Makan-Makan Merayakan Imlek di All Sedayu Kelapa Gading Hotel

Nama “All Sedayu Kelapa Gading Hotel” sudah lama berseliweran di linimasa. Dari foto-foto yang bertebaran di layar maya, All Sedayu Kelapa Gading Hotel tampil sebagai sebuah hotel bintang 3 yang tampil elegan dan cocok untuk semua kalangan. Bisa untuk bisnis, keluarga, pasangan, bahkan traveler. Akhirnya, bertepatan pada Hari Raya Imlek pada hari Selasa, 5 Februari 2019 lalu, thetravelearn.com berkesempatan untuk menghadiri Travel & Foodies Gathering 2019 yang bertempat di All Sedayu Kelapa Gading Hotel.

Ini adalah kali kedua All Sedayu Kelapa Gading Hotel mengadakan Travel & Foodies Gathering yang mengundang food and/or travel blogger or Instagrammers dan beberapa awak media. Ternyata acaranya seru banget! MC-nya kocak, makanannya enak-enak, dan suvenirnya bikin dompet bengkak! Penasaran? Simak cerita perjalanan gue ini.


Perjalanan Menuju All Sedayu Kelapa Gading Hotel

Karena terlalu santai merencanakan perjalanan menuju Jakarta, gue baru browsing tiket kereta api pulang pergi Gambir-Bandung 2 hari sebelum keberangkatan pada hari Minggu, 3 Februari 2019. Ternyata tiket kereta api Bandung-Jakarta untuk tanggal 5 Februari 2019 tinggal kereta paling pagi dan kereta paling malam! Karena ogah bangun subuh-subuh naik kereta jam 4 pagi tanpa mandi dan harus menunggu berjam-jam sebelum acara dimulai jam 15:00, gue berpindah hati ke travel.

Sial, bahkan jadwal keberangkatan yang ideal dengan travel Cititrans pun udah habis, yang paling memungkinkan adalah jam 6:15. Untuk pulangnya, gue memilih opsi yang sedikit lebih murah dengan Xtrans untuk jadwal keberangkatan jam 20:00 dari Xrans Kelapa Gading Pulomas. Semuanya gue booking dengan Traveloka. Selain pilihan operator travel yang udah cukup banyak dan opsi pembayaran beragam, ada potongan harga juga, shay! Tiket Cititrans gue book dengan harga Rp138.000,00 (dibulatkan, normalnya Rp150.000,00) dan tiket Xtrans gue book dengan harga Rp100.000,00 (dibulatkan, normalnya Rp105.000,00).

Eh, ini bukan tulisan content placement Traveloka ya, murni berbagi pengalaman aja dari gue buat kalian para pemburu potongan harga.

Mall of Indonesia Kelapa Gading, Jakarta Utara

Di luar dugaan, ternyata perjalanan Pasteur – Kelapa Gading pagi itu berjalan sangaaattt lancar! Jam 8:25 armada Cititrans udah merapat di pool Cititrans Kelapa Gading yang mana itu artinya perjalanan hanya berjalan selama sekitar 2 jam! Dari situ, gue tinggal sedikit berjalan kaki sekitar 1 kilometer menuju Mall of Indonesia, tempat di mana All Sedayu Hotel berada. Sampai di MOI, ternyata mall-nya juga belum buka. Mau ngopi di Excelso di sebelahnya, juga belum buka.

:suram::suram:

Untungnya ada sebuah café kecil yang udah buka nggak jauh dari Excelso, namanya Seeds Double Tree. Namanya aneh, memang. Saat gue masuk juga belum ada siapa-siapa kecuali dua stafnya. Café-nya punya seating area yang nyaman, AC-nya adem, ada wifi dan colokan listrik. Cocok buat ngopi berlama-lama sambil berkarya. Tadinya gue hanya berniat ngopi di situ (gue pesen latte seharga Rp31.500,00 sudah dengan pajak), tapi karena udah pewe dan masih pengen berlama-lama di situ, akhirnya gue sekalian order early lunch Spaghetti Carbonara seharga hampir Rp50.000,00.

Latte-ku pagi itu di Seeds Double Tree Cafe, Kelapa Gading

Seeds Double Tree Cafe, Kelapa Gading

Udah bosen di café dan masih ada waktu beberapa jam untuk menghadiri Travel & Foodies Gathering di All Sedayu Hotel. Gue lalu membunuh waktu dengan muter-muter di Mall of Indonesia, Lotte Shopping Avenue Kelapa Gading di sebelahnya, lalu naik Gojek PP ke Mall Artha Gading (MAG). Perkenalkan Nugi, the mall explorer! Gue bukan muter-muter tanpa tujuan juga sih, karena gue berniat mencari toko yang menjual baterai atau charger kamera. Akhirnya ketemu di Mall Artha Gading, tapi nggak jadi dibeli karena nggak bisa dicoba dulu. Sekitar jam 14:00, akhirnya gue balik ke Mall of Indonesia.


Sekilas Tentang All Sedayu Kelapa Gading Hotel

All Sedayu Kelapa Gading adalah sebuah hotel bintang 4 yang melengkapi tamunya dengan 161 kamar. Tipe kamar pertamanya, Superior Twin Bed dan Double Bed, punya luas 26 meter persegi, lega ‘kan? Tipe kamar lainnya adalah Deluxe (31 m²) dan Super Deluxe (36 m²) yang total berjumlah 9 kamar, dan terakhir ada Junior Suite Room sebanyak 3 buah dengan luas 52 meter persegi. Lega bangeeettt!

Lalu kayak gimana sih interior di dalam kamar-kamarnya? Nah, di sela-sela gathering, kami diajak hotel tour dan memasuki salah satu kamar superior. Kenapa hanya satu? Karena kamar lainnya penuh, tsaaayyy!

:good::good:

Kamar Superior Twin Bed, All Sedayu Kelapa Gading Hotel

Shower dan toilet All Sedayu Kelapa Gading Hotel

Fasilitas kamar All Sedayu Kelapa Gading Hotel

Kamarnya punya meja dan kursi kerja dengan ukuran dan material yang sangat proporsional! Kursinya adalah kursi putar yang tampil elegan dalam balutan kulit, seperti kursi-kursi di ruangan manajer atau direktur. Di sudut ruangan, ada satu meja lagi untuk minibar. Tersedia teko listrik, kopi dan teh, air mineral, cangkir, dan refrigerator dengan beberapa complimentary water di dalamnya. Toiletries di dalam shower-nya lengkap banget! Nggak cuma sabun, odol, dan sikat gigi, tapi juga ada shower cap bahkan body lotion!

Selain kamar dan restoran, All Sedayu Kelapa Gading Hotel juga memanjakan tamunya dengan fitness center, business center, dan 6 meeting rooms. Bahkan All Sedayu lagi membangun ballroom berkapasitas hingga 800 orang yang diharapkan bisa selesai tahun ini!

Fitness Center, All Sedayu Kelapa Gading Hotel

Kamarnya nyaman, ada fitness center, mudah dijangkau dengan fasilitas umum (ada halte TransJakarta di samping Mall of Indonesia), berada satu komplek dengan mall dan layanan komersil lainnya, gue pengen suatu saat bisa staycation di All Sedayu Kelapa Gading Hotel!


Travel & Foodies Gathering 2019

Pukul 15:00, peserta gathering yang sudah menunggu dipersilakan melakukan registrasi. Jajaran goodie bag dalam balutan warna biru sudah ditata dengan rapi di atas meja pendaftaran. Di dalam The Square Coffee Shop & Restaurant yang ada di lantai 3 All Sedayu Kelapa Gading Hotel, bagian sayap depannya sudah disiapkan untuk pelaksanaan gathering. Ada panggung kecil, deretan kursi-kursi dalam dua lajur, dan booth-booth makanan yang mengelilingi arena dari dua sisi. Area lainnya tetap dipertahankan sebagai dining room yang elegan, glamor, dan lega.

Peserta Travel & Foodies Gathering 2019 melakukan registrasi

Penampilan Wong Loro di All Sedayu Kelapa Gading Hotel

MC ladyboy yang kocak bangeeettt!

Usai dibuka dengan pertunjukan lagu berbahasa Mandarin dari Wong Loro, MC pun membuka acara dengan antusias! Gue dan peserta yang lain sempat syok karena MC tiba-tiba menyapa keras dari belakang, tampil bak seorang ladyboy Pattaya. Iya, MC-nya cowok, tapi tampil dalam balutan baju Tionghoa wanita berwarna merah, lengkap dengan wig dan tata rias yang mendukung.

:ngakak::ngakak:

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Yudhi Meidianto (Hotel Manager All Sedayu Kelapa Gading), lalu bersamaan ada perkenalan dari Ibu Tjitjih Dewiasih (Sales and Marketing Manager), Bapak Sumarno (R & B Manager), Chef Suryanto, Chef Hendra, dan Ibu Dietra Anandini yang merupakan perwakilan dari Bengawan Solo Coffee Indonesia. Bengawan Solo memiliki tempat tersendiri bagi All Sedayu Kelapa Gading Hotel karena kopi untuk All Sedayu disediakan oleh Bengawan Solo.

MC-nya demen banget godain peserta

Bapak Yudhi Meidianto, Hotel Manager All Sedayu Kelapa Gading

Ibu Tjitjih (tengah), Bapak Sumarno (topi koboi), dan Ibu Dietra (baju merah)

Di sela-sela acara, kami dihibur dengan penampilan Sisca Guzheng Harp yang keren bangeeettt! Dia membawakan satu lagu yang legendaris buat kami generasi milenial: original soundtrack Return of The Condor Heroes alias Pendekar Rajawali alias Yoko yang lagu asli dalam bahasa Indonesia-nya dibawakan Yuni Shara. Anak 1990-an mana suaranyaaa?

Memasuki sesi tanya jawab, gue menjadi salah satu penanya pertama. Oh ya, keinginan untuk bertanya ini akhirnya muncul setelah Pak Sumarno dan Ibu Tjitjih menjelaskan tentang keberadaan booth-booth makanan di sekeliling kami yang merupakan complimentary service untuk seluruh tamu meeting. Thematic coffee break tersebut terbagi dalam 3 area: Warung Betawi, Chinese Street, dan One Night in Mexico. Barat dan Timur, lokal dan internasional, ada semua!

Penampilan Sisca Guzheng Harp

Konter One Night in Mexico, All Sedayu Kelapa Gading Hotel

Gue lalu mengajukan beberapa pertanyaan juga kepada Ibu Dietra mengenai kopi Bengawan Solo. Berkat itu, gue dapet 2 buah voucher Bengawan Solo Coffee yang kalau dijumlahkan lumayan juga buat ngopi-ngopi bergengsi, hihi.


Menikmati Sajian Makanan All Sedayu Kelapa Gading Hotel

Setelah sesi tanya jawab, yang paling ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Para peserta dipersilakan untuk mencicipi makanan yang dipamerkan di thematic coffee break. Tanpa menunggu aba-aba dan tanpa musyawarah mufakat, seluruh peserta sepakat untuk menyebar dan mengambil foto terlebih dulu. Setelah beberapa menit kami berburu foto makanan dan dirasa udah nggak ada lagi yang lagi serius foto-foto, barulah kami ambil cemilan-cemilan itu satu per satu. Namanya juga food instagrammer dan food bogger, yekan. Gue nggak ambil banyak juga sih, cuma ambil beberapa kue. Beberapa menu yang gue incer udah abis.

:wait:

Thematic Coffee Break, All Sedayu Kelapa Gading Hotel

Menu-menu baru All Sedayu Kelapa Gading Hotel dan produk J&C Cookies

Belum selesai menikmati seluruh cemilan yang udah diambil, MC udah mempersilakan chef untuk memulai demo masak di hadapan para peserta. Kami lalu berkerumun mengelilingi area demo masak untuk mendapat bidikan terbaik. Karena kamera gue mati, jadi gue hanya mengandalkan handphone dan ketahanan lengan buat live video.

:sweating::sweating:

Kedua chef melakukan demo masak untuk 4 menu baru secara satu per satu, yaitu Mie Lamien, Rawon Iga Sapi Bakar, Salmon Skewer Teriyaki, dan dimsum. Semuanya enaaakkk! Serius. Pokoknya nggak puas deh icip-icip tasting doang, pengen satu porsi penuh. Itu pun beberapa menu punya porsi yang sangat terbatas, untungnya gue nggak tahu malu dan tegaan, jadi selalu kebagian, hihi. Ada satu yang nggak kebagian karena gue masih menikmati sajian sebelumnya.

Mie Lamien dan Rawon Iga Sapi Bakar

Konter Bengawan Solo Coffee

Jus semangka dan kopi tarik Bengawan Solo Coffee

Aku dan kopiku
(taken by mas @namaku_de)

Sambil menyantap hidangan dari demo masak dan coffee break, gue juga icipin produk Kopi Tarik dari Bengawan Solo Coffee. Kalo ke Singapore atau Malaysia, gue selalu suka teh tarik dan kopi tarik, jadi lidah gue udah cukup peka sama citarasa teh tarik. Di café-café dan restoran Indonsia, biasanya teh tarik atau kopi tarik-nya kemanisan dan keenceran. Nah, tapi kopi tarik Bengawan Solo Coffee ini manisnya pas! Masih ada sedikit sensasi pahit di aftertaste tapi gue justru suka yang begini. Setelah kopi tarik, masih ada beberapa produk yang dipamerkan tapi gue nggak cobain karena mau berdisiplin minum kopi, hehe. Selain Bengawan Solo Coffee, J&C Cookies juga bagi-bagi taster. Produk Choco Mede kemasan 140 gram mereka juga ada di dalam goodie bag. Sukses bikin gue ketagihan dan langsung habis dalam sekejap.

Acara semakin seru saat ada pembagian doorprize. Sebelumnya, seluruh peserta diminta memasukkan kartu nama ke dalam fishball. Yang nggak bawa kartu nama boleh pake KTP. Doorprize-nya ada macem-macem, di antaranya adalah 3 kesempatan staycation, voucher belanja, dan voucher Bengawan Coffee Solo. Pemenang dipilih secara acak oleh direksi hotel. Ada yang langsung dapet, dan ada yang harus menjawab pertanyaan tertentu. Tapi gue sebel banget nih, karena yang dapet selalu KTP, sementara kami yang udah modal kartu nama malah nggak ada yang dapet.

:sigh::sigh:

Pemenang doorprize Travel & Foodies Gathering 2019

Masih pemenang doorprize Travel & Foodies Gathering 2019

Mungkin lain kali bisa dibagi dua aja undiannya, selang seling antara kartu nama dan KTP. Mungkin karena jenis kertasnya paling tebel, jadi selalu dapet KTP. Haha, gue memang bad luck kalo soal undian. Makanya gue juga males ikut lomba yang sistemnya undian atau voting. Tapi nggak apa-apa, 2 voucher dari Bengawan Solo udah cukup menghibur gue. Bisa diundang ke acara ini dan makan-makan sampai kenyang juga udah bersyukur bangeeettt.


Menu Buffet All Sedayu Kelapa Gading yang Melimpah Ruah!

Masih kenyang dengan menu dari demo masak dan coffee break, kami lalu dipersilakan makan malam di area restoran. Hidangan buffet sudah disajikan di tempat yang tersedia. Begitu masuk, kami langsung disambut dengan hidangan penutup (dessert) yang bermacam-macaaammm! Aaaaaakkk I couldn’t handle these sweets! Kue-kuenya terlalu berwarna untuk diabaikan. Nggak cuma bagus difoto, apalagi didukung dengan wadahnya yang apik dan pencahayaan ruangan yang cantik, tapi juga enak dimakan. Rasa manisnya pas, nggak seret tapi semuanya seger! Ada kue, puding, jajanan pasar, buah-buahan, dan salad.

:wow::wow:

Hidangan yang menyambut ruang makan, aaakkk

Makanan penutup (dessert) All Sedayu Kelapa Gading Hotel

Siapa yang tahan nggak icipin dessert-nya All Sedayu Hotel ini?

Thai Beef Salad, All Sedayu Kelapa Gading Hotel

Dessert yang gue lupa namanya di All Sedayu Kelapa Gading Hotel

Selain itu juga ada Bebek Goreng Peking yang khas sebagai hidangan Tionghoa, 2 area main dish dengan menu berbeda-beda, dan kayaknya ada sudut yang belum gue jamah juga kalo denger cerita temen-temen yang menemukan bakso. Di area main dish, ada piggies-piggies yang lucu bangeeettt, sesuai dengan Tahun Babi Tanah yang saat ini kita masuki. Sayangnya gue malah lupa buat icipin Bebek Peking-nya, huhuhu. Tapi gue udah berusaha menikmati main dish dan desert sebaik-baiknya. Gue ambil macam-macam daging, dimsum, Lontong Cap Go Meh, telur kecap, dan sambal goreng krecek.

Babi-babi yang lucuuukkk di All Sedayu Kelapa Gading Hotel

The Square Restaurant, All Sedayu Kelapa Gading Hotel

Makanan utama All Sedayu Kelapa Gading Hotel

Bebek Peking, All Sedayu Kelapa Gading Hotel

Jajanan pasar All Sedayu Kelapa Gading Hotel

Ngomong-ngomong, nuansa Tionghoa terasa kuat di dalam ruang makan. Nggak hanya karena dekorasi lampion di langit-langit dan pelapis meja makan yang berwarna merah, namun juga balutan warna kuning keemasan di setiap sisi ruangan dan dekorasi pada kayu. Ada meja untuk 4 orang, dan ada meja besar untuk grup yang lebih besar.

Karena ruangan sudah direservasi, jadi kami makan di venue acara Travel & Foodies Gathering. Bener-bener deh, All Sedayu Kelapa Gading Hotel ini laris manis! Saat weekday, kamar-kamarnya dan ruang-ruang meeting-nya selalu penuh.

Eh, videonya bisa ditonton di tautan di bawah ini, made by Red Media mas Denny Delian @namaku_de. Lumayan gue bisa ikut nampang, hihi.


Foto bersama Travel & Foodies Gathering 2019
(taken by: mas @namaku_de)

Acara Travel & Foodies Gathering 2019 ditutup dengan sesi foto bersama di area panggung. Makasih banget udah memberi kesempatan thetravelearn.com buat berpartisipasi dalam acara keren ini, All Sedayu Kelapa Gading. Ditunggu gathering-gathering berikutnya, mudah-mudahan dalam skala yang lebih besar dan lebih terfokus, misalnya 50 travel blogger. Mudah-mudahan juga bisa merasakan nyamannya staycation di All Sedayu Kelapa Gading Hotel.

Iklan

30 komentar

  1. Nah ini menarik, biasanya kalau acara begini kan makanannya yang sudah tersedia. Ini ada demo masaknya juga. Jadi bisa ngeliat kemampuan chefnya 😀

    1. Fresh from the kompor! 😁

  2. Terima Kasih Mas Matius Teguh Nugroho yang sangat detail menulis event kami… mohon maaf bila ada kekurangan di acara kami .
    Saran ,masukan dan kritik sudah kami follow up dan kami akan perbaiki untuk event mendatang
    Keep Rocki’n ALL SEDAYU Hotel Kelapa Gading
    Fajar Alvarisi | Marcomm
    08989866855

    1. Terima kasih sudah mampir, mas Fajar. Sama-sama, ditunggu acara-acara seru lainnya ya 😀

  3. Wow, tampak seru acaranya. Btw seumur-umur belum pernah nginep di hotel yang bawahnya langsung mal wkwk

    1. Seru, bro. Nanti kalo agak lama di Jakarta kita meet up ya.

      1. Iyap guh. Menanti momen itu datang 😀

  4. makanannya banyak dan pastinya enak-enak tuh ya..
    kapan kapan nginep sini ah…abis keliling keliling di mall kalau capek tinggal masuk kamar 🙂

    1. Nah ide bagus tuh, mbak. Atau kebalikannya, kalo udah bosen ngamar tinggal melipir ke mall 😁

      Makanannya enak, serius!

  5. Wah MOI! Mall andalan jaman kuliah karena MKG terlalu ramai~

    1. Sampai sekarang MOI juga masih tenang mas 😂

  6. kalau di Solo ane pasti di undang kalau ada acara2 hotel kayak gini…wkwkwk
    demen banget kalau acara di hotel rame rame terus makan makan ya kak..
    apa lagi gratis wkwkwk

    1. Aku sebetulnya nggak ngincer makan-makan gratisnya sih. Pengen ketemu temen-temen blogger aja hehe.

      1. Aihhh..wkwkwk…klo dsni tmn2 blogger gak semua bs datang. Kecuali klo acara malam..

      2. Di sini juga ujung-ujungnya cuma satu orang yg kukenal haha, dan yg lain nggak membaur gimana-gimana

  7. Bang Harlen · · Balas

    Wahhh bacanya aja udah seru.. pasti acaranya lebih seru lagi kalo disaksikan langsung ya mas…

    Oya pihak penyelenggaranya kreatif bikin MC nya seorang lady boyyy… udah bisa aku bayangkan gimana lucunya tuh mas… Hhhehe

    oya btw coffee latte nya lumayan juga ya harganya mas untuk tampilan yang menurutku biasa2 aja.. mudah2an rasanya mantap lah ya mas… hhhehehe

    1. Harga standar di Jakarta segituan, bang. Kalo ke coffee shop mau puas makan minum, minimal sedia Rp100rb hehe.

      Yes, MC-nya kocak bangeeettt

      1. Bang Harlen · ·

        Oh iya segitu mass ?? Wahh beda jauh ya sama di medan.. kalo di medan mah ke coffee shop bawa 50 ribu udah kenyang kali mas.. 😁

      2. Iya segitu, mas. Di Bandung masih bisa segitu 50rb makan minum tapi cuma di cafe-cafe mahasiswa. Kalo di cafe hits ya amannya Rp70-80rb

      3. Bang Harlen · ·

        Nelan ludah ajalah aku mas.. 😁

  8. Di foto pertama tentang MC itu kalau gak disebutin ladyboynya aku gak bakalan tahu. Baru di foto selanjutnya kejantanannya tak dapat disembunyikan begitu saja hahaha.

    Dessertnya menggoda ya Nug. Apalagi buat yang (ngakungaku) lagi diet kayak aku gini wakakak. Eh tapi kalau lagi ngumpul dan diet mah rugi yak wakakaka.

    1. Iyaaa hahaha, di foto pertama masih MC bersahaja dia.
      Duh, kalo pas lagi ada kesempatan mah, diet lupakan dulu mas 😀

  9. Waaaa makanannya sungguh menggoda. Tapi ku kadang kesel kalau datang ke acara yang makanannya banyak banget gini, pengen cobain semua tapi lambung gak muat hihihihi.

    1. Hahaha. Aku pun nggak berhasil cobain semua kok. Sesanggupnya aja 😂😂😂

  10. ngagetin aja ya itu MC,, kalau gue mah parno kalau MCnya ladyboy dan goda2in pengunjung gitu haha..

    -Traveler Paruh Waktu

    1. Tapi dia lucu sih, hehe

  11. ko ane safok sama mc nya ya. jadi merinding.
    ternyata tempatnya enak juga ya, nanti kalo main ke jakarta coba mampir ke sana ah.

    1. Yosh! Sekalian eksplor Mall Kelapa Gading 😀

  12. buah buahnya banyak beud, pudingnya keliatan enakk, sayang ga bisa diicip ini
    seru banget acaranya, ngebayangin mc nya yang ngebanyol kayak gitu, ketawa tiwi terus kali ya pas acara

    1. Iyaaaa itu dessert-nya banyak dan semuanya tampil menggodaaa. Kocak banget! Gue sampe nangis ketawa sama perut sakit 😂😂😂

Like atau komentar dulu, kak. Baca tanpa komentar itu kayak ngasih harapan semu :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Jilbab Backpacker

Travel-Architecture-Halal Lifestyle Blog

Guru Kelana

Perjalanan sang guru di berbagai belahan dunia

Ferdi Cullen-The Microtraveller

A microtraveller is a journey local or overseas that is short, flexible, simple, cheap – yet still fun, exciting, challenging, refreshing and rewarding

Pink Traveler

Kemasi ranselmu dan pergilah melihat dunia

#FDCG

SEBUAH CATATAN TENGIK ANAK TEKNIK

dyahpamelablog

Writing Traveling Addict

Andromeda Noholo

Yang terjadi di Andromeda

fainun.com

Family Blogger Indonesia

Daily Bible Devotion

Ps.Cahya adi Candra Blog

Lonely Traveler

Jalan-jalan, Makan dan Foto Sendirian

bardiq

Travel to see the world through my own eyes.

CERITA LIANA

Travel More, Share More

Casa Fasa

Travel & Life

Teppy and Her Other Sides

Eat well, live well, and be merry!

Mollyta Mochtar

Travel and Lifestyle Blogger Medan

Tukang Ngider

Ngider terus, terus ngider. KUY, DER!

Liza-Fathia.Com

a Lifestyle and Travel Blog

liandamarta.com

A Personal Blog of Lianda Marta

Eka Hei

Selalu ada cerita dalam setiap langkah

D Sukmana Adi

Ordinary people who want to share experiences

Papan Pelangi

tempat berjalan dan bercerita

Peregrination

Jalan-Jalan | Kuliner | Review

Guratan Kaki

Travel Blog

Omnduut

Melangkahkan kaki ke mana angin mengarahkan

The Spiffy Traveler

Exploring Endless Paradise

Efenerr

mari berjalan, kawan

BARTZAP.COM

Travel Journals and Soliloquies

Bukanrastaman

Not lost just undiscovered

Males Mandi

wherever you go, take a bath only when necessary

Travel Blog Evi Indrawanto

Cerita Perjalanan Wisata dan Budaya

Plus Ultra

Stories and photographs from places “further beyond”.

backpackology.me

An Indonesian family backpacker, been to 25+ countries as a family. Yogyakarta native, now living in Crawley, UK. Author of several traveling books and travelogue. Owner of OmahSelo Family Guest House Jogja. Strongly support family traveling with kids.

Musafir Kehidupan

Live in this world as a wayfarer

Fahmi Anhar

Travelogue

Cerita Riyanti

... semua kejadian itu bukanlah suatu kebetulan...

Ceritaeka

Travel Blogger Indonesia

What an Amazing World!

Seeing, feeling and exploring places and cultures of the world

Usemayjourney

Melihat, Mendengar, Memaknai

Winny Marlina

Winny Marlina– whatever you or dream can do, do it! travel

%d blogger menyukai ini: