5 Hostel Recommended di Bandung dengan Harga Rp 100ribuan

lobi bandung house, hostel di dekat stasiun bandung

Setengah dekade yang lalu, keberadaan properti bertipe hostel mungkin masih terbilang jarang di Bandung. Minimnya jumlah hostel saat itu, menurut hemat gue yang nggak hemat, adalah karena budaya turis Indonesia (pasar utama wisata Bandung) yang nggak terlalu cocok dengan sharing room / dormitory room ala hostel. Seiring berjalannya waktu, Bandung semakin dikenal wisatawan mancanegara, ditambah beberapa pelancong Indonesia (biasanya yang udah sering ke luar negeri) yang sudah melek pengalaman, menjadikan hostel kini mudah ditemukan di Bandung.

Udah beberapa kali gue iseng menghabiskan weekend di hostel-hostel lokal kota Bandung. Tujuannya? Well, (1) ganti suasana — gue suka menggunakan waktu akhir pekan buat duduk menulis, sementara kost gue nggak punya fasilitas ruang bersama, balkon, atau sejenisnya. Sebelumnya, gue biasanya ngafe, tapi setelah gue pikir-pikir, daripada habis banyak cuma buat beberapa jam, mending sekalian nginep di hostel, toh? Nginep di hostel itu juga bisa buat (2) bahan konten di blog dan media sosial, dan (3) kesempatan ngobrol sama sesama traveler. Ngobrol langsung itu sensasinya beda dengan nulis atau blogwalking. Seru aja buat gue!


Pendahuluan: Tips Memilih Hostel yang Tepat (dan Cara Pembayarannya)

Ada beberapa kriteria yang gue terapkan soal pemilihan hostel ini. Pertama, harga per malamnya maksimal adalah Rp200.000,00 / orang. Kedua, desain interiornya instagrammable, hehehe. Biar bisa buat pamer di Instagram, Gan. Ketiga, fasilitasnya lengkap — ada sarapan dan ruang bersama (communal room / living room), kehadiran dapur adalah sebuah poin plus. Keempat, lokasinya di kawasan Bandung tengah atau utara (Dago, Ciumbeuleuit, Pasteur, dan sekitarnya) dan mudah dijangkau dari jalan raya.

Karena lagi ngumpulin Traveloka Points, belakangan ini gue suka booking apapun pake Traveloka, termasuk buat pemesanan hostel ini. Tiket buat perjalanan ke Phuket baru-baru ini juga gue book dari Traveloka. Kebetulan, karena lagi mengurangi transaksi dengan kartu kredit, akhirnya gue pilih opsi pembayaran Pay at Hotel di Traveloka. Ini supaya gue nggak ngutang lagi, tinggal bayar cash waktu check-in. Untuk bisa menggunakan fitur Pay at Hotel ini emang tetep perlu kartu kredit yang aktif (terserah mau punya siapa), tapi hanya sebagai jaminan. Kamu nggak akan dikenakan biaya sepeserpun sampai tanggal check-in.

Kenapa nggak bayar pake ATM atau online banking aja, Gie? Oh, itu karena gue juga belum ada duit kalau langsung bayar, nunggu gaji famtrip cair dulu, ngohahahaha.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

langkah-langkah menggunakan fitur Pay at Hotel di Traveloka

Selain itu, opsi Pay at Hotel ini menurut gue juga berguna buat elo-elo semua yang masih suka gojag-gajeg (ragu-ragu, red) pas pesen hotel / hostel. Jadi kamu bisa melakukan pembatalan secara gratis sampai batas waktu tertentu, tergantung kebijakan tiap hotel / hostel. Buka laman pemesanan hotel di Traveloka, isi setiap kolomnya (kota tujuan, tanggal check-in, durasi, jumlah orang & kamar), klik Search Hotels, terus kamu ‘kan bakal dihadapkan dengan hasil pencarian ‘tuh. Nah, ada opsi Pay at Hotel di headbar bagian atas. Klik, maka akan muncul daftar akomodasi yang menerima metode Pay at Hotel. Ini karena belum semua hotel / hostel menerima cara ini, tapi yang jelas Pay at Hotel udah tersedia di banyak daerah tujuan wisata Indonesia dari Aceh sampai Papua.

Oke, kita mulai review 5 hostel di Bandung yok. Gue urutin secara acak, sukak-sukak gue lah pokoknya.


Pinisi Backpacker Hostel (8.5/10 ala thetravelearn)

Lokasi: Sangat strategis di Jalan Pasir Kaliki 84, deket banget dari Stasiun Kereta Api Bandung. Kamu bahkan bisa jalan kaki dengan melalui gang-gang kecil yang nembus ke Jalan Kebon Kawung. Kalau mau cari makan, tinggal ngelayap di Jalan Pasir Kaliki. Kalau ke Istana Plaza sama Living Plaza juga tinggal jalan kaki.

dormitory room pinisi backpacker hostel, bandung

communal room | pinisi backpacker hostel, bandung

1 unit free PC | pinisi backpacker hostel, bandung

left: shared bathroom inside the room
right: sinks and shared bathroom outside the room

Harga: Rp 90.000,00 – Rp100.000,00

Fasilitas Kamar: kasur empuk, bantal yang nyaman, selimut, tirai penutup, colokan listrik dan tatakan kecil di tiap bed, AC, dan kamar mandi dengan shower air panas di tiap kamar. Satu kamar berisi 8 bed.

Fasilitas Hostel: internet, ruang bersama (communal room / living room), free flow water, kopi & teh, dapur, kamar mandi bersama (di luar kamar), 1 unit PC, ruang makan, dan sarapan.

left: communal room | right: my breakfast, omelette with bread

breakfast menu | pinisi backpacker hostel, bandung

dining room | pinisi backpacker hostel, bandung

Yang Gue Suka dari Hostel Ini: Hostelnya bersiiihhh, tenang, dan nyaman karena ber-AC. Sarapannya juara lho, kita bisa pilih beberapa menu yang tersedia hari itu, dimasakkin sama ibu hostel yang ramaaahhh. Saat itu, gue memilih omelet dengan roti, sementara bule cewek yang sarapan bareng gue memilih — Indomie!


Bandung House (7.5 / 10 ala thetravelearn)

Lokasi: Jalan Haji Akbar 19, keluar Stasiun Bandung tinggal nyebrang jalan terus masuk gang ke arah Kartika Sari. Deket banget pokoknya! Karena masih berada di kawasan Pasir Kaliki – Kebon Kawung kayak Pinisi, jadi benefit lokasinya juga idem sama Pinisi.

communal room | bandung house, a hostel in bandung

communal room | bandung house, a hostel in bandung

communal room | bandung house, a hostel in bandung

dormitory room | bandung house

Harga: Rp70.000,00 – Rp80.000,00

Fasilitas Kamar: Kamu pasti tergiur sama tarif kamarnya, hehe. Yah, you got what you paid. Semua kamar di Bandung House nggak ber-AC, cuma pake kipas angin. Di ruang bersama pun nggak ada AC. Masing-masing kamar sedikitnya berisi 4 bed dengan bantal dan selimut, colokan listrik dipake bareng-bareng sama temen sekamar. Anehnya, backpacker bule hepi-hepi aja tuh nginep di sini.

Fasilitas Hostel: internet, 3 kamar mandi bersama, communal room dengan beberapa buku (sama kayak Pinisi), free flow water, kopi & teh, dapur, dan beberapa bahan makanan buat dimasak sendiri (mie instan, telur, roti).

kitchen, bathroom, and hanging corner | bandung house

Yang Gue Suka dari Hostel Ini: Jujur, di hari pertama gue nginep di sini (gue nginep 2 malem), lantainya agak kotor. Berdebu gitu sih, tapi besoknya disapu dan dipel hehe. Bandung House ini keliatan banget kalo dia adalah rumah yang disulap jadi hostel, jadi rasanya homey bangeeettt! Gue banyak ngobrol sama pengelolanya yang orang Malaysia, sama 1 tamu dari Jakarta yang sama kurang kerjaannya kayak gue — main ke Bandung buat leyeh-leyeh di hostel, and it was not his first time hahaha. Kami juga sempet ngobrol sama beberapa tamu hostel.


INAP at Capsule Hostel (8/10 ala thetravelearn)

Lokasi: Apartemen Grand Asia Afrika unit D lantai 19, persimpangan Jalan Lengkong Kecil dan Jalan Sunda. Hostel kapsul ini deket sama kawasan wisata Jalan Asia Afrika – Alun-Alun – Masjid Raya dan kawasan kuliner Jalan Burangrang. Di sekitar hostel juga ada beberapa tempat makan kok. Dari tempat parkir, gue naik lift menuju lantai 19. Jujur, lift-nya agak serem karena goyang-goyang, hahaha. Puji Tuhan tetep selamat sampai check-out.

i love this capsule bed | inap at capsule hostel, bandung

cermin dan colokan listrik di dalam kapsul

curtain and blanket | inap at capsule hostel, bandung

naik turun tangga menuju kapsul

Harga: Rp105.000,00 (untuk standard capsule bed) dan Rp125.000 (untuk special view capsule bed)

Fasilitas Kapsul: Berbeda dengan 2 hostel sebelumnya, hostel yang satu ini menganut paham (((paham))) capsule bed. Masing-masing kapsul dilengkapi dengan bantal, selimut, cermin, colokan listrik, meja lipat, kotak penyimpanan, dan tirai. Benefit tambahan berupa jendela kaca dengan panorama kota Bandung dari ketinggian bakal kamu dapatkan kalau kamu pesen special view capsule bed.

Fasilitas Hostel: internet, AC central, ruang makan yang menyatu dengan dapur, free flow water, kopi & teh, sarapan (roti tawar), 2 kamar mandi bersama, perpustakaan mini dengan koleksi Colours (inflight magazine-nya Garuda Indonesia), TV dengan saluran internasional, dan balkon kecil dengan panorama Bandung yang tsakeeeppp! Gue lihat ada beberapa PC di lorong menuju kamar mandi, tapi nggak yakin apakah bisa dipake atau enggak.

panoramic view of bandung | inap at capsule hostel

koleksi inflight magazine “Colours” di inap at capsule hostel

bersantai di mini library sambil menonton tv

lorong inap at capsule hostel

Yang Gue Suka dari Hostel Ini: Pengalaman, jelas! Ini adalah pertama kalinya gue nginep di hostel kapsul. And it was fun, tetap nyaman kok. Terus, pemandangan dari balkonnya itu bagus bangeeettt! Cobain deh hunting sunrise atau sunset di sini, gue sih nggak sempet hehe. Koleksi bacaannya juga menarik buat dibaca. Suasananya juga homey, karena ruang gerak kita terbatas, ketemunya itu lagi itu lagi. Alhasil gue kenalan sama satu cowok terus kita pesen GoFood bareng-bareng buat makan malam.

Review lengkap INAP at Capsule Hostel bisa dibaca di SINI.


Subwow Hostel (8.5/10 ala thetravelearn)

Lokasi: Basement Hotel Grand Tebu, Jalan R.E. Martadinata (Jalan Riau) 207. Jalan Riau adalah kawasan nongkrong (café, coffee shop, restoran) dan wisata belanja baju (factory outlet dan distro). Nggak terlalu jauh dari Gedung Sate, Lapangan Gasibu, dan Museum Geologi.

kamar single bed di subwow hostel bandung

kiri: kamar mandi dengan pintu transparan untuk single room
kanan: lorong subwow hostel

Harga: Rp100.000,00 (single atau 4-bed sharing bathroom) – Rp128.000,00 (single atau 4-bed private bathroom)

Fasilitas Kamar: Gue nginep di kamar Single Bed with Private Bathroom. Selain ranjang yang empuk dengan bantal & selimut, juga ada TV, cermin, meja layang, dan kamar mandi pribadi dengan pintu kaca.

Fasilitas Hostel: Internet, AC central, ruang makan, sarapan, free flow water, kopi (Rp8.000,00), minuman botol dan beberapa item yang dibutuhin tamu dijual di lobi.

Yang Gue Suka dari Hostel Ini: SubWow Hostel ini kayak perpaduan hostel dan hotel. Sekiranya kamu memesan 4-bed room yang hanya diisi 2 orang, kamu nggak akan dicampur sama tamu lainnya. Terus, gue suka bangeeettt sama shower kamar mandinya yang bertipe rainforest, mengucur dengan aliran dan suhu yang pas dari atas. Sarapannya diambil dari Hotel Grand Tebu, yaitu nasi, 1 menu daging, dan 1 menu sayur. Buat yang nginep dalam jangka waktu lama, bakal dikasih akses ke fasilitas Hotel Grand Tebu seperti kolam renang. Cihuy!

Review lengkap SubWow Hostel bisa dibaca di SINI.


Loka Hostel (7/10)

Lokasi: Jalan Ciumbuleuit 155, di seberang kampus Universitas Katolik Parahyangan. Jalan Ciumbuleuit ini juga merupakan kawasan nongkrong meski nggak sebanyak di Jalan Riau. Deket banget sama Jalan Cihampelas (buat ke Cihampelas Walk atau belanja oleh-oleh) dan Jalan Siliwangi (kampus ITB).

communal room | loka hostel, bandung

kitchen | loka hostel, bandung

working desk, twin room with shared bathroom | loka hostel, bandung

twin bedroom with shared bathroom | loka hostel, bandung

Harga: Rp130.000,00 (6-bed dorm) dan Rp 215.000,00 (private room with shared bathroom)

Fasilitas Kamar: Pas gue di Loka Hostel, gue nginep di kamar Twin Room with Shared Bathroom, hehe. Lagi pengen manja dikit. Kamarnya nggak ada AC tapi adeeemmm. Mungkin karena ada di bawah tanah dan ada dinding batu alam. Kedua ranjangnya punya kasur yang empuk, selimut dan handuk udah tersedia. Selain itu juga ada coffee table, meja & kursi kerja, dan jendela yang menghadap ke taman kecil.

Untuk kamar 6-bed dorm, ada loker yang cukup besar buat masing-masing penghuni. Kasurnya juga cukup tebel dan nyaman.

Fasilitas Hostel: Saat gue tiba di Loka Hostel buat check-in, gue agak kesulitan nyari lokasinya karena ternyata nyempil di samping 2 buah tempat makan. Pas ketemu, gue agak underestimate karena lobinya biasa banget. “Wah, jangan-jangan beda dari yang di foto internet ‘nih,” batin gue. Setelah dibawa menuruni tangga ke area penghuni, baru deh keliatan bagusnya hehe.

Ada communal room yang jadi satu dengan dapur. Di dapur ada free flow water, kopi & teh, pemanggang roti, roti tawar, dan koleksi buku yang cukup banyak. Cuma topik buku-bukunya agak berat, gue juga nggak terlalu minat sih hehe. Sayangnya cuma ada 1 kamar mandi sekaligus toilet di sini, wastafelnya ada di luar. Untung saat itu tamunya cuma gue sama temen gue, jadi nggak ada acara rebutan. Ada TV dengan saluran TV internasional, tapi tangkapan sinyalnya jelek banget!

dormitory room | loka hostel, bandung

Yang Gue Suka dari Hostel Ini: Gue udah ngincer Loka Hostel ini sejak lama karena jatuh cinta sama desain interiornya! Desainnya minimalis, tapi rustic. Ada unsur kayu dan batu alam, suasananya nyaman banget. Nggak ada AC, tapi adeeemmm. Tapi jujur, gue harus bilang kalo Loka Hostel ini di bawah ekspektasi gue. Dengan harga yang lebih mahal dari Pinisi dan Bandung House, gue berharap sarapan di Loka Hostel ini akan cukup “kaya”. Mungkin ada ibu-ibu yang masakkin kayak di Pinisi. Ternyata sarapannya cuma roti tawar doang. Ada Indomie, Pop Mie, sama telur di dapur, tapi dijual. Ada kompor, tapi gasnya nggak terpasang. Padahal di Bandung House aja kita bebas buat ngambil roti, Indomie, atau telur. Itulah kenapa gue kasih nilai 7 buat Loka Hostel hehehe.

Perlu diingat, harga di atas adalah harga per orang dan per malam, serta bisa berubah sewaktu-waktu. Jadi, mau pilih hostel di kawasan mana: deket Stasiun Bandung, deket Asia-Afrika, deket Jalan Riau, atau deket Cihampelas?

Iklan

70 komentar

  1. loh di tebu itu basementnya ada hostel? aku baru tahu…

  2. Hotelopedia · · Balas

    Dari kelima yang dibahas, aku baru pernah cobain satu doang. Ketara banget kurang jelajahnya hahaha.

    Pengen banget cobain yang Inap at Capsule Hostel sama Pinisi. Lain kali deh kalau agak lama di Bandung tapi lagi ga ada yang digarap hahaha

    1. Cari garapan bang. Biar kayak petani #eh

  3. Walau harga kamarnya cuma seratus ribuan,lumayan juga kelihatannya Mas Nugie. Apa lagi kalau traveling sendirian dan cuma numpang tidur ya. Hotel-hotel di atas bisa direkomendasikan

    1. Buat saya yg seperti itu udah cukup nyaman, mbak. Bisa tidur nyenyak, mandi air hangat, dan sarapan hehe.

  4. Kurang kerjaan yang berpaedah banget ya, gi… hahahaha.. Tapi kapan2 pengen juga nyoba, biasanya pas ke Bandung, pas bokek …nebeng di rumah temen

    1. Hehehe, siapa tau pas nginep di hostel bisa dapet temen baru 😀

  5. Asiiik bisa nih jalan jalan murah ke Bandung. Setidaknya cost down urusan akomodasi 😀

    1. Bisa bro. Sini main ke Bandung.

  6. etybudiharjodotcom · · Balas

    Beneran cocok buat single backpaker. Secara aku emak2 yg rempong sama anak2. Have Travelling yaaa

    1. Hehe bisa pesen twin room di Loka Hostel 😁

  7. wahhhh thx infonya gie, kalo mau yg tight budget bolehlah ini dicoba ntar ntar

    1. Sama-sama, ditunggu di Bandung 🙂

  8. wah udah banyak juga ya sekarang hostel di bandung, dulu pernah nginep hostel yang di Jl. Braga itu….kayaknya waktu itu hostel masih jarang bgt, thn 2013 kalo ga salah hihihi

    1. Iya kak, dulu cuma ada Chez Bon yg di Braga itu. Sekarang udah banyak dan lucu-lucuuuu.

      1. Buahaha….trauma ke Chez Bon, bulenya bejibun, terus yang sebelah tidur nggak pake celana…amsyong dah.

      2. nggak pake celana banget bang? huahahahaha.

  9. Lumayan nih buat referensi kalau mau jalan-jalan ke Bandung, Mas. Sebenarnya nggak terlalu sreg kalau dorm room, tapi kamar macam ini yang bisa mempertemukan dengan orang baru. Hehe…

  10. ajengveran · · Balas

    Lumayan nih buat referensi kalau mau jalan-jalan ke Bandung, Mas. Kalau saya sih sebenernya untuk dorm room kurang sreg, tapi model kamar dorm room bisa ngasi pengalaman yang berbeda sekaligus temen baru, Betul nggak? Hehe

    1. iya betul, buat pengalaman dan temen baru. kalo gitu pilih dorm yang 4-bed aja mbak, biar nggak terlalu keroyokan 😀

  11. Halooo mas Matius 🙂 Wah, ga nyangka ya di Bandung ternyata udah banyak penginapan murce ala back paker yach. Model dormitory gitu cocok buat para single fighter kayaknya. Buat aku emak remping 2 kiddos mah hararese lah kaman2, hahah abdi mah gampang urang Bandung tiasa stay di rumah sodara aja wkwkwkwk 🙂 Thanks infonya ya bermanfaat sekali 🙂

    1. Hehe, hararese nyak kalo bawa-bawa anak. Mungkin bisa di-share ke temen-temennya yang minat, trimakasih sudah mampir 😀

  12. Cocok banget ini, Kak. Murah, fasilitas lengkap, strategis, dan bisa buat si gojak-gojek macam saya.

    1. Hehe iya mas. (((gojak-gajek)))

  13. Kalau sekadar buat nginap aja sih enakan yang murah seperti ini. Kalau di tempat mahal dan bagus, sekalian buat staycation aja.

    1. iya bener, mas. rugi nginep di hotel mahal-mahal kalo kitanya lebih banyak di luar 😀

  14. arief pokto · · Balas

    Penasaran sama yg Capsule. Belum pernah nyobain. Dan bener pesan hotel pakai Traveloka itu mudah banget. Ga pakai khawatir

    1. Kalo gak masalah tidur di kapsul, boleh sesekali cobain mas 🙂

  15. itu Bandung House seru banget ya >.<
    dan gue baru tau mas kalo di Bandung ada hotel capsule haha
    menarik! jadi pengen coba semuanya 😀

    terima kasih sharingnya, Mas Gie!

    1. Gue juga baru tau pas itu kalo ada hostel kapsul, hehehe. Ditunggu di Bandung ya 😀

      1. abis lebaran masih di Bandung? apa mudik?
        nanti kasih rekomen tempat asik ya mas haha

      2. Aku mudik ke Jogja, tapi bisalah kasih rekomendasi

  16. Bookmark dulu ah….
    Cocok buat sendirian maupun dateng bareng partner ini, lagian selama ini aku kalau nginep ya cuman perlu tidur sama mandi aja….ahahaa

    1. Monggo mas. Ditunggu di Bandung 😀

  17. Semacam staycation di hostel ya, hehe..
    Kalo di Makassar belum ada yang kayak gini. Eh atau mungkin ada tapi saya gak tau soalnya belum pernah survey.

    1. Nanti coba saya survey ya di Makassar, hehe. Makasih udah mampir, mbak.

  18. Kalo aku pertama kali hotel kapsul pas transit di KLIA2.
    Tadinya nggak mau sih hotel kapsul, kebayangnya campur cowo cewe gitu. Ternyata, pisah. Seru juga yah nyobain hotel kapsul.

    Anyway, thanks buat referensi hostelnya, nanti kalo perlu ke bandung bisa cek tulisan kamu yang ini deh~ 😀

    Cheers,
    Dee – heydeerahma.com

    1. Aku dari awal traveling udah nggak masalah sih sama tidur campur, dan puji Tuhan nggak ada masalah hehe

  19. LennyLim · · Balas

    Duh makasih kak nugie engkau penyelamat sobat kismin nih hehe

    1. hahahaha, yang sabar ya sobat misqind-ku 😀

  20. Fitur barunya Traveloka ini keren pisan euy
    Kita jadi gak perlu takut gak kebagian hotel meski lagi padat-padatnya musim liburan
    Dan yang paling asyik kita gak pakai bayar duluan, bayarnya bisa saat datang padahal pesan hotelnya udah sejak kapan tau ya
    Aku mauuuuuuu

    1. Cuuusss book di Traveloka pake Pay at Hotel 😀

  21. Ide lo menarik juga, gi. Daripada ngafe ye kan, mendingan ‘ganti kamar’ udah dapat fasilitas WiFi plus sarapan pula. Btw, dari ke semua hostel di atas, yang punya kamar khusus female yang mana aja?

    1. Iya bener. Terus kalo capek duduk, bisa tiduran di kamar hehe.

      Kayaknya nggak ada yang punya female dorm sih

  22. aku jg kalo booking lewat booking.com pakenya yg free cancellation n pay at the property. Tapi biasanya lebih mahal dikit sih…

    kalo hostel kalo aku sih yg penting ada loker sama colokan di deket kasur masing-masing.. hehehe…

    1. Cari tau ada colokan dari mana mas? Foto ya?

      1. Ngontak ke propertinya langsung mas..

      2. i see, cukup niat juga ya mas

      3. Iyah.. 😅
        Tapi klo ga ada jg gpp sih selama murah n lokasinya oke

  23. Kalo lagi traveling sendirian ke Bandung, trus pilih hostel yang bunk bed kayaknya bisa dicoba lah ya. 😀

    1. Cobain mas, seru kok di hostel

  24. Sekarang yang model kapsul emang lagi favorit ni karena unik dan murah.. hehe
    Cocok buat referensi kalau ke Bandung..

    TFS

    1. Pengalaman baru yekan, hehehe

  25. Idenya bagus juga buat nyari suasana dan ide baru perlu refreshing nginep di lain tempat kayak hostel.
    Btw, thanks infonya ya .. recommended buat liburan ke Bandung.

  26. dgoreinnamah · · Balas

    Tiap jalan ke Bandung, nginepanya pasti di rumah temen, gk pernah di hotel atau hostel.

    Dari banyaknya penginapan yg disebutin, saya paling suka INAP. Dalam waktu dekat kayaknya bakal ke Bandung dan cobain hotel kapsul yg satu itu

    1. INAP recommended, hostel kapsul dengan view juara!

  27. Mau cobain hotel kapsulnya, kayanya keren ya. belum pernah nginep di tempat kaya gitu 🙂

    1. Murah, homey, dan punya view keren!

  28. […] itu, gue dan 1 orang teman berangkat dari lokasi staycation kami di Loka Hostel, Ciumbuleuit, dengan GrabCar. Gue suka banget sama driver-nya. Dia langsung mengoptimalkan Google Maps untuk […]

  29. Istinov Faqih Koto · · Balas

    Keren bro, gw sih masih nyaman sama Bandung House sih. Hahahaha

    1. tapi suka panas di sana bro, hehe

  30. […] waktu lalu, gue sempet share tentang 5 hostel di Bandung yang pernah gue inapi dan gue surprised dengan respon jemaah dunia maya. Thread yang gue bikin di […]

  31. Dulu aku mengiranya kalau hotel di Bandung itu minimal 400rban, ternyata banyak yang 100rb an ya Matius

    1. Banyak pilihan sekarang kak 🙂

  32. […] Butuh penginapan super murah di Bandung? Baca rekomendasi gue di: 5 Hostel Recommended di Bandung dengan Harga Rp100ribuan […]

  33. Gw bingung.. Kalau nginap di Inap itu, check in-nya gimana? Datang ke resepsionis apartemennya atau gimana?

    1. Nggak. Check-in di resepsionis hostel. Jadi nggak usah ke lobi apartemen.

  34. lama ga mampir dan komen di blog ini, eh dulunya identik dengan bandara sekarang aku perhatiin lagi intens nulis review tentang hotel pun dengan postingan di instagram hehehehe, lumayan lah sering nginep2 jadinya

    1. halo bro. iya kamu lama nggak mampir. padahal aku suka mampir ke ndayeng 😦

      haha, bandara dan hotel punya satu kesamaan. intinya aku ini urban traveler, yang cenderung jalan-jalan di kota, baik kota maupun luar negeri 😀

Like atau komentar dulu, kak. Baca tanpa komentar itu kayak ngasih harapan semu :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Jilbab Backpacker

Travel-Architecture-Halal Lifestyle Blog

Guru Kelana

Perjalanan sang guru di berbagai belahan dunia

Ferdi Cullen-The Microtraveller

A microtraveller is a journey local or overseas that is short, flexible, simple, cheap – yet still fun, exciting, challenging, refreshing and rewarding

Pink Traveler

Kemasi ranselmu dan pergilah melihat dunia

#FDCG

SEBUAH CATATAN TENGIK ANAK TEKNIK

dyahpamelablog

Writing Traveling Addict

Andromeda Noholo

Yang terjadi di Andromeda

fainun.com

Family Blogger Indonesia

Daily Bible Devotion

Ps.Cahya adi Candra Blog

Lonely Traveler

Jalan-jalan, Makan dan Foto Sendirian

bardiq

Travel to see the world through my own eyes.

CERITA LIANA

Travel More, Share More

Casa Fasa

Travel & Life

Teppy and Her Other Sides

Eat well, live well, and be merry!

Mollyta Mochtar

Travel and Lifestyle Blogger Medan

Jalancerita

Tiap perjalanan punya cerita

Tukang Ngider

Ngider terus, terus ngider. KUY, DER!

Liza-Fathia.Com

a Lifestyle and Travel Blog

liandamarta.com

A Personal Blog of Lianda Marta

Eka Hei

Selalu ada cerita dalam setiap langkah

D Sukmana Adi

Ordinary people who want to share experiences

Papan Pelangi

tempat berjalan dan bercerita

Peregrination

Jalan-Jalan | Kuliner | Review

Guratan Kaki

Travel Blog

Omnduut

Melangkahkan kaki ke mana angin mengarahkan

The Spiffy Traveller

Exploring Endless Paradise

Efenerr

mari berjalan, kawan

BARTZAP.COM

Travel Journals and Soliloquies

virustraveling.com

Pack your dream and GO!!

Bukanrastaman

Not lost just undiscovered

Males Mandi

wherever you go, take a bath only when necessary

Travel Blog Evi Indrawanto

Cerita Perjalanan Wisata dan Budaya

Plus Ultra

Stories and photographs from places “further beyond”.

backpackology.me

An Indonesian family backpacker, been to 25+ countries as a family. Yogyakarta native, now living in Crawley, UK. Author of several traveling books and travelogue. Owner of OmahSelo Family Guest House Jogja. Strongly support family traveling with kids.

Musafir Kehidupan

Live in this world as a wayfarer

Fahmi Anhar

Travelogue

Cerita Riyanti

... semua kejadian itu bukanlah suatu kebetulan...

Sharon Loh

Food dan Travel Blogger Indonesia

Ceritaeka

Travel Blogger Indonesia

What an Amazing World!

Seeing, feeling and exploring places and cultures of the world

Usemayjourney

Melihat, Mendengar, Memaknai

Winny Marlina

Winny Marlina– whatever you or dream can do, do it! travel

%d blogger menyukai ini: