Cinta Segitiga Anak Agency, Traveling, dan Kratingdaeng

Kratingdaeng Red Bull di meja kerja

Hai, gue Nugi, anak agency Bandung yang selama setahun terakhir ini tinggal (kembali) di Jogja. Bicara soal pekerjaan di kantor agency (atau lengkapnya “digital agency”/”social media agency”), biasanya identik dengan sibuk sepanjang hari dan lembur berhari-hari. Sama seperti jurnalis yang tak tahu kapan berita bagus akan tiba, anak agency juga tak tahu kapan klien akan bersabda, hahaha. Dengan stigma seperti itu, nggak heran kalo anak agency juga akrab dengan suplemen kesehatan dan minuman berenergi. 

Apalagi, di sela-sela waktu bekerja di kantor agency, gue masih menekuni hobi menulis dan jalan-jalan. Not to mention bahwa gue sekarang adalah seorang suami yang berarti makin banyak kesibukan yang harus gue bagi.

Lelah? Sudah pasti. Jangan ditanya lagi 🤣🤣🤣

Syukurnya, dengan asupan kopi, minuman energi, yang diimbangi banyak minum air putih dan cukup istirahat, semua kesibukan di atas bisa terjabani (((TERJABANI))) (((bahasa uopo iki)))


Hari-Hari Sebagai Anak Agency

Oh iya, syukurnya kantor agency gue juga nggak sehoror kantor-kantor agency di Jakarta. Jam kerjanya masih mendukung buat gue work-life balance, karena nggak maruk nyari klien dengan jumlah tim yang nggak banyak-banyak amat. Ada saat-saat pusing seharian, lembur sampai larut malem, atau kerja di akhir pekan, tapi nggak sering. Kalau sibuk, iya memang hampir setiap hari 😂

Tapi banyak benefit-nya kok kerja di agency kayak Seruni ini. Pertama, izin buat nggak ngantor atau bahkan sekadar mau rehat dulu di tengah-tengah jam kerja, bisyaa. Kedua, dari mulai pandemi sampai sekarang masih full WFH, gue jadi bisa mudik ke Jogja dan menekan banyak pengeluaran daripada kalo gue ngekost sendiri di Bandung.

Tantangannya juga ada, seperti nggak ada jaminan bahwa di luar jam kerja atau hari kerja udah pasti akan bebas kerjaan. Kebanyakan klien gue sekarang memang soleh dan berbudi luhur, nggak akan neror di luar jam kerja. Tapi ada satu dua klien yang memang sangat agresif, dan harus siap berdedikasi kapan pun. Memang sepadan juga sih dengan nilai project-nya.


Product Knowledge Kratingdaeng Red Bull

Kalo ngomongin minuman berenergi, biasanya merek yang jadi top of mind adalah Kratingdaeng Red Bull. Belakangan ini gue baru tahu kalo Kratingdaeng mengandung lebih sedikit kafein (hanya 50 mg) daripada kopi (80-135 mg) dan masih aman dikonsumsi sampai 3 kali sehari. Tapi jangan tiap hari minumnya 3 kali sehari juga ya bro. Segala sesuatu yang berlebihan pasti berbahaya, air putih sama vitamin aja jadi bahaya kalo berlebihan.

Kratingdaeng Red Bull, suplemen kesehatan dalam bentuk minuman energi

Ada 2 kondisi di mana gue biasanya minum Kratingdaeng Red Bull: (1) saat dihadapkan dengan banyak pekerjaan di kantor, dan (2) saat melakukan perjalanan yang padat. Saat akan bekerja dan selama perjalanan (traveling) memang merupakan 2 momen ideal kita mengonsumsi Kratingdaeng. Momen-momen lainnya adalah saat akan berolahraga, saat mengerjakan tugas kelompok atau belajar seharian, dan bahkan saat main video games!

Banyak pekerjaan yang gue maksud adalah ketika ada lebih dari satu meeting dengan klien dalam sehari, dan/atau ketika sedang dikejar deadline harus membuat proposal bersama tim untuk pitching ke calon klien baru. Sementara contoh perjalanan padat yang gue lakukan adalah saat melakukan perjalanan kereta api dari Yogyakarta ke Bandung, lalu dilanjutkan dengan perjalanan naik bus dan kapal ke Palembang.

Gue mau share product knowledge Kratingdaeng Red Bull nih yang mungkin kalian belum tahu.

Kandungan taurin 1000 mg di dalam Kratingdaeng membantu meningkatkan sistem metabolisme, sehingga menambah energi. Efek samping minuman energi yang membuat lebih bertenaga ini gue rasakan saat mengonsumsi Kratingdaeng. Contohnya beberapa hari lalu, di sela-sela kesibukan pekerjaan, gue masih bisa workout lebih dari 1 jam dan main di ranjang dengan memuaskan 🤭🤭🤭

Manfaat Taurin dalam Minuman Energi, infografis oleh thetravelearn.com

Taurin atau taurine adalah asam amino esensial yang sebenarnya dapat diproduksi sendiri oleh tubuh, banyak ditemukan di otak, mata, hati, dan otot. Meski begitu, beberapa orang mungkin butuh mengonsumsi tambahan taurin dalam bentuk suplemen. Taurin sudah terbukti mampu meningkatkan performa otot, terutama saat berolahraga. Otot mampu bekerja lebih lama, lebih kuat, juga kontraksinya bertambah. Dilansir dari KlikDokter, taurin bahkan melindungi otot dari kerusakan sel dan stress oksidatif.

Taurin dapat ditemukan dalam makanan sehari-hari seperti ikan, daging, dan produk susu. Dosis yang dianjurkan adalah 500-2.000 mg per hari. Makanya, banyak digunakan atlet agar performanya lebih lama. Kratingdaeng Red Bull sendiri sudah diakui di seluruh dunia oleh para atlet, profesional yang aktif, traveler, dan mahasiswa sebagai suplemen kesehatan dalam bentuk minuman energi.

Kratingdaeng Red Bull adalah suplemen kesehatan dalam bentuk minuman energi yang membantu menambah stamina dan konsentrasi sesuai standar BPOM. Selain taurin, Kratingdaeng juga mengandung inositol untuk meningkatkan daya pikir dan kolin untuk menambah konsentrasi dan memori.

Keunggulan produk Kratingdaeng Red Bull adalah tanpa pemanis buatan! Juga mengandung vitamin B kompleks yang mengubah glukosa menjadi energi. Terakhir, ada kandungan lisin yang membantu metabolisme protein dan jaringan otot.


Tips Mengonsumsi Kratingdaeng Red Bull

Karena belakangan cuaca Jogja lagi panas terik setiap hari, gue jadi suka minum Kratingdaeng dengan dicampur es batu hahaha. Rasanya menurut gue kayak minuman apel aja sih. Kalo lagi butuh minum Kratingdaeng di tengah perjalanan, biasanya gue langsung minum setelah beli dari supermarket/minimarket terdekat. Biar masih dingin dan seger karena baru keluar dari freezer! Btw selain di minimarket dan supermarket, Kratingdaeng juga bisa dibeli di official store Shopee, Lazada, dan Blibli.

Segar menikmati Kratingdaeng Red Bull dengan es batu

Walaupun Kratingdaeng nggak menyebabkan kecanduan karena nggak mengandung zat adiktif, namun gue sendiri membatasi konsumsinya dengan cukup 1 botol sehari. Itu pun disela minimal banget selang 1 hari, biar nggak kecanduan dari sisi psikologis. 

Gue biasanya minum Kratingdaeng Red Bull biasa yang kemasan botol warna biru. Selain kemasan botol, juga ada kemasan kaleng warna biru dan warna gold. Botol-botol bekasnya bisa dimanfaatkan sebagai pot tanaman hias, kaca, dan kerajinan tangan lainnya. Atau diloakin 😆😆😆


Efek samping Kratingdaeng gue rasakan secara positif di dalam tubuh. Gue lebih bersemangat dan nggak gampang loyo saat melakukan perjalanan, lebih berenergi saat bekerja dan workout sehari-hari. Kratingdaeng Red Bull bisa kita konsumsi sehari-hari sebagai suplemen kesehatan dalam bentuk minuman energi, tinggal sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing.

Ada yang rutin minum Kratingdaeng Red Bull juga? Manfaat apa yang kamu rasakan setelahnya? 

5 komentar

  1. Perjalanan jauh jadi ga berasa kalo minum Kratingdaeng ini…

  2. Beneran ngerasain jadi anak agency butuh tenaga pikiran yang ekstra. Dan minuman ini senjatanya!

    1. Hail agency lyfe 😂😂😂

  3. Aku biasanya kalo lagi touring juga biasanya minum ini saat istirahat di jalan, lumayan bisa ngilangin kantuk di perjalanan.

    1. Emang oke banget ya buat angkat semangat lagi. Gass!

Like atau komentar dulu, kak. Baca tanpa komentar itu kayak ngasih harapan semu :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lonely Traveler

Jalan-jalan, Makan dan Foto Sendirian

Guru Kelana

Perjalanan sang guru di berbagai belahan dunia

dyahpamelablog

Writing Traveling Addict

Daily Bible Devotion

Ps.Cahya adi Candra Blog

bardiq

Travel to see the world through my own eyes.

Teppy and Her Other Sides

Eat well, live well, and be merry!

Mollyta Mochtar

Travel and Lifestyle Blogger Medan

Jalancerita

Tiap Perjalanan Punya Cerita

LIZA FATHIA

a Lifestyle and Travel Blog

liandamarta.com

A Personal Blog of Lianda Marta

D Sukmana Adi

Ordinary people who want to share experiences

Papan Pelangi

witing lungo jalaran soko kulino

Guratan Kaki

Travel Blog

Omnduut

Melangkahkan kaki ke mana angin mengarahkan

Efenerr

mari berjalan, kawan

BARTZAP.COM

Travel Journals and Soliloquies

Bukanrastaman

Not lost just undiscovered

Males Mandi

wherever you go, take a bath only when necessary

Eviindrawanto.Com

Cerita Perjalanan Wisata dan Budaya

Plus Ultra

Stories and photographs from places “further beyond”.

backpackology.me

An Indonesian family backpacker, been to 25+ countries as a family. Yogyakarta native, now living in Crawley, UK. Author of several traveling books and travelogue. Owner of OmahSelo Family Guest House Jogja. Strongly support family traveling with kids.

Musafir Kehidupan

Live in this world as a wayfarer

Cerita Riyanti

... semua kejadian itu bukanlah suatu kebetulan...

Ceritaeka

Travel Blogger Indonesia

What an Amazing World!

Seeing, feeling and exploring places and cultures of the world

Winny Marlina

Winny Marlina– whatever you or dream can do, do it! travel

Olive's Journey

What I See, Eat, & Read

tindak tanduk arsitek

Indri Juwono's thinking words. Architecture is not just building, it's about rural, urban, and herself. Universe.

dananwahyu.com

Menyatukan Jarak dan Waktu

%d blogger menyukai ini: