Pengalaman Naik Bus Big Bird Airport Shuttle dari Gambir ke Bandara Soekarno-Hatta

Ada 2 moda transportasi yang biasanya jadi andalan gue buat ke Bandara Soekarno-Hatta dari Jakarta: bus dan kereta bandara. Dari segi lama tempuh, sebenernya bus dan kereta ini sama aja, apalagi kalau bukan di jam sibuk (gue biasanya berangkat pagi-pagi). Dari segi harga, bus jelas jauh lebih murah. Apalagi saat gue browsing bus bandara di Traveloka, lagi ada promo kalau naik Big Bird Airport Shuttle! Cuma Rp25.000,00 aja dong. Cek jadwal Big Bird dengan mudah juga bisa dilakukan di Traveloka.

Tanpa pikir panjang, gue segera book bus Big Bird Airport Shuttle rute Stasiun Gambir – Bandara Soekarno-Hatta sekali jalan via Traveloka untuk keberangkatan jam 10:00. Dalam sehari, ada 27 jadwal keberangkatan Big Bird rute Gambir – Bandara Soekarno-Hatta yang beroperasi dari jam 3:00 – 20:00. Interval keberangkatannya berkisar setiap 30 menit hingga 1 jam sekali.

Gambir gue pilih sebagai pick-up point karena gue harus naik kereta api Argo Parahyangan dulu dari Bandung. Sebelum sampai di Bandara Soekarno-Hatta, akan ada satu pemberhentian di Plaza Atrium/fX Sudirman. Selain Gambir, bus Big Bird Airport Shuttle atau Big Bird JA Connexion (Jabodetabek Airport Connexion) juga melayani beberapa rute lainya, seperti Jatinegara dan Blok M.

Sebisa mungkin, gue menghindari taksi online supaya bisa menularkan semangat naik kendaraan umum yang saat ini udah jauh lebih baik.


Perjalanan Bandung – Jakarta – Bandara Soekarno-Hatta

Gue beberapa kali mengambil travel dari Bandung yang langsung menuju Bandara Soekarno-Hatta. Apalagi kost gue ada di Pasteur, yang mana deket banget sama beberapa pick-up point travel. Tapi karena beberapa tahun terakhir ini lagi ada proyek bertumpuk di sepanjang jalan tol, travel bukan pilihan teraman dari segi waktu. Gue masih inget, saat naik travel dari Bandung untuk mengejar penerbangan Thai Lion Air Jakarta-Bangkok tahun 2018 lalu dan berangkat jam 4 pagi, gue tetep kena macet sampe meringis-ringis sendiri nahan boker.

:ill::ill:

Nah, begini step by step perjalanan kali ini:

  1. Naik kereta api Argo Parahyangan dari Stasiun Bandung jam 5:00, estimasi tiba di Stasiun Gambir jam 8:15
  2. Naik Big Bird Airport Shuttle dari Stasiun Gambir jam 10:00, estimasi tiba di Bandara Soekarno-Hatta jam 11:00/11:30
  3. Penerbangan AirAsia Jakarta – Kuala Lumpur jam 14:00 dari Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta.

Dengan perencanaan seperti di atas, harusnya gue masih punya jeda waktu yang aman banget di Stasiun Gambir (setelah naik kereta dan sebelum naik Big Bird) dan di Bandara Soekarno-Hatta (setelah naik Big Bird dan sebelum boarding, nggak ada bagasi).

Armada Big Bird Airport JA Connexion

Saat hari perjalanan, gue tinggal menunjukkan bukti pemesanan Traveloka kepada staf bus bandara Big Bird. Begitu sampe di bandara, penumpang bebas untuk turun di terminal mana pun. Sebaiknya jangan mepet-mepet ya, sekitar setengah jam sebelum jadwal keberangkatan lah. Pastikan kamu udah siap dengan amunisi pengusir kebosanan kayak hape dengan kuota internet, download-an Netflix, minuman, makanan, bahan bacaan, atau bahan senderan.

:shy::shy:


Pengalaman Naik Big Bird Airport Shuttle Bus ke Bandara Soekarno-Hatta

Pertengahan tahun 2017 lalu, gue jadi salah satu blogger yang diundang Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dan Blue Bird Group untuk menjajal layanan Big Bird Jabodetabek Airport Connexion yang baru diluncurkan. Jadi, Big Bird JA Connexion ini bukan barang baru buat gue. Saat itu, Big Bird telah menorehkan kesan pertama yang bagus!

Tampilan eksterior bus Big Bird JA Connexion alias Big Bird Airport Shuttle ini elegan dengan balutan warna biru langit khas Blue Bird Group. Di dalamnya, sudah tersedia 24 kursi dengan jarak yang cukup lega, dilengkapi: AC, luggage service, power outlet, TV bersama, dan wi-fi. Mantep, ‘kan?

Interior Big Bird Airport JA Connexion

Para blogger diajak menjajal Blue Bird Airport Shuttle

Selain bus reguler, Big Bird Airport Shuttle juga punya bus premium dengan beberapa fasilitas tambahan! Ruangnya lebih lega (karena cuma ada 12 kursi), meja lipat (tray), on-board entertainment di tiap kursi (bukan TV bersama), toilet, air minum, sampai ada bus attendant segala. Tapi karena gue ini pangeran yang membumi, jadi gue pilih yang bus reguler aja lah.

Tepat jam 10:00, bus berangkat dari KFC Tugu Tani. Jadi untuk keberangkatan Big Bird Airport Shuttle jam 10:00 ini (dan beberapa jadwal setelahnya), berangkatnya nggak dari Stasiun Gambir banget, tapi dari depan KFC Tugu Tani. Penumpangnya cuma satu orang, dan bus tetap jalan hahaha. Berasa sewa bus buat diri sendiri nggak sik? Bus sempat berhenti di Plaza Atrium dan mengangkut 1 orang penumpang lagi. Ternyata durasi perjalanannya malah lebih cepat dari perkiraan, cuma butuh waktu sekitar 45 menit dari KFC Tugu Tani ke Bandara Soekarno-Hatta, udah termasuk satu kali berhenti di Plaza Atrium.

Titik keberangkatan Big Bird Airport Shuttle di KFC Tugu Tani
[dokumentasi Rizki Kurniawan]

Bus bandara Big Bird Airport Shuttle JA Connexion dari KFC Tugu Tani
[dokumentasi Rizki Kurniawan]

Bus bandara Big Bird Airport Shuttle yang berangkat tepat waktu
[dokumentasi Rizki Kurniawan]

Interior bus bandara Big Bird Airport Shuttle, sepi bangeeettt karena cuma ngangkut 1 orang
[dokumentasi Rizki Kurniawan]


Kesimpulan: Is Big Bird Airport Shuttle Worth Riding?

Yes, absolutely. Harganya murah, fasilitasnya lengkap, dan jadwalnya banyak. Ketiga hal itu rasanya jadi tiga kebutuhan dasar yang diinginkan penumpang. Bus bandara Big Bird juga bisa dibeli langsung di tempat atau reservasi online di Traveloka. Sebagai anak yang digital banget, gue pasti pilih opsi kedua. Buat keperluan traveling, sebisa mungkin melakukan pembelian secara online. Apalagi suka ada promo atau diskon yang bikin harga Big Bird Airport Shuttle yang udah murah jadi makin muraaahhh.

Iklan

54 komentar

  1. wah harganya lebih murah 50% dari pada Damri yang biasanya aku naikin dari CGK ke Blok M kak..thanks infonya kak nugie

  2. Kalo jalan sendiri mungkin asyik ya tapi kalau jalan sekeluarga kayaknya aku mending pesen taksi aja hehehe

    1. Setuju kak, gimana kebutuhan kita aja, aku nanti kalau udah berkeluarga juga pasti akan berubah preferensi 🙂

  3. Pangeran yang membumi, huahaha…. okelah…

  4. Eh, big bird ini kok lebih murah dari Damri ya? Damri Gambir- Soetta kan 40 ribu hahaha, aku suka sih naik bis Damri pas ke atau dari Soetta… Lebih hemat, tapi ya gitu, jangan mepet-mepet

    1. Harga normalnya sama kayak Damri kak, ini lagi promo di Traveloka jadi cuma Rp25.000,00 😀

      Jangan mepet-mepet dan pastikan memang waktunya cocok buat naik bus. Kalo pas jam peak hours, better naik kereta aja yang pasti hehe

  5. Lebih murah dari Damri ya ternyata… Tapi juga kapasitasnya memang gak sebesar Damri..Tapi bener nih, patut dicoba, soalnya aku sukanya pake bis kalau dari atau ke Soetta. Secara lebih mureeee

    1. Eh kapasitas Damri berapa sih? 30-an ya?

    2. Setuju Kak, lebih baik gunakan fasilitas umum selama masih ada, enggak melulu pakai kendaraan online. Bus ini lengkap juga fasilitasnya, asyiknya ada free wifie juga. Beneran murmer juga harganya

      1. Pemerintah dan swasta sudah bekerja keras menyediakan transportasi umum yang nyaman. Sudah selayaknya kita menggunakan mereka toh 😀

        Biar nggak mati gaya di bus hehe

  6. biasanya sih ngedamri. kayaknya perlu kapan2 nyoba naik bis ini, jatuhnya lebih murah hehe

    1. Murag bangettt! sampai kapan ini promonya ya?
      Terakhir aku pakai travel blue bird dari jkt-bdg. Eh trnyata skrg ada bus big bird. Buat ke bandung ada rutenya nggak yaaa si bus bid bird ini
      makasi lho jadi tau ada promo ini 😅

      1. Kalo pas baca infonya ada rute dari Bandung ke Bandara Soetta, kak. Tapi pas browsing di Traveloka nggak ada. Mungkin baru tersedia offline.

  7. lumayan ini memang, pernah coba juga, busnya nyaman dan tepat waktu

    1. Iya bener, berapa pun penumpang gaaasss

  8. Wah murah banget mas~ semoga one day ada big bird airport shuttle juga di Bali untuk ke beberapa titik seperti Kuta, Ubud, Seminyak dan Uluwatu. Pasti bakal ramai yang pakai hihi. Sekarang cuma airport pick up bandara saja yang available dari Traveloka, tapi itu pun sudah membantu banyak untuk booking antar jemput bandara 😀

    Terima kasih atas share bermanfaatnya mas~

    1. Sama-sama, kak. Semoga transportasi di Bali juga kelak lebih baik ya.

  9. Blom prnh coba aku, coba cek traveloka deh krn harganya lbih murah naek ini dari pd damri ya. Bndara soalnya ngak jauh dr rmh, jd kl ngak ada yg anter naik taksi agak mahal, mending naik ke bus gini kan.

    1. Sesuai budget backpacker nih hehe

  10. Aku ngerasain banget adanya big bird airport shuttle ini memudahkan sekali untuk pergi ke bandara atau dari bandara ke pusat kota 🙂

    Regards,
    HEYDEERAHMA.COM

  11. wahhh mantap. Keknya busnya bikin nyaman sepanjang perjalanan mas.

    1. Biasanya kalau aku dari Gambir ke bandara suka naik Damri. Turun dari stasiun jalan bentar langsung naik Damri. Tapi ya harganya lebih tinggi dibanding bis Big Bird Airports. Belum tahu ada bis ini padahal murah ya.

      1. Dan fasilitasnya sama bagusnya, mbak. Nanti kalau ke Jakarta lagi, cobain ya.

  12. Baru tahu namanya on board entertainment, itu TV kecil tiap kursi…wkwkwk. Harganya mur-mur ya. Sayang paling pagi jam 03 ya. Rada repot kalo flight jam 04, mepet…Terpaksa deh kalo dr Bandung naik KA malam, sambung taxi ke Bandara, trus ngampar dulu di teras terminal Bandara. Fiuuuh…

    1. Kalau di pesawat namanya in-flight entertainment hehe.

      Kalau dari Bandung dan buat penerbangan pagi, better naik travel aja mbak. Lebih murah daripada naik kereta dulu ke Gambir. Lalu lintas jam segitu juga masih oke.

      Nah, di internet sih katanga ada Big Bird dari Bandung ke Bandara Soetta ini. Tapi entah kenapa pas kucari di Traveloka nggak ada.

  13. Kalau beli tiket via traveloka jadinya lebih murah ya ternyata
    Aku juga kalau ke bandara lebih memilih naik angkutan publik
    Lebih praktis, gak repot nyari parkir, sampai di bandara bisa langsung cuss
    Semoga transportasi publik kita semakin baik setiap waktu

    1. Iya, kak. Suka ada promo gitu. Yuk yuk budayakan naik angkutan publik ya.

  14. Waah aku taunya bis ke Bandara dari Gambir cuman Damri. Ternyata ada big bird airport shuttle ya mas. Harganya lebih murah lagi . Lumayan ya buat yang dari Bandung naik kereta api trus lanjut ke bandara. Bisa naik ini nih. Thanks infonya ya

    1. Betul banget, kak. Sebenernya ada Big Bird juga dari Bandung ke bandara Soetta juga, tapi pas kucari di Traveloka nggak nongol.

  15. dgoreinnamah · · Balas

    Saya belum tahu nih ke Alam Autera (Tangerang) ada nggak Big Bird Airport Shuttle ini. Sejauh ini sih naiknya Damri terus. Kalau ada, mungkin akan saya coba.

    Saya pikir situ keturunan Sultan yang akan mereview bus 12 seat itu, ternyata dugaan saya salah. Ahahahaha

    1. Hahaha.

      Coba cari tau bang, lumayan kalo ada 😀

  16. Nurul Sufitri · · Balas

    Lucu juga yak, naik Big Bird ini meskipun cuma 1 orang tetep diangkut dan jalan. Padahal ada 12 kursi wkwkwkwkw asli dah berasa mobil pribadi. Ada hiburannya pula jadinya eksklusif gitu. Aku belum pernah coba naik Big Bird ini. Pernahnya Damri biasa dari Bandara Soeta ke Pasar Minggu. Nyaman ya kalau moda transportasi banyak model gini, kita bahagia banged dah. Emang pilihan tepat itu beli tiket atau pesan busnya vai Traveloka ya. Manjain kita dan cara booking maupun bayarnya juga mudah.

    1. Dapet promo pula. Pokoknya kalau bisa online, booking-booking aja dah 😀

  17. Selama ini aku selalu mengandalkan bus Damri untuk pergi ke bandara, atau naik kereta bandara kalo lagi ngejar waktu. Ternyaya ada opsi Big Bird yang harganya bersahabat & bisa pesen online. Cobain ah.

    1. Eh, kamu di Jakarta ya kak? Bener, Big Bird harganya bersahabat dan bisa book online!

  18. Biasanya ke bandara dari gambir suka pake damri. Baru tau ada bis bluebird ke bandara. Ongkosnya lebih murah geuning hehehe

    1. Cuuusss pesen di Traveloka biar bisa dapet murah

  19. Kalau Big Bird, saya udah gak meragukan, deh. Udah jelas kenyamanannya. Biasanya service-nya juga oke.

  20. Wah, lumayan ya kalau perjalanan ke bandara naik big bird, lebih murah biayanya dibandingkan kita naik taksi atau taksi online…

    1. Kalo sendirian memang selalu lebih hemat kalau naik angkutan umum mbak

  21. nge-time bus ny di dlem KFC nya kak ? atau pinggir jalan, dan seandainya kt nunggu di dlem KFC Tugu tani ketika bus dtg ap ad pemberitahuan klw bus akan dtg, ap hanya sekedar kesadaran masing2?

    1. Di pelataran KFC gitu, kak. Nggak ada pnggilan, kesadaran masing-masing

  22. Waah bisa dicoba nih kalau nanti pengen ilang ke Jakarta. Murah lagi cuma 25k dan bisa pesen lewat traveloka. Aaa emang yaa zaman digital ini sangat memudahkan.

    1. Ditunggu di Jakarta ya, Put

  23. Ini salah satu baladaku kalau dari bandara galau mau naik kereta bandara atau bus, apalagi kemarin sudah malam juga sampai di CGK. Next bisa dicoba juga nih pakai Big Bird, ini pun bisa pesan via Traveloka ya.

    1. Betul kak, bisa pesan di Traveloka dan jadwalnya banyak 🙂

  24. Selama ini cuma tau bus Damri doang, ternyata ada yang lebih keren dengan fasilitas lengkap.

    1. Transportasi umum menuju bandara semakin lengkap!

Like atau komentar dulu, kak. Baca tanpa komentar itu kayak ngasih harapan semu :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Jilbab Backpacker

Travel-Architecture-Halal Lifestyle Blog

Guru Kelana

Perjalanan sang guru di berbagai belahan dunia

Ferdi Cullen-The Microtraveller

A microtraveller is a journey local or overseas that is short, flexible, simple, cheap – yet still fun, exciting, challenging, refreshing and rewarding

Pink Traveler

Kemasi ranselmu dan pergilah melihat dunia

#FDCG

SEBUAH CATATAN TENGIK ANAK TEKNIK

dyahpamelablog

Writing Traveling Addict

Andromeda Noholo

Yang terjadi di Andromeda

fainun.com

Family Blogger Indonesia

Daily Bible Devotion

Ps.Cahya adi Candra Blog

Lonely Traveler

Jalan-jalan, Makan dan Foto Sendirian

bardiq

Travel to see the world through my own eyes.

CERITA LIANA

Travel More, Share More

Casa Fasa

Travel & Life

Teppy and Her Other Sides

Eat well, live well, and be merry!

Mollyta Mochtar

Travel and Lifestyle Blogger Medan

Jalancerita

Tiap perjalanan punya cerita

Tukang Ngider

Ngider terus, terus ngider. KUY, DER!

Liza-Fathia.Com

a Lifestyle and Travel Blog

liandamarta.com

A Personal Blog of Lianda Marta

Eka Hei

Selalu ada cerita dalam setiap langkah

D Sukmana Adi

Ordinary people who want to share experiences

Papan Pelangi

tempat berjalan dan bercerita

Peregrination

Jalan-Jalan | Kuliner | Review

Guratan Kaki

Travel Blog

Omnduut

Melangkahkan kaki ke mana angin mengarahkan

The Spiffy Traveler

Exploring Endless Paradise

Efenerr

mari berjalan, kawan

BARTZAP.COM

Travel Journals and Soliloquies

virustraveling.com

Pack your dream and GO!!

Bukanrastaman

Not lost just undiscovered

Males Mandi

wherever you go, take a bath only when necessary

Travel Blog Evi Indrawanto

Cerita Perjalanan Wisata dan Budaya

Plus Ultra

Stories and photographs from places “further beyond”.

backpackology.me

An Indonesian family backpacker, been to 25+ countries as a family. Yogyakarta native, now living in Crawley, UK. Author of several traveling books and travelogue. Owner of OmahSelo Family Guest House Jogja. Strongly support family traveling with kids.

Musafir Kehidupan

Live in this world as a wayfarer

Fahmi Anhar

Travelogue

Cerita Riyanti

... semua kejadian itu bukanlah suatu kebetulan...

Sharon Loh

Food dan Travel Blogger Indonesia

Ceritaeka

Travel Blogger Indonesia

What an Amazing World!

Seeing, feeling and exploring places and cultures of the world

Usemayjourney

Melihat, Mendengar, Memaknai

Winny Marlina

Winny Marlina– whatever you or dream can do, do it! travel

%d blogger menyukai ini: