifi gratis di dalam kereta! 😀

Setelah gue perhatikan, ongkos KLIA Ekspres yang 55 RM itu masih lebih mahal daripada ongkos KLIA Transit KL Sentral – Putrajaya lalu disambung Putrajaya – KLIA 2 (total 15.7 RM). Nah, tips jitu gue ini bisa kamu pakai buat cobain kereta bandara ini dengan harga yang lebih murah, hahaha.

Informasi lengkap untuk KLIA Ekspres dan KLIA Transit bisa kamu buka di website kliaekspres, terutama untuk jadwal dan biaya perjalanan.

KLIA Transit station at KL Sentral. You can see the locket and the vending machines.
KLIA Transit station at KL Sentral. You can see the locket and the vending machines.
KLIA Transit card
KLIA Transit card
The KLIA Transit train
The KLIA Transit train
Inside the KLIA Transit train
Inside the KLIA Transit train

 

MRT (Mass Rapid Transit)

Saat ini, Kuala Lumpur sudah memiliki 1 jalur MRT bernama MRT Sungai Buloh – Kajang, atau disingkat MRT SBK. Jalurnya digambarkan dengan warna hijau tua pada peta di atas. MRT memiliki kereta yang lebih panjang dan stasiun yang lebih besar daripada LRT. Kamu dapat menggunakan MRT untuk mencapai Pasar Seni dan Bukit Bintang. Di kedua stasiun itu, MRT sudah terintegrasi dengan LRT Kelana Jaya (untuk Stasiun Pasar Seni) dan Monorail KL (untuk Stasiun Bukit Bintang).

Jalur MRT dari Pasar Seni hingga Maluri adalah jalur bawah tanah (underground), selebihnya adalah jalur melayang (elevated). Tulisan tentang MRT saya ulas khusus di artikel ini: Berkenalan dengan MRT Kuala Lumpur

 

Nah, buat kamu yang mau berkeliling kota dengan bus (atau “bas”, dalam bahasa Melayu), ada opsi yang disediakan, yaitu: bus RapidKL dan Go-KL.

RapidKL ini bisa dibilang sudah memonopoli urusan transportasi di Kuala Lumpur. Selain bus RapidKL itu sendiri, monorel dan LRT pun berada di bawah otorisasinya. Walaupun bukan sebuah sistem BRT (bus rapid transit) seperti TransJakarta yang memiliki koridor sendiri, namun bus RapidKL tetap dapat diandalkan karena rute dan armadanya cukup banyak.

RapidKL bus
RapidKL bus. Source: Wikipedia

Bus ini identik dengan warna putih – biru yang mengguyur eksteriornya. Kamu bisa naik (dan juga turun) di halte, berupa sebuah ruang khusus di trotoar dengan bangku panjang yang dinaungi atap melengkung, dipertegas dengan sebuah papan rambu lalu lintas yang memuat logo bus. Pembayaran dilakukan di dalam bus dengan memasukkan uang ke dalam kotak kecil di samping pak sopir. Bisa juga dengan tap kartu kalau kamu punya, karena tidak ada kembalian untuk uang tunai.

Kabar gembira buat kamu yang nggak mau repot-repot bayar naik bus! Naik aja bus Go-KL, gratis! Kamu tinggal naik dari halte, duduk anteng, dan sampai tujuan tanpa keluar uang sepeser pun. Hihihi. Saat ini Go-KL sudah memiliki 4 jalur, bisa kamu gunakan untuk mengunjungi Menara Petronas, Chinatown, Pasar Seni / Central Market, dan destinasi lainnya.

GoKL map
GoKL map
A purple-line GoKL bus passing by
A purple-line GoKL bus passing by
Inside the GoKL Bus. Crowded!
Inside the GoKL Bus. Crowded!

Walaupun sebenarnya Go-KL didedikasikan untuk pelancong, tapi — tentu saja — warga lokal pun nggak mau kehilangan kesempatan ini. Kapan lagi bisa naik bus gratis? Jadi jangan kaget kalau busnya penuh dan kamu harus berdiri sepanjang jalan. Tapi, demi nama penghematan, sedikit pengorbanan kayak gitu nggak masalah lah yaaa.

Selain dengan membeli token untuk single trip, kamu juga bisa menggunakan kartu Touch ‘n Go atau disingkat TnG. Semacam STP atau EZ-Link kalau di Singapura. TnG dapat digunakan di bus, monorel, LRT, dan Komuter. Praktis! Harganya 10 RM, minimal top up juga 10 RM, bisa dibeli di Stesen Petronas dan stesen-stesen lainnya. Terima kasih untuk abang Rusydan Muhammad yang sudah menambahkan informasi ini di kolom komentar 😀

Sebagai informasi, Kuala Lumpur juga sedang membangun sebuah proyek MRT (mass rapid transit) yang akan menjangkau daerah metropolitan Klang Valley ini.  MRT direncanakan akan memiliki 3 line, ditargetkan mampu mengangkut 400.000 penumpang setiap harinya! Armadanya jelas berjumlah lebih banyak, memiliki kapasitas lebih banyak dari LRT (ditargetkan memiliki interval kedatangan setiap 3.5 menit), dan dijalankan secara otomatis dengan sistem. Saat ini, baru line Kajang – Sungai Buloh yang dibangun (lintasan berwarna hijau tua pada peta di atas). Kalau kamu tertarik dengan proyek ini, bisa buka website resminya di mymrt.

Nah, sekarang sudah paham ya dengan sistem transportasi publik di Kuala Lumpur ini. Ada monorel, LRT, Komuter, KLIA Ekspres / Transit, bus RapidKL, dan bus Go-KL. Sebenernya adalagi bus kota yang lebih tua dan sederhana, namanya Metrobus. Tapi kayaknya udah jarang digunakan seiring dengan majunya moda transportasi yang baru. Tetapkan tujuanmu, pelajari petanya, siapkan uang pas, then you’re ready to rock this city!

 

Iklan

431 tanggapan untuk “Memahami Sistem Transportasi Publik di Kuala Lumpur, Malaysia”

  1. mas Teguh,
    Boleh minta alamat emailnya?
    saya pertengahan april rencana backpack SING-KL dr tgl 17 April sampe singapore, 18 April malem rencana naik kereta ke KL (hemat hotel 1 malam). 18 April sampe 23 April saya di KL. Mungkin mas bisa kasih saya saran rute tur yang bagus. saya baru pertama nih trip kesana dan solo traveller pula. Terima kasih.

    Adi Gunawan Rachman
    adigunawan.rachman@gmail,.com

  2. Kak, artikelnya bermanfaat tp sbg awam yang baru akan kesana pertama kali cukup membingungkan hehhehe.
    Kalo mau trip Sin-KL, mending ke KL dulu apa Sin dulu ya? Thanks

    1. Halo, Ay. Senang dapat membantu ya. Mending Singapura dulu, karena flight ke SIN masih banyak yang murah, flight balik SIN ke Indonesia suka mahal.

      Kalo KUL, flight beragkat dan pulangnya sama kisarannya

  3. Mas,,klo dari airport menuju masjid jamek..bole minta saran nya gak transportasi apa yg bisa saya gunakan dan misal naik mrt/lrt saya brenti di station mana saja ya mas..kebetulan saya smp Malaysia jam 5 sore wkt setempat..mohon saran nya mas.. makasih

    1. Halo. Seperti yang bisa dilihat di peta.

      1. Dari KLIA2, naik Aerobus (12 myr) atau KLIA Ekspres (55 myr) sampai KL Sentral.
      2. Dari KL Sentral, naik LRT Kelana Jaya arah Gombak, turun di Stasiun Masjid Jamek.

  4. Mas teguh, mau tanya : kalau bus go KL dan rapid KL ready 24H kah?mohon info, saya bs lihat jam operasional bus dmn ya?(ada web atau apalah terkait jam operasional bus go kL n rapid KL?Thanks infonya.

  5. Mas saya mau tanya transportasi, dari SG ke KL, masih bingung menuju woodlands apa lbh mahal dg MRT line warna coklat dr pada ke kranji line merah?

    setelah dari woodlands menuju johor saya masih bingung dan ga ada bayangan, saya denger2 naik bus no.170/950? atau langsung naik kereta ke KL..? makasih, mohon tuntunannya, karena saya pertama kali ke malaysia

    1. Naik MRT-nya pake Singapore Tourist Pass, kak. Jadi bisa pake sepuasnya, nggak akan mikirin mahal murah lagi. Kalo mau pake tiket sekali jalan, cari rute yang melalui stasiun paling sedikit.

      Keluar stasiun Kranji ada banyak bus menuju Johor. Pilih bebas yang mana aja. Langganan saya: Causeway Link. Warna kuning.

      Ada artikelnya di blog ini tapi bukan di tulisan ini.

      1. Klo dr terminal bus klang, akhir pemberhentian bus nya tu cuma sampai KL atau pasar seni mas, jd klo mau ke johor dr mana

  6. Maaf mas teguh, saya mau nanya lagi,.
    Perkiraan berapa biaya ongkos dari terminal klang menuju johor??
    Dan apa nama basny yg menuju johor??
    Perkiraan berapa lama sampai johor dari terminal klang??
    Maaf mas, saya banyak tanya,.
    Terima kasih

    1. Selamat siang, mas Hendra. Mohon maaf sekali, komentar-komentar mas Hendra masuk folder Spam dan baru ketahuan sekarang. Untuk selanjutnya, silakan tunggu 1 pertanyaan dibalas dulu ya. Karena kalau langsung blast pertanyaan, akan diindikasi spam oleh blog. Dan di sini saya sudah menginformasikan email, facebook, twitter, dan instagram saya. Silakan dimanfaatkan untuk respon yang lebih cepat 🙂

      Busnya ada banyak, di antaranya Star Mart Express, Era Mesra, Mayang Sari, dll. Harganya mulai Rp 70.000-an.

  7. Mas klo dari KLIA2 ke Chan Sow Lin apa ada yg menggunakan bus dan turun dimana? berapa tarifnya ? pesawat saya tiba pukul 22.30 di KL, mksh

  8. Berhubung mau trip ke malaysia juga bulan depan, akhirnya nyari semua yg paling muraahh, krn budget yg terbatas.

    Pas bangt pulang ke jakarta dr kuala lumpur, setelah mencari2 ke beberapa blog, dapet yg paling murah dr kl sentral menuju KLIA2, drpd naik klia express lbh baik naik KLIA TRANSIT, biaya bisa setengahnya walau harus transit

    KLIA EXPRESS 55RM
    KLIA TRANSIT (kl sentral-putrajaya & putrajaya-klia2) 24RM

    smoga bermanfaat

  9. Salam..bang Matius, kasih saran dong sebaiknya nginep di mana di KL? Utk 4D3N..apakah di 1 hotel aja gak pindah2, atau pindah2 tiap malem? Lebih efisien mana? Apakah di daerah KL Sentral, agar transpot nya mudah? Atau, di daerah Bukit Bintang, yg katanya hotelnya lebih murah? Atau, ada hotel di daerah lain yg recommended? Oia…bang, kriminalitas di KL itu gimana sih? Amankah di KL itu? Ada separah Jakarta? Copetnya, dsb? Maaf, banyak nanya 😁 Makasih banyak atas jawabannya..salam kenal bang, dari tya 😊

    1. Halo, Tya. Cukup menginap di 1 hotel aja, karena obyek wisata di KL saling berdekatan kok. Saya sarankan di daerah KL Sentral dan Chinatown yang murah dan mudah buat mengakses transportasi umum.

      Selama saya di KL, suasananya aman-aman aja.

  10. Maaf mas, sy mau tanya, kalo dr KLIA 2 mau ke bukit jalil, itu pake LRT ya? Itu hrs ke KL sentral dulu atau bs lgsg dr KLIA 2,Mohon penjelsan nya
    Terimakasih

  11. Hai mas sebelumnya makasih ya mas blognya informatif sekali, mas mau tanya jadi bulan depan mau ke KL nih, kebetulan banget lagi bingung mau sekalian ambil trip ke singapore pp gitu naik kereta atau bis atau stay aja di KL.
    kira-kira ada saran gak mas ?

    1. Hai, Prima. Sebelumnya makasih ya udah mampir. Mau KL aja atau sama Singapura, itu tergantung sama waktu yang kamu punya. Kalau cuma 3 hari, KL aja. Kalau 5 hari atau lebih, bisa dikombinasikan sama SG.

  12. Malem bang nanya dong kalo dari KL Ke bangsar south city itu naik apa enakny? Hehe perdana ke malay dan aku nyampe bandara jam stgh 12 malem bingung jadinya kesana belum tau kendaraan..
    Makacih

  13. hallo ka… makasih untuk artikelnya. membantu sekali. tapi ka saya masih agak bingung nih. kalau dari KLIA2 ke Daerah Bukit Jalil baiknya naik apa yah ka? karna saya perdana nih mau ke KL. Terus kalau mau jalan-jalan ke daerah bukit bintang dari Bukit jalil enaknya naik apa ya ka?

    1. Pertama, coba kamu cari yang namanya Stasiun Bukit Jalil di peta. Ketemu?

      Nah, Stasiun Bukit Jalil ada di jalur Ampang / Sri Petaling Line yang warna cokelat. Dari KLIA2, kamu naik KLIA Transit (bukan KLIA Ekspres) terus turun di Stasiun Bandar Tasik Selatan. Dari situ pindah ke peron LRT terus naik kereta ke Bukit Jalil.

      Udah coba mencari di mana Stasiun Bukit Bintang? Betul, di jalur monorail (hijau muda) sama MRT (hijau tua). Kira-kira gimana dari Bukit Jalil ke Bukit Bintang?

      Kalau masih bingung juga, ya udah, naik taksi atau Grab aja. Praktis nggak usah naik turun.

  14. Halo Mas
    Kami rencana keliling KL 3 hari
    Menginap di iinb hotel

    Mohon masukannya ya
    19 Thrusday :
    18.45 CGK-KL, (19-20 sleep on KLIA)
    23.00 Dinner KLIA

    20 Fri :
    05.00 KLIA-KL Sentral (Aero Bus)
    06.00 Sholat makan pagi ABC Resto KL Sentral
    07.00 KL Sentral – innB Hotel – KL Sentral (Monorail)
    09.00 Tokong Tean Hou Temple
    12.00 Mesjid Jameek Lunch + Jumatan
    15.00 Batu Cave – KL Sentral PP (KTM)
    19.00 KL Sentral – InnB (Monorail)
    21.00 Pavilion/ Alor / Bukit Bintang Dinner

    21 Sat :
    08.00 InnB Hotel- Botanical Garden
    12.00 Mesjid Negara-Pasar Seni – Petaling (Lunch)
    14.00 Dataran Merdeka +KL City Galery +Abdul Samad
    17.00 KLCC Park + Petronas TT +Mesjid Asy Syarikin (LRT/Go KL)
    20.00 InnB Hotel (LRT/Go KL)
    21.00 Pavilion/ Alor / Bukit Bintang Dinner
    22 Sun :
    08.00 InnB Hotel – KL Eco Park (LRT/ Go KL)
    11.00 KL Sentral- Putra Jaya
    12.00 Explore Putra Jaya + Lunch
    18.00 Pasar Seni – Sentral Market KL Oleh2 – Petaling +Dinner
    22.00 InnB Hotel (LRT/Go KL)

    23 Mon :
    11.00 KL Sentral – KLIA (Aero Bus)
    13.00 KLIA Lunch Foodmarket/ Food Court
    16.20 KL-CGK

Like atau komentar dulu, kak. Baca tanpa komentar itu kayak ngasih harapan semu :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.