Bukan Raja Ampat, Ini Dia 5 Destinasi Impian Indonesia versi #TheTraveLearn

Ceramah pak haji yang berapi-api terdengar nyaring sampai ke dalam kamar saat aku membuat tulisan ini di malam tirakatan pada 16 Agustus 2015. Maklum, kamar kost-ku berada persis di belakang kantor kelurahan, tempat diselenggarakannya malam tirakatan dan tausyah. Jadi, aku seperti mengikuti rangkaian acara tirakatan tersebut secara tidak langsung dari dalam kamar.

Dengan duduk bersila menghadap layar komputer, bertelanjang dada, dan hanya mengenakan sehelai kolor biru tipis, aku tenggelam dalam kontemplasi hari ulang tahun RI. Dari setumpuk daftar impi untuk berkelana ke luar negeri, adakah terselip barang satu atau dua destinasi di negeri sendiri? Adakah satu dua pulau atau provinsi yang ingin aku kenali lebih lagi? Jawabannya..

Ada. Ada banget!

Selamat pagi, Tebing Keraton

Selamat pagi, Tebing Keraton

Aku mulai merunut daftar impi destinasi dalam negeri yang ingin aku kunjungi dari ujung paling barat bumi pertiwi. Cukup terkejut sendiri ketika menemukan bahwa, tak hanya satu atau dua, namun selusin tempat di tanah air yang ingin aku sambangi. Lalu, kira-kira mana saja tempat-tempat itu? Yang jelas sih, bukan Raja Ampat. Serius. Maaf, tapi kalau pun aku memiliki sumber daya yang cukup untuk mengunjunginya, aku akan lebih memilih tempat lain untuk disambangi, atau menggunakannya untuk kebutuhan yang lain.

Ya, meski aku memang bisa diajak naik gunung, tapi aku bukanlah sang petualang rimba yang rindu menjelajah alam hingga pulau terluar Indonesia. Aku juga bukan penggila senja, atau pecandu laut biru, atau pejalan yang selalu ingin menemukan tempat-tempat tak biasa. Bukan berarti aku tidak menyukai keindahan alam, siapa juga yang mampu mendustakan nikmat-Nya? Hanya saja, pesona alam suatu tempat biasanya cukup aku jadikan sebagai penambahan dalam mengunjungi suatu kota. Sebagai contoh, aku tentu akan menyempatkan diri berkunjung ke Tanjung Bira atau Samalona saat aku mendapat kesempatan untuk menjejak Makassar, Sulawesi Selatan.

Lalu, kira-kira tempat macam apa yang paling ingin aku kunjungi di negeri ini? Nah, lima destinasi ini kiranya mampu menjawab keingintahuan saudara-saudari.

*idih* *sok pengen dikepoin*

 

BANDA ACEH DAN SABANG

Masjid Baiturrahman Banda Aceh | Foto diambil dari sini

Masjid Baiturrahman Banda Aceh | Foto diambil dari sini

Ini bener-bener dari hati lho ya, bukan sebatas ikut-ikutan kak Olive Bendon. Pada tulisan sebelumnya, sudah pernah kututurkan bahwa aku senang berkunjung ke masjid-masjid lokal. Aku mengunjungi hampir setiap masjid raya di kota-kota Indonesia yang aku hampiri. Dari Masjid Raya Bandung, Cirebon, Semarang, Solo, hingga Palembang. Nah, siapa yang tak kenal Masjid Agung Baiturrahman? Kemegahannya sudah terekspos di berbagai media di penjuru nusantara. Maka, mengagumi kekayaan arsitektur Masjid Baiturrahman secara langsung menjadi salah satu impian wahid.

Alasan kedua, aku menyukai kopi, meski pengetahuanku tentang kopi belum begitu dalam. Pun kepekaanku akan rasa dan aroma yang belum tajam. Nah, khupi itam atau Kopi Hitam khas Aceh adalah salah satu yang terkemuka di nusantara. Aku sangat tertarik untuk melihat dan mempelajari langsung teknik pembuatan dan penyajiannya.

Keindahan Pulau Weh, Sabang | Foto diambil dari sini

Keindahan Pulau Weh, Sabang | Foto diambil dari sini

Puas menyusuri sudut-sudut kota Banda Aceh, ingin rasanya melipir ke Sabang dan napak tilas kejayaannya di masa lalu. Meski tak lagi menjadi pusat perdagangan, Sabang kini beralih menjadi primadona wisata yang mulai menggeliat. Titik Nol Kilometer dan keindahan Pantai Iboih menjadi dua daya tarik Sabang bagiku. Aku juga mau dong, foto-foto di Titik Nol Kilometer Sabang terus di-upload di Instagram, hihihi. #TravelerPemula

Oh iya, keindahan Pulau Banyak di Aceh Singkil itu juga sangat menggoda iman!

 

MEDAN, SUMATERA UTARA

Graha Santa Maria Annai Velangkani | Foto diambil dari sini

Graha Santa Maria Annai Velangkani | Foto diambil dari sini

Ada banyak hal yang menarik bagiku dari kota terbesar ke-4 di Indonesia ini. Pertama, aku urutkan secara acak saja, adalah nuansa multikultur yang ditawarkannya di mana Batak, Melayu, Tionghoa, bahkan India hidup berdampingan. Bertandang ke Medan itu bagai bertandang ke negeri seberang. Medan adalah satu dari segelintir kota di Indonesia yang benar-benar multikultur. Dalam artian, etnis yang mendiaminya tak hanya etnis pribumi, namun juga etnis luar seperti Tionghoa, India, Arab, dsb. Bahkan ada Kampung Keling di Medan! Semacam Little India seperti yang ada di Singapura dan Malaysia. Selain tentunya Masjid Raya Medan, Rumah Tjong A Fie, Istana Maimun, dan Graha Santa Maria Annai Velangkani yang sudah ada dalam daftar Wajib-Kunjung.

Kedua, aku suka kereta api! Bukan rail freak yang hafal seri lokomotif, tahun pembuatan, atau hal-hal lainnya yang terlalu teknis, aku hanya suka menaikinya. Menikmati romantisme yang ditawarkan selama perjalanan, mendengarkan seksama derap lajunya yang kadang mendecit pelan, atau mengamati interior gerbong dan interaksi sosial di dalamnya. Jadi, bisa ditebak, menaiki Rail Link Bandara Kualanamu Deli Serdang adalah sebuah impian yang harus diwujudkan! Apalagi, Rail Link tersebut adalah kereta bandara pertama di Indonesia, secara teori dan praktis. Karena secara praktis, sudah ada Prambanan Ekspres dan Sriwedari yang, memang secara teori bukan kereta bandara, namun kereta ini memiliki pemberhentian di Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta dan menghubungkannya dengan pusat kota.

Railink Bandara Kualanamu Medan | Foto diambil dari sini

Railink Bandara Kualanamu Medan | Foto diambil dari sini

Ketiga, tentu saja, Danau Toba. Berkunjung ke danau vulkanik terbesar sejagad ini tentu adalah kesempatan yang tak boleh dilewatkan! Ingin melihat langsung danau yang selama ini hanya biasa aku dengar dari cerita bapak ibu guru di sekolah.

 

SUMATERA BARAT

Pada awalnya, provinsi ini tidak menjadi prioritas dalam daftar impian. Namun, setelah membaca buku 15 Destinasi Wisata Terbaik di Indonesia karya abang kece Barry Kusuma, aku berubah pikiran. Sumatera Barat punya segudang destinasi menawan! Dari kota hingga ke desa, selalu ada yang ditawarkan. Sebutlah Bukittinggi, Sawahlunto, Batu Malin Kundang, Danau Singkarak, Danau Maninjau, Ngarai Sianok, dan Itiak Lado Mudo. Aku rela menghabiskan waktu satu minggu khusus untuk menjelajah provinsi para perantau ulung Indonesia ini.

Kyaaaaaa kereta wisata Danau Singkarak! | Foto diambil dari sini

Kyaaaaaa kereta wisata Danau Singkarak! | Foto diambil dari sini

Bahkan, sempat ada kereta api uap yang beroperasi sebagai transportasi wisata di Sawahlunto. Mak Itam namanya. Sayang, kini tak lagi beroperasi. Tapi tak apa, masih ada kereta api wisata Padang Panjang – Sawahlunto yang melalui Danau Singkarak. Menarik untuk dicoba!

 

PONTIANAK DAN SINGKAWANG, KALIMANTAN BARAT

Beberapa rekan sesama pejalan udah tahu nih, aku itu pecinan obsessive. Jadi, Pontianak dan Singkawang yang notabene adalah dua kota paling oriental di Indonesia, jelas aku masukkan dalam 5 daftar impian top dalam negeri. Entahlah, aku suka menyusuri jalan-jalan sempit dan semarak ala pecinan, mengamati bangunan-bangunan tuanya, memperhatikan keseharian warganya. Keberadaan sebuah pecinan selalu menghadirkan sentuhan multikultur pada sebuah daerah.

Kota Singkawang, Kalimantan Barat | Foto diambil dari sini

Kota Singkawang, Kalimantan Barat | Foto diambil dari sini

Aku juga tidak membidik momen Cap Go Meh sebagai waktu untuk berkunjung ke sana. Aku justru ingin mengunjunginya pada hari-hari biasa, saat warga melakukan kesehariannya sebagaimana adanya, saat aku dapat menikmati kota dengan bersahaja. Pun tak ada objek-objek tertentu yang jadi target utamaku. Sekedar berjalan menyusuri seisi kota dari satu sudut ke sudut yang lain, lalu menemukan objek yang menarik secara tak terduga, justru akan membuat perjalananku semakin berkesan dan penuh kejutan.

 

MAKASSAR, SULAWESI SELATAN

Impianku untuk Indonesia tak terlalu muluk-muluk. Cukup bisa menginjakkan kaki hingga Bumi Celebes, aku sudah sangat puas. Bukannya cepat berpuas diri, aku hanya tak mau memaksakan diri.

Kawasan Pantai Losari, Makassar | Foto diambil dari sini

Kawasan Pantai Losari, Makassar | Foto diambil dari sini

Sebagai salah satu kota terbesar, gerbang perdagangan di Indonesia Timur, Makassar menjadi satu destinasi yang ingin kusinggahi. Ragam kulinernya pun sudah tersebar di penjuru negeri, hingga mengusik rasa penasaran di dalam diri untuk mencicip cita rasanya yang asli. Selain itu, pesona alam di sekitarnya pun tak tahan kuabaikan. Sebutlah Tanjung Bira, Samalona, atau Ramang-Ramang. Bahkan, siapa tahu aku bisa menyeberang ke Takabonerate. Lagi, aku memilih satu daerah dengan “paket wisata lengkap” untuk aku kunjungi di Indonesia.

 

Bagaimana, sudah bisa membaca ketertarikan utamaku dalam perjalanan? Ya, aku cenderung suka mengeksplor kota. Mengagumi bangunan-bangunannya, memperhatikan tempat-tempat publiknya, mengamati geliat sosial budayanya, mencicip ragam kulinernya. Aku bukan pengamat sejarah, namun gedung-gedung historis tak pernah absen dalam perjalananku. Sekedar menikmati keanggunannya, mengagumi keberadaannya yang memberikan percik pesona pada sebuah kota. Tentu aku mempelajari beberapa informasi utamanya, menghafalkan garis besar sejarahnya, namun hanya sebatas yang sanggup kucerna.

Maratua, Kalimantan Timur | Foto diambil dari sini

Maratua, Kalimantan Timur | Foto diambil dari sini

Namun, aku tetap insan biasa yang tak mampu mengabaikan karya Sang Kuasa. Beberapa nama seperti Bangka Belitung, Pahawang dan Kiluan, Lombok, Kelimutu, Derawan dan Maratua, Ternate, hingga Pantai Ora di Kepulauan Maluku, pun terselip di dalam daftar mimpi itu. Entah mana yang lebih dulu terwujud, aku tak tahu. Manusia berencana, media trip juga yang menentukan. *eh* *kayak yang udah pernah ikut diundang aja*

Seperti yang sudah pernah kusampaikan dalam Surat Terbuka Untuk Pariwisata Indonesia, aku berharap agar kota-kota wisata di Indonesia memiliki infrastruktur yang lebih baik, khususnya dalam aspek transportasi umum. Tak harus dengan pengadaan Mass Rapid Transit, bus kota dengan rute yang ekstensif dan armada mencukupi pun sudah sangat membantu. Bangunan-bangunan tuanya juga sebaiknya lebih dirawat dan diperhatikan. Kalau perlu, buat semacam heritage trail agar wisatawan semakin tertarik dan terfasilitasi dalam mengeksplor kota tersebut.

Nah, kalau kamu, gimana?

 

Baca juga tulisan #DreamIndonesia dari abang-kakak dan rekan-rekan Travel Bloggers Indonesia:

Shabrina Koeswologito – Give Back For Indonesia

Rudi Hartoyo – Jelajahi Indonesia, Akankah Kulakukan

Parahita Satiti – Dream Indonesia: Kembali ke Pulau Lombok

Indri Juwono – Anambas, Mimpi Indonesiaku

Yofangga Rayson

Hartadi Putro – Banda Neira, Ku Akan Datang

Danan Wahyu Sumirat – Mimpi Tentang Anambas

Leonard Anthony – Dream Indonesia: Di Timur Menyongsong Dirgahayu

Dea Sihotang – Tanah Papua, Kamulah My Dream Indonesia

Rembulan Indira – Mimpi Indonesia: Desa Adat Wae Rebo, Flores, NTT

Richo Sinaga – Dream Indonesia: Ingin ke Misool Segera

Olive Bendon – Surat Untuk Negeri

Vika Octavia – Tidak Mau Mati, Sebelum…

Ridwan SK – Tobelo, Destined to be Loved

Albert Ghana Pratama – Jelajah Laut Negeri, Menjaga Titik Luar Indonesia

Citra Rahman – Aceh, Destinasi Impian Orang-Orang

Putri Normalita – Kepulauan Anambas, Surga Tropis di Ujung Negeri

Tracy Chong – Papua, A Dream Destination Where I Meet This Lady

Mas Edy Masrur – Berbagi Ilmu dan Menimba Kearifan di Wae Rebo

Imama Insani – Kapan ke Kakaban

Atrasina Adlina – Merawat Pagar Nusantara di Perbatasan

Indah Purnama – Indonesia (Juga Bisa) Bikin Rindu

Titiw Akmar – Pancaran Nasionalisme Dalam Taman Nasional Indonesia

Arie Oktafriyanto – Dream Destination: Banda Aceh Impian Dalam Mimpi

Wira Nurmansyah – 5 Destinasi ‘Impian’ di Indonesia yang Harus Kamu Kunjungi

Sutiknyo “Tekno Bolang”

Eka Situmorang-Sir – Pantai Impian

Fahmi Anhar – Destinasi Impian Nusantara

Karnadi Lim – Karnadi Lim For UNESCO

Astin Soekanto – Belajar Dari Bung Hatta

Firsta Yunida – A Story From Banda Neira

Liza Fathia – Berkisah Tentang Sabang di Hari Kemerdekaan

Banyak yaaa. *menggeh-menggeh* *seret*

63 pemikiran pada “Bukan Raja Ampat, Ini Dia 5 Destinasi Impian Indonesia versi #TheTraveLearn

  1. Ping balik: Gemu Fa Mi Re untuk Negeriku | My Passion

  2. Ping balik: In Papua Where I Meet This Inspiring LadyPeek Holidays

  3. pengeen ke Aceh juga ya Kak Nugie.😀

  4. Ping balik: Indonesia (Juga Bisa) Bikin Rindu | PeakSeason

  5. Ping balik: Dream Indonesia: Kembali ke Pulau Lombok | andare!

  6. Ping balik: Aceh: Destinasi Impian Orang-orang | Traveler Cilet-Cilet

  7. Ping balik: Kaldera Toba for UNESCO | Food and Holiday

  8. Ditunggu ya di Aceh..

  9. Sumbar is a must! Aku punya obsesi buat khusus keliling Sumbar, mengenal akar dari budaya yang mengalir di setengah darahku. Seumur-umur baru ke Sumbar sekali, dan langsung suka dengan alamnya. Bukittinggi yang padat dan jadi kota wisata pun, masih cukup menyenangkan udaranya. Semoga bisa terlaksana segera. Amiin .. *numpang berdoa*

  10. Ping balik: Mimpi Indonesia: Desa Adat Wae Rebo, Flores, Nusa Tenggara Timur | The Uber Journey

  11. Trakhir ke Annai Velangkani 3 tahun lalu. Smoga auranya masih terjaga dengan baik:)

  12. Aceh kayaknya selalu masuk daftar yaa? hahaha.

    MAkassar wajib masuk. itu tempat kece. Ambon juga kak. heheh.😀

  13. Ping balik: Pancaran Nasionalisme Dalam Taman Nasional Indonesia

  14. Minimal narget bisa mampir ke 1/2 provinsi se-Indonesia lah Gie😀

  15. Ping balik: Pantai Impian | Cerita EKA

  16. Sumatra dapat porsi banyak nih Mas, podho! *tos*😀

  17. aceh favorit saya, suatu hari nanti pasti bakal ke sana..

  18. Kalau aku pingin ke sabang n Jogya dulu nih bang,,

    bg orang yogya ya? bisa dunk mampir aku kesana,, hahahahha

    • Iya asli Jogja, bang. Tapi merantau di Bandung. Bisa lah aku bantu rekomendasi tempat wisata dan akses menuju ke sana. Kalau pas pulang kampung, bisa ditemenin😀

      Ada beberapa post tentang Jogja di sini, bang. Bisa diulik dulu #KodeKeras

  19. Iya banyak banget. Yg baca ikutan menggeh menggeh ni. Ehhh
    Btw, impi destinasinya Oks banget kok. Malah kalo aku nggak terpikirkan kalo singkawang akan berada diurutan peringkat 5 besar (kalo diperingkat). mungkin di urutan ke sekian sekian.

    Memang bener sih, kalo kota dgn multikultur itu bikin gimana gitu ya. Soalnya di sby juga ada. Kayak mesin waktu aja pas ada berada di tempat spt itu

  20. Ping balik: anambas, mimpi indonesiaku | tindak tanduk arsitek

  21. Weiss! Naik kereta, melipir lewat tepi Danau Singkarak pasti menyenangkan! Salah satu top wish list dah ini😀

  22. beberapa kota ada heritage trail, kak, di sawahlunto ada, bahkan tanpa guide pun bisa karena ada peta dan papan informasinya. kalo di Jakarta pernah gabung sama komunitas pas jelajah malam imlek. Di Surabaya ada Roodebrug (maaf klo typo) yang giat mengusung blusukan membedah sejarah surabaya.

  23. Ping balik: tidak mau mati, sebelum... –

  24. Kereta yang melintasi Danau Singkarak itu pemandangannya dramatis banget, Mas. Bisa mengunjunginya tentu adalah sebuah anugerah yang ciamik banget. Semoga dirimu bisa membedah bagaimana dinamika kota di sana ya. Semoga juga saya bisa menyusul traveler-traveler hebat ini untuk mencari beberapa jejak di sana :hehe.

    Medan dan Aceh memang seru, saya berani jamin. Saya juga kepengin banget bisa jalan ke sana lagi. Kayaknya masih banyak serial tulisan yang menunggu untuk ditulis dari sana :)).

  25. wah nugie! aceh & medan samaa! ada di listku juga. jalan bareng aja kesana, sekalian silaturahmi sama temen2 TBI medan-aceh.

    *nunggu sponsor tiket pesawat*

  26. Yuk Nug, taon depan bareng ke Weh, Medan, Nias, Anambas de el el. Lintas Sumatera lah. Yuk yuukkkk…

  27. Wah kok gak ada Lombok mas hehe…
    Salam kenal dari Lombok ya mas..

  28. Ping balik: Mimpi Tentang Anambas | Danan Wahyu Sumirat

  29. Kerja keras untuk nabung demi ini. Dan siapkan jatah cuti jauh” hari

  30. banyak ya, banyak! emang semuanya menggoda iman banget!

  31. Dari list nya, tinggal aceh yang belum di sambangi. Tapi menggulang ketempat yg udah perna juga OK #NungguDiajak

  32. Duh Aceh udh kayak tanah suci di Indonesia tuh, pantainya keren-keren! Wajib tuh umroh ke Aceh :))

  33. lombok juga keren lho bang sebagai tempat destinasi berikutnya,
    salam kenal:)

  34. buat traveller pencinta indonesia yang suka jalan sendiri ala backpacker atau yang traveling dengan ngambil paket tour .. ada lagu yg pas sekali untuk tulisan ini.. judulnya : lombok i love you – #song – makasih untuk tulisannya ini ya kakak. cheers

  35. Ping balik: Inginku Boven Digul: Belajar dari Bung Hatta | Astin Soekanto

  36. Ping balik: DREAM INDONESIA, Ingin Ke Misool Segera | richotraveling

Like atau komentar dulu, kak. Baca tanpa komentar itu kayak ngasih harapan semu :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s