Nikmatnya Nasi Uduk Ayam Bakar di Waroenk Talubi, Bogor

mudah menemukan waroenk talubi di jalan suryakencana bogor

Nama Jalan Surya Kencana memang udah nggak asing lagi di kota Bogor. Nggak wisatawan, nggak warga lokal, pasti tahu nama jalan ini. Maklum, Jalan Surya Kencana memang dikenal sebagai pusat kuliner, pecinan (Chinatown), lokasi pasar tradisional, bahkan Hotel 101 Bogor pun berdiri di salah satu titik jalan ini. Petualangan gue menjelajah 8 kuliner Bogor di Jalan Surya Kencana udah pernah gue tulis sebelumnya. Nah, baru-baru ini ada satu tempat makan baru di Surya Kencana yang gue kunjungi, namanya Waroenk Talubi.

Waroenk Talubi ini recommended banget buat travelearners yang ingin mencari tempat makan baru di Jalan Surya Kencana Bogor. Waroenk Talubi juga pas banget buat kamu yang sedang mencari tempat makan yang nyaman, bisa menampung kelompok besar, harganya murah, rasanya enak, dan menyajikan kuliner khas Sunda.


Lokasi dan Cara Mencapai Waroenk Talubi Bogor

Dari Nomad Hostel Kemang, gue naik ojol sampai Stasiun Pasar Minggu, lalu melanjutkan perjalanan dengan KRL Commuter Line arah Bogor. Setibanya di Stasiun Bogor, gue berjalan menuju pintu keluar untuk naik salah satu angkot nomor 02 yang udah banyak ngetem di depan stasiun. Sepanjang jalan lalu lintasnya cukup bikin frustrasi, terutama di kawasan bunderan Kebun Raya Bogor yang padat, kacau, tapi nggak ada lampu merah. Klakson terdengar saling bersahutan dengan nada tinggi. Makanya, ketika angkot sampai persis di depan Waroenk Talubi, sukacita gue melonjak karena akhirnya terbebas dari kemacetan.

:sweating::sweating:

waroenk talubi berada 1 gedung dengan bika bogor

hey, little pretty girl πŸ™‚

Waroenk Talubi beralamat di Jalan Surya Kencana no. 278, Bogor, persis di samping Gang Aut yang legendaris itu. Bangunannya yang setinggi 2 lantai rasanya akan mudah dikenali, apalagi dengan papan nama berukuran besar yang menarik perhatian mata.


Bangunan Waroenk Talubi Bogor

Waroenk Talubi Bogor punya halaman parkir yang cukup luas untuk menampung beberapa mobil. Selain itu, Waroenk Talubi menempati gedung yang sama dengan pusat oleh-oleh Bika Bogor. Pertama kali masuk di lantai 1, nggak ada yang spesial dengan desain interiornya, layaknya rumah makan kelas menengah pada biasanya. Ada beberapa set meja-kursi, konter pemesanan, papan besar yang memampang daftar menu, dan partisi semi-terbuka yang membatasi area makan dengan area penjualan oleh-oleh Bika Bogor. Partisinya cukup cantik, terbuat dari material kayu dengan celah kotak yang selang-seling.

area waroenk talubi dan bika bogor dipisahkan partisi kayu ini

mengintip area penjualan bika bogor

Oleh seorang waitress, gue dibawa ke lantai 2. Nah, desain interior lantai 2 ini lebih menarik daripada desain di lantai satu tadi. Ada dua area duduk di sayap kanan dan sayap kiri, sekaligus satu outdoor seating area yang menghadap ke arah pemandangan Jalan Surya Kencana. Selain meja-kursi kayu yang disusun rapi, lantai 2 ini juga dipercantik dengan papan-papan mural, ornamen-ornamen tempo dulu, dan lampu-lampu yang berpendar keemasan dengan tudung berupa corong logam. Bener-bener serasa di rumah oma seperti konsep yang diusungnya, apalagi dengan hadirnya wejangan-wejangan oma yang tertulis di papan-papan kayu.

papan mural di lantai 2 waroenk talubi bogor

desain interior lantai 2 waroenk talubi bogor

“jangan main api kalau tidak mau terbakar nanti,” kata oma.

ornamen becak mini di waroenk talubi

lucunya ornamen ini, ya!

outdoor seating area waroenk talubi bogor

Baik lantai 1 dan 2 dilengkapi dengan AC. Wastafel dan AC juga tersedia.


Makanan dan Minuman di Waroenk Talubi Bogor

Ada dua menu utama yang jadi unggulan di Waroenk Talubi Bogor: Paket Peluk Oma dan Paket Sayang Oma. Harganya bikin gue melongo. Biasanya, menu-menu paket di rumah makan gini dibanderol Rp30.000an bahkan lebih! Namun di Waroenk Talubi Bogor, gue cukup bayar Rp20.000,00 aja dong. Masing-masing paket terdiri dari dari seporsi nasi uduk, ayam, tahu, dan 2 macam sambal. Kalau mau ayam goreng, pilihlah Paket Sayang Oma. Sementara kalau lebih suka ayam bakar, berarti Paket Peluk Oma lebih cocok.

santap siangku di waroenk talubi bogor

sayangnya gue makan siang sendirian :((

Untuk menu pelengkap, gue memilih paru goreng yang ternyata disajikan dalam satu wadah kecil dengan taburan serundeng yang nggak pelit. Selain paru, ada banyak pilihan menu pelengkap di Waroenk Talubi, katanya yang paling laris itu babat goreng! Ada menu pecel juga di Waroenk Talubi. Pilihan menunya macam-macam, namun sesuai rekomendasi, gue jatuhkan pilihan pada es kelapa muda jeruk.

Empuk dan gurihnya nasi uduk di Waroenk Talubi pas! Nasinya pulen dan wangiii. Ayam bakar dan paru gorengnya juga gurih bangeeettt, bumbunya meresap sampai ke bagian daging yang berwarna putih. Sambal ijonya endes, terus sambal taloebi pedesnya nonjok. Sebagai pecinta pedes, gue puas banget! Gue kira paru gorengnya akan disajikan kering kayak di rumah makan padang, ternyata empuk dan enak banget, lho.

:good::good:

es kelapa jeruk | waroenk talubi bogor

paru goreng yang empuk bertabur serundeng | waroenk talubi bogor

ayam bakar waroenk talubi bogor yang endeus!

nasi uduk waroenk talubi yang pulen, wangi, guriiihhh

Usut punya usut, ternyata ayam bakar di Waroenk Talubi ini dimasak dengan bumbu racikan terasi spesial yang dibawa langsung dari kampung halaman oma. Pantes rasanya enak dan beda dari ayam bakar lain yang pernah gue coba. Dengan 1 menu utama, 1 lauk pendamping, dan 1 minuman, gue udah kenyang dan puas banget di Waroenk Talubi.

ingat pesan oma ya, dek

Gue nggak pusing-pusing lagi merumuskan (((merumuskan))) kesimpulan Waroenk Talubi ini. Rasa enak, harga murah, porsi cukup, tempat nyaman, lokasi pun strategis, gue nggak akan ragu recommend Waroenk Talubi buat kamu yang lagi mampir di Bogor, atau bahkan tinggal di Bogor. Salah satu temen gue yang doyan kulineran, anak Jakarta, juga udah pernah ke Waroenk Talubi ini dan sepakat soal rasa dan harganya. Pokoknya, nggak akan rugi ke Waroenk Talubi.

Iklan

25 komentar

  1. parah sih, ini mah gue sering lewatin Gie.
    baru tau kalo tempatnya enak ternyata ya haha besok bisa ajak nyokap makan sini nih.
    makasih buat sharenya pak!

    btw lu di Bogor gak bilang2 sih, kalo bilang kan gue bisa minta ditraktir makan di sana *lhoo

    1. Nah iya, gue waktu itu belum sadar lu di Bogor. Next time gue ke Bogor, nanti gue berkabar πŸ˜€

      Cuuusss ke Waroenk Talubi!

      1. wkwkwk belom sadar. okaaaay siap!

  2. Wah jadi laper. Nanti malem mau makan paru goreng di mana ini 😦

    1. Di rumah makan padang, haha

  3. Bang Harlen · · Balas

    Masakan nusantara yang dibalut konsep modern.. mantap mas..

  4. deadyrizky · · Balas

    Lahhh
    Ini sering kami lewatin kalo ke gedung dalem
    Ternyata rasanya enak yah
    Ntaps

    1. Enak, mas. Nggak akan nyesel deh.

  5. Njirr kaget gue harganya 20rb doang.. Porsi nya kayaknya banyak yah untuk ukuran 20rb, plus tempat nya nyaman dan jarak antara meja ga desak-desakan. Jadi penasaran rasanya.. Hahaha.

    1. Iya murah banget! Ini Jabotabek gitu lho. Rasanya enaaakkkk.

  6. Bakal ke warung ini kalau ke Bogor, fix! udahlah tempat instagrammable, harga murah dan kelihatannya enak! Thanks for the reccomendation, Nugie πŸ™‚

    1. Enak beneran! Sama-sama, kak. My pleasure πŸ™‚

  7. Untuk harga paket yang murah itu, mungkin karena namanya yang sangat romantis, peluk Oma. Jadi untuk cucu cucunya Oma harga tidak boleh mahal-mahal 🀣🀣

    1. Hehe, karena oma sayang cucunya ya πŸ˜€

  8. Aku penasaran dengan arti talubi. Yang ada di benakku malah buah kelubi.

    Nomnom, kayanya enak-enak ya menunya. Jadi pengen ke Bogor lagi. Kemaren nggak sempat kulineran soalnya.

    1. “Talubi” adalah singkatan dari “talas dan ubi”, mbak. Bisnis rintisannya memang pusat oleh-oleh Bika Bogor itu, baru setelah itu berekspansi ke rumah makan.

  9. ya allah es kelapa muda jeruk, duhh besok kayaknya jadi pengen es kelapa nih, seger

    1. Hahaha, anaknya pinginan ya πŸ˜€

  10. Kaget liat harganya. Murah meriah banget untuk rumah makan segitu kecenya

    1. I know, right! Worth the price banget.

  11. cabang di jakarta ada ga mas enek kayanya tuh jadi penasaran pengen nyobain

    1. Nggak ada, kak. Bogor kan masih deket πŸ™‚

  12. Kirain Warung Talubi itu Warung Talas Ubi jadi menunya bakal di seputaran talas dan ubi πŸ˜€ Ternyata lebih variatif ya. Dari tempatnya terlihat nyaman untuk makan bareng keluarga

    1. Tempatnya cocok buat makan bareng keluarga karena lantai duanya luas, terus murah hehe

Like atau komentar dulu, kak. Baca tanpa komentar itu kayak ngasih harapan semu :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Jilbab Backpacker

Travel-Architecture-Halal Lifestyle Blog

Guru Kelana

Perjalanan sang guru di berbagai belahan dunia

Ferdi Cullen-The Microtraveller

A microtraveller is a journey local or overseas that is short, flexible, simple, cheap – yet still fun, exciting, challenging, refreshing and rewarding

Pink Traveler

Kemasi ranselmu dan pergilah melihat dunia

#FDCG

SEBUAH CATATAN TENGIK ANAK TEKNIK

dyahpamelablog

Writing Traveling Addict

Andromeda Noholo

Yang terjadi di Andromeda

fainun.com

Family Blogger Indonesia

Daily Bible Devotion

Ps.Cahya adi Candra Blog

Lonely Traveler

Jalan-jalan, Makan dan Foto Sendirian

bardiq

Travel to see the world through my own eyes.

CERITA LIANA

Travel More, Share More

Casa Fasa

Travel & Life

Teppy and Her Other Sides

Eat well, live well, and be merry!

Mollyta Mochtar

Travel and Lifestyle Blogger Medan

Tukang Ngider

Ngider terus, terus ngider. KUY, DER!

Liza-Fathia.Com

a Lifestyle and Travel Blog

liandamarta.com

A Personal Blog of Lianda Marta

Eka Hei

Selalu ada cerita dalam setiap langkah

D Sukmana Adi

Ordinary people who want to share experiences

Papan Pelangi

tempat berjalan dan bercerita

Peregrination

Jalan-Jalan | Kuliner | Review

Guratan Kaki

Travel Blog

Omnduut

Melangkahkan kaki ke mana angin mengarahkan

The Spiffy Traveler

Exploring Endless Paradise

Efenerr

mari berjalan, kawan

BARTZAP.COM

Travel Journals and Soliloquies

Bukanrastaman

Not lost just undiscovered

Males Mandi

wherever you go, take a bath only when necessary

Travel Blog Evi Indrawanto

Cerita Perjalanan Wisata dan Budaya

Plus Ultra

Stories and photographs from places β€œfurther beyond”.

backpackology.me

An Indonesian family backpacker, been to 25+ countries as a family. Yogyakarta native, now living in Crawley, UK. Author of several traveling books and travelogue. Owner of OmahSelo Family Guest House Jogja. Strongly support family traveling with kids.

Musafir Kehidupan

Live in this world as a wayfarer

Fahmi Anhar

Travelogue

Cerita Riyanti

... semua kejadian itu bukanlah suatu kebetulan...

Ceritaeka

Travel Blogger Indonesia

What an Amazing World!

Seeing, feeling and exploring places and cultures of the world

Usemayjourney

Melihat, Mendengar, Memaknai

Winny Marlina

Winny Marlina– whatever you or dream can do, do it! travel

%d blogger menyukai ini: