Gempor di Singapore #7: Kunjungan ke National University of Singapore (NUS)

Pagi pertama di Singapura, kami bangun dengan malas-malasan. Alarm yang disetel jam 6 pagi sama sekali nggak ada gunanya, ujung-ujungnya kami baru terbangun satu setengah jam kemudian, ehehe. Untunglah hotel tempat kami menginap sudah menyediakan sarapan dalam servisnya. Selesai mandi, gue bergegas turun dengan semangat, excited dengan sarapan macam apa yang disajikan. Nggak ada siapa-siapa di bawah, kecuali staf hotel yang berkepala botak itu (sorry, no offense). Selama beberapa saat, gue dan Al menikmati sarapan kami sendiri, sebungkus roti isi yang dimakan berdua.

Gue menghampiri si botak (entah siapa namanya), menanyakan prahara sarapan udah tersedia apa belum. Harusnya udah sih, karena katanya sarapan mulai jam 7 pagi. Dia menjawab seraya mengarahkan tangannya kea rah meja bar. Sebungkus roti tawar dan tiga toples berisi selai kacang, mentega, dan gula pasir tergeletak di situ. Oalah, itu sarapannya? Tidak seperti yang diharapkan 😐

Gue menghampiri si botak lagi menanyakan kopi, dan dia kembali mengarahkan tangannya pada sebuah dispenser besar di dekat bar, di atas sebuah meja kecil. Beberapa sachet kopi instan dan sendok plastik tertata di samping dispenser, menunggu untuk diseduh. Selagi gue membuat kopi untuk berdua, Al memasukkan lembar-lembar roti yang sudah dilumuri mentega dan selai ke dalam pemanggang. Beberapa menit kemudian, kami sudah menikmati sarapan pertama kami di Singapura yang sangat bersahaja.

Rencana kami pagi ini adalah survey ke National University of Singapore (NUS) dan Singapore Management University (SMU). Perjalanan menuju NUS kami tempuh dari stasiun Farrer Park dan turun di stasiun Kent Ridge, berkat petunjuk yang diberikan dari seorang wanita beretnis Cina yang kami temui di pinggir Serangoon Road. Kampusnya cukup jauh. Maklum, seperti kampus-kampus besar lain di penjuru dunia, terletak di daerah pinggiran. Saat kami keluar dari stasiun Kent Ridge, hawa panas dan kering langsung menyergap raga. Kami mengikuti papan petunjuk jalan yang mengarahkan kami kepada National University Hospital (NUH) dan National University of Singapore (NUS).

Suasana sekitar NUH yang rindang

Suasana sekitar NUH yang rindang

Salah satu gedung NUH

Salah satu gedung NUH

Asli, ini NUH gede banget! Kayaknya sih ini NUH merupakan bagian dari Faculty of Medicine NUS. Kompleksnya luas banget, satu fakultas udah kayak satu kampus sekolah tinggi. Dikiranya udah beda fakultas, tahunya masih Faculty of Medicine. Kebingungan di mana lokasi School of Law, dan tak juga menemukan titik cerah meski udah melihat peta kampus, kami bertanya kepada seorang mahasiswa yang lagi duduk-duduk kalem di dalam halte. Dia memberitahu kami untuk menyeberang, lalu berjalan lagi, karena School of Law NUS ada di Bukit Timah Road.

Kami berjalan menyeberangi jalan, melalui tempat parkir yang terbentang luas dengan hamparan mobil-mobil kinclong yang nggak biasa kami lihat di Indonesia. Kami malah sampai di asrama mahasiswa NUS, dengan gedung-gedung bernuansa biru-putih monoton, di tengah-tengah sebuah kompleks yang hijau. Sempat beberapa saat terjebak di tengah kompleks asrama NUS, kami akhirnya berhasil menemukan jalan keluar dan sampai di Kent Ridge Road.

Suasana Kent Ridge

Suasana Kent Ridge

Salah satu gedung asrama mahasiswa NUS. Blue on the blue.

Salah satu gedung asrama mahasiswa NUS. Blue on the blue.

Kami berjalan menyusuri Kent Ridge yang ternyata adalah sebuah kawasan pendidikan. Sepanjang jalan, kami melalui Methodist School, Singapore Polytechnic, Anglo Chinese School, dan sekolah-sekolah lain yang namanya nggak bisa gue inget. Kami bertanya kepada seorang ibu-ibu dan seorang bocah SMP, yang sama-sama mengarahkan kami untuk terus berjalan lurus. Udah jalan jauh, dan tak juga menemukan tanda-tanda keberadaan kampus NUS yang dimaksud. Al udah gregetan aja sama bocah SMP yang kasih petunjuk, dikiranya ngibul dan sok tahu. Tapi, tak berapa lama kemudian, kami berhasil sampai di kampus NUS, tepat di seberang sebuah secondary school seperti yang dikatakan si bocah. Ehehe, makasih ya, Dek.

Sebelum masuk ke dalam kampus, kami nyempetin dulu buat foto-foto di depan nama kampus, sebagai bukti sah kami udah pernah ke sana haha. Kami masuk ke dalam, menghadap seorang wanita petugas resepsionis beretnis India di dalam kantor administrasi. Dia kelihatan agak ragu-ragu, kayak nggak kenal sama kampus sendiri. Dibilangnya, mungkin kampus Law School ada di bagian belakang. Tapi saat kami berusaha menuju ke sana, dan bertanya kepada seorang mahasiswa, dia memberitahu bahwa Law School ada di Bukit Timah Road, dan itu jauuuhhh dari Kent Ridge. Oke, ini udah kayak kampus UI atau UNPAD. Satu kampus di tengah kota, satu kampus nun jauh di sana di daerah pinggiran.

Kami harus jalan lagi sekitar 2 kilometer menuju stasiun MRT, kembali melalui sekolah-sekolah yang tadi udah kami lewati. Udah haus, laper, dan gempor, gue udah aja mau berhenti di sebuah tempat makan, kalau Al nggak buru-buru mencegah gue karena yakin itu tempat makan mahal. Harusnya kami bisa naik bus, tapi sayang kami nggak punya kartunya. Nggak ada mesin tiket di dalam shelter, setiap calon penumpang udah punya kartu sendiri-sendiri yang dibeli berlangganan. Bisa pakai EZ Link Card yang bisa digunakan selama (kalau nggak salah) 5 tahun, bisa juga pakai Singapore Tourist Pass (STP) untuk 1 sampai 3 hari.

Hari udah siang, dan Al udah memutuskan untuk menyerah. Kami memutuskan buat langsung cabut ke Harbourfront buat nyeberang ke Sentosa. Yah, seenggaknya, pagi ini kami udah berhasil eksplor Singapore sampai ke daerah yang jauh dari pusat kota, dan jelas tidak biasa dijamah turis. Gue seneng bisa menawarkan sesuatu yang berbeda dalam cerita jalan-jalan ke Singapore ini, yang mungkin belum ada dalam seabrek liputan tentang Singapura yang ditulis oleh travelblogger atau travel sites yang lain J

2 thoughts on “Gempor di Singapore #7: Kunjungan ke National University of Singapore (NUS)

Like atau komentar dulu, kak. Baca tanpa komentar itu kayak ngasih harapan semu :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s