Memahami Sistem Transportasi Publik di Kuala Lumpur, Malaysia

Kamu mau jalan-jalan ke Kuala Lumpur? Namun bingung dengan transportasi publik di sana? Tenang, ibukota Malaysia ini sudah memiliki moda transportasi yang sangat memadai kok.

Secara garis besar, ada 2 macam jenis transportasi publik di Kuala Lumpur: bus dan transportasi berbasis rel. Taksi nggak gue masukkin di sini ya. Dua-duanya murah dan nyaman kok. Memang belum se-rapid dan seekstensif MRT Singapura, tapi sudah jauh lebih baik dari Jakarta *pffft*

Ngomong-ngomong, kamu merasa kesulitan dan bingung baca peta MRT / LRT kayak gini? Kalau mau belajar, simak panduan dari gue di: Tips Menggunakan Peta MRT / LRT Untuk Pemula

Kita mulai dulu dari transportasi berbasis rel karena jenis inilah yang lebih sering gue pakai waktu jalan-jalan di Kuala Lumpur kemarin. Ada 4 jenis transportasi berbasis rel di Kuala Lumpur: KL Monorail, LRT (light rapid transit), KTM Komuter, dan KLIA Ekspres / KLIA Transit. Keempatnya dikenal sebagai sebuah sistem bernama Klang Valley Integrated Rail Transit. Lalu apa bedanya, kakak?

Klang Valley Integrated Map. Source: mymrt.com.my

Klang Valley Integrated Map. Source: mymrt.com.my

Ehem. Begini, kak *benerin dasi*

Monorail atau monorel adalah sebuah moda (bukan sistem) transportasi berbasis rel yang hanya memiliki satu jalur rel sebagai tumpuan. Biasanya, sebuah kereta monorel tidak membawa gerbong yang terlalu banyak. KL Monorail pun hanya memiliki 2 gerbong dengan 1 jalur atau laluan (line) di pusat kota. Tempat duduk di dalam monorel ditata saling membelakangi.

Tiket dapat dibeli di vending machine. Perhatikan, ada vending machine yang hanya khusus menerima koin, jadi jangan sampai salah antre. Penggunaannya hampir sama dengan Singapore MRT. Pilih stasiun tujuan, lalu akan ditampilkan jumlah nominal yang harus dibayar. Setelah uang dimasukkan, mesin akan mengeluarkan kembalian (jika ada) dan sebuah tiket berbentuk koin. Tap koin pada entry gate untuk masuk. Masukkan pada slot exit gate jika sudah sampai tujuan. Jadi jangan harap kamu bisa menyimpan koin untuk kenang-kenangan *sadis*

The white-yellow KL Monorail

The white-yellow KL Monorail

Inside the KL Monorail

Inside the KL Monorail

KL Monorail platform

KL Monorail platform

KL Monorail sudah terintegrasi dengan LRT. Jadi kamu nggak usah beli tiket lagi jika ingin berganti jalur. Misalnya, kamu ingin pergi ke Masjid Jamek dari Bukit Bintang. Untuk menuju ke sana, kamu harus naik monorel sampai Hang Tuah, lalu pindah ke jalur LRT sampai Masjid Jamek. Maka, pada saat kamu membeli tiket di vending machine Stesen Monorail Bukit Bintang, kamu langsung pilih Stesen Masjid Jamek. Setelah sampai di Stesen Hang Tuah, keluar dari peron monorel dan ikuti petunjuk menuju Laluan LRT.

Ada 2 jalur (laluan) untuk LRT, yakni Laluan Ampang dan atau Sri Petaling, dan Kelana Jaya. LRT menghubungkan pusat kota Kuala Lumpur dengan daerah-daerah pinggiran di kawasan metropolitannya. Nah, LRT bukanlah nama sebuah moda transportasi, namun sebuah sistem. Sebuah LRT tidak mengangkut penumpang sebanyak MRT (mass rapid transit), namun tetap cepat dan efisien. Nanti akan gue jelaskan tentang MRT dan LRT ini.

The RapidKL (LRT and monorail) coin

The RapidKL (LRT and monorail) coin

Sleepy passengers inside the LRT

Sleepy passengers inside the LRT

The LRT train passing by

The LRT train passing by

Tiket dapat dibeli melalui vending machine. Pertama-tama, layar akan menampilkan nama jalur yang akan kamu gunakan. Nah, makanya, kamu harus tahu stasiun tujuanmu itu ada di jalur apa: Ampang / Sri Petaling, Kelana Jaya, atau Monorel? Setelah itu, kamu dapat memilih stasiun tujuan, layar kemudian akan menampilkan ongkos yang harus dibayar. Jumlah penumpang dapat kamu tambah bila perlu.

Bentuk kereta LRT Kuala Lumpur mirip seperti Jakarta Commuter Line — sebuah kereta dengan serangkaian gerbong yang berjalan di atas jalur rel. Hanya saja, lintasan LRT tidak melintang di tengah jalan, namun melayang di awang-awang alias elevated rail. Tempat duduknya saling berhadapan.

Bentuk peron (platform) untuk LRT dan monorel agak sederhana. Peron setengah terbuka itu memiliki atap melengkung yang ditopang dengan rangka baja. Ada pintu penghalang yang membatasi peron dengan lintasan rel, tapi tidak otomatis. Beberapa pintu berada dalam keadaan terbuka, sementara yang lain tertutup. Oh, peron LRT bahkan tidak memiliki pintu pembatas. Sementara untuk peron jalur LRT yang berada di bawah tanah memiliki pintu pembatas yang akan terbuka otomatis, misalnya di sepanjang stasiun KLCC sampai Dang Wangi.

Monorail dan LRT (juga Komuter dan KLIA Ekspres) sebagian masih dijalankan secara manual oleh masinis. Jadi, ada saat-saat di mana kereta datang agak lama, diperparah dengan penumpang yang berdesakan di dalamnya. Saat-saat PHP terjadi saat kamu sedang menunggu kereta, lalu datanglah sebuah rangkaian gerbong kereta, eh tapi ada tulisan “Not in Operation” *pffft*

The LRT platform

The LRT platform

Queuing to get the vending machine

Queuing to get the vending machine. This happened in the early morning when the station just opened.

Masih banyak warga Kuala Lumpur yang lebih senang menggunakan kendaraan pribadi — mobil dan sepeda motor. Di saat-saat tertentu bahkan sampai macet. Mungkin karena LRT dan monorel yang suka lama datang, atau karena jarak stasiunnya agak jauh, atau karena pajak dan harga kendaraan pribadi masih murah, atau kombo ketiganya. Daerah yang dijangkau memang belum se-rapid MRT Singapura sih.

Untuk informasi lengkap tentang KL Monorail dan LRT (juga RapidKL bus), silakan buka website MyRapid ini. Di situ kamu bisa mendapatkan informasi jalur, jam beroperasi, dll. Ada fitur Journey Planner juga untuk menghitung biaya perjalanan kamu. Jadi bisa mulai hitung-hitungan budget di sini.

Selanjutnya adalah KTM (Keretapi Tanah Melayu) Komuter. Kereta api jarak dekat ini tidak terintegrasi dengan LRT dan monorel, jadi harus beli tiket sendiri. Tiket bisa dibeli dari vending machine atau loket petugas di stasiun. Harganya murah banget! KL Sentral – Batu Caves aja cuma 2 RM! Padahal itu jauh banget, sampai ke ujung lintasan.

Meski murah, namun keretanya tetap nyaman lho. Ada kereta dengan tempat duduk saling berhadapan, ada juga yang kursinya berderet seperti kereta api kelas bisnis di Indonesia. Kereta dengan kursi berderet itu adalah armada baru. Lebih elegan dan juga lebih dingin, brrr. Lintasan Komuter tidak melayang, namun juga tetap tidak melintang di jalan raya. Bahkan ada saat-saat rel berada di bawah tanah. Kamu bisa memilih Laluan Seremban atau Laluan Pelabuhan Klang (Port Klang).

Buka website KTM Berhad ini untuk mengetahui jadwal, rute, dan biaya. Di situ juga ada informasi untuk KTM Antara Bandar (Intercity) alias kereta antar kota, misalnya ke Singapura atau Hatyai.

KTM Komuter vending machine

KTM Komuter vending machine

Kuala Lumpur KTM Komuter

Kuala Lumpur KTM Komuter

Inside the KTM Komuter Train

Inside the KTM Komuter Train

Inside the KTM Komuter back to KL. This is the new armada.

Inside the KTM Komuter back to KL. This is the new armada.

Sementara itu, KLIA Ekspres dan KLIA Transit lebih didedikasikan sebagai alat transportasi dari dan ke Bandara, baik KLIA maupun KLIA 2 Airport. Kereta dan lintasannya sama, hanya saja kalau KLIA Transit memiliki 3 stasiun perhentian di Bandar Tasik Selatan (Terminal Bersepadu Selatan), Putrajaya, dan Salak Tinggi. Tarif KLIA Ekspres adalah 35 RM nggak pakai nawar, sementara tarif KLIA Transit bergantung dengan stasiun mana yang menjadi tujuan. Tiket dapat dibeli dari vending machine atau loket petugas. Interior di dalam kereta sungguh elegan, kursi-kursi empuk berderet 2-2 di bawah pencahayaan keemasan, dengan lantai yang dilapisi permadani empuk.

Setelah gue perhatikan, ongkos KLIA Ekspres yang 35 RM itu masih lebih mahal daripada ongkos KLIA Transit KL Sentral – Putrajaya lalu disambung Putrajaya – KLIA 2 (total 15.7 RM). Nah, tips jitu gue ini bisa kamu pakai buat cobain kereta bandara ini dengan harga yang lebih murah, hahaha.

Informasi lengkap untuk KLIA Ekspres dan KLIA Transit bisa kamu buka di website kliaekspres, terutama untuk jadwal dan biaya perjalanan.

KLIA Transit station at KL Sentral. You can see the locket and the vending machines.

KLIA Transit station at KL Sentral. You can see the locket and the vending machines.

KLIA Transit card

KLIA Transit card

The KLIA Transit train

The KLIA Transit train

Inside the KLIA Transit train

Inside the KLIA Transit train

Nah, buat kamu yang mau berkeliling kota dengan bus (atau “bas”, dalam bahasa Melayu), ada opsi yang disediakan, yaitu: bus RapidKL dan Go-KL.

RapidKL ini bisa dibilang sudah memonopoli urusan transportasi di Kuala Lumpur. Selain bus RapidKL itu sendiri, monorel dan LRT pun berada di bawah otorisasinya. Walaupun bukan sebuah sistem BRT (bus rapid transit) seperti TransJakarta yang memiliki koridor sendiri, namun bus RapidKL tetap dapat diandalkan karena rute dan armadanya cukup banyak.

RapidKL bus

RapidKL bus. Source: Wikipedia

Bus ini identik dengan warna putih – biru yang mengguyur eksteriornya. Kamu bisa naik (dan juga turun) di halte, berupa sebuah ruang khusus di trotoar dengan bangku panjang yang dinaungi atap melengkung, dipertegas dengan sebuah papan rambu lalu lintas yang memuat logo bus. Pembayaran dilakukan di dalam bus dengan memasukkan uang ke dalam kotak kecil di samping pak sopir. Bisa juga dengan tap kartu kalau kamu punya, karena tidak ada kembalian untuk uang tunai.

Kabar gembira buat kamu yang nggak mau repot-repot bayar naik bus! Naik aja bus Go-KL, gratis! Kamu tinggal naik dari halte, duduk anteng, dan sampai tujuan tanpa keluar uang sepeser pun. Hihihi. Saat ini Go-KL sudah memiliki 4 jalur, bisa kamu gunakan untuk mengunjungi Menara Petronas, Chinatown, Pasar Seni / Central Market, dan destinasi lainnya.

GoKL map

GoKL map

A purple-line GoKL bus passing by

A purple-line GoKL bus passing by

Inside the GoKL Bus. Crowded!

Inside the GoKL Bus. Crowded!

Walaupun sebenarnya Go-KL didedikasikan untuk pelancong, tapi — tentu saja — warga lokal pun nggak mau kehilangan kesempatan ini. Kapan lagi bisa naik bus gratis? Jadi jangan kaget kalau busnya penuh dan kamu harus berdiri sepanjang jalan. Tapi, demi nama penghematan, sedikit pengorbanan kayak gitu nggak masalah lah yaaa.

Selain dengan membeli token untuk single trip, kamu juga bisa menggunakan kartu Touch ‘n Go atau disingkat TnG. Semacam STP atau EZ-Link kalau di Singapura. TnG dapat digunakan di bus, monorel, LRT, dan Komuter. Praktis! Harganya 10 RM, minimal top up juga 10 RM, bisa dibeli di Stesen Petronas dan stesen-stesen lainnya. Terima kasih untuk abang Rusydan Muhammad yang sudah menambahkan informasi ini di kolom komentar 😀

Sebagai informasi, Kuala Lumpur juga sedang membangun sebuah proyek MRT (mass rapid transit) yang akan menjangkau daerah metropolitan Klang Valley ini.  MRT direncanakan akan memiliki 3 line, ditargetkan mampu mengangkut 400.000 penumpang setiap harinya! Armadanya jelas berjumlah lebih banyak, memiliki kapasitas lebih banyak dari LRT (ditargetkan memiliki interval kedatangan setiap 3.5 menit), dan dijalankan secara otomatis dengan sistem. Saat ini, baru line Kajang – Sungai Buloh yang dibangun (lintasan berwarna hijau tua pada peta di atas). Kalau kamu tertarik dengan proyek ini, bisa buka website resminya di mymrt.

Nah, sekarang sudah paham ya dengan sistem transportasi publik di Kuala Lumpur ini. Ada monorel, LRT, Komuter, KLIA Ekspres / Transit, bus RapidKL, dan bus Go-KL. Sebenernya adalagi bus kota yang lebih tua dan sederhana, namanya Metrobus. Tapi kayaknya udah jarang digunakan seiring dengan majunya moda transportasi yang baru. Tetapkan tujuanmu, pelajari petanya, siapkan uang pas, then you’re ready to rock this city!

 

UPDATE MARET 2016

Harga tiket untuk KLIA Ekspres / Transit dari KLIA atau KLIA2 ke KL Sentral sekarang adalah 55 MYR, atau lebih dari IDR 165.000. Mahal banget! Mending naik bus aja deh.

KL Monorel sekarang memiliki armada dengan 4 (empat) gerbong.

 

Udah siap go internesyenel ke Kuala Lumpur? Pesan hotel dulu nih!

1257_DOTD_Sep2014_320x480_NeverBlue

346 thoughts on “Memahami Sistem Transportasi Publik di Kuala Lumpur, Malaysia

  1. Hai mas Teguh,

    Jgn bosen ya jawab pertanyaan seputar KL ini.. hehe

    1. Saya mau nanya dong mas, sampe di KLIA2 pgn nnya lgsg ke Genting. rencana pergi 5 org n 1 baby. enak nya naik bus atau sewa mobil ya?
    Ada gak bus lgsg ke genting mas? kalo sewa mobil kan lumayan ya harga nya?

    2. lalu hari besoknya balik ke BB dan stay di BB. dari BB ada LRT utk ke batu caves, icity dan KLCC gak mas? atau mesti ke KL sentral dulu?

    Thanks mas sebelumnya.. mohon advice nya

    • 1. Ada bus langsung dari KLIA2 ke Genting, mbak.

      2. Ada beberapa moda transportasi berbasis rel di KL seperti yg sudah ditulis di artikel di atas. Bukit Bintang hanya ada monorel, Batu Caves hanya ada Komuter. Jadi naik monorel sampai KL Sentral lalu ganti Komuter.

      Kalau ke KLCC, ganti jalur LRT.

      Tidak ada LRT / Komuter / monorel ke Icity. Mbak naik Komuter sampai Shah Alam, lanjutkan dengan taksi.

      • Thanks ya mas teguh info nya…

        Lalu 1 mas, kalo beli tiket bus yg lgsg ke genting biasa nya sekalian tiket cable car nya ya? dan apakah ditawarkan tiket utk pulang nya sekalian?

        Jika ditawarkan enaknya lgsg beli utk pulang atau gak ya mas?

        Thanks a lot mas atas respon nya

  2. Selamat malam mas teguh. Saya ingin bertanya soal alur transport disana. Mohon petunjuk ya mas, soalnya selasa minggu depan saya rencana liburan ke KL utk pertama kali jd saya masih semu.
    Begini mas.. seperti yang mas jelaskan diatas kalau KL monorail sdh terintegrasi dgn LRT. Jd tdk perlu beli tiket lg klu mau ganti jalur. Cthnya dr BB ingin ke mesjid jameh transit di hang tuang, bnr bgtu mas? Ok saya paham sampai dgn turun di hang tuang utk gnti ke LRT. Yg saya bingung mas dr Hang tuang ke mesjid jamek saya hrs ke arah mana mas? Apakah laluan KLANG atau Laluan AMPANG? Melihat di map yg mas lampirkan d blog, ada dua laluan/ line menuju ke mesjid jamek. Terima kasih mas. Mohon petunjuknya ☺

  3. selamat siang mas teguh mau tanya kalau bus dr airport menuju petaling kalau jam 22-24 masih ada gak yah ?? Mengingat pesawat tiba diairport kl jam 22.00 thanks

  4. Thanks ya mas Teguh Info n saran nya. 🙂

    Mas Teguh sempat menginap di First World Hotel genting ga?

    mau tanya2 soal breakfast, dengar2 breakfast disana di jatah dan antri nya panjang ya?
    Rugi gak sih mas kalo breakfast di FW hotel?

  5. Halo mas teguh, makasih ya infonya bantu bgt nih 🙂
    Oh iya aku ada rencana mau ke KL tgl 2sept pagi, dengan tujuan KL, Malaka, genting dan balik dari penang tgl 6sept malam. Ada saran ga ya mas enaknya ngatur itinerary yg pas biar bisa keburu semua gimana hehe..
    Enaknya begitu sampai langsung ke malaka atau gimana ya mas? Thanks sebelumnya :))

  6. mas saya rencana ke KL dari BKK pkr Malindo landing di KLIA Main.. itu KLIA 1 atau 2 ya?? saya baru pertama kali ke KL jd msh sangat rancu dengan transport dsna… saya rencana nginap di area Bukit Bintang… untuk ke hotel pke transport mana aja ya? ( yg murah tp tdk memakan waktu lama)

    • Saya juga nggak paham KLIA Main itu mana. Tapi terakhir kali naik Malindo turun di KLIA1. KLIA1 atau KLIA2 sama aja, mas. Intinya mas harus ke KL Sentral dulu naik Aerobus (11 RM, 1 jam) atau KLIA Ekspres (55 RM, 20 menit) lanjut naik monorel ke Bukit Bintang

      • Btw bang, sebenernya merujuk dari terminologi, etimologi serta sejarah Bandara Internasional Kuala Lumpur yang di Sepang itu, nama terminal yang eksis sampai sekarang itu adalah KLIA Main Terminal, KLIA Satellite Terminal, dan KLIA2 Terminal. Terminologi KLIA1 sebenernya ndak ada loh, hahaha.

        KLIA Main dan Satellite itu satu kesatuan, biasa disebut KLIA (gak pake angka 1 loh ya :3 ), imigrasi, check in counter dll semuanya lewat KLIA Main Terminal. Nah kalau dapat flight di Satellite Terminal baru deh nyebrang pakai Aerotrain.

        Oke jadi kembali menjawab pertanyaan inti: Malindo Air mendarat di KLIA. :3

        *maap muter-muter ^^v

  7. Shaloom
    Mas Teguh minta tolong dibuatkan schedul plus transportnya ya (maaf berbayar jg tdk apa2 wajar itu 🙂 )
    saya tiba di kuala lumpur tgl 19 oktober 2106 pk 13.00 pulang ke Indonesia 22 oktober pk 12.00

    terimakasih

  8. Halo mas teguh salam kenal, saya mau tanya kalau harga tiket LRT atau Monorail di KL berapa ya? terus kalau turis enaknya beli tiap mau naik LRT atau harus beli Touch n Go ya? terima kasih

  9. haiii mas teguh salam kenal,
    mau tanya postingan yg ini yah “Setelah gue perhatikan, ongkos KLIA Ekspres yang 35 RM itu masih lebih mahal daripada ongkos KLIA Transit KL Sentral – Putrajaya lalu disambung Putrajaya – KLIA 2 (total 15.7 RM). Nah, tips jitu gue ini bisa kamu pakai buat cobain kereta bandara ini dengan harga yang lebih murah, hahaha.” maksudnya bagaimana ya? kalau saya dari KLIA mau naik KLIA transit ke bukit bintang kan harus ke KL sentral dulu dengan harga 55RM. Nah, tips jitu lebih murah mas teguh gimana nih maksudnya? apa beli tiketnya untuk tujuan KLIA-putra jaya, lalu dari putra jaya sambung naik apa ya? karena dipeta line KLIA aja tuh adanya. karena rencana saya pengen cobain KLIA transit tp dengan harga murah ☺. CMIIW

    • Hai, Via. Fyi, KLCC sekarang sudah tidak dioperasikan untuk penerbangan komersil ya. Mungkin maksud kamu adalah KLIA2.

      Selangor itu nama negara bagian, atau provinsi kalau di Indonesia. KLIA2 juga udah di wilayah Selangor. Jadi pertanyaan saya, Selangor-nya di mana nih? 🙂

  10. Mas teguh saya mau nanya ih, mohon di jawab ya, jadi tgl 27 besok saya ke malaysia untuk nonton motogp, nah penginapan saya itu di daerah chinatown KL, mohon arahan mas teguh dong untuk transportasi saya yg lebih murah dan efisien dari bandara menuju chinatown bagai mana ya ? apa harus ke KL sentral dulu atau bisa langsung ke daerah sana ?

    dan apa bila saya ingin jalan ke genting, bukitbintang , atau batu caves itu dari chinatown harus ke KL sentral dulu apa bisa langsung ya ?

    kalau ke sepang sih katanya ada bus khusus dari KL sentral, kalo menurut mas teguh gimana ya ?

    semoga bisa dibantu dan di balas tuhan kebaikan mas nya hehe

    • Halo, Toni. Sebetulnya rute kamu bisa dilihat dari peta-peta di atas ya.

      Dari KLIA kamu naik KLIA Ekspres / Transit atau Aerobus sampai KL Sentral. Lanjutkan naik LRT sampai Pasar Seni, turun di situ.

      Ke Genting naik Genting Bus dari KL Sentral.
      Ke Batu Caves naik KTM Komuter dari KL Sentral atau Stesen Kuala Lumpur. Kalau naik dari stesen Kuala Lumpur tinggal jalan kaki. Itu 2 stasiun berbeda ya. Stesen Kuala Lumpur itu kayak stasiun Jakarta Kota, KL sentral itu kayak Gambir gitulah.

      Naik LRT dari Pasar Seni sampai KL Sentral lalu sambung Monorel ke Bukit Bintang.

      Sepangnya di mana? Setahu saya di KL sentral cuma ada bus ke KLIA dan Genting. Iya, KLIA memang ada di wilayah Sepang. Kalau maksudnya bus bandara ini, iya ada dari KL Sentral.

      • terima kasih mas responnya..

        berarti intinya kalo penginapan saya di chinatown kalo mau kemana mana saya ke KL sentral dulu ya mas dari pasar seni ?

        ntar kalo udah di KL sentralnya itu gampang nentuin tujuan nya ? seperti itu gak mas ?

        kalo sistem pembayarannya sendiri apakah semuanya bisa menggunakan cash ? atau saya harus beli card nya gitu ya ?

        dan kalo beli card apa saldo yg didalam kalo bersisa itu bisa di uangkan kembali ?

        trims mas..

      • Nggak semuanya harus dari KL Sentral, mas. Tergantung tujuan juga mau ke mana. Kalau misal mau ke Masjid Jamek misalnya, tinggal naik LRT dari Pasar Seni langsung turun di Masjid Jamek.

        Bisa pake cash. Bisa pake card, saldo sisa bisa di-refund.

      • Mas Toni sudah ketemu jawaban buat transportasi umum ke Sepang Circuit belum? Tambahan informasi, ada feeder bus dari KL Sentral dan KLCC menuju sirkuit Sepang pada 3 hari pelaksanaan F1/MotoGP. Harga RM 20 one way, RM 35 return. Sejauh ini bagi saya ini kombinasi termurah untuk menuju Sepang Circuit dari pusat kota.

        Ada juga bus dari KLIA/KLIA2 ke Sepang Circuit dan sebaliknya, misal lepas race mau langsung pulang atau sejenisnya. RM 10 one way antara KLIA dan Sepang, RM 12 one way antara KLIA2 dan Sepang. Seingat saya return ticket tidak ada potongan harga untuk bus antara bandara dan Sirkuit Sepang.

        Semoga membantu

      • iya mas, saya juga cari info emang ada bus yg dari KL sentral langsung ke sepang circuit selama 3 hari motogp, berarti menurut mas itu udah lebih ekonomis ya ?
        apabila di bandingkan naik KTM dulu lalu di sambung naik omnibus ?

  11. Ciao kak! Mau tanya nih, kalo dari KLIA ke Novotel KL City Center alurnya transportasinya gimana ya ? Saya sudah coba cek beberapa rekomendasi namun belum ada yang memuaskan.

    Terima kasih

  12. sore mas,,

    rencana mau ke sepang, transportasi yang murah dari kl sentral – sepang trus balik lagi naek apa ya? rencana mau naek KTM, trus nyambung naik omnibus, tapi gak tau jadwalnya, bia bantu mas
    bisa minta id line mas gak, mau banyak tanya lagi

    • Ini Sepangnya Sepang Circuit untuk balapan MotoGP kan? Selama 3 hari penyelenggaraan, ada feeder bus antara KL Sentral/KLCC dan Sepang Circuit. Tiket one way RM 20, Return RM 35. Sejauh yang saya ketahui, ini harga termurah dan cukup efisien untuk transportasi umum antara pusat kota dan Sepang Circuit. Oh iya ini bukan yang tercepat loh ya, tapi masih relatif cukup efisien.

  13. mau tanya, kalau nginep di nu hotel kl sentral lebih enak naik bus apa klia ekspress ya? yg nggak jauh jalannya soalnya kita sampai di klia1 nya malam jam 22.30
    thanks

  14. Salam kenal mas…..mw nanya kl kt naik bus go kl bs berhenti utk foto2 misal di twin tower….trus kt ditungguin atw kt naik bus lain lg utk ke kl sentral?

  15. Mas teguh mohon bantuannya yaa….

    rencananya akhir November ini saya mau ke KL hanya 3d2n, saya berencana ke Petronas,batu Cave,jalan alor,chinatown,mesjid negara dan genting (silakan kl ada inputan lagi). Boleh minta tuluung utk itinerarynya enakan kemana saja dan pake apa (maap banyak maunya). saya menginap di Hulo Hotel & gallery 196, Jalan Changkat Thambi Dollah, Kuala Lumpur, 55100 Malaysia.
    kl tidak merepotkan boleh minta Line atau WA 🙂

    hatur nuhun

    • Halo, mas Adi. Bisa hubungi saya di line @thetravelearn ya, nanti dari situ bisa saya kasih nomor whatsapp.
      Untuk rekomendasi tempat wisata, bisa ubek-ubek blog ini aja, mas. Udah ditulis semua, hehe. Chinatown dan Masjid Negara bisa disatukan. Jalan Alor enaknya malam hari. Batu Caves dan Genting disatukan di hari berikutnya.

  16. Mas teguh..
    Aku mau nanya klo dr KL central ke hotel transit lbh baik naik apa ya?
    Aku liat di google map..posisi hotel pas di seberang puduraya dan plaza rakyat..
    Mohon pencerahaan..

  17. Hallo mas teguh,

    Saya mau tnya; dari KL sentral ke singapura bgmn ya caranya? Dgn ala backpaker mana yg lbih baik bis atau kreta? Bila bis, apakh bis malam disana aman? Brp biaya utk bis malaysia – SG.
    Maaf sblmnya..banyak yg ditanyakan. Trimksih

    • Kalau dulu, paling murah naik kereta sleeper train. Tapi sekarang udah nggak ada, jadi naik bus aja. Ada kereta ETS, tapi lebih mahal, dan ada 2x transit.

      Bus ke Singapura bisa dicapai dari Terminal Bersepadu Selatan. Silakan naik KTM Komuter dari KL Sentral menuju TBS. Busnya aman.

  18. Hallo Mas Teguh,

    Saya mau tanya, dari KLIA ke Chinatown bagusnya naik apa ya, tiba di KLIA sekitar jam 19.00

    Kalau dari Chinatown ke Melaka, ke esokan hari nya Melaka ke Bukit Tinggi, transport yang bagus gimana ya?
    Apakah harus sewa mobil atau naik bus saja ya, mohon saran nya Mas Teguh
    Terima Kasih

    • Pertama-tama, naik KLIA Ekspres / KLIA Transit / Aerobus sampai KL Sentral, sambung LRT Kelana Jaya dan turun di Stesen Pasar Seni.

      Dari Chinatown ke Melaka: naik LRT Kelana Jaya sampai KL Sentral, sambung KTM Komuter ke Bandar Tasik Selatan. Nah, stesen itu terintegrasi dengan Terminal Bersepadu Selatan, naik bus ke Melaka dari situ.

  19. Hi mas teguh, blog nya sangat membantu sekali.. Saya mau tanya dong. Kalau misal dari KLIA2 mau ke KL sentral by bus tp bawa koper gede ribet ga sih? Soalnya kalo pake klia express mahal bgt 😦 apalagi naksi huhu.

  20. Salam kenal mas teguh, saya bersama keluarga rencana mau ke malaysia saya, istri dan 2 anak (7 th dan 4 th) 30 des – 7 jan 2017. Sampai KL jam 5 sore sudah booking hotel untuk 2 malam di daerah china town. Saya minta tolong mas teguh buatkan schedulnya dan rencana kami mau ke singapore juga, tapi tetap pulang kami melalui KL. Mohon pencerahannya mas teguh untuk membuat schedul perjalanan dan transportasi yg murah dan nyaman terutama untuk anak anak. Dan juga tempat rekreasi yg nyaman buat anak anak. Terima kasih

  21. Selamat siang mas Teguh. Saya dan 2 orang teman saya akan berkunjung dan tiba di KL tgl 24 Des dini hari sampai 30 des siang hari, menginap di sekitar central market.. Apakah mas teguh punya itinerary yang efektif (menjangkau KL,Genting,Batu Caves, pantai di Malaysia(optional) ) dan saya hanya stay di malaysia tidak ke singapore/Thailand (tentu waktu di MY lebih lama) dengan transportasi yang murah dan nyaman? Mohon bantuannya ya mas Teguh, karena ini pertama kalinya keluar negeri. Terima kasih 🙂

  22. Halo mas Teguh. Salam kenal.
    Saya bersama keluarga total 4 orang berencana ke Malaysia. Dari tg 24 sd 27 Des 2016. Tg 24 Des nyampai KLIA kira2 jam 12.00. Balik jkt tg 27 Des pesawat jam 20.30. Sdh booking hotel di first word genting untuk 3 hari.
    Mohon dibuatkan ittenary lengkap dg transportasinya, dengan waktu yg efffisien ya.
    Rekomendasi tempat makan yg enak tapi murah.

    • Selamat sore, mas Agus. Saat ini, kereta api seperti yang saya naiki (sleeper train, dan langsung ke JB Sentral) sudah tidak ada lagi. Digantikan dengan kereta ETS.

      Pertama-tama, mas Agus naik kereta ETS dari KL Sentral dan nanti turun di Gemas, Negeri Sembilan. Jadwalnya ada banyak, tapi saya sarankan ambil jam 22:00 atau 23:10.
      Di Gemas, ganti kereta ke JB Sentral, ambil yang jam 4:10 atau 3:40. Dari JB Sentral ke Woodlands, Singapore, bisa pilih naik kereta lagi atau naik bus.

      Saya sarankan ambil bus aja dari KL, naik dari Terminal Bersepadu Selatan. Bisa langsung turun di JB atau malah Singapura. Lebih praktis, murah, dan nyaman.

      • Mas, sy mau tanya dari bandara ke johor baru naik bis selain naik kereta KLIA transit apakah ada alternatif lain biar hemat menuju ke TBS?

      • Iya mas sy mau ajak anak2 ke legoland, tp sy udh terlanjur beli tiket pesawat nya ke kuala lumpur bkn ke johor. Minta tlg di jelaskan detail dari bandara kuala lumpur ke johor bahru. Apakah ada bus lgsg dari bandara ke johor? Klo ada apa nama bus nya dan naik dari mana? Apakah bisa beli tiket di tmpt loket nya langsung? Sy berangkat tgl.3 januari 2017 ini.

      • Baik, mbak. Fyi dulu, selain langsung ke Johor, mbak juga bisa naik pesawat ke Singapura karena Johor itu dekat dengan Singapura.
        Dari KLIA, mbak naik KLIA Transit sampai TBS lalu di sana naik bus ke Johor. Bisa beli langsung, tapi tentu ada resiko kehabisan.

  23. Hi mas Tegus salam kenal…kami akan KUL tgl.4Jan dan mohon info transportasi yg murah dari bandara KL (via pes.Garuda) ke seremban menggunakan apa plus harganya. Thanks

  24. Malam mas….sy dari bali..rencana ke malaysia tgl 23 jan 2016, jam 9 malam nyampe di bandara dg air asia…kmd sdh booking hotel di the zon residence…
    1. Sebaiknya dr bandara ke the zon all suite residnce naik apa?
    2. Tgl 24 kami ber 10 org akan batu caves dan bukit bintang naik apa ya?
    3. Tgl 25 kami renc. Ke petronas, klcc katanya bisa jalan kaki aja dari hotel? Dan malam lgs ke bandara naik apa ya sebaiknya?
    Mohon sarannya

  25. Halo kak, saya ingin bertanya, saya akan mendarat di KLIA2 dan berencana mw ke twin tower menggunakan bus, bus rapidkl dll bisa kan ya kak? tapi yg bikin saya bingung itu, tempat pemberhentian bus nya yang deket twin tower apa namanya kak? mohon jawabannya kak, makasih banyak.. kalo misalnya bus GoKL ada gak dari bandara KLIA 2?

  26. halo ka. jadi aku sekitar bulan april mau ke malaysia, which is aku bener bener belom pernah kesana alias gatau apa apa. dan aku bersyukur banget memu blog ini hehe. jd aku kira2 nanti mau ke arah selangor kak mau nonton koser di sunway lagoon. dan hotelnya jg sekitar situ jg. nah aku mau tanya, kl dari bandara ke stasiun aku harus naik apa dan kira kira berapa ya ka? terus dr stasiun dkt kl ke selangor aku harus turun kemana dan brp biayanya? dan apa disana ada grab uber atau sejenisnya😂😂 maaf ya ka kalo banyak pertanyaannya, berharap dijawab hehehe. makasih banyak

      • Hai kak berhubung pertanyaan saya sama dengan Mikail, saya mau sedikit mempertambah aja nih kak.

        Jadi kalo dari bandara mau ke selangor itu naik BUS bisa kan kak? Tapi kita harus ke stasiun BUS di KL sentral dulu, terus nanti sampai sana dilanjut lagi naik BUS buat menuju ke daerah Selangor. Benar kah?

        Dan kalo benar, biaya naik BUS-nya itu dari KL sentral ke Selangor sekitar berapa RM ya?

        Terimakasih banyak!

      • Ke Selangor bisa dengan KTM Komuter, bisa naik dari KL Sentral juga.
        Begini, Selangor-nya di mana? Ini pertanyaan penting, karena menentukan naik jurusan apa dan turun di mana. Selangor itu nama negara bagian. Dan KL ada di dalam Selangor, seperti DKI Jakarta dengan Jawa Barat. Ayo semua belajar bertanya secara jelas dan spesifik.

Like atau komentar dulu, kak. Baca tanpa komentar itu kayak ngasih harapan semu :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s