Rekomendasi 7 Taman Hidden Gem di Singapura dengan View MRT dan Pesawat

Singapura, negeri yang perdana saya sambangi di 2013, sekaligus membuat saya jatuh hati. Dari tata kota yang rapi, sistem MRT berstandar tinggi, hingga taman-tamannya yang asri. Oh, ada banyak sekali taman di negara kota ini, rasanya ada di hampir setiap jalan dan persimpangan. Tak heran, karena memang ia mengusung konsep “City In A Garden”, bukan sekadar “Garden In A City.” Ia jadikan taman sebagai dindingnya, sekat-sekatnya, pengisi ruang-ruangnya—dan kalian harus tahu 7 rekomendasi taman umum gratis di Singapura ini.

Baru 2 yang pernah saya kunjungi: Singapore Botanic Gardens dan Chinese Gardens. Keduanya saya sukai, oase menyejukkan di tengah terik dan lembabnya hawa Singapura. Belakangan, saya baru sadar bahwa Chinese Gardens sebenarnya hanyalah sebuah sub-taman (is this even a word?) dari Jurong Lake Gardens. Padahal, Chinese Gardens sendiri sudah sangat luas, hingga 13,5 hektare. Jurong Lake Gardens? 90 hektare, dong!

Gara-gara keracunan akun @vins di TikTok, saya jadi ngide untuk membuat tulisan ini. Di bagian I ini, saya fokus dengan taman-taman di kawasan timur dan utara Singapura, khususnya yang menawarkan pemandangan jalur MRT atau LRT seperti halnya Chinese Gardens. Konten ini adalah hasil dari inspirasi akun @vins, literasi digital, dan chatGPT haha. Tapi, semoga tetap dapat dinikmati dan tak menghilangkan jatidiri thetravelearn di sini. 


Bedok Reservoir Park

Mari kita mulai dari yang terdekat dari pusat kota. Nama “Bedok” pasti sudah familiar di telinga travelearners, karena dilalui saat naik MRT dari Changi Airport menuju pusat kota. Nggak disangka, ada taman hidden gem yang apik. Jalur layang MRT Downtown Line bisa terlihat dari sisi barat taman, dekat pintu masuk utama.

Bedok Reservoir di timur Singapura adalah waduk seluas ±0,88 km² (kapasitas ±12,8 juta m³), yang dahulunya bekas tambang pasir dan mulai beroperasi sebagai waduk sejak pertengahan 1980-an. Taman di sekelilingnya, Bedok Reservoir Park, menyediakan area hijau seluas sekitar 41,7 hektare untuk berbagai aktivitas darat dan air:

  • Jalur jogging dan jalan kaki sepanjang 4,3 km, ideal untuk lari, jalan santai, atau bersepeda sambil menikmati pemandangan waduk dan pepohonan.
  • Floating deck mengapung dekat area burung berkicau, menawarkan sudut tenang untuk menikmati hamparan air.
  • Bird singing area, khusus di weekend pagi, di mana para penggemar burung mengeluarkan burung kicauan dalam sangkar tinggi pada tiang kayu, menciptakan vibe lokal yang nggak saya duga ada di Singapura.

Taman ini menjadi tempat observasi berbagai satwa seperti:

  • Bangau, burung raja udang, elang laut, terutama White-bellied Sea Eagle dan Golden-bellied Gerygone,
  • Capung seperti Crimson Dropwing,
  • Kupu-kupu, seperti Chocolate Pansy dan Peacock Pansy,
  • Kura-kura dan burung air.

Fasilitas Bedok Reservoir Park

Pengunjung bisa menikmati:

  • Olahraga outdoor seperti inline skating, bersepeda, jogging, dan playground anak-anak,
  • Forest Adventure, taman petualangan pohon tinggi dengan jalur rintangan dan zip-line di atas permukaan air (harganya mulai sekitar SGD39).
  • Aktivitas air seperti kayak (mulai sekitar SGD10–15 per 2 jam), dragon boating, dan memancing di lokasi yang diizinkan.

Info Tambahan

  • Buka 24 jam, dengan akses yang ramah kursi roda dan lanjut usia.
  • Dapat dicapai dalam berjalan kaki sekitar 600 meter dari Stasiun MRT Bedok Reservoir (Downtown Line, jalur biru).
  • Tersedia dua area parkir (Carpark A dan B) dengan total lebih dari 170 slot kendaraan dan tarif parkir berlaku.

Secara keseluruhan, Bedok Reservoir Park adalah destinasi yang cocok untuk menikmati alam, berolahraga, atau sekadar bersantai bersama keluarga di tengah lanskap hijau dan pemandangan air yang menenangkan. [Image source: HomeTeamNS]


Changi Beach Park

Changi Beach Park adalah salah satu taman pesisir tertua di Singapura, membentang sejauh sekitar 3,3 km di sepanjang tepian laut dari Changi Point hingga Changi Ferry Terminal, dengan total luas ±28 hektare. Taman ini mempertahankan suasana “kampung” tradisional yang tenang, jauh dari hiruk-pikuk kota modern. Di sini memang nggak bisa trainspotting MRT atau LRT, tapi kita bisa planespotting alias melihat pesawat lepas landas dan bersiap mendarat!

Ada banyak daya tarik dan aktivitas yang bisa kita lakukan di sini, di antaranya:

  • Jalur pesisir berbalut pasir putih dan rindang oleh pohon Casuarina, Sepetir, dan Kicar, cocok buat piknik dan bersantai sambil menikmati angin laut dan suara ombak yang menenangkan.
  • Pemandangan matahari terbit terbaik dapat dinikmati dari Changi Ferry Terminal, sedangkan matahari terbenam paling indah terlihat di ujung Changi Point. Mau sunrise atau sunset, semua bisa di sini.

Kita dapat menemui berbagai burung seperti hornbill, bulbul, serta pepohonan seperti Kicar dan Sepetir yang dijaga keasliannya oleh NParks.

Fasilitas Changi Beach Park

  • BBQ pit sebanyak 20 unit tersebar di tiga area tepi pantai yang bisa dipesan sebelumnya (sekitar SGD 16/pit/hari).
  • Dua playground anak-anak, jalur jogging & sepeda yang cocok untuk keluarga. Penyewaan sepeda tersedia (GoCycling: SGD 4–8/jam)

Info Tambahan

  • Gratis masuk, buka 24 jam, dan sebagian besar area ramah kursi roda (meskipun akses ke pasir pantai tidak)
  • Terdapat 7 area parkir dengan berbagai kapasitas dan tarif berlaku sesuai lokasi.
  • Terhubung dengan jalur Park Connector Network Eastern Coastal Loop, memungkinkan akses bersepeda atau berjalan ke Pasir Ris Park atau East Coast Park.

Meskipun berada di Changi, tapi akses dari bandara agak ribet dan jauh, malah lebih enak dicapai dari kota. Turun di Stasiun MRT Tampines East (Downtown Line, warna biru). Keluar dari Exit A, lalu lanjut naik bus jalur 19 ke Changi Beach, 17 perhentian. Tuh, naik bus aja masih jauh wkwk.

Changi Beach Park menawarkan pelarian pesisir yang tenang dan autentik, cocok untuk piknik keluarga, jogging atau sekadar menikmati momen sunset sembari menonton pesawat. Dengan fasilitas lengkap dan suasana kampung nostalgia, taman ini menjadi tempat ideal untuk refreshing dekat kota Singapura.


East Coast Park

East Coast Park adalah taman terbesar di Singapura yang areanya mencakup sekitar 185 hektare dan memanjang lebih dari 13 km sepanjang pantai timur Singapura (Marine Parade hingga Changi) Mengusung tema “Recreation for All”, taman ini buka 24 jam sehari dan sangat mudah diakses dengan jalur park connector, jalur jogging / sepeda, serta parkir luas di beberapa area (A–G).

Saking gedenya taman ini, aksesnya juga beragam. Dari Stasiun MRT Tanah Merah, bisa naik bus nomor 47, 31, atau 12. Siapin waktu seharian biar puas eksplornya!

Fasilitas East Coast Park

  • Jalur Sepeda & Rollerblading: Jalur lansia dan sepeda sepanjang sekitar 15 km, rata dan mulus sehingga enak banget buat bersepeda, inline skating, atau sekadar berjalan santai. Banyak penyewaan sepeda dan skates tersedia di Area B, C, dan E.
  • Aktivitas Outdoor & Olahraga Air:
    • Singapore Wake Park menawarkan cable skiing dan wakeboarding di bekas laguna taman.
    • Aloha Sea Sports Centre menyediakan aktivitas seperti windsurfing, SUP (stand-up paddle), kayaking, dan pelajaran yoga air.
  • Xtreme SkatePark (Area F): Salah satu skatepark terbesar di Singapura (1,4 ha), dilengkapi ramp, half-pipe, dan fasilitas untuk skateboard, BMX, dan rollerblade dengan standar kompetisi internasional.
  • KPMG Wellness Garden: Taman multigenerasi dengan area kebugaran, taman alami, dan taman terapeutik untuk semua usia.
  • Parkland Green: Jajaran restoran dan ruang komunitas seluas 4 ha dekat Carpark C1, biasanya sering dikunjungi para pecinta hewan peliharaan.

Kuliner di East Coast Park

  • FBedok Jetty (Area F) adalah jetty pemancing terpanjang di taman ini, populer untuk menangkap ikan laut dan menikmati pemandangan laut.
  • BBQ & Piknik: Area BBQ terdiri dari sekitar 80 pit yang bisa dipesan sebelumnya (Area C–G); idaman buat piknik santai bersama keluarga.
  • Playgrounds & PlayGrove:
    • Marine Cove Playground menawarkan struktur bermain tematik seperti menara mercusuar dan jala panjat untuk anak-anak.
    • Coastal PlayGrove menyajikan arena bermain tinggi (seluncuran 4 tingkat), water play area, dan taman bermain alami bertema edukasi.
  • East Coast Lagoon Food Village: Hawker center legendaris dengan makanan lokal seperti BBQ seafood, sate, dan carrot cake.
  • East Coast Seafood Centre: Tempat terkenal untuk menikmati hidangan seperti chili crab dan black pepper crab dalam suasana pinggir laut yang ikonik.
  • Selain itu ada kafe dan restoran di Parkland Green, Marine Cove, dan Coastal PlayGrove yang menawarkan berbagai pilihan santai dengan pemandangan laut.

Terhubung dengan jaringan Eastern Coastal Loop dan Round Island Route dalam Park Connector Network (PCN), memudahkan pengunjung untuk berjalan kaki atau bersepeda ke taman-taman lain seperti Changi Beach Park atau Marina Bay.

East Coast Park adalah destinasi utama untuk rekreasi pantai dan aktivitas luar ruang di Singapura, cocok untuk segala usia. Mau sepedaan, memancing, menikmati kuliner laut, atau sekadar bersantai menikmati matahari terbenam di tepi pantai, semuanya ada di sini. Jangan lupa booking lebih awal untuk BBQ atau camping, dan manfaatkan ragam fasilitas yang tersedia agar kunjunganmu lebih maksimal. [Image source: visitsingapore]


Sengkang Riverside Park

Sengkang Riverside Park adalah taman hijau seluas 21,3 hektare yang terletak di sepanjang Sungai Punggol, Singapura. Dibuka secara resmi pada tahun 2008, taman ini menawarkan suasana tenang dengan jalur jalan kaki dan sepeda, area bermain anak, taman terbuka, serta lahan basah buatan yang menjadi habitat berbagai flora dan fauna. Yay, di sini juga bisa nontonin LRT Sengkang Line wara-wiri!

Daya tarik utama lainnya adalah Sengkang Floating Wetland, lahan basah terapung terbesar di Singapura yang terhubung dengan jembatan Sengkang Riverside Bridge sepanjang 290 meter. Di sini, pengunjung bisa menyusuri Fruit Tree Trail yang dihiasi patung-patung lucu berbentuk manggis dan buah tropis lainnya. Jalur edukatif ini menampilkan lebih dari 20 jenis pohon buah seperti mangga, belimbing, asam, hingga naga.

Sengkang Riverside Park adalah rumah bagi berbagai satwa seperti bangau ungu, burung raja udang, burung laut kecil, kura-kura, dan ikan-ikan kecil di sekitar kolam. Kalau kamu pecinta burung dan alam, pasti bakal seneng banget berkunjung ke sini.

Fasilitas Sengkang Riverside Park

  • Pusat pengunjung & Civic Lawn: tersedia toilet, mesin minuman, dan ruang terbuka untuk aktivitas seperti yoga atau acara komunitas kecil.
  • Nature Playgarden & Allotment Gardens: area bermain ramah anak dan kebun komunitas yang bisa disewa.
  • Skool4Kidz Campus: taman kanak-kanak yang terintegrasi dengan desain ramah lingkungan seperti kolam edukatif, taman kupu-kupu, dan ruang belajar berbentuk kepompong.

Taman ini terhubung dengan jaringan Park Connector Network seperti North Eastern Riverine Loop, cocok untuk bersepeda atau lari jarak jauh.

Info Tambahan

  • Buka 24 jam, lampu menyala hingga malam hari.
  • Gratis masuk dan sebagian besar area ramah kursi roda.
  • Akses mudah melalui stasiun LRT Kupang atau Farmway, hanya sekitar 5 menit jalan kaki. Tersedia juga tempat parkir terbatas di sekitar Fernvale Street.

Singkatnya, Sengkang Riverside Park adalah tempat yang ideal untuk bersantai, beraktivitas bersama keluarga, atau menikmati keindahan alam tropis di tengah kota. Suka membayangkan LRT melintas di atas kanalnya? Kalau begitu, kamu harus ke sini. [Image source: TheSmartLocal]


Lower Seletar Reservoir Park

Lower Seletar Reservoir Park adalah taman seluas sekitar 4,3 hektare yang terletak di pinggir Lower Seletar Reservoir, di persimpangan Yishun Avenue 1 dan Lentor Avenue di kawasan utara Singapura. Taman ini buka 24 jam dan mudah diakses oleh pengunjung dari Khatib MRT Station (~800 m) maupun jalur bus, serta terhubung ke taman-taman lainnya seperti Mandai dan Springleaf lewat Park Connector Network. Iya, jalur layang MRT terlihat dari beberapa sudut taman.

Di taman ini ada bioswale rain garden, zona yang dirancang untuk menyaring limpasan air sekaligus jadi habitat bagi flora dan fauna lokal seperti Simpoh Air, Heron Kecil, dan White-barred Duskhawk. Ada juga jalur pembelajaran mandiri tentang skema ABC Waters untuk edukasi pengunjung.

Fasilitas Lower Seletar Reservoir Park

  • Heritage Bridge: dermaga berjembatan unik menyerupai kelong yang berakhir di paviliun, sangat cocok untuk menikmati suasana senja dan menonton burung seperti White-bellied Sea Eagle dan Collared Kingfisher.
  • Water Play Area & Family Bay: taman air untuk anak dengan air mancur, aliran air dangkal, dan amfiteater kecil yang mendukung pertunjukan komunitas atau acara keluarga.
  • Fishing Jetty: area khusus memancing yang dikelola oleh PUB, bisa untuk menangkap ikan seperti tilapia dan snakehead—tapi hanya di zona yang ditentukan dan sering ditutup untuk pemeliharaan.
  • Water Sports Centre: layanan penyewaan kayak dan dragon boat (oleh Camelot/P.A. Water-Venture), cocok kalau kamu ingin merasakan aktivitas air santai sambil melihat keindahan waduk.
  • Fitness Corner & Jogging Trail: lintasan jogging sepanjang sekitar 1,3 km dan outdoor fitness center untuk pengunjung yang ingin olahraga ringan.

Info Tambahan

  • Ramah kursi roda dengan fasilitas carpark gratis di Yishun Avenue 1 (23 mobil, area sepeda motor, satu khusus penyandang disabilitas).
  • Pencahayaan taman aktif dari malam hari hingga jam tertentu sesuai jadwal NParks (kurang lebih 19.00–07.00).
  • Park Connector membuatnya terhubung ke area hijau lain seperti Mandai PCN, Khatib Bongsu, dan Springleaf yang memungkinkan rute sambungan ke taman lain seperti Springleaf Nature Park atau Yishun Park.

Lower Seletar Reservoir Park menawarkan pengalaman relaksasi di tepi air dengan berbagai aktivitas: dari bermain air anak-anak dan memancing hingga kayaking, joging, dan belajar tentang konservasi air. Taman ini cocok untuk keluarga, pecinta olahraga ringan, maupun pengunjung yang suka suasana alam tenang di tepi waduk. [Image source: NParks]


Punggol Waterway Park

Punggol Waterway Park merupakan taman tepi sungai seluas sekitar 12–12,5 ha yang menjadi taman sungai buatan terpanjang di Singapura! Ia dibangun pada Oktober 2011 di sepanjang Sentul Crescent, Punggol. Taman ini dibagi menjadi empat zona tematik: Nature Cove, Recreation Zone, Heritage Zone, dan Green Gallery untuk memenuhi kebutuhan berbagai kelompok pengunjung.

Di dekat Carpark A, terdapat Therapeutic Garden seluas sekitar 900 m² yang dibuka Mei 2020. Area ini memiliki tanaman aromatik (seperti pandan), area kebugaran ringan, dan ruang duduk dengan pemandangan waterway—dirancang khusus untuk relaksasi dan program hortikultura terapeutik bagi lansia dan pengunjung berkebutuhan khusus. LRT Punggol Line melintas persis di atas taman, cocok untuk para rail enthusiast seperti saya!


Fasilitas Punggol Waterway Park

  • Waterway sepanjang 4,2 km membentang tepi taman dengan jalur jogging dan sepeda (sebagian dari jaringan PCN sepanjang 8,4 km) berlatar pemandangan lanskap yang asri dan ramah kursi roda.
  • Empat jembatan ikonik:
    • Sunrise Bridge: spot terbaik menyaksikan matahari terbit,
    • Jewel Bridge: struktur kubah dengan pemandangan sunset dan—kalau beruntung—bisa melihat kelinci air, burung migran seperti Black‑naped Oriole atau Collared Kingfisher,
    • Kelong Bridge dan Wave/Rope Bridge: jembatan bergaya kampung nelayan Punggol yang menghubungkan zona taman dengan estetika tradisional.
  • Zona Recreational: area bermain anak dengan water play dan sand play, fitness corner outdoor, Adventure Bridge, dan bukaan ruang komunitas untuk yoga atau piknik keluarga.
  • Heritage Zone: terdapat bangunan warisan seperti Old Punggol Road bus stop serta jejak vegetasi asli bekas kampung buah dan karet.
  • Green Gallery & Nature Cove: taman lanskap hijau, padang rumput, kolam lili dan tanaman air seperti Red Thalia dan Bulrush yang juga menarik kehadiran burung peat, bubul kuning, parkit, dan lainnya.

Info Tambahan

  • Buka 24 jam dan gratis masuk, sebagian besar jalur dan fasilitas ramah bagi pengguna kursi roda dan lansia.
  • Akses mudah dari Stasiun LRT Damai, Sam Kee, atau MRT Punggol (Exit D) dalam radius 3–5 menit berjalan kaki.
  • Parkir di Carpark A & B dengan sejumlah slot kendaraan & kursi roda tersedia; parkir dikenakan biaya.

Punggol Waterway Park menghadirkan harmoni antara rekreasi, edukasi, dan konservasi lingkungan dalam satu ruang publik yang nyaman. Cocok untuk jogging, bersepeda, bermain air dan pasir untuk anak, relaksasi, hingga belajar sejarah lokal Punggol. [Image source: Park Connector & Land Transport Guru]


Woodlands Waterfront Park

Woodlands Waterfront Park adalah taman tepi pantai seluas 11 hektare yang terletak di ujung utara Pulau Singapura, di sepanjang Admiralty Road West. Dibuka sejak 2010–2011, taman ini merupakan bagian dari Park Connector Network (Northern Explorer Loop) dan sangat populer untuk rekreasi santai dan olahraga ringan. Di sini memang tidak ada pemandangan MRT meski bisa dijangkau dari Stasiun MRT Woodlands, namun kota Johor Bahru, Malaysia, tersaji di depan mata.

Taman ini juga menjadi lokasi pengamatan satwa dan tumbuhan:

  • Pepohonan seperti Tembusu dan Sea Almond, bunga harum dan unik,
  • Burung bangau sapi (Cattle Egret), monyet ekor panjang, dan kupu‑kupu seperti Chocolate Pansy, Cycad Blue, dan Striped Albatross yang sering terlihat di area hijau dekat pantai

Fasilitas Woodlands Waterfront Park

  • Jetty sepanjang 400 m: dulunya bekas fasilitas Angkatan Laut Malaysia, kini menjadi jetty rekreasi terpanjang di Singapura. Tempat favorit untuk memancing, bersantai, atau menyaksikan matahari terbenam dengan latar Johor Bahru yang sudah di depan mata.
  • Promenade tepi laut sepanjang 1,5 km: jalur rata dan nyaman untuk berjalan kaki, bersepeda, atau jogging, sambil menikmati pemandangan Selat Johor dan kerlip cahaya kapal di kejauhan.
  • Multi‑generational playground: area bermain bergaya petualangan dengan jembatan tali, jaring Sky Walk dua lantai, dan struktur menara. Seru untuk semua usia, terutama anak-anak dan remaja.
  • Fitness station & dog run: tersedia outdoor fitness area serta area bebas tali untuk anjing peliharaan berjalan-jalan dan bermain.
  • Rasa Istimewa Waterfront Restaurant: restoran halal yang berada di tengah jetty, menyajikan hidangan seafood ala tze-char hingga sate dengan pemandangan laut langsung.

Info Tambahan

  • Buka 24 jam, dengan beberapa fasilitas penerangan aktif sekitar malam hingga pagi hari.
  • Tersedia 112 tempat parkir mobil, 27 motor, dan 3 khusus penyandang disabilitas; gratis antara pukul 06.30–08.30 pagi.
  • Dapat dicapai dalam sekitar 8 menit berjalan kaki dari Stasiun MRT Woodlands North (Exit 1), atau naik bus 856 dari Woodlands Interchange.

Woodlands Waterfront Park adalah tempat ideal untukmu yang menginginkan paduan antara pemandangan laut yang menenangkan, rekreasi keluarga yang menyenangkan, dan suasana hijau terintegrasi. Cocok juga untuk pecinta fotografi sunrise/sunset, penghobi jogging, hingga pencari tempat rileks bersama hewan peliharaan.


LRT di Singapura

Nah, nyangka nggak di Singapura justru ada begitu banyak taman yang asri, terawat, luaaasss, dan banyak flora fauna bebas di dalamnya? Sementara taman-taman kita, flora dan faunanya tikus, lalat, kucing liar, hehe. Singapura nggak melulu gedung-gedung pencakar langit dan wisata modern lainnya. Ada banyak oase hijau yang dekat dan mudah diakses, kuncinya adalah “tahu” dan niat. Jarang-jarang kita bisa menikmati taman yang luas dan rindang sambil nontonin MRT atau LRT wara-wiri, atau pesawat lepas landas.

Masih ada banyak taman lainnya yang menarik dibahas, yang akan saya bahas di bagian berikutnya. Siapa tahu tulisan ini dibaca para pemangku kepentingan di Singapura, dan mereka tertarik menjalin kerjasama untuk bapak kembara sekeluarga ini, hehe. Terima kasih sudah membaca, keep learning by traveling~

25 komentar

  1. avatar nurul rahma

    Singapore makin mantab jiwaaaa

    aku trakhir bener² explore Sing tuh tahun 2004, omaygaadd dah lamaa beuds 😀😆

    kalo tahun 2017, aku transit di Changi doang, abis pulang dari San Francisco.

    sebenernya mupeengg ikut city tour yg disediakan changi…sayangnyaaaa jdwl landing pesawat SQ dari Amrik ngga pas, huhuhuhu

    ya udah, walhasil ngemper dan numpang tidur semalam di Changj doang.

  2. avatar omnduut

    Loh, dari semua taman yang disebutkan, aku belum pernah dengar 1 pun namanya. Jadi emang sesuai ini kalau dibilang Hidden Gem Park di Singapura. Dulu saat terakhir ke sana di 2018, aku belum suka lari.

    Sekarang ngeliat foto-foto tamannya, aku langsung kepikiran, “wah enak banget lari di taman itu.” Ah semoga bisa balik lagi ke Singapura. Sayangnya Singapura sekarang makin muahaal ya. Dulu masih dapet dorm 200 ribuan, sekarang udah gak ada lagi, padahal di Malaysia harga penginapan masih relatif terjangkau.

  3. avatar Fanny Nila

    sama dengan mas Yayan, pas tahu ada sebanyak itu taman cakep, keren, terawat dan bisa olahraga di SG, aku langsung niat mau kesana hanya utk workout 😄. Langsing semangaaàat. Krn jujurnya selepas pandemi, aku udah ga tertarik ke SG mas. Currency naik tinggi, hotel2 bintang 3 nya aja sama harga Ama hotel bintang 5 di sini. Agak males jadinya.

    Tapi dipikir anak2ku blm pernah kesana, dan wajib visit sih. Toh walaupun wisatanya mahal, tp dengan banyak tempat gratis, ramah anak dan menarik sebenarnya, bisa lah yaa menghemat budget ke sana ❤️❤️. 7 hari di SG hanya eksplor 1-1 taman ini juga udah seneng

    1. avatar omnduut

      Nah itu dia mbak, harga penginapannya jauh banget naiknya sekarang. Aku juga mikir-mikir kalau ke sana lagi tapi kepengen juga sih, apalagi kl bisa ramean bareng ponakan. Mau jelajahin sebanyak mungkin taman biar mereka bebas eksplor, main dan mengenal lingkungan baru.

      Paling nanti harus cari akomodasi yang miring harganya haha. Atau bisa juga one day trip ke Singapura dan menginapnya di JB aja hwhw. Yang jelas, karena mereka gak ada wisata alam mumpuni, Singapura sadar banget dan kemudian menyediakan taman-taman seperti ini untuk dijadikan tujuan wisata.

    2. avatar Asri

      Di Singapura yang bikin bocor kantong selain harga hotel adalah harga air mineral. Mana di sana panas. Dikit-dikit pengen minum. Cocoknya nyari hotel yang menyediakan air isi ulang gratis. Bawa botol minum sendiri. Hehehe

  4. avatar fennibungsu.com

    tamannya apik ya, terawat dengan baik. Jadinya cocok sebagai rekomendasi tempat yang bagus buat wisata atau sekadar hangout. Terlebih ada view yang menarik, bisa kulineran dan main air pula

  5. avatar Asri

    Singapura emang senyaman itu ya. Suka banget banyak area terbuka dan taman-taman. Tapi bagian utara ini belum sempat terjelajahi.

    Waktu kesana tahun 2016, Singapore Botanic Gardens sama Chinese Gardens udah masuk itenary, tapi ternyata nggak kekejar karena jalan santai bawa bayi 8 bulan dan balita 3 tahun. Pas tahun 2019 malah gak jadi nginap. Cuma datang pagi pulang sore naik kapal dari Batam 😁

    Semoga kalau ada kesempatan ke Singapura lagi bisa sambang ke taman-taman cantik di atas 😊

  6. avatar Okti

    Waktu pertama kali kerja di Singapura majikan tinggalnya di Bedok Reservoir Road, dekat park dan danaunya itu
    Setiap sore jalan main ke park di sana senang banget
    Bersih, hujan dan bikin betah banget pokoknya
    Sayang saya gak lama kerja di daerah Bedok Reservoir Park itu, keburu pindah lagi ke Ang Mo Kio
    Tapi di Ang Mo Kio juga dekat taman meskipun gak besar dan gak ada danaunya

  7. avatar Istiana Sutanti

    Eh bener lho, 2x ke Singapura aku juga gak kepikiran bakal eksplor taman kayak gini. Kayanya next ke Singapura, boleh juga ya eksplor taman, pengen ke East Coast Park dan penasaran juga sama Punggol Waterway Park.

    Aku pun baru ke Botanic Garden itu juga ke Jacob Ballas Children’s Garden-nya, belum ekplor keseluruhannya. Maklum ya kalau bawa anak-anak aku mikirin tempat yang seru untuk mereka dulu. Puas banget sih waktu ke Jacob Ballas itu.

    Terus pas ke Singapura berdua doank sama suami, kami ke Jurong Lake Gardens. Di sana ada skate park terbesar soalnya, jadi suami sempet main sepatu roda dulu di situ. Setelah dia main sepatu roda, kita ke Chinese Garden deh naik sepeda. Tadinya mau jalan kaki, tapi setelah dilihat-lihat, eh kok jauh yaa, ahahaha.

    Berhubung sewa sepeda udah gampang juga, ya kita jadinya naik sepeda deh. Lumayan banget, butuh waktu seharian kayanya kalau mau keliling semua Jurong Lake Gardens, banyak bagian-bagian taman yang menarik soalnya.

  8. avatar Dedew

    Singapura banyak juga ya tempat wisata alamnya.. penasaran Changi Beach Park..tamannya bersih dan asyik untuk piknik tanpa terganggu sampah.. semoga ada rezekinya bisa ajak anak-anak ke sana..

    1. avatar fennibungsu.com

      daku juga belum pernah ke Changi Beach

      tapi ya, keseluruhan ke Singapura juga sama belum pernah juga hehe.

      Tahunya ya gegara lewat layar kaca dan media digital sih. Semoga deh pankapan bisa ke sana

    2. avatar fennibungsu.com

      daku juga belum pernah ke Changi Beach. Pengen suatu saat ke sana. Soalnya pernahnya ya karena lihat di layar kaca dan lewat media digital aja kenalan sama Singapura haha

  9. avatar Heni Hikmayani Fauzia

    Thanks kaak buat rekomendasi tempat wisatanya….Singapura ternyata banyak tempat menarik yaa,,,selain yang di kota-kotanya itu,,,

  10. avatar ainunisnaeni
    ainunisnaeni · · Balas

    aku salfok sama kawasan Bedok Singapura, tiap ke Singapura dan denger nama Bedok di MRT, jadi mikir “emang ada apaan di Bedok”

    ehh ternyata ada taman yang tenang kayak gini dan sepertinya menarik nih kalau kapan-kapan coba explore di Bedok. Pengen liat langsung hidden gem taman di area Bedok.

    sebenernya semua taman di Singapura menarik ya, apalagi kalau dipake buat jogging gitu, rasanya kok hepi, udara juga ga banyak polusi disana

  11. avatar dindapranata17

    Jujur selalu salut dengan Negara Singapura ini. Mereka ini negaranya kecil, tapi malah ekologinya dan tata ruang hijaunya tuh mantap jiwa! Ini bikin penduduk bahkan wisatawan tuh merasa healing di tengah kota padat itu MUNGKIN kok.

    Lihat Bedok Reservoir Park itu lho bikin adem banget. Aku yang suka sepedaan dan nulis auto bakal dicariin suami karena kelamaan ngendon di sana. Hahaha… 😀

  12. avatar Eryka

    Singapura memang keren!!!!!!

    Negeri sekecil itu tapi bisa punya taman sebanyak itu dan seluas itu, serapi itu seindah itu pokoknya semua muanyaaa dehh haha..apakabar negeri tercinta kita ini yaa yg buat pejalan kaki aja kadang masih harus berebut jalan 🤭

    Aku kalo gak salah jiga pertama kali ke spore 2012 ato 2013 gt dan dah lama juga gak kesana jadi kangen..dulu jiga sempet tu kita cuma duduk bersantai di taman yg luas sembari liat orang2 yg ada tapi lupa di taman apa..secara yaa aku kan buta arah peta jadi ya wis ngikut pak suami ke mana mengajak wkwkwk..

    Semoga ya negaravkitavjuga punya taman2 kota spt ini setidaknya di kota2 besar aja dl tapi yg terawat rapi kadi warga juga nyaman klo berkunjung

  13. avatar Lala

    Amazing, ini sih beneran taman hidden gem di Singapore 🤩 😍 informasi yang disampaikan pun mendetail. Bahkan secara mayoritas buka 24 jam ya. Bikin penasaran semua sih karena masing-masing punya ciri khas dan keunikan.

    Rasanya kalau sekarang ini aku explore Singapore aku pengen coba jelajah satu persatu dan so pasti butuh waktu lumayan buat liburan di sana.

    Salut sama Singapore, inovasi dan gebrakannya oke banget. Nggak heran banyak wisatawan tertarik liburan ke sana sih.

  14. avatar Bambang Irwanto
    Bambang Irwanto · · Balas

    Saya baru saja membaca cerita Nbak Isti tentang itinary 3D2N liburan di Singapura da membahas teman-teman keren di Singapura yang bisa dijadikan tempat liburan gratis di sana. Dan ini pas nyambung dengan ulasan Mas Nugie soal taman-taman memikat di Singapura. Dan walau Singapura tidak besar, tapi ditata dengan apik ya. Termasuk tamannya juga. Terus enaknya terhubung dengan MRT dan LRT. Jadi mudah akses ke sana. Semoga nih saya bisa terbang ke singapura juga Aamiin.

  15. avatar ria

    Ternyata taman2nya banyak dan buka 24 jam serta ramah lansia juga untuk pengguna kursi roda (ini info penting buat saya). Dari semuanya, jika ada kesempatan ke Singapore saya ingin deh East Coast Park. Karena dari artikel, taman yg ini ada info lengkap tempat kulineran. Well, bawa orangtua kan gak mungkin saya ajak jogging ya. Pasti berujung nyari tempat duduk sambil memperhatikan kegiatan penduduk sekitarnya. Sampai iseng cari info apakah ada public restroom dan ada ^_^

  16. avatar alienda sophia

    Sebagai yang kalau ke Singapura cuma tau seputaran Changi, Orchard, dan wisata mainstream dari jaman dahulu kala di sini, setelah baca tulisan Kang Nugi yang ini aku jadi ber “waahh” dan “oooh” terus terusan, heu heu..>.<

    Soalnya berasa baru tau aja ada keindahan lain dari Singapura di luar sisi tempat shopping sama theme park nya…

    Oooh apakah ini pertanda daku harus jalan jalan ke Singapur untuk update dan wisata taman taman kece ini >.< Aamiin aja dulu bisaaaa, heu heu

    Dari semua taman yang dipaparkan Kang Nugi, jujurly aku paling penasaran sama Bedok Reservoir dan East Coast Park, soon lah, Aaamiiinn >.<

  17. avatar rahmahchemist
    rahmahchemist · · Balas

    Hmm… aku yang belum pernah ke Singapura jadi makin nambah wishlist-nya nih. Banyak yang bisa dijadikan bahan cerita bahkan surga untuk nyetok foto perjalanan.

    Easct Coast Park ini bikin menarik karena ada bangunan yang bisa kita naikin dan melihat city view jadi makin menarik

  18. avatar Dedew

    Happy banget ya jadi warga Singapura banyak taman indah yang bisa dipakai beraktivitas luar ruangan seperti Changi Beach Park, jogging jadi nyaman karena bersih dan luas banget

  19. avatar Dyah Kusuma

    Kemarin baru baca info tentang destinasi wisata di SIngapore yang free dan ramah anak, kali ini dapat info tambahan lagi dari mas Nugie, semakin lengkap infoku nih. Tinggal berangkat aja, aamiin semoga disegerakan

    Di Singapore ini banyak tempat yang free ya, fasilitasnya pun ga asal gitu lho dan beberapa juga ramah untuk difabel dengan kursi roda

    Dan kalau cari penginapan sebaiknya dekat dengan MRT ya lebih mudah untuk mobilisasinya

  20. avatar Avi

    Jadi pengen ke Woodlands waterfront park apalagi buka 24 jam dan lengkap dengan restoran. Ternyata ada banyak taman hidden gem di Singapore yang bisa dieksplorasi ya. Bisa main bareng keluarga plus sekalian ngonten.

  21. avatar peralatanbakery

    penasaran pengen ke East Coast Park 😀

Tinggalkan Balasan ke Dyah Kusuma Batalkan balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Matius Teguh Nugroho

keep learning by traveling

Duo Kembara

Cerita Si Kembar dan Mommy Ara menghadirkan kebaikan

Lonely Traveler

Jalan-jalan, Makan dan Foto Sendirian

Guru Kelana

Perjalanan sang guru di berbagai belahan dunia

dyahpamelablog

Writing Traveling Addict

Daily Bible Devotion

Ps.Cahya adi Candra Blog

bardiq

Travel to see the world through my own eyes.

Teppy & Her Other Sides

Stories, thoughts, places...

Mollyta Mochtar

Travel and Lifestyle Blogger Medan

LIZA FATHIA

a Lifestyle and Travel Blog

liandamarta.com

A Personal Blog of Lianda Marta

D Sukmana Adi

Ordinary people who want to share experiences

papanpelangi.id

sebuah blog perjalanan

Guratan Kaki

Travel Blog

Omnduut

Melangkahkan kaki ke mana angin mengarahkan

BARTZAP.COM

Travel Journals and Soliloquies

Bukanrastaman

Not lost just undiscovered

Males Mandi

wherever you go, take a bath only when necessary

Eviindrawanto.Com

Cerita Perjalanan Wisata dan Budaya

Plus Ultra

Stories and photographs from places “further beyond”.

backpackology.me

An Indonesian family backpacker, been to 25+ countries as a family. Yogyakarta native, now living in Crawley, UK. Author of several traveling books and travelogue. Owner of OmahSelo Family Guest House Jogja. Strongly support family traveling with kids.

Musafir Kehidupan

Live in this world as a wayfarer

Cerita Riyanti

... semua kejadian itu bukanlah suatu kebetulan...

Ceritaeka

Travel Blogger Indonesia

What an Amazing World!

Seeing, feeling, and exploring places and cultures of the world

Winny Marlina

Winny Marlina - Whatever you or dream can do, do it! lets travel

Olive's Journey

What I See, Eat, & Read

tindak tanduk arsitek

Indri Juwono's thinking words. Architecture is not just building, it's about rural, urban, and herself. Universe.

dananwahyu.com

Menyatukan Jarak dan Waktu