Menginap di Hotel HARRIS Pontianak, Enak…

Kalau ditanya hotel apa yang enak untuk menginap di Pontianak? Maka Hotel HARRIS Pontianak jawabannya. Lokasinya strategis di pusat kota Pontianak, tepatnya di Jalan Gadjah Mada yang dijuluki sebagai “Jalan Kopi” saking banyaknya kedai kopi anak muda di kawasan itu. Hotel HARRIS pun memanjakan penghuninya dengan fasilitas kamar dan hotel yang lengkap, termasuk: kolam renang, café / bar, spa and massage, dan antar jemput dari bandara.

Maka, gue sangat bersyukur diberikan kesempatan untuk menikmati hotel bintang 4 ini dalam kunjungan gue ke Pontianak, Kalimantan Barat, pada 22-24 April 2017 lalu.

 

Secara administratif, Bandara Internasional Supadio terletak di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Namun, karena kondisi jalanan yang tidak terkendala macet, perjalanan menuju pusat kota Pontianak pun dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 20 menit. Bayangan gue akan kota Pontianak yang lengang, tanpa banyak tempat hiburan dan geliat anak muda, sirna saat kami berkendara melalui jalanan yang ramai. Keriaan bahkan udah mulai terlihat bahkan sejak sebelum memasuki wilayah kota.

Di dalam perjalanan, abang driver dari Hotel HARRIS Pontianak antusias menunjukkan beberapa landmark yang kami lalui. “Itu Monumen Bambu Runcing… Nah itu Museum Kalimantan Barat… Ini Ayani Megamall…” dan seterusnya, yang hanya bisa gue respon dengan, “Oooo.”

 

Check-In dan Lobi

Untuk menuju lobi Hotel HARRIS Pontianak, pengunjung terlebih dahulu melalui 2 buah eskalator. Jangan terkecoh dengan Istana Buah yang ada di lantai dasar, karena meski terletak satu gedung, namun Istana Buah bukan merupakan bagian dari hotel.

The lobby of Hotel HARRIS Pontianak

Reception Desk of Hotel HARRIS Pontianak

Meski sedang sibuk melayani sekelompok turis dengan dialek Tionghoa — entah mereka WNI atau pelancong dari Malaysia —  namun petugas resepsionis nggak membiarkan gue berlama-lama menunggu. Sebentar kemudian gue sudah dihadapkan dengan proses check-in standar hotel-hotel di Indonesia, yaitu meminjamkan KTP untuk difotokopi dan mengisi data diri singkat di dalam lembar formulir pengunjung. Gue diberikan 3 buah smart card yang diselipkan ke dalam sebuah wadah kertas.

Sebelum beranjak menuju kamar di lantai 11, gue melipir ke tepi ruangan, menikmati welcome snack & drink yang berupa keripik dan wedang jahe panas. Menarik ya. Wedang jahenya menciptakan perasaan rileks, seiring dengan sensasi hangat yang merayap di tenggorokan.

There are many of these comfy bright orange couches at the lobby

Have a cup of ginger drink

Welcome Drink: a hot ginger tea, one of Indonesian traditional drink

In case kamu harus menunggu agak lama karena antrian calon penghuni hotel di front desk, nggak usah resah dan gelisah. Ada sofa-sofa empuk yang ditempatkan dalam beberapa kelompok di lobi. Malah, ada area khusus bermain buat anak-anak juga lho. Wah, dedek-dedek emesh nggak akan rewel lagi deh sembari papanya menyelesaikan proses check-in.

Buat remaja putra dan putri masa kini yang haus eksistensi, ada pojok berfoto di sisi lobi, lengkap dengan replika kotak Instagram dan beberapa aksesoris pendukung.

A photo booth and Dino Kids Club for your beloved 🙂

Oke, saatnya beranjak ke kamar untuk beristirahat dan mandi air hangat.

 

Fasilitas Kamar – Kamar Mandi

Pintu kamar 1125 terbuka begitu bunyi beep terdengar dari kenop pintu yang dijamah oleh smart card. Gue berjalan melalui sebuah lorong pendek yang diapit oleh lemari penyimpanan di sebelah kiri dan kamar mandi di sebelah kanan. Tata letak ruangan seperti ini memang banyak dipakai kamar-kamar di hotel berbintang 4.

Shower and toilet of Hotel HARRIS Pontianak

Toiletries, i love the soap bar. Smells like an orange!

Kamar mandinya luas, memiliki dinding kaca sebagai sekat antara toilet dan shower, atau area kering dan basah. Tiga buah handuk sudah disiapkan di toilet: 2 untuk mandi, 1 untuk handuk keset, ditambah 1 lap handuk kecil yang tergantung di samping wastafel. Wastafelnya dilengkapi dengan cermin yang lebar dan 1 cermin kecil berbentuk lingkaran di sisi kiri, ngaca jadi maksimal! Dinding toilet sebelah kanan memiliki ceruk dan rak satu lapis untuk meletakkan handuk dan baju ganti. Oh, ada hair dryer juga ‘nih!

Toiletries Hotel HARRIS Pontianak lengkap: body wash, shampoo, odol, sikat gigi, sabun batang (soap bar), dan gelas untuk berkumur. Gue suka banget sabun batangnya, ada aroma jeruk yang segeeerrr! Senada dengan warna oranye yang menjadi warna identitas HARRIS Hotels.

Meskipun shower-nya berjenis hand-held, namun shower bisa diletakkan di atas sehingga tangan pun leluasa untuk membersihkan tubuh dan bermain sabun #eh. Arah dan kekuatan semburannya pas, mudah diatur. Suhu air juga mudah diatur dan berfungsi baik. Bahkan untuk suhu air tertinggi pun masih nyaman digunakan, nggak sampai menyengat kulit sampai tubuh jadi kemerahan. Amaaannn!

 

Fasilitas Kamar – Office Stuffs

Sebuah meja berwarna oranye melayang dari sisi kanan tempat tidur sampai dinding depan kamar mandi. Di atasnya sudah tersaji buah-buahan segar — apel, jeruk, anggur — di atas sebuah piring putih yang di-wrapped dengan plastik, lengkap dengan pisau pemotongnya. Sebuah “surat cinta” eksklusif dari Hotel HARRIS Pontianak pun terselip di meja, membuat gue tersenyum simpul karena merasa begitu disambut di sini.

Fruits and an exclusive greeting card

Coffee, tea, sugar, creamer, water heater, cups, and complimentary waters

Masih di atas meja yang sama, tersedia pemanas air (water heater) dengan 2 complimentary mineral water, kopi, teh, krimmer, dan gula. Sebagai penikmat kopi dengan gula, ini adalah layanan yang gue suka! Kapan pun gue pengen ngopi atau ngeteh anget-anget, tinggal panaskan air lalu seduh sendiri.

Sekilas mejanya terlihat sempit. Namun begitu gue coba meletakkan laptop dan mengerjakan sesuatu, ternyata lebarnya pas kok. Gue nyaman tinggal di dalam kamar sambil browsing dan menulis, apalagi ada fasilitas lampu meja dan colokan listrik di beberapa titik.

Work or leisure? You have them all here

Freezer dan safety box juga disediakan di depan meja.

 

Fasilitas Kamar – Main Features

Selain puas mandi berlama-lama dan nyaman bekerja di kamar, gue juga leluasa leha-leha berkat fasilitas TV layar datar dan sofa empuk panjang yang tepat menghadap ranjang.

Signature sendal of Hotel HARRIS Pontianak

Ranjangnya sendiri berjenis Double Bed, 1 ranjang besar berkapasitas 2 orang. Uniknya, Hotel HARRIS Pontianak menyediakan sebuah guling berwarna oranye untuk menemani sepasang bantal yang terhampar di atas bed cover. Unch unch, ‘kan? Lumayan, ada yang dipeluk tiap malem meski nginep sendiri di sini. Warna guling ini senada dengan warna sandal HARRIS Hotels yang tergeletak di atas lantai kayu, menunggu untuk diajak melangkah.

Tempat tidur diapit oleh 2 meja kecil, tempat meletakkan signature notes dari Hotel HARRIS Pontianak dan pesawat telfon.

A panoramic view of Pontianak from the room

The double bed of HARRIS Room

Asyiknya lagi, karena terletak di lantai 11, kamar berjenis HARRIS Room ini menawarkan panorama kota Pontianak dari ketinggian. Begitu tirai kelabunya tersingkap, wah… langit dan bumi borneo segera mengisi pandangan.

 

Fasilitas Hotel – Sarapan

Esok pagi adalah waktu yang gue tunggu-tunggu setelah semalaman nyenyak beristirahat di dalam Harris Room yang nyaman. Yup, waktu sarapan adalah salah satu momen menikmati staycation di sebuah hotel.

A bar before the dining room

Hainan Rice of Hotel HARRIS Pontianak

Ruang makan ada di samping lobi. Begitu datang, seorang petugas menyapa hangat menanyakan nomor kamar untuk dia tandai dalam daftarnya. Dua pagi berturut-turut, gue duduk di meja tengah yang gue rasa cukup strategis untuk mencoba setiap menu yang ditawarkan dari berbagai sudut. Di atas mejanya sendiri sudah tersedia sendok, garpu, tissue, dan gula.

Lalu apa aja sih menu sarapan di Hotel HARRIS Pontianak?

Menu pertama yang gue jumpai adalah menu Nasi Hainan di bagian depan kanan, berhadapan dengan konter Dim Sum. Di lajur yang sama dengan Nasi Hainan, ada jajaran nasi dengan lauk pauk utama yang menawarkan macam-macam olahan daging dan sayur ala nusantara. Konter jus ada di sudut yang berseberangan dengan konter Main Course. Sementara di samping konter Main Course, tersedia konter roti-rotian lengkap dengan kopi dan teh untuk mereka yang lebih nyaman dengan breakfast ala Westeners.

Main Course of the breakfast

Whoa, they even had a Crocodile Bread (Kue Buaya)! But for decoration only 🙂

Juice counter for your breakfast

Itu baru di ruang makan di sayap kiri. Di sayap kanan, masih ada konter buah-buahan, salad, dan kue-kue basah. Uniknya lagi, kue-kue basah itu ditata dalam sebuah wadah berbentuk perahu kayu besar! Gue ambil hampir semua kue basahnya dong, hahaha. Gue yang terbiasa sarapan dengan menu ringan memang susah menahan diri dari godaan kue-kue basah itu. Semuanya enaaakkk! Usai sarapan, gue kenyang maksimal dan sanggup menahan lapar sampai malam menjelang.

Indonesian traditional cakes. How I loved them!

Me taking a selfie before the breakfast 😀

The cakes and the juice

Salad bar for health

Oh ya, menu sarapan Hotel HARRIS Pontianak ini ganti-ganti setiap hari, jadi nggak perlu cemas kamu bakal bosen sarapan di sini. Selain lauk pauk utama yang berubah, Nasi Hainan pada pagi pertama pun diganti dengan konter Soto Betawi pada pagi kedua. Duh, kalau hotelnya asyik kayak gini, nggak rugi ‘kan gue berlama-lama di hotel 😀

 

Fasilitas Hotel

Tidak lama setelah tiba di lobi hotel pada hari Sabtu malam, Pak Sedana — Ass. Manager Marketing Hotel HARRIS Pontianak — datang menyambut dengan senyum yang ramah untuk memperkenalkan dirinya. Beliau menawarkan bantuan sekiranya pemuda ucul-ucul ini membutuhkan pendamping untuk berumah tangga berkeliling hotel. Tawarannya tentu gue terima dengan senang hati. Maka, kami mengatur waktu pertemuan berikutnya pada keesokan paginya setelah sarapan.

Esok paginya, bahkan ketika gue baru beberapa menit tiba di ruang makan, Pak Sedana sudah menyadari keberadaan gue dan langsung datang menghampiri. Kali ini bersama seorang perempuan, Bu Arie, yang menjadi Manager on Duty hari itu. Maka, bersama Bu Arie jugalah, gue berkeliling hotel dan melihat-lihat fasilitas apa aja yang dimiliki Hotel HARRIS Pontianak.

 

Fasilitas Hotel – Rooftop Swimming Pool dan Spa & Massage

Terletak di atap lantai 12, kolam renang Hotel HARRIS Pontianak menawarkan pemandangan kota Pontianak 180 derajat. Dengan pagar pembatas, kolam renang ini terbilang aman dibandingkan infinity pool yang dibiarkan begitu saja tanpa penghalang. Kolam renang, tentu aja, dilengkapi dengan kamar mandi dan ruang ganti.

Rooftop swimming pool of Hotel HARRIS Pontianak

Panoramic view of Pontianak from the rooftop

Enjoying the sunset at the rooftop

Sunset at Hotel HARRIS Pontianak’s rooftop swimming pool

Sebuah ruangan kosong di samping kolam renang disiapkan untuk gym atau fitness center, sayangnya saat itu seluruh perlengkapannya masih dalam tahap pengiriman dari Bali. Coba kalau udah ada, gue pasti bakal cobain sampai puas!

Capek setelah seharian berenang-renang dan berjalan-jalan? Tinggal melipir ke Spa & Massage Center aja. Saat gue datang berkunjung, layanan spa belum beroperasi dan ruangan sedang dibersihkan. Biasanya spa beroperasi dari siang sampai malam hari, harganya kompetitif dengan ongkos spa umum di luar sana kok.

Spa & Massage Room

The spa & massage packages have a good deals for your wallet

Need a spa or massage? Hotel HARRIS Pontianak has them all.

Percayalah, pemuda unch unch ini juga pernah spa dan masas 😀

 

Fasilitas Hotel – Café & Bar

Kamarnya nyaman, punya kolam renang, ada spa & massage, lobi pun masih punya fitur pengusir kebosanan. Nah, Hotel HARRIS Pontianak ini juga punya fasilitas café & bar bertajuk Cielo Sky Lounge. Namanya aja “Sky Lounge”, udah jelas banget kalau in-house café ini letaknya bukan di lantai dasar.

Welcome to the CIELO Sky Lounge

Again, a view of Pontianak city from atop

Berada di bawah kolam renang, Cielo Sky Lounge pun menawarkan pemandangan kota yang mempesona. Ini karena Cielo Sky Lounge memiliki indoor dan outdoor seating. Nongkrong di Cielo itu paling asyik saat matahari terbenam sampai nyaris larut malam — bahkan dini hari. Di hari-hari tertentu, ada barbeque night yang membuat suasana Cielo Sky Lounge makin meriah!

Cielo Sky Lounge, outdoor seating

Cielo Sky Lounge, indoor seating

Cielo Sky Lounge, indoor seating

Cielo Sky Lounge, the bar

Sayangnya gue belum berkesempatan menjajal nongkrong di Cielo Sky Lounge ini. Maklum, karena baru pertama ke Pontianak dan memiliki waktu terbatas, gue lebih tertarik untuk menghabiskan waktu di kedai kopi yang menyemut di sepanjang Jalan Gadjah Mada bersama warga lokal.

 

Fasilitas Hotel – Meeting Rooms and Ballroom

Rasa penasaran akan adanya dua kelompok pelancong berbahasa dialek Tionghoa pada malam kedatangan membuat gue melemparkan pertanyaan kepada Bu Arie, “Bu, di sini banyak turis Chinese ya?”

Beliau pun mengaminkan pernyataan tersebut.

“Iya, mas. Banyak turis Singapura sama Malaysia ke sini, biasanya buat bisnis.”

Maka, sebelum mengakhiri tur singkat ini, gue meminta Bu Arie untuk mengantarkan diri menuju ruang-ruang pertemuan yang dimiliki hotel. Rupanya Hotel HARRIS Pontianak memiliki 2 meeting room dan 1 ballroom yang sering digunakan untuk berbagai acara. Dari pertemuan kantor, pernikahan, sampai Prom Night anak-anak SMA seperti yang akan dilangsungkan pada malam kedua gue menginap di situ.

Ballroom of Hotel HARRIS Pontianak

Hotel HARRIS Pontianak’s meeting room

“Wah, saya yang SMA di Jogja aja (yang menurut gue lebih metropolis dari Pontianak) nggak ada Prom Night, Bu,” gue berkelakar, yang ia respon dengan tertawa kecil.

 

Fasilitas Hotel – Layanan Antar Jemput

Pelayanan Hotel HARRIS Pontianak benar-benar prima dan beyond my expectation! Selain menunggu dengan sabar untuk menjemput kedatangan gue di Bandara Internasional Supadio, Bu Arie kemudian menawarkan bantuan transportasi bahkan tur keliling kota. Ketika pertama kali mendapat tawaran itu, gue cepat menolak dengan alasan sudah memiliki seorang anggota Couchsurfing yang menemani berkeliling kota.

Beberapa menit setelah sesi tur singkat berakhir dan gue kembali ke kamar, gue baru teringat bahwa gue harus pergi beribadah di hari Minggu itu. Gue pun buru-buru menghubungi lobi dan menyampaikan permintaan transportasi untuk menuju gereja. Nggak lama kemudian, gue ditelfon balik dan mendapat kabar bahwa mobil (beserta sopir) sudah siap melayani.

Wah, gue sangat terbantu. Pasalnya, karena gue nggak mau coba-coba dengan asal datang ke gereja terdekat dan ternyata nggak ada jadwal ibadah yang cocok, gue berinisiatif untuk browsing mencari jadwal ibadah di gereja setempat. Satu-satunya jadwal yang gue dapat adalah ibadah raya di GBI El Shaddai yang terletak di Jalan Moh. Yamin. Gereja itu memiliki jadwal ibadah pukul 10:00, juga merupakan gereja yang satu “aliran” dengan gereja gue di Bandung. Namun, lokasinya yang agak jauh membuat gue membutuhkan bantuan transportasi untuk mencapainya, sementara rekan Couchsurfing yang gue andalkan itu sedang berhalangan.

Syukurlah, pihak Hotel HARRIS Pontianak bersedia mengantarkan dan menjemput kembali. Malah, saat penjemputan, gue meminta abang driver, Daus, untuk mengantar ke Tugu Khatulistiwa berhubung rekan CS yang masih belum available.

Gue bener-bener terbantu dengan layanan transportasi ini. Waktu gue nggak terbuang, dan gue pun mendapatkan kenyamanan dalam berpetualang di kota ekuator ini. Gue merasa dilayani dengan istimewa oleh Hotel HARRIS Pontianak!

 

Dari urusan plesiran sampai bisnis, Hotel HARRIS Pontianak sudah merangkum semuanya dalam satu tempat yang terintegrasi. Terletak di bilangan Jalan Gadjah Mada, yang dijuluki Jalan Kopi-nya Pontianak, hotel ini menawarkan kemudahan akses yang strategis! Kalau kamu males keluar-keluar, stay di hotel aja udah cukup kok. Bisa nonton TV, puas mandi air panas, berlama-lama sarapan, renang di rooftop pool, spa & massage, lalu ditutup dengan nongkrong hits di café bar-nya. Harga per malam Hotel HARRIS Pontianak terjangkau di kelasnya, mulai dari Rp 600.000,00-an per malam aja kok. Jadi, udah tau mau nginep di mana kalau jalan-jalan ke Pontianak, ‘kan? 😉

 

Hotel HARRIS Pontianak

Jl. Gadjah Mada no. 150, Pontianak

Telp.: (0561) 8120888

Instagram: @harrispontianak

Iklan

19 thoughts on “Menginap di Hotel HARRIS Pontianak, Enak…

  1. Mulai 600 ribu tapi selengkap ini? Wuih mantap ya.
    Dan hal-hal penting yang harus ada di dalam kamarpun banyak tersedia. Colokan! Hahaha … Soalnya bete banget kalau menginap di hotel terus colokannya terbatas.

  2. Salah satu yang paling aku sukai dari hotel Harris adalah Sandal orange nya, comfort banget sama kaki apalagi di kota indonesia yang panas pernah nginap di Harris Batam kemana-mana cuman pakai sandal orange itu dan tetap tampil trendy kan jadi gak nampak seperti sandal hotel hehehe. btw nice post terima kasih

  3. 600k udah plus transportasi penjemputan dari bandara dan jalan-jalan ke beberapa titik destinasi di pontianak nggak nugie???

    Wahhh… kalau iyaaa kerennnn. Hehehe mauuu deh ntar klo main ke pontianak 🙂

  4. Khas banget Hotel Harris, warna orange yang segar. Yang selalu membuat saya suka tiap kali mengunjungi jaringan hotel mereka. Tampaknya yang di Pontianak juga nyaman 🙂

  5. Harris Room selalu punya sofa untuk tempat rebah orang ketiga yah. Suka dengan warna jingga yang ngejreng di setiap sudut ruangnya. Omong-omong itu serius ada Hainan Rice pas breakfast? Mauuuu… 😀

Like atau komentar dulu, kak. Baca tanpa komentar itu kayak ngasih harapan semu :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s