Iye, gue tahu kalau udah banyak travelblogger lain yang bikin review ini. Gue juga tahu kalau review ini mungkin udah basi, sama basinya dengan ungkapan cinta yang tak kunjung diucapkan *nyepet diri sendiri* *pffft* Tapi biarlah, karena setiap orang itu berbeda-beda, memiliki sudut pandang dan persepsi yang berbeda-beda. Karena itulah, sebagai bangsa Indonesia yang berbeda […]
Usai mandi dan tidur-tidur ayam, gue dengan bersemangat melanjutkan petualangan gue di kota yang berjuluk Kota Satria ini. Mengenakan kaos oblong dan celana selutut yang bikin penampilan makin kayak bocah SMA, gue melenggang santai melalui Jl. Gatot Subroto yang mulus, diapit oleh trotoar yang rapi di kedua sisinya. Tak terlalu banyak kendaraan yang melintas, membuat […]
Bandara ini mungkin tidak semegah bandara Changi di Singapura, juga tak sebesar bandara Haneda di negeri Sakura. Tapi di sinilah, di bandara yang sederhana ini — Bandara International Soekarno-Hatta — yang telah menjadi titik awal perjalananku, perjalananmu, perjalanan kita. Pagi itu, aku hendak bertolak ke negeri Singa, negeri pertama yang akan aku kunjungi, penerbangan pertama […]
Mungkin bagi kebanyakan traveler atau backpacker, pemandangan gedung-gedung pencakar langit bukanlah sebuah pemandangan yang diidam-idamkan. Kalah jika dibandingkan dengan momen terbit atau terbenamnya matahari, atau birunya laut yang terbentang luas, atau hamparan pasir putih yang seolah tak berujung. Buat gue sih enggak. Lautan gedung pencakar langit yang tampak bagai paku-paku raksasa yang muncul menyeruak dari […]
Akhirnya, setelah sekian lama sibuk dengan pekerjaan hingga mengorbankan blog yang mulai membusuk ini, gue punya waktu dan koneksi internet lagi buat ngeblog. Sebelum melanjutkan series CireBon Voyage, gue selipin series Petualangan di Purwokerto dulu ya. Fresh from the oven! 😀 Selama lebih dari satu minggu, gue berada di Banyumas buat urusan pekerjaan. Nah, karena […]
Siapa sangka, Jakarta juga punya view tepi laut seperti di Merlion Bay, Singapura? Lengkap dengan panorama gedung-gedung pencakar langit di seberang perairan, dan sebuah promenade yang lapang. Lokasinya ada di Bay Walk, Pluit, Jakarta Utara. Gue pertama kali ke sana pada weekend 3 pekan lalu, dengan didorong oleh niat untuk bertemu sang gebetan rasa penasaran: […]
The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2013 annual report for this blog. Here’s an excerpt: The concert hall at the Sydney Opera House holds 2,700 people. This blog was viewed about 24,000 times in 2013. If it were a concert at Sydney Opera House, it would take about 9 sold-out performances for that many […]
Halo, para TraveLearn. Duh, maap maap kate ye udah lama banget nggak update blog. Maklum, hidup baru gue sebagai Management Trainee di sebuah perusahaan retail cukup menyita waktu dan tenaga gue. Belum laptop gue yang makin rewel, suka tiba-tiba nggak mau konek ke listrik (sementara baterenya udah soak, mati aja dah). … Errr, kok malah […]
Sabtu, 16 November 2013. Kala itu hari sudah senja, gue dan seorang temen gue sedang terkapar malas di dalam kamar kontrakan, bergumul di atas kasur sementara awan mendung menggumpal tebal di atas sana. Menanggapi rasa lapar yang tiba-tiba menginvasi perut, gue mengajak temen gue itu, Theo, untuk mencari makan. Padahal biasanya gue on time banget […]
Setiap kota memiliki keunikannya sendiri, tak terkecuali kota-kota di Indonesia. Itu sebabnya gue selalu bersemangat untuk melakukan city tour. Bukan berkunjung ke tempat-tempat wisatanya, tapi sekedar jalan kaki mengelilingi kota. Menyambangi sentra konsentrasi massa, pusat kuliner dan tongkrongan anak muda, hingga bertransaksi bersama warga lokal di pasar tradisional. Mengamati bagaimana kondisi jalanan di kota itu, […]
Guys, girls, gays (lhah), akhirnya setelah beberapa hari kemarin terjebak dalam riweuhnya persiapan dan pelaksanaan wisuda #cieeehhh, gue bisa ngeblog lagi sekarang 😀 Ceritanya sih, gue lagi cariin hotel buat ibu sama kakak ipar gue yang mau dateng wisudaan putra bungsunya ini. Alternatif pertama sebenernya adalah hotel-hotel di kawasan Dago atau Cihampelas, kayak Scarlet atau […]
Dear, traveLearns. It’s over my expectation that Singapore — despite that it’s a very modern and busy city — is also a beautiful, green, and calm city. Beside the photos I’ve already posted in the travel stories (see “Gempor di Singapore #1 – #13, written in Indonesian), I still have some beautiful photos of the […]
Yak! Selesai sudah travel series gue yang berjudul “Gempor di Singapore” ini, sukses menarik minat pembaca majalah Bobo hingga 13 episode, dengan tambahan 1 episode special untuk Johor Bahru. Gimana, enjoy nggak? 😀 Nah, di akhir seri inilah, saatnya gue share tips dan budget jalan-jalan ke Singapore kemarin, terutama buat kalian yang masih baru banget […]
Akhirnya, travel series ini akan menemui ajalnya di edisi ke-13 ini. Sebatang es krim itu aku habiskan dengan agak buru-buru, sebelum akhirnya bergegas masuk ke dalam stasiun dan menempuh perjalanan menuju Changi. Nggak kerasa udah 3 hari di Singapore, waktu seakan berjalan cepat, secepat laju kereta MRT yang dikejar-kejar pasukan pamong praja. Sepanjang perjalanan, aku […]
Agak terlambat kami sampai di stasiun Chinatown, gara-gara petugas imigrasi yang ribet dan membuat kami harus menunggu bus Causeway Link selanjutnya dengan waktu yang agak lama. Kami keluar dari stasiun MRT, bergabung dengan keramaian orang-orang etnis Tionghoa dalam sebuah pusat perbelanjaan merakyat, semacam ITC versi bersih dan tanpa bau-bau aneh yang sulit diungkapkan. Kios-kios makanan […]
Bus berhenti di Johor Bahru Checkpoint. Gue dan Al turun dan bergerak mengikuti orang-orang menuju bagian imigrasi. Nggak ribet sih, tinggal cap cap jegrek dan habis perkara. Di bangunan yang sama, kami menukarkan uang Singapore Dollar (SGD) kami ke dalam bentuk Malaysian Ringgit (RM), 1 SGD kira-kira setara dengan 2.5 RM. Kami lalu berjalan melalui […]
Sebenernya gue masih pengen eksplor Singapore lagi sih, karena belum sempet ke Bugis dan SBG, juga belum puas ngulik Chinatown. Tapi gue lebih memilih buat stick to the plan. Lagipula, mumpung udah di Singapura, sekalian menyeberang ke negeri seberang asyik juga kali ya. Bisa langsung dapet dua cap di paspor. Apalagi, sepengamatan gue, belum banyak […]
Aku menghentikan langkahku Sesaat tubuh terpaku kala mata ini tertuju pada seorang ibu penjual tisu Dia berparas melayu mengulurkan sebungkus tisu dengan muka sayu pada setiap orang yang lalu Sejenak hatiku kelu Sungguh di luar dugaanku menemukan sebuah potret pilu di tengah sebuah negeri yang maju Jujur, aku ragu apakah masih ada […]
Setelah puas menenggak segelas Susu Kedelai dan melahap setangkup es krim kedelai dengan harga murah meriah di Mr. Bean, kami melanjutkan langkah menuju Orchard Road yang sudah tak jauh lagi. Tapi, baru juga jalan beberapa langkah, kami menemukan sebuah pendopo dengan sebuah taman yang saat itu sedang digunakan sekumpulan anak skater untuk mendokumentasikan aksinya. Kami […]
Kami ke luar dari stasiun MRT Chinatown, yang mengantarkan kami ke Eu Tong Sen Street, lalu bergerak ke kiri, ke arah Orchard Road. Sepanjang jalan, kami melalui toko-toko Cina yang tampak ngejreng dengan dominasi warna merahnya. Kayak Glodok versi bersih dan teratur, ehehe. Tadinya mau makan sih di Chinatown, tapi karena sampai di situ gue […]
Kami sampai di stasiun MRT Harbourfront. Dari situ, kami naik ke lantai 3 Vivo City untuk menyeberang ke Pulau Sentosa. Kami memilih menggunakan moda transportasi yang murah meriah, yakni Sentosa Express. Hanya seharga 4 SGD,dan bisa dipakai pulang-pergi. Nah, nggak kayak MRT yang kemarin udah gue ceritain, Sentosa Express adalah sebuah moda transportasi berbasis monorel. […]
Pagi pertama di Singapura, kami bangun dengan malas-malasan. Alarm yang disetel jam 6 pagi sama sekali nggak ada gunanya, ujung-ujungnya kami baru terbangun satu setengah jam kemudian, ehehe. Untunglah hotel tempat kami menginap sudah menyediakan sarapan dalam servisnya. Selesai mandi, gue bergegas turun dengan semangat, excited dengan sarapan macam apa yang disajikan. Nggak ada siapa-siapa […]
Akhirnya, gelap menyelimuti seisi Singapura. Lampu-lampu kota menyala menerangi jalanan, sementara sang chandra sudah menampakkan diri, keluar dari peraduannya. Di Singapura, selain lebih cepat satu jam dari waktu Jakarta / Jawa Barat, juga memiliki sore yang lebih lama. Jam 18.00 itu masih terang benderang kayak jam 5 sore. Gue dan Al masih terus melangkah menuju […]
Agenda utama untuk hari pertama di Singapore adalah jalan-jalan menyusuri Singapore River dari Raffles sampai Marina Bay. Hari sudah sore saat kami tiba di Tresor Tavern Hostel di Jalan Besar 243, Little India. Nggak lama setelah istirahat, kami langsung memutuskan untuk bergerak, tak ingin kehilangan banyak waktu di negeri mungil ini. Sebenernya sih gue pengen […]
Berada di Singapura selama kurang lebih 3 hari 2 malam membuat saya sedikit banyak mulai memahami budaya dan gaya hidup mereka. Apalagi, selama 3 hari itu saya dan Al cukup banyak berinteraksi dengan mereka, terutama saat di jalan dan di dalam MRT. Yang pertama, ini mungkin udah pada banyak yang tahu, orang Singapura itu tertib […]
Bicara soal transportasi di Singapura nggak akan lepas dari MRT (Mass Rapid Transit). MRT sudah menjadi moda transportasi umum di Singapura sejak 1988, dan terus dikembangkan dari tahun ke tahun hingga memiliki 4 jalur seperti sekarang: North East Line, North South Line, East West Line, dan Circle Line, ditambah dengan beberapa jalur LRT. MRT Singapura […]













