ASUS Media Gathering Bandung Bersama ASUS ExpertBook P Series

Ada satu momen yang belakangan sering saya rasakan setiap kali pulang kerja: rasa lelah yang bukan cuma fisik, tapi juga mental. Dunia kerja hari ini berjalan cepat, nyaris tanpa jeda. Rapat bergeser ke layar, deadline tidak lagi mengenal jam kantor, dan meja kerja bisa berpindah dari kantor, kafe, ruang tamu, sampai pojok bandara. Mungkin karena itu, ketika ASUS mengundang rekan-rekan media ke Bandung pada hari Kamis, 4 Desember 2025 lalu, untuk memperkenalkan ASUS Expert Series, saya tidak datang dengan ekspektasi sekadar “melihat laptop dan desktop baru”.

Saya datang dengan rasa penasaran: sejauh apa perangkat kerja benar-benar memahami cara kita bekerja hari ini?

ASUS memilih Bandung bukan tanpa alasan. Kota ini bukan cuma dikenal sebagai kota kreatif, tapi juga pusat pertumbuhan bisnis, UMKM, startup, hingga korporasi yang terus bereksperimen dengan cara kerja baru. Hybrid working bukan lagi wacana di sini—ia sudah menjadi kenyataan sehari-hari.

Dalam suasana itulah ASUS memperkenalkan jajaran Expert Series, mulai dari ASUS ExpertBook, ExpertCenter desktop, hingga All-in-One PC. Bukan dengan jargon kosong, tapi dengan satu pesan besar:

Trusted by IT Experts, Built for Worry-Free Business.

ASUS Media Gathering Bandung, 4 Desember 2025

Kalimat itu terasa sederhana, tapi relevan. Karena jujur saja—di tengah kerja yang serba cepat, hal paling mahal hari ini adalah worry.

Takut laptop mendadak bermasalah.
Takut data bocor.
Takut meeting kacau karena device tidak siap.
Takut downtime di saat krusial.


Bekerja di Era Hybrid Butuh Lebih dari Sekadar “Spesifikasi Bagus”

Eric Khoven, Deputy Director of Commercial Products ASUS Indonesia, menyampaikan satu hal yang cukup mengena: perangkat kerja hari ini harus mampu menyatu dengan gaya kerja pengguna, bukan sebaliknya. Kerja hybrid menuntut mobilitas, efisiensi, dan keandalan dalam satu paket. Bukan hanya performa tinggi, tapi juga ketahanan, keamanan, dan kemudahan kolaborasi. Apalagi jika melihat data survei McKinsey 2024, di mana 78% organisasi global telah mengadopsi AI dalam proses kerja mereka. Artinya, device bukan lagi alat pasif, tapi partner aktif dalam produktivitas.

Pak Eric, Pak Said, dan tim memeragakan tes langsung terhadap ASUS ExpertBook P Series

Salah satu hal yang selalu menarik dari lini bisnis ASUS adalah fokus mereka pada durabilitas. Seluruh ASUS Expert Series telah lolos uji MIL-STD-810H, standar militer yang menguji ketahanan perangkat terhadap benturan, getaran, suhu ekstrem, hingga tekanan pada port. Di atas kertas, ini mungkin terdengar teknis. Tapi dalam realita kerja, ini soal hal-hal sepele yang sering terjadi: laptop kepentok tas, tumpahan kopi kecil di keyboard, atau bekerja di lingkungan yang jauh dari ideal. Detail seperti keyboard tahan tumpahan, chassis metal ringan, dan struktur internal yang diperkuat bukan cuma soal “kuat”—tapi soal menjaga produktivitas tetap jalan tanpa drama.

ASUS ExpertBook: Laptop yang Mengerti Ritme Kerja Modern

Di antara semua perangkat yang diperkenalkan, ASUS ExpertBook P1 Series dan PM3 Series terasa paling relevan dengan pola kerja saat ini. ExpertBook P1 Series hadir dalam ukuran 14 dan 15 inci, dengan prosesor hingga Intel® Core™ i7 generasi ke-13, RAM hingga 64GB DDR5, dan penyimpanan hingga 1TB. Bobotnya ringan—sekitar 1,4 kg—tapi sudah bersertifikasi ketahanan militer.

Yang menarik bukan hanya performanya, tapi bagaimana ASUS membenamkan fitur AI ExpertMeet:

  • transkripsi otomatis (bisa auto bikin meeting notes),
  • ringkasan rapat
  • live subtitle (buat meeting dengan klien mancanegara),
  • perlindungan data saat video conference.

Semua berjalan langsung di perangkat, tanpa harus menggantungkan data ke cloud.

Menjajal langsung ketangguhan ASUS ExpertBook dalam ExpertHunt

Sementara itu, ExpertBook PM3 Series tampil lebih futuristik. Menggunakan prosesor AMD Ryzen™ AI, lengkap dengan NPU XDNA, laptop ini seperti dirancang khusus untuk era di mana AI bukan tambahan, tapi bagian inti dari workflow. Layarnya 14 inci WQXGA 2.5K dengan refresh rate hingga 144Hz—tajam, mulus, dan nyaman untuk kerja panjang. Ditambah baterai 70Wh yang cukup untuk menemani aktivitas seharian. Lagi-lagi, fokus ASUS terasa konsisten: AI on-device, privasi terjaga, performa tetap responsif.

Desktop dan AiO untuk Kantor yang Masih Percaya pada Stabilitas

Meski tren laptop terus naik, ASUS tidak melupakan bahwa banyak bisnis masih membutuhkan desktop yang stabil dan kuat.

ExpertCenter P500 Mini Tower dirancang untuk performa tinggi dengan efisiensi energi, menggunakan prosesor hingga Intel® Core™ i7 dengan TDP 95W. Pendingin khusus ASUS bahkan diklaim mampu mendisipasikan panas hingga 4 kali lebih baik dari desain standar.

Beragam produk ASUS Expert Series dan ASUS Business

Untuk ruang kerja yang mengutamakan kerapian dan efisiensi, ExpertCenter P400 dan P600 All-in-One hadir sebagai solusi hemat ruang tanpa mengorbankan performa. Layar besar, audio Dolby Atmos, kamera AI dengan auto-framing dan noise cancellation—semuanya dirancang untuk komunikasi profesional yang lebih manusiawi.


AI yang Membantu, Bukan Mengintimidasi

Satu benang merah yang jelas dari seluruh Expert Series adalah pendekatan ASUS terhadap AI. Tidak agresif, tidak memaksa, tapi fungsional dan relevan. AI di sini tidak dimaksudkan untuk menggantikan manusia, tapi membantu manusia bekerja lebih rapi, lebih fokus, dan lebih aman. Mulai dari meeting, keamanan data, hingga kualitas komunikasi virtual—semuanya berjalan quietly powerful di balik layar.

Worry-free bukan janji kosong.

Hal yang sering dilupakan dalam membeli perangkat bisnis adalah layanan purna jual. ASUS menutup presentasinya dengan komitmen yang cukup serius: dukungan hingga 5 tahun, pembaruan sistem berkala, dan ketersediaan suku cadang. Dalam jangka panjang, ini bukan cuma soal garansi, tapi soal total cost of ownership. Perangkat yang awet, stabil, dan didukung jangka panjang akan selalu lebih murah daripada perangkat murah yang sering bermasalah.

Saat acara selesai dan saya meninggalkan ruangan, ada satu kesimpulan yang tertinggal: perangkat kerja hari ini bukan lagi tentang siapa yang paling kencang, tapi siapa yang paling bisa diandalkan. Dan dari apa yang saya lihat di Bandung, ASUS Expert Series tampaknya tidak ingin sekadar hadir sebagai pilihan, tapi sebagai partner kerja jangka panjang—untuk profesional, UMKM, institusi, dan siapa pun yang ingin bekerja dengan lebih tenang. Karena di tengah dunia kerja yang makin bising, worry-free adalah kemewahan baru. Terima kasih sudah membaca, keep learning by traveling~

19 komentar

  1. avatar Tidak diketahui

    […] baru-baru ini gara-gara menghadiri ASUS Media & Blogger Gathering di Bandung, saya jadi makin pengen punya desktop PC di rumah. Ternyata selain punya koleksi produk laptop AI […]

  2. avatar omnduut

    Paling seneng kalau ASUS udah datang berkunjung sebab bisa ngeliat produk unggulan mereka secara langsung ya Nug. Sayangnya, saat terakhir mereka ke Palembang, aku gak bisa datang hiks. Jadinya cuma bisa dengar cerita temen-temen yang hadir.

    ASUS kalau udah ngadain gathering gak pernah main-main. Tempatnya nyaman, tim yang datang expert dan… makanannya enak-enak haha.

  3. avatar Fanny Nila

    aku amazed yg lihat Asus laptop bisa kuat banget, digandulin kettlebell pulaaa 😍😄😄😄. Trus dibanting juga ga masalah. Beuuugh mantaaap. Sebagai ibu, yg laptopnya dipake anak2 juga, yg aku kuatir kalau laptop sampe kena minuman mereka, blm lagi itu tangan sering kotor, berminyak nth abis makan apa, trus megang laptop 🤣🤣🤣. Tapi kalau pake Asus series ini, tenaaaang deh. Udh yakin laptop ga bakal rusak hanya Krn sedikit noda begitu 😄. Asus ni paham banget segment pengguna dia. Krn pasti ada dari pelajar , UMKM , tp juga ada lini pengguna expert, sampai gamers. Jadi series dia pun ga main2… Ga cuma ditujukan ke 1 jenis pengguna doang 👍👍👍.

  4. avatar Fajarwalker

    Aku setuju banget si Mas sama pendekatan asus yang nggak terasa ‘rush’ atau bahkan memaksakan AI untuk masuk ke semua part dalam produknya. Karena balik lagi, gak semuanya harus di AI A kan. Dan gak semua AI itu akan dimanfaatkan oleh pengguna, kadangkala kita cuma butuh porsi kecil saja dari keseluruhannya.

    Welcome ASUS, moga makin sukses dengan produk2 terbarunya yaa.

  5. avatar Bambang Irwanto
    Bambang Irwanto · · Balas

    Event Asus ini keren sekali, Mas. Dan sebenarnya, saya diajak oleh Bang Aswi. Sayang ibu saya lagi masuk rumah sakit. Jadi batal ke Bandung. Padahal keren ini. Bisa lansung melihat jejeran ASUS ExpertBook P Series secara langsung, bahkan bisa mencobanya ya. Pastinya Asus berhasil menyajikan perangkat kerja yang mumpuni sesuai dengan dinamika kerja saat ini. Poin pentingnya ringan, tipis, dan gahar. sehingga mudah dibawa ke mana-mana.

  6. avatar Bambang Irwanto
    Bambang Irwanto · · Balas

    Event Asus ini keren sekali, Mas. Dan sebenarnya, saya diajak oleh Bang Aswi. Sayang ibu saya lagi masuk rumah sakit. Jadi batal ke Bandung. Padahal keren ini. Bisa lansung melihat jejeran ASUS ExpertBook P Series secara langsung, bahkan bisa mencobanya ya. Pastinya Asus berhasil menyajikan perangkat kerja yang mumpuni sesuai dengan dinamika kerja saat ini. Poin pentingnya ringan, tipis, dan gahar. sehingga mudah dibawa ke mana-mana.

  7. avatar fennibungsu.com

    ada fitur AI ExpertMeet ini bisa membantu pekerjaan lebih ringkas ya. Apalagi yang bagian meeting online itu semisal meeting kerjaannya antar negara, jadi bisa cepet paham maksudnya apa, gak perlu buka kamus lagi hihi

  8. avatar Nuylentik

    ASUS Experbook Series hadir sebagai partner yang bisa diandalkan , di era begini punya laptop yg fungsinya All in One gimna ga sat set kerja nya

    salfok kena air , kebanting , ksangkutan benda masih aman ini sih lebih dari yg sekedar dibutuhkan ya

  9. avatar Yuni Bint Saniro

    Paling demen sama fitur Live Subtitle-nya, Kak. Nggak ada lagi cerita, kita nggak bisa meeting lintas negara karena keterbatasan bahasa. Semuanya bisa kita lakukan. Menarik nih ASUS.

  10. avatar dindapranata17

    Mas Nugie, Asus lamaku masih ada dan itu masih yang Netbook tahun 2010an. Netbooknya masih aman mas sampe sekarang. Kubayangin ya, gilak Asus kalau bikin laptop atau HP sekalipun tuh bener² diuji sekali.

    Kebetulan aku pakai seri Expert I7 yang hardisknya masih HDD mas dan secara proforma dia tuh nggak lemot diajak kerja. Meski seri lama ya. Mau buat ngoding, mau pakai design adobe sekalipun tetep kenceng. 🥰

    Sambil ngebayangin kapan ya mendarat satu expertbook yang seri baru di rumah. Wkwkwk.. Dengan RAM 64GB dan udah I7 lagi. Kencengnya bagal kayak apalah itu. 😍😍

  11. avatar niksukacita

    Asus lagi dan lagi menunjukkan kwalitas yang dibutuhkan orang. Dengan garansi 5 tahun dan semua pelayanannya, serta spesifikasi dari P400 ini, akan menjadi primadona di kalangan pekerja kreatif.

    Hal yang paling aku suka dari asus series ini, bisa memberikan nuansa ‘clean dan layarnya bikin puas. Lebar. Selain bekarja, buat nonton juga asyik.

  12. avatar Asri

    ASUS ini nggak habis-habis ya inovasinya. Selalu saja ada yang baru. Untuk Expert Series ini semua speknya sungguh menggoda. Tapi paling penasaran sama yang PC all in one. Kayanya praktis buat penggunaan sehari-hari di rumah. Apalagi garansinya 5 tahun.

  13. avatar Lala

    Tahun 2025 dari awal sampe akhir kayaknya beneran ngajak lari banget, maka nggak heran kalau setiap pulang kerja lelah luar biasa. Itu pun yang saya alami.

    Nah, ASUS memang selalu paham apa yang dibutuhkan dan diidamkan sama calon pengguna nya. Mereka tim risetnya jago banget.

    Kehadiran ASUS Expert Series, mulai dari ASUS ExpertBookExpertCenter desktop, hingga All-in-One PC, ini beneran angin segar buat para pekerja kreatif supaya bisa bekerja dengan lebih enjoy dan sat-set.

    Spek nya beneran bikin takjub sih. Selalu terbaik ASUS. Bandung dan ASUS, dua hal saling berkaitan banget. Semoga next ke Jakarta ASUS nya biar ku bisa nyoba langsung ASUS Expert Series, sambil berdoa semoga bisa bawa pulang satu unit 🤩🤩🤩

  14. avatar ariefpokto
    ariefpokto · · Balas

    kita memang perlu perangkat yang bisa diandalkan untuk kebutuhan sehari-hari sehingga kita tidak perlu khawatir apabila kecepatannya tidak sesuai dengan yang kita perlu atau kinerjanya yang tidak sesuai harapan. Kehadiran Asus Expert Series ini bisa menjawab itu

  15. avatar April Hamsa

    Baik stabilitas maupun duabilitas, dua2nya tentu masih akan menjadi pertimbangan dalam memiliki gadget ya mas, apalagi kalau buat menyokong pekerjaan kita 😀

    Wow banget nih ASUS Expertbook P Series udah berstandar militer sehingga tahan banting ya. Sepertinya cocok nih sebagai media kerjanya orang lapangan 😀

    Ternyata untuk seri ini tu nggak cuma mengeluarkan laptop tapi juga PC yaaa. Wah kalau punya keduanya buat kerja udah ayem banget tu.

    Apalagi spesifikasi, fitunya mumpuni, ditambah teknologi AI yang membantu yaaa, bukan mengintimidasi haha.

    Keren banget tu garansi sampai 5 tahun berarti emang ASUS PD sama produk2nya yaa.

    1. avatar Avi

      Ketika ada media gathering ASUS memang selalu menarik karena ditampilkan gadget terbaru dan tercanggih. Termasuk ASUS Expertbook ini. Jika sudah military grade pasti tahan goncangan dan kalau jatuh juga aman. Pas buat kerja mobile, hybird working sih ayo aja.

  16. avatar ayanapunya

    tiap kali membaca tulisan atau review produk ASUS ini aku langsung ngiler soalnya produknya canggih-canggih banget dan berkualitas. sebenarnya laptop di rumah asus juga sih tapi sudah lelet banget dan minta ganti. semoga nanti aku ada rezeki nih beli laptop asus baru

  17. avatar alienda sophia

    Priiiittt.. ada aku lagi ngangkat barbel, eh, laptop angkat barbel. Eh gimana sih maksudnya wkwkwk. Asli sih ini expertbook keren banget specnya. ASUS makin ngadi ngadi canggihnya. Buat yang WFH pake ASUS udah paling top sih..

  18. avatar lendyagassi

    Mantep siiyh..ASUS ExpertBook.
    Dan memang berasa kudu punya brand digital yang satu ini agar pekerjaan di dunia digital bisa lebih satset dengan hasil memuaskan.

Tinggalkan Balasan ke omnduut Batalkan balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Matius Teguh Nugroho

keep learning by traveling

Duo Kembara

Cerita Si Kembar dan Mommy Ara menghadirkan kebaikan

Lonely Traveler

Jalan-jalan, Makan dan Foto Sendirian

Guru Kelana

Perjalanan sang guru di berbagai belahan dunia

dyahpamelablog

Writing Traveling Addict

Daily Bible Devotion

Ps.Cahya adi Candra Blog

bardiq

Travel to see the world through my own eyes.

Teppy & Her Other Sides

Stories, thoughts, places...

Mollyta Mochtar

Travel and Lifestyle Blogger Medan

LIZA FATHIA

a Lifestyle and Travel Blog

liandamarta.com

A Personal Blog of Lianda Marta

D Sukmana Adi

Ordinary people who want to share experiences

papanpelangi.id

sebuah blog perjalanan

Guratan Kaki

Travel Blog

Omnduut

Melangkahkan kaki ke mana angin mengarahkan

BARTZAP.COM

Travel Journals and Soliloquies

Bukanrastaman

Not lost just undiscovered

Males Mandi

wherever you go, take a bath only when necessary

Jurnal Evi Indrawanto

Catatan Perjalanan, Budaya, dan Lika-Liku Wirausaha.

Plus Ultra

Stories and photographs from places “further beyond”.

backpackology.me

An Indonesian family backpacker, been to 25+ countries as a family. Yogyakarta native, now living in Crawley, UK. Author of several traveling books and travelogue. Owner of OmahSelo Family Guest House Jogja. Strongly support family traveling with kids.

Musafir Kehidupan

Live in this world as a wayfarer

Cerita Riyanti

... semua kejadian itu bukanlah suatu kebetulan...

Ceritaeka

Travel Blogger Indonesia

What an Amazing World!

Seeing, feeling, and exploring places and cultures of the world

Winny Marlina

Winny Marlina - Whatever you or dream can do, do it! lets travel

Olive's Journey

What I See, Eat, & Read

tindak tanduk arsitek

Indri Juwono's thinking words. Architecture is not just building, it's about rural, urban, and herself. Universe.

dananwahyu.com

Menyatukan Jarak dan Waktu