Jalan-Jalan di Solo: Galabo yang Tidak Terlalu Ramai

Akhirnya tanggal 5 kemarin gue punya kesempatan buat jalan-jalan di Solo. Cuma di satu tempat sih, tapi nggak apa-apa haha. Gue emang udah pernah beberapa kali ke Solo, tapi itu semua karena ada acara, dan begonya gue nggak menyempatkan diri buat jalan-jalan. Kemarin setelah kelar jadi panitia camp yayasan, gue sempetin buat sedikit jalan-jalan. Cuma di satu tempat sih, yang paling bikin gue penasaran. That is: GALABO.
Gue berangkat dari kontrakan temen gue di belakang kampus UNS. Tadinya sih mau naik bus trans solo, toh gue juga belum pernah naik. Tapi lalu temen gue kasih tahu kalau bus di Solo cuma sampai jam 5 sore. Apaaaaaaaaa?!! JREEEEEENGGG!!!
Well, it’s surprised me. Soalnya transjogja aja sampai jam 9 malam, bahkan bisa lebih. Sebagai sebuah kota wisata, agak aneh kalau Solo nggak punya moda transportasi yang memadai. Gue lalu mikir mau ngojek aja. Tapi lalu temen gue berbaik hati buat nganterin. Horeee.
GALABO agak jauh sih kalau dari UNS. Kawasan kuliner ini mengambil lahan sebuah jalan raya yang dialihfungsikan menjadi kawasan pejalan kaki di malam hari. Oh ya, GALABO itu singkatan dari Gladak Langen Bogan. Gladak adalah nama daerahnya. Sedangkan dua kata seterusnya… Entah apa artinya haha (dipecat jadi orang Jawa). Gue pikir bakal ramai banget, tapi ternyata nggak tuh. Ini dia foto-fotonya.

image

image

image

image

Nah, seperti yang terlihat, GALABO diisi dengan warung-warung makan di kedua sisinya. Makanannya macem-macem kok, dari makanan Jawa sampai burger juga ada. Terus selain warung makan, di GALABO juga ada musisi-musisi yang menyanyikan lagu-lagu mengiringi santap malam kita. Pengunjung bisa rikues lagu atau ikut karaokean loh fufufu.

image

image

image

Gue pesen bakmie jawa sama es cokelat. Datengnya lamaaaaaa banget. Mungkin karena dimasak pake arang ya. Es cokelatnya udah hampir abis. Gue juga akhirnya makan seporsi mendoan karena masih laper, bakmi jawanya kurang banyak. Total semuanya 20ribu dengan perincian bakmi jawa 12ribu, es cokelat 3ribu, mendoan seporsi 5ribu.

image

image

Gue juga sempet ambil beberapa foto sekitaran GALABO nih.

image

image

image

Emang sih ya GALABO nggak terlalu istimewa kalau buat gue. Tapi yah emang tetep jadi salah satu tempat must visit kalau kamu di Solo. Enjoy..

One thought on “Jalan-Jalan di Solo: Galabo yang Tidak Terlalu Ramai

Like atau komentar dulu, kak. Baca tanpa komentar itu kayak ngasih harapan semu :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s