Meize Hotel Bandung, Super Recommended Cuma Rp200 Ribuan

Pemandangan kota Bandung dari Sky Floor Meize Hotel

Malam itu, aku antusias mencari-cari hotel di Bandung untuk tempat aku bermalam esok hari. Ah, rasanya sudah lama sekali aku tidak melakukan hal yang dulu rutin kulakukan setidaknya 4x setahun ini. Kebetulan, besok sore ada acara bonding kantor, lalu Ara tiba-tiba berkata, “Kamu sekalian staycation aja.” Sebuah penawaran yang langsung kusambut baik tanpa banyak malu-malu kucing. Akhirnya, setelah bolak-balik scrolling, aku memantapkan hati pada Meize City Center atau Meize Hotel Bandung. Harganya tak sampai Rp300 ribu untuk room only tanpa sarapan, dan ternyata aku sangat puas dengan pilihanku ini! 

Sebenarnya, Meize Hotel ini sudah lama kuincar. Tiap kali aku browsing hotel untuk rencana staycation halu (yang browsing aja, booking kagak), Meize Hotel Bandung selalu ada di jajaran atas hotel yang direkomendasikan. Lokasinya pun menggiurkan, di kawasan jalan dengan nama-nama daerah yang khas dengan jalan-jalan kecil dua lajur, pohon-pohon besar di kanan-kiri, dan cafe bertebaran. Tahu ‘kan daerahnya? 

Jadi, baca baik-baik, akan aku ceritakan pengalamanku menginap semalam di Meize Hotel City Center, Bandung, yang bener-bener memuaskan! Tak heran ia banyak mendapat testimoni positif. 


Lokasi dan Check-in 

Keunggulan pertama dari Meize Hotel ini adalah lokasinya yang strategis di pusat kota Bandung, tepatnya di Jalan Sumbawa no. 7. Ini berarti, Meize Hotel Bandung sudah sangat dekat kalau kamu mau wisata tengah kota di Jalan Merdeka, menyusuri nuansa klasik Jalan Braga, hingga puas belanja di Jl. Riau/Jl. R.E. Martadinata. Dari Stasiun Bandung pun nggak terlalu jauh. Cafe, coffee shop, restoran tersebar di sekeliling hotel, bahkan GOR Saparua (siapa tahu ada yang mau workout-cation

Biar di tengah kota, Meize Hotel dikelilingi oleh pepohonan yang rimbun dan jalanan yang tak terlalu ramai. Tenang, staycation di Meize Hotel biasanya tak akan terganggu dengan bising suara klakson atau hingar-bingar panggung live music. Idaman banget, ‘kan? Lokasi tengah kota, suasana damai terjaga. 

Menariknya lagi, ada ATM Link di lobi hotel dan sebuah gerai Indomaret persis di samping hotel. Ya ampun ini 2 hal yang dibutuhin banget sama kita sebagai tamu hotel. Tau sendiri kalau udah mager di hotel, bawaannya cuma pengen ngemil sambil ngopi-ngopi dan kemulan sambil nonton serial kriminal Amerika di TV. 

Proses check-in berjalan lancar. Nggak ada deposit, cukup menyerahkan KTP. Parkir juga gratis, malahan tinggal keluar-masuk aja. Resepsionis lalu memberikan smart card yang berfungsi sebagai akses kamar dan listrik, dengan informasi WiFi dan password di balik kartu. 

Mau rekomendasi hotel lain di kawasan ini? Baca juga: Menikmati Kamar dan Infinity Pool U Janevalla Hotel Bandung


Fasilitas Kamar Meize Bandung City Center 

Biarpun harganya cuma Rp300 ribuan, tapi kamarnya cukup luas! Kamar dilengkapi dengan fasilitas standar hotel bintang 3, yaitu: 

  • Tempat tidur double-bed 
  • TV kabel 
  • Area kerja 
  • Air mineral dengan teko listrik 
  • Sandal kuning yang uwuu 
  • Storage box 
  • Hanging corner 
  • Hot & cold shower 
  • Basic amenities, yaitu peralatan gosok gigi, handuk, dan sabun + shampoo 2 in 1 dalam wadah dispenser kecil. 

Yang paling aku suka adalah area kerjanya. Selain disediakan meja dan kursi kerja yang layak, juga ada jendela yang menghadap ke arah kotaaa. Permintaanku untuk ditempatkan di lantai tinggi rupanya disanggupi pihak hotel karena diberikan kamar di lantai 5, lantai tertinggi di Meize Hotel Bandung City Center. Saat cuaca mendukung seperti di sore hari setelah aku check-in, bisa terlihat gunung di kejauhan. Waaaaaa idamaaannn! 

Meja dan kursi kerja di kamar Meize Hotel Bandung

Bekerja larut malam, ditemani secangkir kopi hangat, dan jendela di sisi yang menyajikan pemandangan kota, adalah momen yang selalu kurindukan di hotel. It’s so therapeutic to me. 

Apakah kalian menyadari satu hal? Ada air minum, teko listrik, tapi nggak ada kopi? 

Betul sekali. Jadi, memang tricky banget mencari hotel dengan budget Rp300 ribuan yang menyediakan fasilitas coffee & tea maker lengkap. Biasanya cuma air mineral, seperti Ibis Budget Asia-Afrika dan Citradream. Padahal ada yang lebih menarik dari segi desain interior kamarnya. Ketemu beberapa yang menyediakan kopi di dalam kamar, tapi kamarnya biasa banget kayak kamar tidur di rumah-rumah. Jadi, sudahlah. Setelah browsing semalaman dan sepagian, Meize Hotel Bandung ini udah the best deal banget. Akhirnya aku beli kopi sachet sendiri di Indomaret, hehe. Untungnya masih ada gelas. 

Mejanya cukup lega untuk laptop, ponsel, gelas, dan barang-barang lainnya

Area basah dan area kering di kamar mandi hanya dipisahkan oleh sekat kaca yang hanya membatasi setengah ruangan. Jadi kalau yang mandinya heboh, airnya bisa membasahi area kering. Tapi shower-nya berfungsi dengan sangat baik. Ya semburannya, ya derajat air panasnya, ya kemudahan mengatur suhunya. 


Fasilitas Hotel Meize Bandung City Center 

Walaupun di atas kubilang tarif Meize Hotel ini di bawah Rp300 ribu untuk room only, tapi aku memesan kamar dengan sarapan seharga Rp325 ribu. Masih penawaran terbaik untuk hotel sekelasnya. Sarapan ada di lantai atas, dinamakan Sky Floor, dimulai pada pukul 6:30 WIB. Aku sudah bangun pagi untuk mengantisipasi tamu yang ramai, tapi rupanya suasana restoran saat sarapan cukup sepi. Bahkan hingga aku selesai sarapan sekitar satu jam kemudian. Sepertinya banyak tamu yang tidak memesan sarapan. 

Salad dan buah-buahan untuk breakfast buffet Meize Hotel Bandung
Sayang sekali Sky Floor Meize Hotel Bandung ini dirancang tertutup

Nah, Sky Floor ini menarik! Karena ada di lantai paling atas, jadi pemandangannya lebih bagus, kita bisa bersantap pagi sambil menikmati pemandangan pusat kota Bandung! Sayangnya, lantai ini dibuat tertutup. Ada balkon di ujung ruangan, namun pintunya dikunci, untungnya ada 3 set meja di samping pintu dan pintunya terbuat dari material kaca, jadi tetap bisa menikmati pemandangan. 

Sarapan di Meize Hotel Bandung disajikan secara buffet. Meskipun nggak ada terlalu banyak pilihan dan rasanya mediocre, tapi sudah cukup. Untuk main course ada nasi putih, nasi biryani, kwetiaw goreng, telur ceplok, sayuran tumis, ikan balado, dan risoles kering. Untuk menu pendampingnya ada bubur ayam, salad, buah, puding, roti tawar dengan selai, dan sereal. Tamu bisa memilih teh, kopi, susu, dan jus untuk minuman. 

Untuk rekomendasi hotel lain di pusat kota Bandung yang punya breakfast with view, baca juga: Review Best Western Premier La Grande Bandung


Sedikit ketidaknyamanan yang kurasakan di Meize Hotel Bandung, paling karena kamarnya nggak ada karpet jadi lantainya terasa dingiiinnn. Terus nggak ada room service ya, jadi beli makan sendiri. Aku akhirnya order GOFOOD (bukan tulisan berbayar) yang haleluya karena ada promo jadi cuma Rp20 ribuan aja. Lalu untuk meningkatkan keamanan, mungkin ada baiknya elevator dirancang agar hanya bisa diakses dengan smart card, mengingat area parkirnya bebas. 

Baca juga: Semalam di Gas Inn at Gas Block Braga Bandung

Puas banget menginap di Meize Hotel Bandung

Terjawab sudah ‘kan kenapa aku nggak nyesel memilih Meize Hotel Bandung City Center sebagai tempatku tetirah semalam. Lokasinya strategis, lingkungannya nyaman, fasilitas cukup, kamar luas, sudah termasuk sarapan prasmanan, ada ATM dan di samping Indomaret. Sebetulnya ada Meize Spa & Reflexology juga, tapi sayangnya kemarin belum kucoba. Mungkin lain kali di kesempatan berikutnya. Yang udah punya pengalaman menginap di Meize Hotel Bandung, boleh banget share testimoni di kolom komentar. Pokoknya, keep learning by traveling~ 

9 komentar

  1. avatar Fanny_dcatqueen

    Sendalnya lucuuuu, mirip sendal yg aku dpt dari pop hotel. Ga berafiliasi ya mereka?

    Kalo harga segitu, udh ditengah kota, kamar nyaman, aku ga bakal ributin masalah kopi sachet juga 😄. Itu mah tinggal beli dari indomart ya mas 🤣.

    Yg penting kamar nyaman dan ac dingin 😂. Eh tapi kalo bandung aku ga mentingin ac, krn memang bbrp kali stay tanpa ac, msh tetep sejuk. Cuma itu daerah lembang sih hahahahhah. Kalo bandung kota selalunya masih pake hotel2 yg aku coba.

    Ara paham banget kalo kamu sesekali butuh refreshing begini yaaa👍. Aku juga ke raka ga mau terlalu saklek. Aku bebasin kalo dia mau pingpong ama temen2nya yg terkadang sampe tengah malam. Toh dia juga ngizinin aku traveling lama dan jauh ama temen2. Saling paham aja, biar pasangan ga stres kan 😄

  2. avatar ainunisnaeni
    ainunisnaeni · · Balas

    pertama liat sandalnya aja udah lucukkkk
    banyak banget list hotel di Bandung yang pengen aku inapi, apalagi kalau udah baca review dari Nugie hahaha
    Nama hotel ini juga asing sebenernya buat aku, saking terlalu banyak hotel di sana ya

    fasilitas juga oke, terus harga segitu menurutku standart, meja kerja di kamarnya bentukannya unik juga sih, mojok gitu

  3. avatar Maria G Soemitro

    Wah Rp 300 ribu-an di jalan Sumbawa mah murah banget
    Lagi nginget2 hotel ini sebelah mana showroomnya Batik Komar, kayanya lebih ke selatan ya?
    Cukup amaze sih di pusat kota bisa dapat pemandangan indah
    Sayang breakfast-nya standar ya? Gak ada khas Bandung seperti serabi

  4. avatar fennibungsu.com

    Daku jadi galfok sama sandal hotelnya. Kenapa bisa se-unyu gitu bentuknya 🤩.
    Terbilang staycation yang asik kak, terlebih ndak ada suatu hal yang bikin gak nyaman banget gitu ya. Cocok jadi rekomen nih

  5. avatar Roemah AuRa
    Roemah AuRa · · Balas

    Seperti komentar teman-teman lainnya. Emang sendalnya menarik banget. Soalnya biasanya kan sendal hotel ya tau sendiri lah kalau gak putih atau item itupun modelnya sama. Dengan harga 325k worth it banget nginep disini.

  6. avatar reyneraea

    Hihihi, kenapa tuh sandal mencuri perhatian banget sih, mana warnanya cerah banget :D, Kalau ke hotel ini, keknya yang paling dicari duluan, sandalnya, hahaha
    Btw wajib save nih, hotel terjangkau, dan lokasinya strategis, sangat dibutuhkan ketika lagi di Bandung 🙂

  7. avatar windi

    untuk skala menginap semalam dan makan di hotel meize bandung, ramah dikantong ya kak. Secara keseluruhan, cukup nikmat jika ke bandung nginep disitu. Noted. Buat referensi

  8. avatar lendyagassi

    Nah, iya nih.. tricky banget kalo bisa dapet harga yang gak terlalu ngabisin budget buat staycation di Bandung.
    Kalau lokasinya di pusat kota begini, GASS siih..

    Soalnya di Jalan Sumbawa ini kalo mau cari kulineran cafe-cafe unik Bandung tuh gampil bangeett.

  9. avatar annienugraha
    annienugraha · · Balas

    Nginep di budget hotel seperti Meize ini sering banget dapat surprise ya Gi. Tapi yang pasti biasanya hotel tipe seperti ini tuh menang di lokasi. Selalu gampang untuk kemana-mana.

Tinggalkan Balasan ke fennibungsu Batalkan balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Matius Teguh Nugroho

keep learning by traveling

Duo Kembara

Cerita Si Kembar dan Mommy Ara menghadirkan kebaikan

Lonely Traveler

Jalan-jalan, Makan dan Foto Sendirian

Guru Kelana

Perjalanan sang guru di berbagai belahan dunia

dyahpamelablog

Writing Traveling Addict

Daily Bible Devotion

Ps.Cahya adi Candra Blog

bardiq

Travel to see the world through my own eyes.

Teppy & Her Other Sides

Stories, thoughts, places...

Mollyta Mochtar

Travel and Lifestyle Blogger Medan

LIZA FATHIA

a Lifestyle and Travel Blog

liandamarta.com

A Personal Blog of Lianda Marta

D Sukmana Adi

Ordinary people who want to share experiences

papanpelangi.id

sebuah blog perjalanan

Guratan Kaki

Travel Blog

Omnduut

Melangkahkan kaki ke mana angin mengarahkan

BARTZAP.COM

Travel Journals and Soliloquies

Bukanrastaman

Not lost just undiscovered

Males Mandi

wherever you go, take a bath only when necessary

Jurnal Evi Indrawanto

Catatan Perjalanan, Budaya, dan Lika-Liku Wirausaha.

Plus Ultra

Stories and photographs from places “further beyond”.

backpackology.me

An Indonesian family backpacker, been to 25+ countries as a family. Yogyakarta native, now living in Crawley, UK. Author of several traveling books and travelogue. Owner of OmahSelo Family Guest House Jogja. Strongly support family traveling with kids.

Musafir Kehidupan

Live in this world as a wayfarer

Cerita Riyanti

... semua kejadian itu bukanlah suatu kebetulan...

Ceritaeka

Travel Blogger Indonesia

What an Amazing World!

Seeing, feeling, and exploring places and cultures of the world

Winny Marlina

Winny Marlina - Whatever you or dream can do, do it! lets travel

Olive's Journey

What I See, Eat, & Read

tindak tanduk arsitek

Indri Juwono's thinking words. Architecture is not just building, it's about rural, urban, and herself. Universe.

dananwahyu.com

Menyatukan Jarak dan Waktu