Review Zest Hotel Bandung, Strategis di Dekat Mall PVJ

Belanja, nongkrong di café, dan foto-foto di obyek wisata kekinian adalah 3 hal yang identik dilakukan di Bandung. Gimana kalo gue kasih tau lo-lo pade bahwa ada hotel di Bandung yang bisa mengakomodasi ketiga hal itu? Nggak cuma itu, hotel ini juga harganya terjangkau tapi kualitas servisnya tetap manis… Namanya adalah Zest Hotel Bandung, sebuah hotel bintang 3 yang berada di dalam satu manajemen Swiss-Belhotel.

Zest Hotel Bandung beralamat di Jalan Sukajadi no. 16, bisa jalan kaki ke mal Paris van Java yang selalu hits itu! Dari Stasiun Bandung juga tinggal sekali angkot. Tempat makan udah nggak usah ditanya lagi, ada banyak di sekeliling hotel. Zest Hotel Bandung juga cocok buat kamu yang mau ke Lembang karena tinggal jalan lurus terus ke arah atas (utara).

Suka banget sama lighting dan desain backdrop meja resepsionis Zest Hotel Bandung

Area duduk yang nyaman di lobi Zest Hotel Bandung

Lobi (reception area) Zest Hotel Bandung

Lobi Zest Hotel Bandung memang nggak banyak fasilitas. Tapi gue suka paduan warna oranye-hijaunya yang segar dan pemilihan material lighting di front desk.


Kamar Zest Hotel Bandung

Nuansa hijau dan aksen oranye ini pun tak absen mengisi balutan interior di dalam kamar-kamar Zest Hotel Bandung. Gue menginap di tipe Zest Rooms, tipe kamar dengan jumlah terbanyak dan harga termurah di Zest Hotel Bandung. Fasilitas di dalam kamar adalah:

  • Coffee & tea maker
  • Working corner
  • Sofabed
  • Hanging corner
  • Safety box
  • Slippers.

Singkat kata, seluruh kebutuhan pokok traveler tersedia dengan nyaman.

Foto panorama Zest Room

Hanging corner dan safety box, suka sama desain pintunya

Coffee & tea maker di kamar Zest Hotel Bandung

Area kerja yang tetap nyaman di kamar Zest Hotel Bandung meski minimalis

Kamar mandi di Zest Hotel Bandung

Kamar mandinya cukup lega lho. Area kering dan area basahnya dibatasi oleh sekat kaca. Yang gue suka adalah kehadiran sabun bar dalam paket toiletries dan built-in shower jadi nggak usah pegel pegangin gagang shower. Semburan airnya enak banget. Kenapa gue suka sabun bar, karena busanya lebih oke daripada sabun cair hotel, apalagi kalo modelnya sabun cair 3-in-1.

Selain Zest Twin Room dan Zest Queen Room, Zest Hotel Bandung juga menyediakan Zest Executive Room dengan luas 36 meter persegi! Fitur tambahan yang ada di Zest Executive Room adalah living room, refrigerator, working area yang lebih luas, dan kamar mandi modern yang lapang dengan rainforest shower. Semoga next time gue bisa nginep di kamar tipe ini ya.

Executive Room di Zest Hotel Bandung

Pengen nginep di Executive Room Zest Hotel Bandung ini

Kamar mandi Executive Zest Room

Shower Executive Zest Room yang lebih modern, luas, dan elegan

Hampir sama dengan Executive Room, Zest Family Room hadir dengan living room, refrigerator, working area yang lebih luas, dan kamar mandi modern yang lapang dengan rainforest shower. Bedanya, luas kamar Zest Family Room ini 50 meter persegi! Selain itu, ranjang yang digunakan adalah sepasang Queen Bed dengan kapasitas 4 orang. Makanya, pas banget kan buat keluarga.

Family Room di Zest Hotel Bandung

Kamar mandi di Family Room Zest Hotel Bandung

Suka banget sama model rainforest shower kayak gini!


Menu Sarapan di Zest Hotel Bandung

Kalo ditanya spot paling instagrammable di Zest Hotel Bandung, maka gue akan menjawab restorannya! Citrus Café ini tampil segar sekaligus elegan dengan warna hijau, kuning, dan gradasi-gradasinya. Sarapannya sendiri dilangsungkan pada jam 6:00-10:00. Dari dinding kacanya yang menghadap Jalan Sukajadi, kita bisa menikmati refleksi matahari pagi dari gedung di seberangnya.

Suka banget sama desain restoran Zest Hotel Bandung

Nuansa hijau dan oranye menciptakan kesan segar di restoran!

Memasuki Citruz Cafe Zest Hotel Bandung

Refleksi matahari pagi saat sarapan di Zest Hotel Bandung

Walapun menu sarapannya nggak terlalu banyak, tapi seluruh elemen tersedia. Kenyangnya pas! Selain nasi dan lauk pauk utama, menu sarapan Zest Hotel Bandung pagi itu juga menyediakan:

  • Omelet
  • Bubur ayam
  • Bubur kacang ijo
  • Roti dan sereal
  • Buah-buahan
  • Kopi, teh, dan jus.

Yang gue suka dari sarapan di Zest Hotel Bandung adalah penataan menu buffet-nya. Rapi, manis, bersih, elegan gitulah. Nampak nggak dari foto-foto yang gue tampilkan? Soalnya banyak hotel budget yang penataan sarapannya gitu doang dan bahkan terkesan berantakan.

Flat lay mode, saat sarapan di Zest Hotel Bandung

Konter buah, minuman, dan burjo di Zest Hotel Bandung

Malam sebelumnya, gue cobain Sop Buntut dan Café Latte di Citruz Café (Sony minum jus jeruk). Sop buntutnya empuk sih, tapi gue lebih suka latte-nya. Kopi dan susunya disajikan terpisah. Begitu dicampur, beuh.. paduan manis dan pahitnya itu pas! Oh ya, saat itu lagi ada buffet juga di restoran. Setelah gue tanyakan ke salah satu staf, ternyata memang ada rombongan yang pesen buat makan malem mereka. Nah, buat kamu yang mau staycation rame-rame di Zest Hotel Bandung, bisa nih order buffet buat kalian sendiri.

Sop buntut, cafe latte, dan es jeruk di Zest Hotel Bandung


Jadi kapan nginep di Zest Hotel Bandung? Berkabar aja ya, deket sama kost gue soalnya, kali aja kita bisa meet-up ngopi-ngopi 😀

7 komentar

  1. Zest hotel memang OKE utk kenyamanan dan lokasi sebanding dengan harganya..

    Tapi sory mas, setahu sy Zest Bandung sdh bukan masuk kategori budget hote, mrk adh naik level jadi bintang 3.. punten ini yah 🙏🏼🙏🏼

    1. Oh, kalo sepemahaman aku bintang 3 itu masih termasuk hotel budget. Apalagi harganya masih di kisaran Rp300ribuan. Jadi sebenernya definisi hotel budget itu gimana, koh? Ini nanya beneran 😀

      1. Kalo sy pemahaman budget sbetulnya kayak hotel2 Tune dulu yg segala sesuatu harus add on.. BF bli lg, bathroom amenities jg bli lg.. ehh Zest harganya di atas 350rb lhoo itu baru room only

      2. I see. Udah kurevisi ya, mas. Thank youuu

      3. Ok.. thank u, maaf kalo krg berkenan 🙏🏼😊

  2. Kak… itu omeletnya menggoda banget. Omelet selalu jadi menu yang saya makan kalo sarapan di hotel. Enggak bisa enggak. Haha. 😀

Like atau komentar dulu, kak. Baca tanpa komentar itu kayak ngasih harapan semu :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Jilbab Backpacker

Travel-Architecture-Halal Lifestyle Blog

Guru Kelana

Perjalanan sang guru di berbagai belahan dunia

Ferdi Cullen-The Microtraveller

A microtraveller is a journey local or overseas that is short, flexible, simple, cheap – yet still fun, exciting, challenging, refreshing and rewarding

Pink Traveler

Kemasi ranselmu dan pergilah melihat dunia

#FDCG

SEBUAH CATATAN TENGIK ANAK TEKNIK

dyahpamelablog

Writing Traveling Addict

Andromeda Noholo

Yang terjadi di Andromeda

fainun.com

Family Blogger Indonesia

Daily Bible Devotion

Ps.Cahya adi Candra Blog

Lonely Traveler

Jalan-jalan, Makan dan Foto Sendirian

bardiq

Travel to see the world through my own eyes.

CERITA LIANA

Travel More, Share More

Casa Fasa

Travel & Life

Teppy and Her Other Sides

Eat well, live well, and be merry!

Mollyta Mochtar

Travel and Lifestyle Blogger Medan

Tukang Ngider

Ngider terus, terus ngider. KUY, DER!

Liza-Fathia.Com

a Lifestyle and Travel Blog

liandamarta.com

A Personal Blog of Lianda Marta

Eka Hei

Selalu ada cerita dalam setiap langkah

D Sukmana Adi

Ordinary people who want to share experiences

Papan Pelangi

tempat berjalan dan bercerita

Peregrination

Jalan-Jalan | Kuliner | Review

Guratan Kaki

Travel Blog

Omnduut

Melangkahkan kaki ke mana angin mengarahkan

The Spiffy Traveler

Exploring Endless Paradise

Efenerr

mari berjalan, kawan

BARTZAP.COM

Travel Journals and Soliloquies

Bukanrastaman

Not lost just undiscovered

Males Mandi

wherever you go, take a bath only when necessary

Travel Blog Evi Indrawanto

Cerita Perjalanan Wisata dan Budaya

Plus Ultra

Stories and photographs from places “further beyond”.

backpackology.me

An Indonesian family backpacker, been to 25+ countries as a family. Yogyakarta native, now living in Crawley, UK. Author of several traveling books and travelogue. Owner of OmahSelo Family Guest House Jogja. Strongly support family traveling with kids.

Musafir Kehidupan

Live in this world as a wayfarer

Fahmi Anhar

Travelogue

Cerita Riyanti

... semua kejadian itu bukanlah suatu kebetulan...

Ceritaeka

Travel Blogger Indonesia

What an Amazing World!

Seeing, feeling and exploring places and cultures of the world

Usemayjourney

Melihat, Mendengar, Memaknai

Winny Marlina

Winny Marlina– whatever you or dream can do, do it! travel

%d blogger menyukai ini: