Menjalani 27 di Tahun 2017: Sebuah Cerita dan Kaleidoskop

Sebelumnya, gue mau jujur dulu, ini memang sebuah artikel yang terlambat ditayangkan, hahaha. Hari terakhir 2017 udah berlalu lebih dari 1 bulan lamanya, berkas tulisan ini juga udah ngendon sebulan di laptop. Niatnya sih emang mau tayang awal tahun kemarin, tapi lalu ada beberapa interupsi tulisan buat klien (ciyeee) dan pemikiran-pemikiran impulsif gue, sementara gue…Read more Menjalani 27 di Tahun 2017: Sebuah Cerita dan Kaleidoskop

Iklan

Melalui Celah-Celah Sempit Gunung Purba Nglanggeran, Yogyakarta

Masih soal perbukitan dan pergunungan untuk pemula. Kalau minggu lalu gue udah share tentang Bukit Alesano di Bogor, maka kali ini gue akan share tentang Gunung Purba Nglanggeran, Yogyakarta. Lokasinya berada di wilayah kabupaten Gunung Kidul yang jauh dari kota. Sebagai seorang pemuda kharismatik yang lahir dan besar di Jogja, gue udah lama penasaran sama…Read more Melalui Celah-Celah Sempit Gunung Purba Nglanggeran, Yogyakarta

[Review] Memboyong Keluarga ke Boyong Kalegan Resto, Yogyakarta

Ada satu kebiasaan khusus yang gue sekeluarga lakukan saat Hari Raya Idul Fitri. Selain berkunjung ke rumah satu atau dua kerabat yang ada di kota Yogyakarta, kami juga meluangkan waktu satu hari khusus untuk: rekreasi / piknik / wisata / jalan-jalan, whatever you call it. Jadi, meski kami keluarga sederhana, tapi kami nggak kurang piknik,…Read more [Review] Memboyong Keluarga ke Boyong Kalegan Resto, Yogyakarta

Jalan-Jalan Kekinian di Kebun Buah Mangunan, Yogyakarta

Saat pertama membaca namanya dari tulisan kak Bulan (iya, Bulan #DuoGinuk itu), tempat ini tidak serta merta memancing rasa penasaran gue. Apa sih menariknya sebuah kebun buah? Jadilah, selama beberapa bulan lamanya, tempat ini hanya mengendap jauh di sudut benak. Sekedar diingat, sekedar diketahui, tapi tidak diinginkan. Sakit, ‘kan? #ehgimana. Tapi lalu kemudian nama ini…Read more Jalan-Jalan Kekinian di Kebun Buah Mangunan, Yogyakarta

#UltimateTravelmate: 3 Host, 3 Negara, 3 Cerita

Solo traveling? Memang ada keasyikan tersendiri sih. Bebas pergi ke mana pun semau kaki melangkah, selama hati dan tubuh betah, melakukan apapun yang membuat sumringah. Tapi, berdua tetap lebih baik. Berdua, kita memiliki rekan di dalam perjalanan yang selalu siaga membantu kita menentukan arah, menyelesaikan masalah, atau mengatasi keterbatasan rupiah. Tiga kali melakukan Supertrip, ketiganya…Read more #UltimateTravelmate: 3 Host, 3 Negara, 3 Cerita

Lebaran #LebihBaik, Kenangan Manis di Parangtritis

Toples-toples kue sudah berjejer rapi di atas meja ruang tamu kami yang sederhana. Botol-botol sirup pun sudah siap di dalam ruang makan, akan dengan sigap diramu pada siapa saja tamu yang berkunjung. Memang tak ada banyak tamu dan kerabat yang bertandang cukup lama ke rumah kami yang mungil. Kue-kue itu pun lebih banyak disantap oleh…Read more Lebaran #LebihBaik, Kenangan Manis di Parangtritis

Terlambat Pulang

Minggu, 17 Agustus 2014. Gelap masih belum sepenuhnya terangkat. Langit pun masih belum lepas dari warna indigo yang kelam. Namun aku sudah harus memaksakan diriku terbangun. Susah payah membuka kelopak mata dengan kantuk yang masih menggelayut. Mengabaikan dinginnya udara pagi, aku menyiram tubuhku dengan air sebelum akhirnya bersiap-siap. Bukan untuk bergereja pagi seperti biasanya, tapi…Read more Terlambat Pulang

Kemegahan Senja di Atas Candi Ijo, Yogyakarta

5 Agustus 2014. Aku berkendara dengan sepeda motorku di bawah matahari sore yang bersinar terik di langit Yogyakarta. Membelah jalanan kota yang ramai dengan berbagai macam moda transportasi --- sesama sepeda motor, bus kota, mobil, hingga becak dan andong. Di belakang, mbak Nana mengekor dengan patuh di atas sepeda motor matic-nya. Kami memulai pergerakan kami…Read more Kemegahan Senja di Atas Candi Ijo, Yogyakarta

Tentang Akhir dan Teman Perjalanan

SUPERTRIP #1 - SIKUNANG Part 23 (Habis) Aku tidak berlama-lama di Batu Caves karena masih ingin ke Putrajaya sementara hari sudah beranjak siang. Pesawat akan lepas landas pada pukul 15.15. Buru-buru ke KL Sentral dengan KTM Komuter (2 RM), lalu berpindah ke peron KLIA Transit dan membeli tiket ke Putrajaya. Seperti saat membeli tiket KTM…Read more Tentang Akhir dan Teman Perjalanan

Berkat Air Asia, Anak Sopir Becak Ini Bisa Terbang ke Luar Negeri

Tahun 2013 merupakan tahun yang penuh dengan pencapaian-pencapaian baru dalam hidupku. Di tahun itulah, aku memulai karirku sebagai seorang travel blogger dan bahkan dua kali berturut-turut menjuarai kompetisi menulis perjalanan. Lalu, di tahun itu jugalah, tahun yang mengandung angka kesialan, aku memulai langkahku mewujudkan mimpi untuk terbang ke luar negeri. Tepatnya pada bulan Oktober, aku…Read more Berkat Air Asia, Anak Sopir Becak Ini Bisa Terbang ke Luar Negeri