Akomodasi, Bandung, Belanja, Indonesia, Jawa Barat, Kuliner, Transportasi, Wisata

Jalan-Jalan di Bandung 2 Hari 1 Malam? Bisa Banget!

panoramic view of bandung | inap at capsule hostel

Hai hai, temen-temen backpacKeren dan travelista yang keceh dan baik hati. Nggak kerasa, nih, gue udah lima tahun numpang hidup di Bandung dan belum juga lulus lulus. Karena itulah gue tergerak buat share ke elo, elo, dan elo tentang kota yang dijuluki Parijs van Java ini #nggaknyambung #biarlah. As we know, Bandung menjadi salah satu kota tujuan wisata di Indonesia dan menjadi “tempat pelarian” utama orang-orang Jakarta dan sekitarnya. Gue mau kasih tips itinerari nih, buat kalian yang sibuk dan cuma punya waktu weekend alias hari Sabtu-Minggu buat jalan-jalan di Bandung.

Hey, ini emang tulisan lama, tapi tulisan ini tetep gue update kok.

Butuh penginapan super murah di Bandung? Baca rekomendasi gue di: 5 Hostel Recommended di Bandung dengan Harga Rp100ribuan

 

Pendahuluan: Transportasi Menuju Bandung

Yang pertama, kita bahas tentang masalah keberangkatan sampai ke Bandung. Sebagai kota besar, Bandung dapat dicapai dengan semua moda transportasi, kecuali kapal. Untuk terminal, ada Terminal Leuwi Panjang yang lebih banyak melayani kedatangan dari Jakarta dan kota-kota luar pulau, dan Terminal Cicaheum yang lebih banyak melayani kota-kota Jawa Tengah / Jawa Timur dan beberapa Jawa Barat (Cirebon, Garut, Tasikmalaya, Ciamis). Ulasan lebih lengkap tentang transportasi bus dari Jawa Tengah atau Jawa Timur bisa dilihat di sini. Kalau kamu naik kereta, kamu bisa turun di Stasiun Bandung (atau yang juga dikenal dengan Stasiun Hall) untuk kereta bisnis dan eksekutif atau Stasiun Kiara Condong untuk kereta ekonomi. Sementara buat kamu yang punya duit dan lebih memilih buat terbang buat naik pesawat, bisa minta turun di Bandara Husein Sastranegara ya. He’eh, tinggal bilang, “Kiri kiri, Pak!” sama pilotnya, nanti pesawatnya berhenti terus kamu bisa turun langsung gyahahahahaha.

Onion Head Emoticons 14

“Gie, kalo gue jalan kaki aja dari Semarang gimana? Biar ngirit.”

“Gie, kalo gue naik sapu terbang gimana? Gue berangkat dari Hogwarts.”

Kalo itu sih lo bisa turun di mana pun lo suka. Nggak usah tanya-tanya gue -_____- #nanyasendirijawabsendiri

Baca Juga: A Mini Guide of Husein Sastranegara International Airport, Bandung

Nah, buat lo yang dateng dari Jakarta dan sekitarnya pake kendaraan pribadi, lo bisa pake jalur tol atau jalur non-tol. Untuk jalur tol, rutenya adalah seperti ini:

  • Tol Cikampek – Tol Cipularang – Tol Padaleunyi – keluar tol Pasteur
  • Tol Jagorawi – Puncak – Cianjur – Tol Padaleunyi – keluar tol Pasteur
  • Tol Jagorawi – Cibubur – Jonggol – Ciranjang – Tol Padaleunyi – keluar tol Pasteur
welcome to Bandung!

Sementara buat lo yang lebih memilih jalur non-tol, bisa pake rute Cikampek, Puncak, atau Jonggol. Rute Cikampek berangkat dari Pulogadung / Kalimalang, lalu dilanjutkan hingga Bekasi Timur, Bekasi Barat, Cikarang, Karawang, Purwakarta, Padalarang, hingga akhirnya Bandung. Rute Puncak akan melalui Cibinong, Bogor, Puncak, Cianjur, dan Padalarang. Sementara rute Jonggol akan melalui Pasar Rebo, Cibubur, Jonggol, Ciranjang, dan Padalarang. Rute pertama adalah yang paling sering banyak digunakan.

 

Itinerari Bandung Hari ke-1

Nah, sekarang kita asumsikan lo sampai di Bandung hari Sabtu pagi. Kalo lo sampai di Bandung subuh-subuh, lo bisa langsung ngacir ke Tebing Keraton di Dago atau Bukit Moko (Bukit Bintang) buat berburu sunrise atau menikmati pemandangan kabut menelusup di antara perbukitan.

berpose di tebing keraton, bandung

Sebelum check-in ke hotel, lo bisa istirahat dulu sambil sarapan pagi di Bubur Bubur Ayam M.H. Oyo Tea atau yang biasa disebut bubur Oyo aja. Lokasinya di Jl. Sulanjana nih, nggak jauh dari pusat kota. Bentuknya yang cuma sebuah warung kaki lima nggak menyurutkan semangat pengunjung buat dateng. Harganya juga murah, dari Rp 7.000,00 hingga Rp 12.000,00. Ada yang khas dari bubur yang satu ini. Bubur Oyo ini kental banget, sampai-sampai nggak akan tumpah meski mangkoknya dibalik. Yes! Pagi-pagi udah wisata kuliner. Jangan lupa instafood ya, biar seluruh dunia tahu lo lagi di Bandung 😀

Gambar nyolong dari: http://kuliner.panduanwisata.com/files/2012/09/bubur-ayam-mang-oyo-3.jpg
Gambar nyolong dari: http://kuliner.panduanwisata.com/files/2012/09/bubur-ayam-mang-oyo-3.jpg

Selesai sarapan, silakan check-in dan beristirahat di penginapan. Selain 5 hostel Rp100ribuan yang link-nya udah gue kasih di atas, beberapa rekomendasi hotel lainnya tertera di daftar berikut ini. Klik tulisan yang ditebalkan buat baca ulasan lengkapnya.

Hotel Bintang 2 dan 3 di Bandung

  1. Hotel Ilos, Jl. Babakan Jeruk III no. 37-39, Pasteur
  2. de Halimun Guesthouse, Jl. Halimun no. 12 (dekat Jalan Asia Afrika dan Jalan Burangrang
  3. Hotel Vio Cimanuk, Jl. Cimanuk no. 15 (dekat Gedung Sate, Lapangan Gasibu, Museum Geologi)
  4. Triple Seven Bed & Breakfast, Jl. Pesantren Wetan no. 20 (dekat Jalan Pajajaran dan Bandara Husein Sastranegara)
  5. Naval Hotel, Jl. Sukajadi no. 180 (dekat mal Paris van Java)
  6. Hotel Amaris, Jl. Cihampelas no. 171 (dekat mal Cihampelas Walk)

Hotel Bintang 4 dan 5 di Bandung

  1. Hotel Grand Cordela, Jl. Soekarno-Hatta no. 791B (di kawasan Bandung Timur)
  2. Shakti Hotel, Jl. Soekarno-Hatta no. 735
  3. Hotel Grand Tjokro, Jl. Cihampelas no. 211-217
  4. Sandalwood Boutique Hotel, Jl. Seskoau no. 1 (di kawasan Lembang, dekat de Ranch)

Oke. Anggaplah lo udah dapet hotel di Bandung seperti yang lo mau. Lo bisa terus check-in, dan istirahat bentar sambil mandi-mandi madu sampai jam makan siang. Karena lagi berada di tanah Sunda, jangan makan di tempat-tempat makan fast food dong. Pilih rumah makan khas Sunda, seperti Ampera (ini ada di mana-mana), Nasi Bancakan, Sambara (keduanya di kawasan Jl. Trunojoyo), Sambal Hejo (Jl. Natuna), RM Ibu Hj. Ciganea (di belakang Telkom Gasibu), atau Ma Uneh (di Jl. Setiabudhi dan Pajajaran). Habis makan siang, kamu bisa langsung wisata belanja deh, muahahahaha. Bisa ke sepanjang Jl. Riau sampai Jl. Trunojoyo (kawasan Factory Outlet dan distro), Jl. Ir. H. Djuanda alias kawasan Dago, sampai ke Jl. Setiabudhi. Ada FO yang beken banget di Jl. Setiabudhi, namanya Rumah Mode, yang rajin menyumbang kemacetan setiap weekend -_____-

Buat yang mau belanja-belanji murah juga bisa lho. Bisa ke Pasar Baru, ITC Kebon Kalapa, Jl. Cihampelas, Jl. Dewi Sartika, hingga ke Cimol Gedebage yang menjual beragam baju-baju bekas impor muehehehehe.

Ngomong-ngomng, buat lo yang lebih suka menjelajah arsitektur, heritage, atau sejarah, lo bisa tetep eksplor kawasan Pasar Baru. Pasar Baru adalah chinatown-nya alias pecinan dan kampung Arab-nya Bandung. Nggak jauh dari Pasar Baru, tepatnya di Jalan Klenteng, juga ada tempat ibadah tri-dharma (Buddhism, Taoism, dan Konghucu) yang cukup besar dan menarik buat dikunjungi.

Baca ceritanya di: Menjejak Sisa-Sisa Pecinan Bandung dan Antara Pecinan dan Kampung Arab Bandung

Potret sisa-sisa pecinan Bandung dengan bangunan tuanya
Kelenteng Satya Budhi / Hiap Thian Kiong

Capek dan laper shopping ke sana kemari, ngemil-ngemil dulu yuk di Baso Cuankie Serayu, masih di kawasan Jl. Riau. Cuanki sendiri adalah kuliner khas Bandung yang masuk dalam famili bakso-baksoan. Believe it or not, kata “cuanki” konon merupakan singkatan dari: “cari uang jalan kaki.” Hahaha, lucu banget ya. Cuanki biasanya emang dijajakan dengan berjalan kaki oleh pedagang asongan. Nah, Cuanki Serayu ini berbeda, karena sudah memiliki tempat sendiri. Rasanya juga lebih enak dong, dengan bahan-bahan yang dijamin berkualitas, cukup dengan selembar uang sepuluh ribuan. Kalau nggak mau makan bakso cuanki, bisa pilih Es Cendol Elizabeth di Jl. Otista dan Jl. Cihampelas, Colenak di Jl. Ir. H. Djuanda (Dago), Es Krim Durian (sepanjang Jl. Cihampelas), atau Martabak San Francisco yang juga berada di kawasan Riau.

Jika masih ada waktu sebelum jam mandi sore, lo bisa bersantai-santai sambil foto-foto di beberapa tempat ikonik Bandung seperti Gedung Sate, sepanjang Jl. Asia-Afrika (di situ ada Gedung Konferensi Asia-Afrika), Balai Kota Bandung (yang kalau sore menjadi tempat ngumpul komunitas dance, korean cover-dance, cheerleader, break-dance, dsb), atau Masjid Besar Bandung yang berada di sisi alun-alun. Lo bisa naik ke atas menaranya dengan harga murah meriah dan dapet pemandangan spektakuler kota Bandung dari ketinggian!

Masjid Besar Bandung, di sisi Alun-Alun dan Jl. Asia-Afrika
Masjid Besar Bandung, di sisi Alun-Alun dan Jl. Asia-Afrika

Malam mingguan di Bandung nggak afdol kalau nggak diisi dengan nongkrong-nongkrong  sok asik ala anak-anak gahul Bandung dan turis-turis lainnya. Datanglah ke Jalan Braga dengan cafe-cafe dan tempat hiburan malam yang berjajar di kedua sisinya. Jalan Braga ini masih dipertahankan dengan blok-blok batunya seperti jalanan Eropa jaman dulu, bukan dengan aspal. Banyak turis mancanegara yang nongkrong di sini, dan sering dijadikan sebagai lokasi photo-shoot. Oh iya, ehem, Jl. Braga ini juga merupakan salah satu “red-district”-nya Bandung (selain kawasan Saritem, hehe).  Alternatif lain untuk menghabiskan malam minggu di Bandung selain di Jl. Braga adalah di kawasan Dago yang juga banyak diisi dengan tempat-tempat makan. Terus naik sampai ke Dago Atas, dan nikmati pemandangan kota Bandung dari ketinggian dengan gemerlap lampu-lampu kotanya 🙂

Salah satu tempat nongkrong yang juga gue rekomendasikan adalah Morning Glory Rooftop Cafe yang ada di atas Hotel Mitra, Jl. W.R. Supratman no. 98. Lokasinya nggak jauh dari Gedung Sate, kok.

Eits, malam minggu di Bandung nggak berhenti sampai di sini. Silakan melanjutkan jalan-jalan dengan bergerak ke utara, naik ke daerah Lembang. Ngapain, Gie? Berendam di Sari Ater Hot Springs and Resort hehe. Perjalanan menuju Lembang memakan waktu sekitar satu jam. Bagi yang nggak bawa kendaraan pribadi, bisa sewa mobil dengan tarif 300.000-an untuk 12 atau 16 jam. Tarif segitu biasanya udah bisa dapet Avanza atau APV.  Biaya masuknya Rp 19.000,00, sementara biaya untuk kolamnya adalah Rp 35.000,00. Jadi bayar dua kali nih. Gue sarankan lo beli tiket kolam (bukan tiket masuk) dari calo aja biar lebih murah. Kemarin, gue sama temen-temen bertujuh masing-masing cuma Rp 28.500,00 aja karena dapet harga Rp 200.000,00-an bertujuh. Jangan kaget, makin lama justru makin rame (dan makin aneh-aneh aja yang dateng)

Sari Ater Hot Springs and Resort
Sari Ater Hot Springs and Resort

Kelar berendam air panas dan tiba-tiba pengen makan? Tenang, Bandung punya beberapa tempat kuliner tengah malam yang buka sampai pagi. Yang pertama, ada Ceu Mar di Jl. Banceuy (sekitar Jl. Asia-Afrika) yang menyajikan aneka makanan rumahan. Recommended menu di sini adalah gulai dan tongsengnya. Ceu Mar ini baik dan ramah banget lho, dia selalu menyapa pengunjungnya dengan “geulis” (cantik) atau “kasep” (ganteng). Jadi, kalau lo lagi hilang kepercayaan diri dan udah pengen terjun dari warteg depan hotel, mending mampir ke sini aja 😀 Ada juga Nasi Kalong di Jl. Riau yang khas dengan nasi merahnya, atau Cafe Madtari di depan Taman Flexi Dago yang menyajikan aneka olahan keju (mie, roti, dan macam-macam minuman hangat). Kejunya berlimpah ruah loh jinawi, cocok buat lo yang fanatik sama keju.

Rekomendasi tempat makan Bandung lainnya bisa lo baca di: Review 3 Tempat Makan Kekinian di Kota Bandung

Itinerari hari pertama selesai di sini. Buat lo yang butuh rekomendasi itinerari buat hari ketiga, baca aja: 3 Tempat Wisata Kekinian yang Instagrammable di Lembang

 

Itinerari Bandung Hari ke-2

Hari Minggunya jangan bermalas-malasan dong, bangun pagi-pagi dan bergabunglah bersama warga lokal di Bandung Car Free Day di sepanjang Jl. Ir. H. Djuanda hingga Jl. Merdeka (Balai Kota). Bisa jalan-jalan, jogging, bersepeda, dilanjutkan dengan sarapan dengan jajanan yang ada dan berinteraksi dengan warga lokal. Traveler yang baik adalah traveler yang banyak berinteraksi dengan warga lokal #prinsipsendiri. Atau kalau nggak tertarik buat sarapan di situ, sarapan aja di kawasan Jl. Riau, tepatnya di Kupat Tahu Gempol. Yes! Jalan Riau adalah pusat kegiatan pariwisata Bandung. Wisata belanja, kuliner, semua di sini. Minggu pagi juga waktunya pasar kaget Lapangan Gasibu yang meluber sampai Jl. Surapati, ampe tumpeh-tumpeh #alaJupe

Onion Head Emoticons 41

Siangnya bisa dilanjutkan dengan mengunjungi kawasan Ciwidey. Ada banyak wisata alam di sini: Kawah Putih, Situ Patenggang, Air Panas Ciwalini dan Cimanggu, hingga agrowisata kebun Strawberry. Dengan kendaraan pribadi, silakan menuju arah Kopo, Soreang, dan terus lurus sampai melalui petak-petak kebun stroberi dan menemukan papan besar bertuliskan “Kawah Putih” di kiri jalan. Naik transportasi umum juga bisa, berangkat dari Terminal Leuwipanjang untuk naik angkot Ciwidey. Untuk kendaraan pribadi, parkirkan kendaraan lo di luar area Kawah Putih, atau lo bakal kena tagihan biaya parkir yang luar biasa menguras kantong. Dari gerbang, pengunjung akan diantar menuju Kawah Putih menggunakan fasilitas shuttle car yang disebut Ontang Anting dengan tarif p 25.000,00 PP. Selengkapnya bisa baca di sini 🙂

Gue dan temen-temen di depan Kawah Putih
Gue dan temen-temen di depan Kawah Putih

Puas-puasin ya di Ciwidey sampai sore, ada banyak objek wisata di situ. Mau petik stroberi buat oleh-oleh juga boleh banget. Turun lagi ke kota, kamu bisa cari oleh-oleh di Jl. Cihampelas, Jl. Dr. Djundjunan (kawasan Pasteur), atau di outlet-outlet brand khas Bandung seperti Amanda, Maicih, Kartika Sari, dan Prima Rasa. Objek wisata alam lain yang terkenal adalah Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, atau yang dikenal dengan Dago Pakar, untuk mengunjungi Curug Dago, Curug Omas, Goa Belanda, dan Goa Jepang. Kalau mau trekking, lo bisa sampai di kawasan Maribaya yang juga merupakan objek wisata alam Bandung.

taman lembah dewata, lembang
full team di rumah pohon orchid forest cikole
ilusi monas (monumen nasional) di amazing art world bandung

Malamnya bisa kamu habiskan dengan makan malam dan nongkrong-nongkrong cantik di mal-mal ikonik kota Bandung, seperti Cihampelas Walk atau Paris van Java. Kedua mal itu memberikan konsep “outdoor mall” buat pengunjungnya, bukannya gedung bertingkat yang tinggi menjulang. Kalau masih punya banyak waktu (dan duit), dateng aja ke Trans Studio dan nikmati berbagai macam wahana yang disajikan. Trans Studio adalah salah satu indoor theme park terbesar di dunia lho. Selain bisa menikmati berbagai macam wahana, lo juga bisa menikmati pertunjukkan-pertunjukkan spektakuler yang diselenggarakan pihak Trans Studio Bandung.

Bagi yang menyukai wisata edukasi, lo bisa dateng ke Saung Angklung Udjo di Jl. Padasuka, kawasan Bandung timur. Nggak cuma bisa menikmati pertunjukkan seninya, tapi bahkan bisa mengikuti workshop-nya untuk lebih mengenal Saung Udjo, mengetahui cara membuat angklung dan memainkannya, bahkan ikut perform bareng. Interaktif banget ya. Informasi lengkapnya bisa dilihat di situs resmi Saung Angklung Udjo. Wisata edukasi lainnya yang bisa lo datengi adalah Bandung Planning Gallery yang ada di samping Balai Kota Bandung. Di sini, lo bisa melihat miniatur kota Bandung dan transparansi program pemerintah. Nah, kalau lo jalan-jalan di Bandung pas hari kerja, kamu bisa dateng ke Observatorium Bosscha dan melihat keindahan antariksa di atas sana 🙂

miniatur kota bandung di bandung planning gallery
miniatur bandung teknopolis dan jalur LRT

Museum Geologi dan Museum Pos Indonesia di dekat Gedung Sate juga menarik dikunjungi untuk wisata edukasi.

Jalan-jalan 2 hari 1 malam kamu di Bandung selesai deh. Gimana? Seru, kan? Asyik, kan? Bandung nggak hanya sekedar wisata belanja dan kuliner. Masih banyak objek wisata keren lainnya, seperti: Gunung Tangkuban Perahu, Stone Garden dan Goa Pawon di Padalarang, atau Lembang Floating Market. Kalau mau mengunjungi semuanya, dua hari nggak akan cukup sih hehe, kecuali lo cuma meninggalkan jejak doang. Dateng, foto-foto di depannya, udah deh balik lagi. Tapi nggak seru banget kalau cuma kayak gitu, lo harus bisa menikmati kunjungan lo ke Bandung (dan juga di kota mana pun yang lo kunjungi).

Baiklah, sekian tulisan saya. Makasih ya udah baca tulisan gue yang panjang lebar kali tinggi sama dengan luas persegi panjang. Silakan ubek-ubek blog ini buat artikel lebih detil tentang Bandung. Gue tunggu kunjungan lo ke Bandung 😉

Iklan

206 tanggapan untuk “Jalan-Jalan di Bandung 2 Hari 1 Malam? Bisa Banget!”

  1. hallo kak saya bisa minta CP kirim via email yaa di syfa_hanifah04@yahoo.com soalnya sy mau ke bandung 4 hari naek kereta api bisnis bareng temen abis uas kuliah ini.. bingung mau kemana aja & nginep dimana yg murah.. thanks yaa kak tolong email CP nyaa. makasih banget

  2. Halo Matius Teguh Nugroho,

    terimakasih untuk info blognya. Bandung memang kota paling asik untuk liburan. Hidup setiap hari serasa libur #loh 😀
    info HEBOH!! sebagai blogger yang menulis soal Bandung, sudah update belum dengan kuliner unik sehat yang baru di Bandung?
    kabar gembira, mau indo nich kita!
    veggie ice cream/es krim sayur PERTAMA di Bandung!!
    tersedia rasa BROKOLI, WORTEL, JAGUNG, GREEN TEA, BEET VELVET!
    rasa unik yang diperoleh dari sayuran lokal yang segar tanpa perasa dan pengawet buatan.

    semua ini tersedia di
    MASBASH CAFE
    buka selasa-minggu 10.00-21.00
    vegetable ice cream parlour
    meal, snack, beverages
    kisaran harga : 9k-30k
    free wi fi
    tempat parkir

    http://www.masbash.com
    http://www.facebook.com/masbash
    twitter/IG : @masbashice
    path : masbash
    ditunggu kedatangannya ya kaaa!! 😀
    mangga mampir mumpung ada promo!!

  3. ada yang bisa di review lagi gan,,,,bandung punya tempat arung jeram, cocok buat pemula,,,dijamin seru dan keren…tepatnya di daerah bandung selatan, nama lokasinya pangalengan…nyesel deh kalo gak nyoba, paket-paketnya bisa dilihat di website kita, http://www.gravity-adventure.com
    free pass deh buat agan satu ini….hehehe

  4. Halo- halo, kami mau ada acara kemping di Cibodas nih bulan depan. Cuma masalahnya, belum pernah ke Bandung sama sekali nih. Kami rencananya mau naik KA Malabar atau Lodaya, tapi masih bingung ambil yang pagi atau malam ( ada yang nyampe BDG jam 4 sore, ada yang jam 5 pagi). nah dari situ enaknya gimana yah Dek? Mohon bantuannya nih.
    Ada teman nyaranin rental mobil untuk drop off kami di sana, tapi mahal banget. Kami bawa anak juga btw. Makasih yaa.

    1. Halo, mbak. Sebelumnya makasih ya sudah mampir.

      Dari Stasiun Bandung ada angkot ke Lembang, warna krem. Tapi aku kurang paham dia sampai Cibodas atau enggak. Alternatif lain, kalau dateng rame-rame, carter angkot aja. Rate 100.000-200.000 🙂

      Sebaiknya ambil yang sampai sore, agar mudah kalau mau ambil angkot.

  5. Met kenal ka, sy kebetulan mau liburan nih naik kereta ke bandung. Klo dr stasiun bandung ke cihampelas naik apa ya? Klo angkot nomor brp?? Ongkosnya brp?? trma kasih ya sblmnya.

  6. Halo Om,
    Saya ada niatan nih muter2 Bandung weekend ini (19-20 September 2015). Naik kereta dan turun d kiara condong. Saya pingin muter2 Bandung pake motor. Mohon donk informasi rental motor yg kg trlalu jauh dari kiara condong.

  7. Haloo halo Bandung, eh halo juga broo. Nice sharee ngebantu bgt buat kita2 yg blom pernah explore sendiri ma temen2. Biasanya ngikut aja ma emak n bapak .. 😀

  8. Oiaa kak saya mau ke bandung nih sabtu (17-18 oktober) berangkat jam 6 sore tapi, naik keretaapi eks sama temen bertigaan. Trus kalo mau ke bukit bintang naik angkot bisa gak? Nomornya brp n ongkosnya brp? Trus pulangnya bisa angkot lagi gak, nginep di hostel jl braga. # makasih

    1. Bisa ngangkot ke Bukit Bintang, tapi cuma sampai depan gang. Nanti masih harus ngojek lagi ke atas soalnya masih jauh.

      Angkot Cicaheum-Ciroyom arah Cicaheum. Nah, ini harus tahu dulu nih, kamu berangkat dari mana, biar aku bisa ngarahin angkot dan ongkosnya.

      1. Maaf.. Numpang tanya ??? Klo dr grogol ke bukit bintang akses tranportasi angkutan nya naek apa ??? Mohon petunjuknya #senyumlebar

  9. Aku ada planning mau backpakeran kke bandung desember nanti dgn putriku,dan ini cukup membantu utk kami yg blm paham soal bandung…share info penginapan yg deket dgn trans studio dan daerah dago dong?krn agak worry jg klo naik angkot…takut nyasar.hehehehehe,thanks ya

  10. Halo bang,, gue mau tanya kalo ke kawah putih ciwidey naik motor, tau rute’y ga bang. Star tangerang selatan 😀 #mohonbantuannyakalotau

      1. Kalo naek kereta dari stasiun mana? Dan buat ke kawah putih turun di stasiun apa?? Terus naek kendaraan apa aja? 😀 skalian kalo tau kirimin biaya’y juga yaa.. Makasih 😀

      2. Stasiun besar di Bandung cuma ada 2, Selvi. Cuma ada Bandung sama Kiaracondong yang dua-duanya sama jauhnya dengan Kawah Putih. Habis itu harus lanjut angkot ke Leuwipanjang, dari term Leuwipanjang lanjut angkot ke Ciwidey. Biaya belasan ribu gitu lah.

    1. Kalau yang deket-deket banget, jujur nggak ada. Trans Studio itu lokasinya agak ke daerah pinggiran. Paling berkendara dulu 30 menitan ke kawasan stasiun kereta api. Ada Pasar Baru, Jl. Braga, Balai Kota, Jl. Asia Afrika, Alun-ALun, dan Masjid Raya Bandung.

  11. Salam kenal dari Bali,
    Kami menawarkan paket prewedding atau family photography (liburan di bali sambil photo prewedding atau family photo)
    3 hari 2 malam hanya Rp. 5.000.000,-
    Sudah termasuk :
    • Menginap 3 hari 2 malam di Hotel atau bungalow di Bali (area Kuta, Seminyak, Sanur, Ubud) tergantung persediaan kamar pada hari pemesanan.
    • Gratis penjemputan di Bandara Ngurah Rai ke hotel
    • Biaya masuk ke lokasi pemotretan
    • Makan siang atau makan malam “Halal Food” (sesuai dengan waktu pemotretan)
    • free mineral water
    • 2 atau 3 Photographer dan 1 assistant photographer
    • Durasi pemotretan 8 – 10 Jam
    • unlimited photo editing (fleksibel)
    • Free slideshow
    • Gratis 1 hari tour (durasi 10 H) mengunjungi objek wisata di bali
    Silahkan hubungi kami di http://www.3daysphotography.com/
    Mobile : 081238128654
    Pin : 524E0631

  12. mantab ulasannya bro.. gampang nangkep.. walo belum ke tkp tp mbaca cerita ente dah bisa ngebayangkan, sambil liat google earth n google map…

  13. Halo mass , mau tanya nih . Rencananya mau ke bandung trun diterminal cicaheum. Klo dari cicaheum ke gedung sate naik angkot apa ya? Trus dari gedung sate ke mesjid agungnya naik angkot berapa jga? kisaran berapa ya ongkosnya. Makasih

  14. banyak bgt ternyata ya tpt wisata di bandung, kmrn ke sana banyakan abisin waktu di jalan kena macet, pdhl list tpt yg pgn dikunjungi udah panjang. next time hrs disambangin lg nih bandung. baca artikel ini makin penasaran sm bandung

    1. Saya tahu sih Poltekpos, tapi nggak hafal rute angkotnya hehe. Dari stasiun naik angkot St. Hall – Sarijadi arah Sarijadi. Turun di Sarijadi mentok, terus ngojek aja. Setahuku nggak ada angkot yang langsung ke sana karena lokasinya agak masuk ke dalam.

  15. saya mau ke bandung pekan ini, jum’at malam baru berangkat dari bekasi… saran nya dong.. sy rencana mau ke kawah putih dan strawbery.. srannya enak menginap dimana ? dan kemana dulu, biar banyak yg bisa dikunjungi di bandung.. makasih.. salam sukses,,

  16. halo kak, saya ad rencana mau kebandung, kalo dari st. bandung mau ke lembang itu ada transportasi apa aj y kak ? trs kalo dilembang balik lagi ke st. bandung naik apa kak ? teima kasih

  17. nice info. tapi saya mau tanya, jika mau ke Lembang dari Stasiun Bandung, naik angkot apa yaa? dan ada hotel yang murah tidak di Lembang?
    Thanks yaa…

  18. hallo kak, kalau tempat wisata di bandung ebih banyak dekat stasiun bandungnya atau stasiun kiaracondong ya? tolong recommed nya lebih baik turun di stasiun mana? makasih sebelumnya yaaa ^_^

  19. mas, mau tanya, kalau dari penginapan sekitaran bandung mau ke ciater/sariater natural hot spring naiknya apa?trus bisa gak kalau misal pakai taksi online dari stasiun atau penginapan di kota bandung langsung ke ciater/sariater tersebut?mohon pencerahan, soalnya saya dari bekasi udah dapet tiket ke bandung nya…..

  20. referensi banget nih kak buat solo traveller ke Bandung. Terimakasih infonya.
    Minta cpnya boleh ga kak? Soalnya masih banyak yang mau ditanyakan,

    Ohya kak, mau nanya. Bedanya stasiun kiaracondong sama stasiun Bandung apaya? Terus kalo mau ke daerah yang ada tulisan karya pidibaiq itu jauh gaa dari stasiun atau daerah dago? Terimakasih, sukses selalu^^

    1. Stasiun Bandung buat kereta bisnis sama eksekutif, lokasinya ada di pusat kota. Deket sama Braga, Asia Afrika, Alun-Alun (termasuk jalan Pidi Baiq itu), Pasar Baru.
      Kalau Kiaracondong jauh di pinggiran timur Bandung buat kereta ekonomi.

      Kontak saya sudah ada di blog ini. Silakan ulik ya 🙂

  21. Selamat siang kak,,kak saya kepengen berliburan di Orchid forest cikole cuma belom tau arah & kendaraan umum,,saya mau tanya,kalau dari terminal bandung naik mobi jurusan apa & kalau dari stasiun bandung naik apa agar saya bisa k’orchid forest cikole

  22. Kak, keren bgt bahasannya. tapi aku ko masih bingung (emng dasar buta peta) maapkan -_-. Minggu ini aku rencana mau liburan ke bandung ber 2 or 3 org dari jakarta. rencana naik kereta (masih bingung antara naik dri gambir or senen) yang pasti liburan dari tgl 8-11 september ini. Butuh bantuan kakak untuk informasi:
    1. penginapan (hotel or guesthouse) dekat stasiun karena rencana kita sampai bandung sabtu (8-sept) dini hari. Rencana tujuan arah lembang dan sekitarnya. minta arahan stasiun apa yg dekat dgn tempat wisata di sekitar situ.
    2. transport dari stasiun ke tempat2 wisata tersebut naik apa saja dan kisaran ongkosnya berapa
    3. rekomendasi tempat wisata yang searah dari mulai stasiun ke hotel lalu ke tempat wisata dan begitupun baliknya.

    Maafkan banyak permintaanya kak. First trip baru lulus kuliah jdi bner2 buta arah kak.

    Terima kasih sebelumnya.

    Salam sukses 😀

    1. 1. Ada banyak hotel dan hostel di sekitar stasiun. Hotel-hotel besar bisa kamu cek di peta. Hostel yang pernah kuinapi di situ ada Bandung House sama Pinisi Backpacker Hostel. NGGAK ADA stasiun yang dekat dengan Lembang, Lembang itu ke arah pegunungan.

      2. Transportasi umum menuju Lembang nggak memadai. Cuma ada angkot St.Hall-Lembang dari depan stasiun, tapi nggak menjangkau semua tempat wisata. Sewa motor atau mobil aja.
      3. Banyak banget. Amazing Art World, Observatorium Bosscha, Farm House, de Ranch, Floating Market Lembang, Terminal Grafika Wisata Cikole.

Like atau komentar dulu, kak. Baca tanpa komentar itu kayak ngasih harapan semu :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.