7 Alasan Kenapa Kamu Harus ke Vietnam, SEKARANG!

Menyebut kata Vietnam, mungkin citra yang pertama terlintas di benak sebagian orang adalah: perang. Padahal, perang udah lama berlalu dan digantikan dengan keamanan dan kedamaian yang terpampang nyata. Vietnam udah lama jadi salah satu negara impian. Maka, saat perjalanan lintas darat tahun 2015 lalu, gue menyertakan Ho Chi Minh City sebagai salah satu persinggahan setelah Bangkok dan Siem Reap.

Nah, kalau kamu lagi nyari tempat baru buat dijelajahi, Vietnam sebaiknya ada dalam daftarmu. Tujuh alasan di bawah mungkin bisa memantapkan tekadmu untuk bertandang ke Negeri Paman Ho ini.

 

Lanskap Menakjubkan!

Sang Ibu Pertiwi memberikan karunia yang tak ternilai harganya untuk negara berbentuk huruf S ini. Vietnam menawarkan ribuan pemandangan menawan yang membentang dari utara hingga selatan. Sebagai seorang petualang, kamu pasti bakal gatel banget kalau nggak mampir ke Air Terjun Ban Gioc yang mencurahkan airnya di perbatasan Vietnam – Tiongkok. Atau ke Mu Cang Chai, pedesaan alami nan memikat hati di sisi timur laut negeri.

Delta Sungai Mekong, Linda Nguyen (Flickr)

Bebaskan arah dan tenggelamkan langkah dalam lautan penuh pesona Halong Bay, sudut-sudut kota Hanoi yang permai, romantisnya kota kecil Hue, hingga Delta Mekong yang mendorongmu untuk terus menjelajah!

Baca seluruh perjalanan gue di Vietnam di SINI.

 

Pantai nan Permai

Kalau ngomongin soal pantai, Vietnam mungkin nggak ada di daftar teratas kamu. Tapi, pantai-pantai Vietnam nggak kalah menarik kok dari pantai-pantai Indonesia, Thailand, atau Filipina yang sudah lebih dikenal turis mancanegara. Dengan garis pantai sepanjang 2.000 mil, Vietnam adalah rumah bagi pantai-pantai pasir putih dengan air sebening kristal untuk diselami. Beberapa kota pantainya, seperti Mui Ne dan Nha Trang, mendapat cukup banyak perhatian dari kalangan pelancong. Tapi kalau mau ke pantai yang lebih tenang dan jarang dikunjungi, datanglah ke Doc Let, sang permata yang menunggu untuk kamu temukan!

Hon Mun Islet, Nha Trang (vietnamdiscovery)

Satu lagi tempat yang menjadi salah satu tujuan pantai favorit adalah Pulau Phu Quoc. Berada di tengah perairan yang tenang, pulau ini memiliki pantai-pantai cantik yang ciamik. Di sini, kamu bisa menemukan berbagai macam pantai, dari pantai pasir putih dan kuning keemasan, pantai berdindingkan tebing karang, hingga pantai-pantai yang didiami nelayan lokal.

 

Gunung-Gunung nan Agung

Nggak cuma pantai yang akan memuaskanmu di Vietnam, gunung-gunungnya juga. Gunung Fansipan / Phan Xi Pang (3,143 mdpl) yang menawan akan menunggumu di kota Sapa yang tentram. Karena ketinggiannya itu, gunung ini dijuluki sebagai The Roof of Indochina. Walaupun sama-sama merupakan wilayah Asia Tenggara, namun Vietnam bagian utara (lokasi gunung ini) sudah berada di wilayah sub-tropis. Voila! Kamu akan disambut dengan pergantian 4 musim dan vegetasi yang berbeda.

Pemandangan dari Gunung Fansipan (Flickr)

 

Warisan Budaya

Vietnam adalah sebuah negeri dengan sejarah panjang yang kisahnya masih terbuai angin hingga saat ini. Budaya dan tradisi Vietnam pun turun lintas generasi dan menjadi kekayaan negeri. Sapa, kota di utara Vietnam ini, nggak hanya memanjakanmu dengan kecantikannya dan hawa sejuknya, namun juga membawamu tenggelam dalam festival-festivalnya yang semarak, misalnya Festival Musim Semi dan Festival Long Tong.

Festival Long Tong di Ha Giang (dulich-hagiang.com)

Festival Long Tong ini biasanya digelar di awal musim semi, sekitar tanggal 5 – 15 menurut bulan pertama dalam penanggalan Tionghoa. Acara akan dihelat di desa, ladang, atau air terjun, di mana warga akan melakukan ritual penyembahan untuk dewa-dewa desa, gunung, dan air terjun. Festival ini merupakan budaya khas Suku Tay dan suku-suku lainnya di Vietnam Utara.

 

Makanan yang Menggugah Selera

Sebagai surga makanan, Vietnam menawarkan ragam sajian kuliner yang memanjakan lidah di mana pun kamu berada. Entah itu restoran ternama atau warung pinggir jalan, di kota atau desa, kuliner Vietnam akan menorehkan satu pengalaman baru untuk wisatawan. Kalau berkesempatan ke Hanoi, makanan khas dari sang ibukota yang berusia 1.000 tahun ini nggak akan bikin kecewa! Bebaskan langkah dalam kekayaan kulinernya, biarkan diri menikmati aneka Pho, Banh Mi, Spring Roll, atau Bun Cha.

Banyak makanan jalanan di Hanoi dan seantero Vietnam (Kent Tran)

Vietnamese Rice Paper Roll

Banh Mi di Hoi An

Bun Cha di Hanoi

Risol-risol ala Vietnam

 

Bebas Visa Untuk WNI

Vietnam, sama seperti negara-negara Asia Tenggara lainnya, membebaskan visa untuk Warga Negara Indonesia. Imigrasi Vietnam juga nggak ribet kok, malah terkesan longgar, apalagi kalau kamu masuk melalui jalur darat dari Kamboja seperti yang gue lakukan 2 tahun lalu πŸ˜€

 

Arsitektur yang Apik

Oke, ini adalah alasan ketujuh yang gue tambahkan sendiri. Di awal tulisan, gue udah menyebutkan bahwa Vietnam sudah lama menjadi impian. Tahu alasannya apa? Ya, arsitekturnya itu sih, hehe. Saat mampir ke Ho Chi Minh City 2 tahun lalu, gue disuguhkan dengan sebuah kota dalam balutan arsitektur Perancis yang manis. Kota ini punya banyak gedung-gedung art-deco atau neo klasik dengan sudut-sudut melengkung, berpadu dengan tata kota yang simetris dan trotoar yang lebar.

Lain halnya dengan Hanoi dan kota-kota lainnya di bagian utara. Hanoi terlihat seperti kota-kota lama Tiongkok dengan ruko-ruko lawas yang kusam, klenteng-klenteng tua yang penuh cerita, dan warga lokalnya yang bermata sipit. Hanoi, juga Da Nang dan Hoi An, menjadi magnet untuk gue kembali menjelajah negara komunis itu.

 

Hampir sama seperti Indonesia, Vietnam punya atraksi untuk setiap wisatawan. Yang anak pantai, pendaki gunung, pecinta budaya, penggila sejarah, pemuja arsitektur, atau petualang kuliner, selalu ada sesuatu dari Vietnam buat kamu. Nah, dari 7 alasan di atas, mana yang paling menggodamu? πŸ˜€

 

This article is a partnership between thetravelearn.com and Vietnam-visa.com. The author doesn’t responsible for the images and information shown above.

 

Iklan

19 thoughts on “7 Alasan Kenapa Kamu Harus ke Vietnam, SEKARANG!

  1. Dulu saat kuliah begitu semangat cari sponsor lomba ke luar negeri, ikut seminar-seminar gitu, yang berhasil saat itu baru ke Thailand. Singapura dan Malaysia sudah pernah sebelumnya, jenguk ortu temen yang jadi TKI di sana. Saat itu tebersit keinginan buat ke Vietnam, pengen banget susur jalur darat gitu di ASEAN juga. tapi semakin semester akhir, keinginan itu mengabur karena gak ada duit hahaha.

  2. Jangan salah, di Ha Noi juga ada French Quarter district & Ba Dinh district yg dipenuhi bangunan kolonial Perancis kayak bangunan2 pemerintahan, Sofitel Legend Metropole (ex kantor gubernur jenderal Perancis untuk Indochina), Hilton Hanoi, Opera House, dll. Paling seneng jalan2 di distrik itu kalo bulan2 Nopember-Januari. Ampe 3x balik ke Hanoi buat nikmatin musim dingin yg gak terlalu dingin

Like atau komentar dulu, kak. Baca tanpa komentar itu kayak ngasih harapan semu :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s