Menikmati Sajian Indocina di Gigglebox Cafe & Resto, Bandung

Niat hati ingin berkeliling Indocina pada kuartal 4 tahun ini atau kuartal 1 tahun depan. Tapi mempertimbangkan status gue saat ini sebagai seorang karyawan baru yang belum menginjak umur satu tahun bekerja, gue harus mengurungkan niat tersebut. Belum bisa cuti, broooooo!

Ya udah. Sebagai gantinya, mencicipi kulinernya dulu mungkin bisa sedikit mengobati 😀

Kebetulan, hari Jumat lalu bapak-bapak level manajer di kantor gue mentraktir seisi anggota departemennya sebagai wujud syukur atas THR Natal yang mereka dapatkan. Gigglebox Cafe & Resto pun dpilih sebagai tempat pengucapan syukur itu. Rumah makan  yang bertempat di bilangan Setiabudhi Bandung ini terbilang baru, belum ada saat gue magang tahun lalu di sebuah kantor yayasan tak jauh dari situ.

Dari luar, terlihat nggak ada yang spesial. Tapi begitu masuk, wah… interiornya unik dan vintage banget!

Ruangan bagian depan, Gigglebox Cafe & Resto

Ruangan bagian depan, Gigglebox Cafe & Resto

Kursi aja ada pasangannya, masak aku enggak? *eh*

Kursi aja ada pasangannya, masak aku enggak? *eh*

Sudut yang cantik, Gigglebox Cafe & Resto

Sudut yang cantik, Gigglebox Cafe & Resto

Melalui ruang depan yang berisi front desk dan beberapa set meja kursi, kami terus berjalan melalui bar (yang saat itu masih ditata petugasnya karena baru saja buka) hingga akhinya berada di sebuah ruangan lain yang berukuran lebih besar.

Ruang bagian depan tampak cantik dengan wallpaper bermotif floral yang melapisi dindingnya. Menjadi tempat memamerkan lukisan-lukisan bernuansa tempo dulu. Lampu yang berpendar keemasan menggantung di bawah plafond berwarna putih, menghadirkan kesan klasik nan elegan di dalam ruangan.

Ruangan besar yang kami tempati memiliki langit-langit tinggi yang dibalut dengan warna hitam. Pun dengan jendela-jendela panjang yang mengungkung seisi ruangan. Serasi dengan motif papan catur hitam-putih yang diterapkan pada lantai.

Langit-langit yang tinggi dan lampu gantung yang mewah, Gigglebox Cafe & Resto

Langit-langit yang tinggi dan lampu gantung yang mewah, Gigglebox Cafe & Resto

Deretan kursi yang masih kosong, Gigglebox Cafe & Resto

Deretan kursi yang masih kosong, Gigglebox Cafe & Resto

Kata siapa hitam itu menyeramkan? Hitam memberikan sentuhan klasik dan dramatis pada ruangan besar ini. Elegan! Gue sudah bosan dengan dominasi warna putih yang kaku, dingin, dan terkesan berjarak. Lampu gantung kristal yang besar memperkuat konsep elegan dan klasik yang diusung ruangan ini.

Kami lalu duduk menempati kursi-kursi yang mengelilingi sebuah bangku panjang berwarna cokelat gelap.

Papan menu untuk makanan dibedakan dengan papan menu untuk minuman. Gue memesan menu Vietnam Grilled Chicken, tergoda dengan logo bintang bertuliskan “Must Try” yang ditempatkan pada menu itu. Untuk minuman, gue memilih Thai Ice Tea. Yeah! Tema hari ini adalah kuliner Indocina, beibh!!!

Papan menu Gigglebox Cafe & Resto

Papan menu Gigglebox Cafe & Resto

Kamu yang nggak suka dengan steak bisa memesan menu lain yang khas Indonesia seperti nasi goreng dan yang lainnya. Untuk minuman, kamu bisa memilih macam-macam kopi, teh, jus, smoothie, bahkan bir dan rum!

Thai Ice Tea mendarat terlebih dulu di atas meja. Alih-alih berwarna cokelat kehitaman seperti teh-teh yang lain, Thai Tea ini berwarna oranye segar seperti jus wortel. Campuran susunya sedikit mengingatkan gue dengan Teh Tarik khas tanah Melayu. Rasanya manis, enak, gue suka ❤

Lalu tibalah Vietnam Grilled Chicken itu. Okay, I’m over-expected. Dari penampilannya, Vietnam Grilled Chicken ini tampak biasa-biasa saja. Daging ayam bakar tanpa tulang disajikan berdampingan dengan setangkup nasi, salad, dan sambal. Jujur sedikit kecewa, menu-menu pilihan temen-temen gue tampak lebih menggoda.

Tha Ice Tea and me, Gigglebox Cafe & Resto

Tha Ice Tea and me, Gigglebox Cafe & Resto

Vietnam Grilled Chicken, Gigglebox Cafe & Resto

Vietnam Grilled Chicken, Gigglebox Cafe & Resto

Daripada gondhok, mending gue langsung cobain aja deh. Siapa tahu ada citarasa yang unik.

Hm, daging ayamnya empuk, enak, tapi… yah, nggak ada yang spesial atau unik. Satu-satunya hal yang istimewa di sini adalah sambalnya. Irisan mangga kecil-kecil dibenamkan dalam setangkup kecil cawan berisi cairan berwarna oranye. Rasanya asam manis pedas. Sayang, porsinya terlalu sedikit. Dalam dua tiga suapan, sambal pun tandas tak berbekas. Maklum, gue memang penyuka rasa pedas.

Total uang yang (harusnya) gue keluarkan untuk seporsi Vietnam Grilled Chicken dan Thai Ice Tea adalah Rp 45.000,00. Tapi karena ini ditraktir, jadi nggak keluar uang sepeser pun.

Lain kali ke sini, gue akan mencoba menu yang lain. Sepertinya gue salah pilih kali ini. Tapi nggak apa-apa, dari sini gue bisa memberikan rekomendasi untuk kalian. Coba deh kamu pesan Spicy Chicken-nya yang memang benar-benar Must Try, atau Chicken Pitata.

Tempatnya nyaman, cocok buat nongkrong. Ada wifi dan colokan di beberapa titik. Yuk ngopi-ngopi!

Gigglebox Cafe and Resto

Jl. Karangsari No. 1, Setiabudi, Bandung

(juga ada di Ciwalk, BIP, Braga City Walk, Festival Citylink, Istana Plaza, Miko Mall, Jl. Progo 33)

12 thoughts on “Menikmati Sajian Indocina di Gigglebox Cafe & Resto, Bandung

  1. Bertambah lagi satu referensi tempat hang out di Bandung. Terima kasih.
    By the way, melihat jendela dan langit-langit yang tinggi itu, kafe ini bertempat di sebuah bangunan tua, ya?

Like atau komentar dulu, kak. Baca tanpa komentar itu kayak ngasih harapan semu :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s