Impianku ke Abeno Harukas Osaka, Gedung Tertinggi Jepang!

source: abenoharukas-300.jp

Traveler mana sih yang nggak tau Osaka? Rasa-rasanya kota di Jepang ini udah populer banget di Indonesia sampai traveler yang nggak suka traveling ke luar negeri pun, biasanya, minimal pernah mendengar namanya. Osaka ini memang salah satu golden triangle-nya pariwisata Jepang bagi sebagian besar first timers atau mainstreamers macam gue. Kalo India punya Delhi-Agra-Jaipur, nah Jepang punya Tokyo-Kyoto-Osaka.

Gue belum pernah ke Jepang, tapi Jepang sudah dan tetap menjadi mimpi traveling gue sejak gue duduk di bangku Sekolah Dasar. Sebagai mainstreamers, Osaka jadi salah satu kota di Jepang yang ingin gue kunjungi. Gue bahkan udah merancang itinerary ke Jepang selama 5 hari dengan rute Tokyo – Kyoto – Osaka ini sejak berbulan-bulan yang lalu. Langkah iman, hehe. Sederet obyek wisata di kota Osaka gue sisipkan di dalam itinerary itu. Sebutlah area Dotonbori-Namba, Osaka Castle, Universal Studios Japan (USJ), kuil Shitennoji, dan Abeno Harukas Building. Eh, udah pernah denger nama Abeno Harukas?

Baca Juga: Mempersiapkan Liburan ke Universal Studios Japan


Mengapa Ingin ke Abeno Harukas di Osaka?

Nama Abeno Harukas ini mencuat setelah gue khusyuk mencaritahu gedung-gedung dan landmark ikonik kota Osaka di mesin pencari Google. Beberapa data dan fakta Abeno Harukas ini lantas membuat gue kepincut untuk menghampirinya. Kamu harus tau, Abeno Harukas Building adalah gedung tertinggi di Jepang! Jadi nggak cuma tertinggi se-Osaka atau se-Kansai.

Ada 4 konten (((konten))) utama di dalam gedung Abeno Harukas Osaka: pusat perbelanjaan Kintetsu Main Store, museum seni, hotel bintang 5 Osaka Marriott Miyako, dan observation deck. Selain jadi gedung tertinggi se-Jepang, Kintetsu Main Store sendiri adalah pusat perbelanjaan terbesar se-Jepang! Nggak tanggung-tanggung, dia menguasai lantai B2-14 Tower Building dan lantai 2-10 Wing Building Abeno Harukas.


Observation Deck di Gedung Abeno Harukas, Osaka

Dari keempat isi Abeno Harukas itu, udah tau ‘kan apa yang paling menarik buat gue (dan traveler pada umumnya)? Yup, observation deck-nya.

Dek observasi gedung Abeno Harukas ada di lantai 58-60. Buat menuju ke sana, kita harus lebih dulu naik lift ke lantai 16 di mana museum seni berada, baru melanjutkan dengan lift menuju dek observasi dengan lama tempuh hanya 50 detik doang! Dek observasi buka setiap hari dari jam 9:00-22:00, jadi kita bisa menikmati pemandangan kota Osaka saat terang dan gelap dari sini! Harga tiket masuknya adalah JPY 1.500 atau sekitar Rp160.000-an. Menurut gue, harganya tergolong murah untuk ukuran sebuah dek observasi. Di KL Tower aja nggak semurah itu, hahaha.

pemandangan kota osaka dari abeno harukas

gedung abeno harukas yang menjulang tinggi di osaka (source: japanvisitor)

duduk santai menikmati osaka di abeno harukas (source: japanguide)

gimana nggak mupeng bisa ke tempat beginian?

Nah, karena terbayang betapa malesnya kalo harus ngantri beli tiket (dasar netizen Indonesia), lalu gue pribadi adalah traveler yang suka mempersiapkan sebanyak mungkin keperluan traveling secara online, gue lalu browsing apakah tiket observation deck Abeno Harukas ini bisa dibeli online. Ternyata bisa! Tiketnya bisa dibeli di Voyagin. Fyi, Voyagin ini adalah semacam online travel agent atau travel marketplace internasional yang menyediakan produk-produk tiket dan tur di berbagai negara. Jadi nggak cuma buat keperluan traveling di Jepang, tapi juga di Singapura, Thailand, Hong Kong, dan banyak lagi! Pembayarannya gampang dengan kartu kredit.

Baca Juga: Ini Dia Tips Dapet Tiket Murah ke Gardens by The Bay Singapura


Fasilitas Abeno Harukas Building, Osaka

Observation deck Abeno Harukas Building dilengkapi dengan toko oleh-oleh, café, dan Sky Garden. Gue memang takut ketinggian, tapi gue suka menikmati pemandangan dari ketinggian, khususnya pemandangan kota. Makanya gue jadi semakin antusias dengan kehadiran open air sky garden di situ. Itulah mengapa gue masih berani naik wahana-wahana ekstrim karena gue merasa aman di situ.

rooftop di lantai 16 abeno harukas osaka

pusat perbelanjaan kintetsu main store osaka

twin tower di abeno harukas building, osaka

Di Sky Garden, ada Twin Tower yang bisa menampilkan pertunjukkan mapping projection dari setelah sunset sampai jam 21:40. Caranya gampang, kita tinggal menempelkan telapak tangan kita, maka panel pada Twin Tower akan menampilkan video mapping berupa kembang api dalam berbagai warna dan rupa. Keren! Nggak cuma sampai di situ, ada Sound & Light Show di Sky Garden dan Observatory Garden Abeno Harukas. Pertunjukkan ini ada pada jam 19:15, 19:45, 20:15, 20:45, dan 21:15. Gimana gue nggak makin pengen ke Abeno Harukas coba?

Selain observation deck-nya sendiri, ternyata juga ada rooftop di lantai 16 gedung utama Abeno Harukas dan Sky Plaza di lantai 10 Kintetsu Department Store. Keduanya bisa diakses secara gratis! Dari kedua spot itu, kita bisa menikmati pertunjukkan cahaya gedung Abeno Harukas dari pukul 18:00/19:00 (tergantung musim) sampai jam 24:00.


Transportasi Umum Menuju Abeno Harukas Building, Osaka

Gedung Abeno Harukas di Osaka ini mudah diakses dengan berbagai macam moda transportasi! Lokasinya berada di seberang Stasiun JR Tennoji. Lalu, Abeno Harukas sendiri sebetulnya berdiri di atas Stasiun Osaka-Abenobashi milik jaringan kereta api Kintetsu. Dengan bantuan japan-guide, Google Images, Google Maps, dan website resmi Kintetsu, maka gue berhasil dapet informasi rute menuju Abeno Harukas.

entry/exit gate stasiun abenobashi di abeno harukas building

hankai tramway osaka

Stasiun Osaka-Abenobashi ini adalah bagian dari jaringan kereta api Kintetsu, bukan Osaka Metro/Subway, juga bukan Japan Rail (JR). Tau ‘kan operator kereta api di Jepang itu beda-beda? Jadi, rute yang disarankan adalah sebagai berikut:

  • Dengan Osaka Metro/Subway: dari Stasiun Umeda atau Stasiun Namba naik Midosuji Line (jalur warna merah) arah Nakamozu, turun di Stasiun Tennoji
  • Dengan kereta JR (semacam kereta komuter): dari Stasiun JR Osaka atau Stasiun JR Namba naik JR Loop Line lalu turun di Stasiun JR Tennoji
  • Dengan kereta JR Kansai Airport Line: dari Kansai International Airport turun di Stasiun JR Tennoji
  • Jaringan Kintetsu sendiri memang punya Stasiun Osaka-Namba, tapi rute menuju Osaka-Abenobashi memutar dan biayanya jauh lebih mahal.

Abeno-Harukas Building berjarak hanya sejauh 1,3 kilometer dari kuil Shitennoji, berada di kawasan kota tua Osaka, lalu di dekatnya (cuma berjarak sekitar 150 meter kalo liat di Google Maps) ada Stasiun Tennoji-Ekimae yang merupakan bagian Uemachi Line dari Hankai Tram. Nah, 3 poin ini jadi faktor pendukung kenapa gue ingin ke Abeno Harukas. Kunjungan ke Abeno Harukas bisa gue satukan dengan agenda ke kuil Shitennoji dan eksplor kota tua Osaka. Lalu sebagai public transport enthusiast dan railfans, gue bisa melanjutkan penjelajahan dengan naik Hankai Tram.


Walaupun gue belum ada rencana pasti kapan ke Jepang khususnya Osaka, namun mudah-mudahan apa yang gue sampaikan di sini bisa bermanfaat buat travelearners yang berencana ke Osaka ya. Minimal udah bisa memberi gambaran besar buat kamu. Doakan gue bisa segera mewujudkan mimpi ke Jepang karena udah ada 3 tulisan soal Jepang di blog ini, haha. Keep learning by traveling dan sampai bertemu pada tulisan berikutnya.

Iklan

22 komentar

  1. Semoga impian buat berguru sama kakek sugiono di Jepang kesampaian ya Mas…Ganbatte…

    1. Amin amin Terima kasih doanya, mas

  2. Osaka ini salah satu kota impian pas jaman SD, pengen kesana meski gak tau sama sekali ada apa disana. Semoga bisa sampe sana ya Nug 😉

    1. Ada banyak hal di Osaka dari kastil sampai kawasan belanja hehe. Amin amin, terima kasih doanya bang

  3. Saya doakan mimpinya terwujud untuk segera ke Jepang dan mengunjungi serta mengeksplor Abeno Harukas Osaka, gedung tertinggi di Jepang.

    1. Terima kasih doanya, mbak Tuteh. Amin amin

  4. Seru keknya Observation Decknya ya. Ngebayangin ke sana keknya paling enak sore menjelang malem. Dapet view terang, dapet sunset, dapet view lampu lampu. Ehehehehe.
    Nggak mau rugi. 😅

    1. Betul banget. Aku selalu menerapkan prinsip itu di banyak tempat.

  5. Fanny Fristhika Nila · · Balas

    jujurnya aku ga terlalu suka gedung2 tinggi, kecualiiii mereka ngadain bungy jumping dari atasnya hhahahahaha. psti aku datangin kalo itu. wkt ke osaka kemarin, aku jg lbh sering utk transit di stasiun shin osaka nya drpd eksplor kotanya. palingan cm ke dotonburi dan yodobashi nyari gundam :D.

    thn depan nih rencna ke jepang lg. tp memang mau eksplor hokkaido. cm kalo ada wkt lbh luang, pgn juga sih sesekali lbh serius jalan2 di osakanya :D. bisa jd aku bakal dtgin abeno harukas ini. Shoping mallnya bikin mupeng sih 😀

    1. Di Abeno Harukas ini ada wisata berdiri di ujung rooftop gitu, kak. Coba browsing deh, siapa tau adrenalinnya terpancing 😀

  6. Ntah kenapa Jepang yang dulu nampak begitu memesona, sekarang B aja di mataku haha. Apa karena udah banyak banget orang yang ke sana ya? tapi mungkin alasan lainnya biaya hidup di sana yang gila-gilaan.

    Nice info, aku suka naik ke gedung-gedung tinggi. Tapi mungkin kalau ke KL sekali lagi, mau naik ke KLCC Tower dulu kayaknya haha. Berkali-kali ke sana, cuma foto dari bawah.

    1. Bisa jadi, mas. Aku juga mulai ke arah situ. Biar tetep antusias, harus cari sesuatu yang baru ehehe.

  7. Pertama, keren ya bisa menulis sesuatu yang belum dikunjungi. Kalau gue agak susah membayangkan yang belum pernah gue lakukan gitu.

    Lalu dari segi bentuk bangunan gedung, tampak luarnya maksud gue, Abeno harukas ini bentuknya biasa aja ya. Tidak terlalu indah seperti Twin Tower Petronas atau Burj Khalifa. (Pendapat pribadi ya soal ini).

    Lalu untuk ” Gue memang takut ketinggian, tapi gue suka menikmati pemandangan dari ketinggian, khususnya pemandangan kota.” , kayaknya lo harus beli drone deh. ahahahah

    1. Terima kasih apresiasinya, bang. Untuk desain eksterior, setuju juga, biasa aja. Nggak artistik atau futuristik kayak gedung-gedung di Cina atau Asia Tenggara 😀

  8. tiketnya masih terjangkau dompet, KL tower iya mahalan dari ini hehehe
    naik lift 50detik, wuihhh pengen juga aku, blum sempet foto didalem lift udah nyampai aja ya

    1. Baru mulai pewe di dalam lift, eh udah sampai aja 😀

  9. Semoga impiannya tercapai..
    Walau belum pernah ke Jepang,, dgn membaca tulisan ini seakan sdh pernah ke Jepang…hihihihihihi

    Terima kasih sudah berbagi..

    1. Amin. Doakan ya, supaya bisa share ke pembaca 🙂

  10. Wah, dari dulu aku pengen ke sini tapi belum kesampaian

    1. Semoga impian kita berdua dikabulkan

Like atau komentar dulu, kak. Baca tanpa komentar itu kayak ngasih harapan semu :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Jilbab Backpacker

Travel-Architecture-Halal Lifestyle Blog

Guru Kelana

Perjalanan sang guru di berbagai belahan dunia

Ferdi Cullen-The Microtraveller

A microtraveller is a journey local or overseas that is short, flexible, simple, cheap – yet still fun, exciting, challenging, refreshing and rewarding

Pink Traveler

Kemasi ranselmu dan pergilah melihat dunia

#FDCG

SEBUAH CATATAN TENGIK ANAK TEKNIK

dyahpamelablog

Writing Traveling Addict

Andromeda Noholo

Yang terjadi di Andromeda

fainun.com

Family Blogger Indonesia

Daily Bible Devotion

Ps.Cahya adi Candra Blog

Lonely Traveler

Jalan-jalan, Makan dan Foto Sendirian

bardiq

Travel to see the world through my own eyes.

CERITA LIANA

Travel More, Share More

Casa Fasa

Travel & Life

Teppy and Her Other Sides

Eat well, live well, and be merry!

Mollyta Mochtar

Travel and Lifestyle Blogger Medan

Tukang Ngider

Ngider terus, terus ngider. KUY, DER!

Liza-Fathia.Com

a Lifestyle and Travel Blog

liandamarta.com

A Personal Blog of Lianda Marta

Eka Hei

Selalu ada cerita dalam setiap langkah

D Sukmana Adi

Ordinary people who want to share experiences

Papan Pelangi

tempat berjalan dan bercerita

Peregrination

Jalan-Jalan | Kuliner | Review

Guratan Kaki

Travel Blog

Omnduut

Melangkahkan kaki ke mana angin mengarahkan

The Spiffy Traveler

Exploring Endless Paradise

Efenerr

mari berjalan, kawan

BARTZAP.COM

Travel Journals and Soliloquies

Bukanrastaman

Not lost just undiscovered

Males Mandi

wherever you go, take a bath only when necessary

Travel Blog Evi Indrawanto

Cerita Perjalanan Wisata dan Budaya

Plus Ultra

Stories and photographs from places “further beyond”.

backpackology.me

An Indonesian family backpacker, been to 25+ countries as a family. Yogyakarta native, now living in Crawley, UK. Author of several traveling books and travelogue. Owner of OmahSelo Family Guest House Jogja. Strongly support family traveling with kids.

Musafir Kehidupan

Live in this world as a wayfarer

Fahmi Anhar

Travelogue

Cerita Riyanti

... semua kejadian itu bukanlah suatu kebetulan...

Ceritaeka

Travel Blogger Indonesia

What an Amazing World!

Seeing, feeling and exploring places and cultures of the world

Usemayjourney

Melihat, Mendengar, Memaknai

Winny Marlina

Winny Marlina– whatever you or dream can do, do it! travel

%d blogger menyukai ini: