Pengalaman Menginap di Naval Hotel – Bandung

Guys, girls, gays (lhah), akhirnya setelah beberapa hari kemarin terjebak dalam riweuhnya persiapan dan pelaksanaan wisuda #cieeehhh, gue bisa ngeblog lagi sekarang 😀

Ceritanya sih, gue lagi cariin hotel buat ibu sama kakak ipar gue yang mau dateng wisudaan putra bungsunya ini. Alternatif pertama sebenernya adalah hotel-hotel di kawasan Dago atau Cihampelas, kayak Scarlet atau Galeri Ciumbeuleuit, tapi karena udah fullbooked semua, jadi gue asal iyain aja tawaran dari RajaKamar. Heh? Iya gue pesennya dari RajaKamar. Soalnya pilihan hotelnya banyak dan bagus-bagus, harganya mulai dari dua ratus ribuan #promosi. Nah, RajaKamar itu selalu memberikan alternatif hotel buat calon pelanggannya jika hotel yang diinginkan sudah penuh — dan dia merekomendasikan Naval Hotel.

Serah deh di mana aja! Penting ibu bisa tidur dengan nyaman. Bukan di rumah kardus anaknya ini. Gue iyain deh.

Wan Wan Emoticons 35

Asyiknya lagi, gue nggak ngeluarin duit sepeser pun loh buat reservasi ini. Karena eh karena, GUE MENANG RAJAKAMAR BLOG COMPETITION BULAN LALU!!! DAPET VOUCHER TIGA JUTA!!! WOO-HOOOOOOO!!! #mendadakkesurupan

Wan Wan Emoticons 18

Oke, cukup hebohnya.

Naval Hotel ini emang agak jauh dari kampus gue. Lokasinya ada di Jl. Sukajadi 180, persis di sisi taman Sukajadi. Wujudnya dari luar sih, standar, gedung kotak beberapa lantai tanpa permainan warna dan arsitektur yang mencolok.

Naval Hotel Bandung tampak depan

Naval Hotel Bandung tampak depan

Begitu kami masuk, kami sudah berada di dalam sebuah ruangan besar untuk resepsionis, lobby, ruang makan, dan cafe sekaligus. Karena begitu nyampe Bandung kami langsung ke hotel, hari masih cukup pagi, beberapa penghuni hotel tengah menikmati sarapannya. Setelah memberitahu reservasi gue, si mbak resepsionis memberikan sebuah kunci berbentuk kartu, dua buah kupon sarapan untuk sarapan, dan sebuah kartu kecil berisi informasi ringan seputar hotel.

Ruang leyeh-leyeh - Naval Hotel

Ruang leyeh-leyeh – Naval Hotel

Orange Cafe - Naval Hotel

Orange Cafe – Naval Hotel

Ruang makan Naval Hotel

Ruang makan Naval Hotel

Gue memesan kamar untuk dua orang, alias kamar dengan dua tempat tidur. Harga totalnya sih Rp 990.000,00 untuk dua malam. Dilihat dari harganya, ini kayaknya hotel bintang 2 atau 3. Harga normal per orang per malam sekitar Rp 370.000,00-an.

Kamar 509 pesenan gue ini ada di lantai 5. Dasar orang udik, gue sempet kebingungan gimana caranya buka pintu kamar. Gue tempelin kartu pada lempengan kenop, nggak bisa. Gue tekan-tekan tongolan kecil di situ, nggak guna juga. Begonya lagi, gue coba berulang-ulang. Ternyata, cara yang benar adalah dengan menempelkan ujung bawah kartu pada ujung atas kenop pintu. Nah, terdengar bunyi “beep”, dan… tadaaaaaa! Pintu terbukaaa! Duh, norak bingits gue.

Wan Wan Emoticons 38

Lorong di lantai 5 Naval Hotel. Kayaknya kita satu-satunya penghuni di lantai ini.

Lorong di lantai 5 Naval Hotel. Kayaknya kita satu-satunya penghuni di lantai ini.

Dan, standar hotel modern jaman sekarang, kartu dimasukkan ke dalam slot di samping pintu untuk menyalakan lampu. Selain 2 tempat tidur, kamar juga dilengkapi dengan: lemari (di sisi pintu), meja panjang dengan sebuah laci besar untuk charging, meja rias, kaca rias, televisi layar datar, seperangkat alat perang meja dan kursi di depan jendela untuk menikmati pemandangan. Selain colokan standar di dalam laci, juga terdapat colokan kaki tiga di dekat meja rias. Kamar mandi dipisahkan oleh sebuah tirai dengan WC dan wastafel. Hotel sudah menyediakan handuk, keset, sikat gigi, odol, dan dua botol air mineral ukuran sedang per hari.

Kamar mandi Naval Hotel. Sabunnya belum diisi :D

Kamar mandi Naval Hotel. Sabunnya belum diisi 😀

Wastafel Naval Hotel

Wastafel Naval Hotel

View dari jendela Naval Hotel

View dari jendela Naval Hotel

Kursi di depan jendela buat leyeh-leyeh. Itu ibu dan kakak ipar gue.

Kursi di depan jendela buat leyeh-leyeh. Itu ibu dan kakak ipar gue.

Ranjang Naval Hotel

Ranjang Naval Hotel

TV, meja panjang, meja rias, dan laci Naval Hotel

TV, meja panjang, meja rias, dan laci Naval Hotel

Kualitas tangkapan TV-nya bagus, jernih, menampilkan layanan televisi kabel dan televisi nasional. AC di kamar kami agak aneh, susah dikendalikan dengan remote. Kadang bisa kadang enggak, harus dipencet berulang-ulang (mungkin guenya yang bego). Ada jaringan wifi, tapi lemah 😦 (seenggaknya di kamar kami). Ada satu eksemplar surat kabar yang dikirimkan ke kamar setiap pagi, lumayan buat baca-baca. Kalau mau pesen makan, ada buku menu Orange Cafe di atas meja, di samping telepon. Tapi ya gitu, harganya mahaaalll hahahaha. Nggak usah takut kedinginan di sini, karena air hangat otomatis ngocor dari shower, termasuk wastafel.

Buat temen-temen travellers, Naval Hotel ini layak jadi pertimbangan loh. Selain fasilitas kamar yang oke dan harga yang lumayan murah, hotel ini juga deket sama Parijs van Java, pusat oleh-oleh Pasteur, Karangsetra Water Park, dan Jalan Setiabudhi (kawasan belanja dan kuliner). Naval Hotel juga memiliki akses mudah dengan kawasan Alun-Alun dan sekitarnya, stasiun Bandung, pool Bandung Express dan Nusantara, Pasar Baru dan sekitarnya (cuma sekali angkot).

Pesen kamarnya dari RajaKamar aja! Ada banyak metode pembayaran yang bisa digunakan, dengan respon yang cepat dari para staff-nya.

Terima kasih untuk tumpangannya, Naval Hotel 🙂

Iklan

10 thoughts on “Pengalaman Menginap di Naval Hotel – Bandung

    • Hehe makasih, mbak. Ceritanya nggak usah ditulis di sinilah haha. Yg jelas wisuda ini udah penantian selama setahun nyekripsi. Sempet beberapa kali ngadat karena lebaran (keasikan mudik), nggak punya duit sama sekali, sampai terjebak dalam pekerjaan. Tapi akhirnya bisa juga 😀

Like atau komentar dulu, kak. Baca tanpa komentar itu kayak ngasih harapan semu :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s