Menemukan Kenyamanan di Hotel Ibis Jakarta Kemayoran

Bulan Maret ini nampaknya jadi salah satu bulan tersibuk untuk tahun 2019 di mana, dalam waktu 2 minggu, gue udah 3 kali bolak balik Jakarta-Bandung! Dua di antaranya adalah untuk urusan bisnis kantor, sementara yang satu adalah untuk urusan bisnis pribadi sebagai travel blogger. Nah, sementara business trip dari kantor dilakukan seharian (naik kereta pagi ke Gambir, lalu pulang ke Bandung dengan kereta malam, jugijagijugijagijug), personal business trip gue membutuhkan akomodasi untuk minimal 2 hari. Syukurlah, meski agak dadakan, masih ada kamar di Hotel IBIS Kemayoran.

Nama Ibis ini udah nggak asing dalam riwayat perjalanan gue. Dari cawu (((cawu))) terakhir 2017 sampai pertengahan 2018 kemarin, total ada 4 unit Hotel Ibis Budget yang gue sambangi, yaitu Ibis Budget Jakarta Tanah Abang, Ibis Budget Jakarta Menteng, Ibis Budget Jakarta Cirebon, dan Ibis Budget Bandung Asia-Afrika. Semuanya hotel bajeeettt, hahaha. Biar nambah pengalaman, maka pas ke Jakarta tanggal 8-10 Maret 2019 kemarin gue cobain salah satu unit Hotel Ibis di Jakarta Pusat. Ternyata gue nggak salah pilih! Baca terus ulasan ini biar paham kenapa.

Silakan dibaca: Ibis Budget Jakarta Tanah Abang, Rendah Biaya Dalam Gaya


Lokasi Hotel Ibis Jakarta Kemayoran

Hotel Ibis Jakarta Kemayoran beralamat di Jalan Bungur Besar Raya no. 79-81, Kemayoran, Jakarta Pusat. Dari Stasiun Gambir, gue cukup naik ojol dengan membayar Rp4.000,00 sahaja. Kalo naik atau turun kereta di Stasiun Pasar Senen malah lebih deket lagi, sampai malu sama abang ojolnya. Selain 2 stasiun besar, Ibis Jakarta Kemayoran juga deket sama Stasiun Kemayoran (450 meter) dan Stasiun Juanda (1.6 km) yang melayani KRL Commuter Line.

ibis jakarta kemayowan welcomes you

bersantai di lobi ibis jakarta kemayoran

Kalo dari hotel kamu mau ke arah Jatinegara atau Bekasi, maka kamu bisa naik kereta relasi Bogor-Jatinegara (jalur kuning) atau relasi Jakarta Kota-Cikarang (jalur biru) dari Stasiun Kemayoran. Tapi kalo mau ke arah Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan, sebaiknya naik relasi Jakarta Kota-Bogor (jalur merah) aja dari Stasiun Juanda biar nggak buang-buang waktu. Dari Stasiun Kemayoran memang bisa naik jalur kuning ke Jakarta Selatan, tapi rutenya muter dulu ke Angke, Duri, baru deh ke Manggarai. Waktu itu gue coba naik KRL Commuter Line jalur kuning dari Kemayoran ke Tebet. Waktu yang gue habiskan lebih dari 1 jam dong karena rute yang muter dan sempat tertahan di Kampung Bandan. Sementara saat gue coba rute Tebet-Juanda dengan jalur merah, gue cuma perlu waktu setengah jam. Beda banget!

Jadi, dari segi lokasi, Ibis Jakarta Kemayoran ini strategis banget karena berada di tengah-tengah stasiun kereta. Naik busway TransJakarta juga bisa lho dengan sedikit berjalan kaki. Sementara itu, Jalan Bungur Besar Raya-nya sendiri dilalui oleh angkot/mikrolet. Gue pribadi udah cukup familiar sama daerah Kemayoran ini karena di akhir 2013 sampai 2014 gue pernah tinggal di Kemayoran saat bekerja sebagai Management Trainee di sebuah perusahaan retail terkemuka, you know what lah, haha. It was my first full-time job after graduation.

Silakan dibaca: Ibis Jakarta Menteng: Hotel Bintang 2 Plus-Plus di Jakarta Pusat


Reception Area Hotel Ibis Jakarta Kemayoran

Nggak susah menemukan Hotel Ibis Jakarta Kemayoran karena gedungnya yang tinggi menjulang mengungguli bangunan-bangunan di sekelilingnya dan warna merahnya yang cepat menarik perhatian mata. Setelah mengucapkan terima kasih kepada abang ojek dengan santun, gue melenggang masuk ke dalam reception area.

minimarket dan toko baju di lobi ibis kemayoran

reception area hotel ibis jakarta kemayoran

check-in counter dan internet corner, ibis kemayoran

Reception area atau lobi Ibis Jakarta Kemayoran dilengkapi dengan seating area yang luas, nyaman, dan banyak! Kursi-kursi dan sofa-sofa dengan bantal ditata dalam balutan warna merah, abu-abu, putih, dan hijau. Lantainya dilapisi dengan permadani sehingga nyaman untuk melangkah. Langit-langit yang tinggi dan jendela-jendela kaca di dinding bagian atas menciptakan sirkulasi udara dan cahaya alami yang baik, ruangan jadi terasa semakin lega dan segar! Lantai 2 (meeting room) dapat diakses dengan tangga selain dengan elevator yang menghubungkan lantai dasar ini dengan lantai-lantai lainnya. Selain itu, lobi juga tampil artistik berkat kehadiran instalasi seni di langit-langit dan dinding bagian atas.

Selain seating area, lobi Ibis Jakarta Kemayoran juga dilengkapi dengan internet corner yang ada di samping check-in counter, photo booth, minimarket yang buka sampai jam 21:00, bahkan ada toko baju dan tas lho! Kedua fasilitas yang disebutkan terakhir adalah kerjasama pihak hotel dengan vendor komersil. Restoran atau ruang makan Ibis Kitchen juga ada di lantai ini. Ikuti terus tulisan ini buat baca ulasannya!

nyaman bersantai di lobi hotel ibis jakarta kemayoran

menggunakan fasilitas komputer gratis di ibis kemayoran

elevator (lift) hotel ibis jakarta kemayoran

Proses check-in berjalan dengan cepat. Setelah memperlihatkan kartu identitas dan mengisi data diri singkat, front desk officer memberikan sebuah smart card untuk akses kamar yang juga sudah tersemat username dan password wifi. Sembari menunggu, gue mengamati keadaan sekeliling. Gue merasa feel welcome banget datang di Ibis Jakarta Kemayoran ini. Petugas-petugas yang ada di reception area dengan ramah dan penuh inisiatif membukakan pintu untuk tamu dan menawarkan bantuan bila melihat ada tamu yang membawa banyak bawaan.

Silakan dibaca:Β Jatuh Cinta dengan Hotel Ibis Budget Cirebon


Menikmati Kamar dengan Benefit Untuk Loyalty Member

Sebagai member untuk loyalty program dari jaringan hotel Accor, Le Club Accor Hotels, gue mendapat privilege untuk mendapatkan kamar di lantai 6. Nah, kamar lantai 6 ini didedikasikan oleh Hotel Ibis Jakarta Kemayoran khusus untuk loyalty member. Makanya, lantai ini jadi terasa tenang, syukak deh suasananya nggak ribut gini. Selain itu, di depan pintu elevator juga ada seating area. Ngomong-ngomong, elevator alias lift-nya punya dinding kaca yang menghadap ke arah luar lho, jadi nggak bosen saat naik-turun lift.

lantai 6 ibis kemayoran khusus untuk loyalty member accorhotels

such a sweet greeting card from ibis kemayoran, feel welcome…

welcome snack from ibis jakarta kemayoran

Benefit lainnya yang ada di dalam kamar adalah kehadiran greeting card/letter, welcome snack, bahkan ada bingkai foto yang menyematkan foto terbaru gue di dalamnya. Welcome snack terdiri atas buah-buahan (apel, pisang, dan jeruk), kue, dan 2 buah puding. Wah, gue semakin merasa feel welcome di Ibis Jakarta Kemayoran! Makasih banget atas sambutan hangatnya lho, Pak Djati A. Wijaya (General Manager).

Itu aja benefit-nya? Tentu tidak, Salvador. Ada welcome drink di Ibis Kitchen Restaurant dan late check-out sampai jam 3 sore! Ini asyik bangeeettt. Terus ada diskon 20% buat Happy Beer Hour jam 9:00-11:00, 15:00-17:00, dan 21:00-23:00. Sayang banget gue lupa benefit terakhir ini, secara gue ini bisa minum beer. Next time deh.


Fasilitas Kamar Hotel Ibis Jakarta Kemayoran

Untuk membuka pintu kamar, masukkan smart card ke dalam slot yang tersedia di kenop pintu. Lalu dengan cepat tarik tuas kenop ke bawah dan dorong pintu untuk membukanya. Jangan kelamaan, nanti keburu terkunci lagi, tinggal ulangi aja prosesnya dari awal. Segera setelah pintu terbuka, gue disambut sebuah lorong pendek yang diapit oleh kamar mandi dan kabinet.

disambut kamar ibis jakarta kemayoran yang nyaman

kamar mandi hotel ibis jakarta kemayoran

toiletries tersedia di ibis jakarta kemayoran

Kabinetnya besaaarrr, dilengkapi dengan beberapa gantungan baju, sepasang slippers berwarna putih, sajadah, kantong plastik, dan form untuk laundry. Duh, gue jadi malu karena nggak pernah sholat, padahal udah disediakan sajadah. Area bawah bisa dipake buat menyimpan alas kaki pribadi, tas, dan barang-barang lainnya. Di samping kabinet, ada semacam rak kaca yang digunakan oleh pihak hotel untuk meletakkan 2 botol complimentary water, teko listrik, dan kopi-krimer-gula-teh. Rak kaca itu berdiri di atas sebuah kotak yang ternyata adalah sebuah refrigerator (kulkas).

Ranjang ditempatkan berhadapan dengan televisi, diapit oleh 2 buah floating table. Satu colokan listrik ditempatkan di bawah floating table sebelah kanan. Ranjangnya sendiri dilengkapi dengan sepasang bantal dan guling. Yang bikin gemas, dua pasang handuknya dibentuk menyerupai gajah di atas tempat tidur. So sweeeettt!

kamar ibis jakarta kemayoran dilihat dari sudut

pemandangan dari jendela kamar ibis jakarta kemayoran

pemandangan dari jendela kamar ibis jakarta kemayoran

Gue suka banget sama meja dan kursi kerjanya yang ditempatkan di sudut kamar, bersisian dengan jendela floor-to-ceiling. Jadi saat tengah berkarya, gue bisa menikmati pemandangan gedung-gedung Jakarta Pusat dan kereta yang hilir mudik di Stasiun Kemayoran. Duh, Ibis Jakarta Kemayoran tau banget nih kalo gue adalah seorang pecinta kereta. Luas mejanya cukup kok buat laptop gue yang 15 inch itu. Colokan listrik dengan cerdas diletakkan di area atas meja. Oh iya, tirainya dilengkapi dengan semacam stick panjang untuk membantu kita membuka atau menutup tirai.

Nah, luas kamarnya sih biasa aja, tapi ternyata kamar mandinya lega bangeeettt! Kata mbak Cindy Unsri, Marketing Communication Ibis Jakarta Kemayoran, kamar mandi Ibis Jakarta Kemayoran ini yang paling luas se-Ibis lho. Mungkin karena Ibis Jakarta Kemayoran ini adalah unit Ibis pertama di Indonesia, jadi masih menggunakan desain kamar mandi klasik yang luas. Walaupun unit pertama, tapi seluruh properti dan interior Ibis Jakarta Kemayoran ini tetap bersih dan nggak lusuh, serius! Jadi memang terlihat dirawat banget.

kamar hotel ibis jakarta kemayoran saat malam hari, romantis…

ngopi sambil menikmati pemandangan di kamar ibis kemayoran

Area basah dan area kering dipisahkan oleh dinding kaca berpintu yang bisa ditutup saat dipake, jadi airnya nggak menodai area kering. Semburan shower-nya pas dan air panasnya mudah diatur. Area basah juga dilengkapi dengan shampo/sabun cair dan space untuk meletakkan sabun. Sikat gigi, odol, shower cap, dan gelas untuk berkumur ada di area kering. Handuk keset juga disiapkan di area ini.


Makan Malam di Hotel Ibis Jakarta Kemayoran

Malam pertama di Ibis Jakarta Kemayoran, gue berkesempatan bertemu dengan mbak Cindy Unsri dan Pak Djati, General Manager Ibis Kemayoran. Mereka berdua ramah bangeeettt, gue merasa sangat disambut. Dari mereka berdualah, gue tau bahwa Ibis Jakarta Kemayoran adalah Ibis pertama di Indonesia. Bulan ini, Ibis Jakarta Kemayoran akan merayakan ulang tahun peraknya yang ke-25. Wah, #roadtoijk25thanniversary nih.

Karena Pak Djati menyarankan gue untuk mencicipi sajian Ibis Kitchen, maka setelah ngobrol di lobi dan kembali ke kamar, gue langsung membuka buku menu dan menekan tombol 5 untuk menghubungi restoran. Saat gue tanyakan rekomendasi menu, stafnya menyarankan sop buntut. Tapi karena gue nggak terlalu suka makan makanan berkuah, jadinya gue pilih Nasi Goreng Spesial.

nasi goreng spesial ibis jakarta kemayoran

welcome drink ibis jakarta kemayoran, gue pilih watermelon juice

Sekilas, harganya cukup mahal, untuk nasi goreng aja ada di angka Rp101.000,00. Tapi setelah pesanan gue datang nggak lama kemudian, wah, gue takjub banget melihat porsi dan penyajiannya! Nggak cuma porsinya yang banyak, komposisinya juga komplit. Kalo biasanya nasi goreng cuma pake telor orak-arik dan suwiran ayam, Nasi Goreng Ibis Kemayoran disajikan dengan telur ceplok, satu potong ayam goreng (bukan disuwir), udang, daging, sate cumi-cumi, kerupuk, dan acar. Menurut gue, nasi goreng ini bisa buat 2 orang, jadi worth the price lah dengan apa yang dibayar. Meskipun tetep, will be better kalo harganya bisa sedikit dikurangi jadi sekitar Rp80.000-an.

Untung gue nggak bayar karena ditraktir Pak Djati πŸ˜€


Fasilitas Sarapan di Hotel Ibis Jakarta Kemayoran

Sarapan dilangsungkan di Ibis Kitchen Restaurant yang ada di lantai dasar, terhubung dengan sebuah lorong lebar dengan reception area. Gue sukak desain interior restorannya, sama sekali nggak terkesan tua! Dinding batu bata eksposnya menciptakan kesan rustic yang nyaman, sementara dinding kacanya yang menghadap kolam renang memperkaya sirkulasi cahaya alami untuk ruangan. Jadi terkesan fresh dan semangat! Sebagian besar meja dan kursi ditata dalam formasi berempat di atas lantai parket, hanya jajaran meja di sisi kiri yang dilengkapi dengan sofa memanjang. Untuk yang mau sambil merokok, ada beberapa outdoor seating area di luar ruangan, berdekatan dengan kolam renang.

ibis kitchen restaurant, hotel ibis kemayoran

cahaya alami masuk dengan leluasa ke dalam ibis kitchen restaurant kemayoran

ada beberapa tamu warga negara asing di hotel ibis jakarta kemayoran

salah satu pojok menu sarapan ibis kemayoran

Konter makanan ada di dekat pintu masuk utama dan di samping kanan-kirinya. Di hari pertama, main dish menyajikan nasi putih, nasi goreng vegetarian, ikan tepung, sayur kangkung, bakmi, dan semacam kentang tumbuk. Sementara di hari kedua, menu ikan dan bakmi diganti dengan ayam dan bihun. Nasi goreng di hari kedua ditampilkan selayaknya nasi goreng yang biasa kita lihat, nasi goreng di hari pertama berwarna cokelat muda.

Untuk side dish, ada opor tahu dengan lontong dan kerupuk, semacam ketoprak, bubur ayam, salad, sereal, croissant, dan roti tawar dengan selai. Di hari pertama ada varian croissant cokelat, tapi di hari kedua cuma ada croissant tawar, huhuhu. Untuk minuman, ada kopi, jus, susu murni, dan infused water. Pecinta sambal kayak gue bakal hepi banget karena ada pojok sambal khusus! Ada beberapa varian seperti sambal biasa, sambal ijo, sambal dabu dabu, dan sambal teri. Favorit gue yang sambal teri! Walaupun mereka tidak menuliskan keberadaan layanan omelet, tapi ternyata kita bisa memesannya dari salah satu petugas. Gue juga baru tau setelah melihat salah satu tamu warga asing yang dibawain omelet.

my main dish, hotel ibis jakarta kemayoran

ronde kedua sarapan di ibis jakarta kemayoran, hehehe

ibis kitchen restaurant kemayoran saat malam

happy beer hour di hotel ibis jakarta kemayoran

Selain untuk tempat sarapan, Ibis Kitchen juga melayani room service, in-dining, dan bar. Produk unggulannya adalah macam-macam kopi dan jus.


Fasilitas Kolam Renang Hotel Ibis Jakarta Kemayoran

Nggak cuma punya kamar mandi terluas, Hotel Ibis Jakarta Kemayoran juga patut berbangga karena punya kolam renang terluas! Nggak cuma luas, kolam renangnya juga bersih dan tampil menggoda berkat aplikasi lantai di dasar kolam yang bernuansa warna biru. Di sekeliling kolam ada beberapa kursi santai, penerapan lantai kayu membuat area sekeliling kolam jadi nggak terasa licin. Kamar mandi khusus pengguna kolam ada di samping ruang makan.

kolam renang ibis jakarta kemayoran yang bersih

sesi foto di kolam renang hotel ibis jakarta kemayoran hehe

warna lantai kolam renang ibis kemayoran yang menggoda!

ngopi-ngopi di pinggir kolam ibis jakarta kemayoran xD

Selain kolam renang, Ibis Jakarta Kemayoran juga memanjakan tamu dengan de Tripta Spa & Massages (harga di kisaran Rp200.000-an) 5 ruang pertemuan.


Kesimpulan Menginap di Ibis Jakarta Kemayoran

Ada banyak hal yang gue suka dari Hotel Ibis Jakarta Kemayoran. Lokasinya strategis di Jakarta Pusat, di tengah lingkungan yang tenang. Dekat dengan Stasiun Gambir, stasiun-stasiun KRL Commuter Line, dan halte busway TransJakarta. Selain itu, hal-hal lainnya yang gue suka adalah:

  • Kamar mandi yang luas dengan semburan shower yang pas dan mudah diatur
  • Area basah dan area kering dipisahkan oleh sekat dinding kaca
  • Bantal dan guling yang nyaman
  • Pemandangan gedung-gedung tinggi dan jalur kereta dari kamar
  • Meja kerja dengan ukuran proporsional
  • Lobi yang nyaman dan instagrammable
  • Desain interior ruang makan yang menarik
  • Kolam renang yang bersih dan luas
  • Lantai khusus member yang tenang
  • Makanan room service yang enak dan porsinya banyak

Kalo kamu sendiri, apa aja yang disuka dari Ibis Jakarta Kemayoran?

ingin ku kembali ke ibis jakarta kemayoran

Dengan rate di kisaran Rp400.000-an dan mempertimbangkan fasilitas kamar yang didapat, Ibis Kemayoran ini worth the price. Fasilitas hotel yang menurut gue perlu ditambahkan adalah fitness center, pasti gue cobain kalo ada hehe. Terakhir, gue mau bilang, β€œHappy birthday, Ibis Jakarta Kemayoraaannn! Sukses terus. Semakin rame, semakin nyaman, semakin ramah, semakin dicintai pelanggan.”


HOTEL IBIS JAKARTA KEMAYORAN

Jalan Bungur Besar Raya no. 79-81

Kemayoran, Jakarta Pusat, DKI Jakarta

Telp. 021-42101111

Email: reservation@ibis-kemayoran.com

Instagram: @ibisjakartakemayoran

Website: https://www.accorhotels.com/id/hotel-1671-ibis-jakarta-kemayoran/index.shtml

Iklan

38 komentar

  1. 400rb an dengan kolam renang di jkt murce dong…. Aku juga member accor, kalo mau pake privilege lantai 6 harus minimal poin tertentu apa gmn?

    1. Enggak kok, bang. Nanti petugas begitu tau kalo kita member Accor, maka mereka akan mengutamakan kita ditempatkan di lantai 6

      1. ah, asik… next aku mau cobain deh πŸ™‚ kayaknya lebih nyaman dr yg di menteng park

      2. Ibis Budget Menteng ya maksudnya?

      3. Ibis Budget Menteng unggul di luas kamar sama aku suka desain kamar mandinya. Dan gampang buat ngafe haha. Selebihnya Ibis Kemayoran lebih baik. Secara dari kelas juga lebih tinggi.

      4. betul, ibis menteng bagus di lokasi, minus cuma kasurnya tipis hehe, aku dpt di pojok jadi agak kurang nyaman

      5. Kalo soal kasur aku nggak masalah sih

      6. Iya, kalo sendirian mah ga mslh

      7. Wkwkwk sekarang selalu sama rombongan sirkus ya

  2. ariefpokto · · Balas

    Sering lewat tapi belum pernah masuk. Padahal udah 25 tahun. Legendaris juga ya sebagai Ibis pertama. Hebat bisa maintain service nya bagus

    1. Nah, next time cobain nginep aja mas πŸ˜€

  3. Hotel dengan brand ibis pertama di Indonesia, ternyata masih nyaman aja ya

    1. Betul, bro. Salut sama maintenance-nya.

  4. Nggak selalu sih, kemaren ke jkt nya sendiri, terus sekamar bareng temen backpacker, karena kasurnya tinggal yg 1 bed jadinya aku berasa gak enak sm dia

      1. Iya Nug πŸ™‚

  5. Ibia kemayoran dekat dengan kantorku.
    Takjub dengan kamarnya. Harga 400 ya. Dah kolam renang.lain kali coba ah

    1. Yuhuuuu. Worth it banget, mas.

  6. Jadi perjalanan Mas Nugi di bagi-bagi berdasarkan caturwulan ya. Baiklah. kira kita di cawu berikutnya akan masuk ke hotel Ibis mana lagi?

    Dan hotel Ibis memang tidak mengecewakan ya. Walau disebut hotel budget, servis dan akomodasinya bisa diacungi jempol

    1. Entah kenapa aku nyaman membagi waktu satu tahun dalam 4 cawu, mbak. Hehe..

      Yes, jaringan Accor Hotels dari Ibis Budget sampai yang bintang 5 servisnya juara!

  7. mayan juga kalo jadi member accor, duluuuu pernah ditawari tp akunya ga mau

    1. Haha bikin aja gih sekarang

  8. Hotelopedia · · Balas

    Suka banget bacanya, jadi beneran merasa menginap di Ibis Kemayoran. Baru tahu loh kalau ini Ibis pertama di Indonesia, kemarin pas nebeng ngadem sih sempet lihat plakatnya tahun 1994. Mantap euy!

    Suka dengan kamar mandi dan kolam renangnya. Meski jarang berenang kalau lagi menginap di hotel, tapi kolam renang tetap jadi spot yang asyik buat foto-foto hehehe

    1. Aku juga nggak renang, mas. Ke kolam cuma buat foto-foto aja hahaha. Nggak bisa renang πŸ˜€

  9. Menggunakan fasilitas-fasilitas kayak membercard gitu emang keuntungannya banyak banget ya. Minimal dapet diskon lah.
    Wah kayaknya asik kalo makan malemnya di resto juga, Mas. Oh ya, kalo makanannya boleh dibawa keluar nggak sih? Misal mau makan di deket kolam renang gitu.

    Lokasinya strategis banget apalagi di Jakpus ya.

    1. Boleh, Bro. Di deket kolam juga ada seating area-nya kok. Aku juga pernah beberapa kali bawa roti atau cangkir kopi ke dalam kamar di beberapa hotel hehe

  10. Pemakaian kata ‘cawu’ itu menunjukkan adanya gen 90s. 😁

    1. Huahahaha penyingkap usia ya

  11. wah baru tahu ini hotel ibi pertama di jakarta. Nice!

    Kalau aku ditraktir biasany justru beli yang berkuah karena itu favoritku ahah

    1. Ibis pertama tapi tetep bersih dan terawat!

  12. Lumayan ya Nug harga makanannya haha. Tapi selagi gak bikin misuh-misuh, aku sih masih bisa nrimo dengan harga makanan/minuman yang di atas rata-rata. Pernah ke kafe, beli jus sirsak, harganya 6 kali lipat dari jus sirsak yang aku beli. Tapi rasanya emang bikin merem melek hahaha. Gak sampe ngumpat karena harga mahal tapi kualitas jelek.

    Btw, setelah sekian lama ngulas hotel, kapan nih nulis behind the scene prosesnya.

    1. Eh menarik nggak ya kira-kira kalo kutulis? Hahaha. Aku takutnya nggak dianggap menarik πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

  13. wah menarik ya sudah renovasi ya?. Enak ni posisinya di tengah kota banget

  14. penting tuh area basah dan area kering dipisahin pintu.. klo cuma disekat setengah kaca kadang suka meleber kemana-mana -_____-

    -Traveler Paruh Waktu

    1. Iya bener banget! Makanya suka banget sama kamar mandi Ibis ini.

  15. […] dan area kering dipisahkan oleh dinding kaca berpintu seperti yang gue temukan sebelumnya di Hotel Ibis Jakarta Kemayoran, jadi kalo mandi airnya nggak menodai area […]

Tinggalkan Balasan ke Evi Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Jilbab Backpacker

Travel-Architecture-Halal Lifestyle Blog

Guru Kelana

Perjalanan sang guru di berbagai belahan dunia

Ferdi Cullen-The Microtraveller

A microtraveller is a journey local or overseas that is short, flexible, simple, cheap – yet still fun, exciting, challenging, refreshing and rewarding

Pink Traveler

Kemasi ranselmu dan pergilah melihat dunia

#FDCG

SEBUAH CATATAN TENGIK ANAK TEKNIK

dyahpamelablog

Writing Traveling Addict

Andromeda Noholo

Yang terjadi di Andromeda

fainun.com

Family Blogger Indonesia

Daily Bible Devotion

Ps.Cahya adi Candra Blog

Lonely Traveler

Jalan-jalan, Makan dan Foto Sendirian

bardiq

Travel to see the world through my own eyes.

CERITA LIANA

Travel More, Share More

Casa Fasa

Travel & Life

Teppy and Her Other Sides

Eat well, live well, and be merry!

Mollyta Mochtar

Travel and Lifestyle Blogger Medan

Jalancerita

Tiap perjalanan punya cerita

Tukang Ngider

Ngider terus, terus ngider. KUY, DER!

Liza-Fathia.Com

a Lifestyle and Travel Blog

liandamarta.com

A Personal Blog of Lianda Marta

Eka Hei

Selalu ada cerita dalam setiap langkah

D Sukmana Adi

Ordinary people who want to share experiences

Papan Pelangi

tempat berjalan dan bercerita

Peregrination

Jalan-Jalan | Kuliner | Review

Guratan Kaki

Travel Blog

Omnduut

Melangkahkan kaki ke mana angin mengarahkan

The Spiffy Traveller

Exploring Endless Paradise

Efenerr

mari berjalan, kawan

BARTZAP.COM

Travel Journals and Soliloquies

virustraveling.com

Pack your dream and GO!!

Bukanrastaman

Not lost just undiscovered

Males Mandi

wherever you go, take a bath only when necessary

Travel Blog Evi Indrawanto

Cerita Perjalanan Wisata dan Budaya

Plus Ultra

Stories and photographs from places β€œfurther beyond”.

backpackology.me

An Indonesian family backpacker, been to 25+ countries as a family. Yogyakarta native, now living in Crawley, UK. Author of several traveling books and travelogue. Owner of OmahSelo Family Guest House Jogja. Strongly support family traveling with kids.

Musafir Kehidupan

Live in this world as a wayfarer

Fahmi Anhar

Travelogue

Cerita Riyanti

... semua kejadian itu bukanlah suatu kebetulan...

Sharon Loh

Food dan Travel Blogger Indonesia

Ceritaeka

Travel Blogger Indonesia

What an Amazing World!

Seeing, feeling and exploring places and cultures of the world

Usemayjourney

Melihat, Mendengar, Memaknai

Winny Marlina

Winny Marlina– whatever you or dream can do, do it! travel

%d blogger menyukai ini: