SUPERTRIP #1 – SIKUNANG Part 12 Selesai mandi dan istirahat sekedarnya, yaitu dengan duduk-duduk di atas kasur sambil mengamati peta pariwisata Georgetown, gue memutuskan untuk turun dan berjalan-jalan sejenak. Gue mengajak Aska, tapi dia lebih memilih untuk leyeh-leyeh di dorm hostel. Ya sudah, untuk ketiga kalinya, gue kelayapan sendiri dalam perjalanan kali ini. Hari sudah […]
SUPERTRIP #1 – SIKUNANG Part 11 Perjalanan dari Butterworth menuju Georgetown, Pulau Penang, dengan menggunakan ferry hanya memerlukan ongkos 1.2 RM saja. Itu pun udah bolak-balik, jadi hanya perlu membayar saat berangkat dari Butterworth ke Georgetown, sementara perjalanan dari Georgetown menuju Butterworth-nya gratis. Pembayaran dilakukan dengan menyerahkan uang kepada petugas di loket, yang akan memberikan […]
SUPERTRIP #1 – SIKUNANG Part 10 Kami berjalan keluar dari stasiun Kranji setelah sebelumnya mengembalikan STP Card di loket, dan dikejutkan dengan antrian calon penumpang yang memenuhi sepanjang teras stasiun dengan satu tujuan yang sama: Johor Bahru. Okay, this is breaking news. Parahnya lagi, antrian untuk bus Causeway Link adalah yang paling panjang, bok! Ternyata […]
SUPERTRIP #1 – SIKUNANG Part 9 Sebenarnya, destinasi kami selanjutnya di sore hari ini adalah Henderson Waves. Dari Chinese Garden, kami mengambil kereta menuju Harbourfront. Namun saat kami tiba di sana, rintik gerimis masih berjatuhan dari langit, membuat jalan-jalan basah dan mood menjelajah gue lenyap ditelan angin. Kami lalu berbalik ke Little India. Sementara Aska […]
SUPERTRIP #1 – SIKUNANG Part 8 Tidak sulit bagi kami untuk menemukan Chinese Garden. Ada stasiun MRT dengan nama yang sama yang berada tepat di depan Eastern Entrance taman itu. Begitu keluar stasiun, Chinese Garden sudah di depan mata. Bahkan pagodanya pun sudah tampak beberapa menit sebelum tiba di stasiun. “Kita jangan misah lagi deh, […]
SUPERTRIP #1 – SIKUNANG Part 7 Hal yang pertama gue sadari saat keluar dari MRT Esplanade adalah bahwa — stasiun MRT Esplanade ini tidak berada dalam satu gedung dengan Esplanade Theatre. Gawat! Gue keluar melalui Exit yang salah, yang malah mengarahkan gue menuju Suntec City. Gue melihat berkeliling mencari-cari bangunan Esplanade Theatre. Saat gue sudah […]
SUPERTRIP #1 – SIKUNANG Part 6 Mungkin istilah menemukan surga ini terkesan agak berlebihan buat kebanyakan traveler yang mempersepsikan surga itu dalam wujud pantai pasir putih dengan air biru sebening kristal, atau lembah yang hijau dengan petak-petak sawahnya yang seolah tak terbatas, atau panorama terbitnya matahari dari puncak gunung tertinggi. Ya, itu semua juga surga, […]
Okeh. Sebelum kita melanjutkan travel series SUPERTRIP #1 – SIKUNANG bagian ke-6, gue mau kasih info dulu ‘nih buat kamu-kamu yang doyan belanja online *nyindir diri sendiri* Sekarang, kamu nggak usah takut kehabisan duit deh kalau mau belanja online. Gue punya satu tips buat menghemat kegiatan belanja-belanji online. Udah pernah denger iPrice? Gue juga baru […]
SUPERTRIP #1 – SIKUNANG Part 5 Dibutuhkan ketelitian ekstra untuk dapat menemukan Hostel 98SG yang beralamat di Lorong 27 nomor 96, Geylang, ini. Tak ada papan nama besar atau mencolok, hanya sebuah tulisan “98SG” dengan ukuran yang biasa-biasa saja di atas sebuah pintu. Iya, di atas sebuah pintu, hostel ini terletak di atas sebuah ruko […]
SUPERTRIP #1 – SIKUNANG Part 4 Mendekati Johor Bahru, pemandangan kembali diisi dengan gedung-gedung apartemen dan rumah-rumah susun yang menjulang secara homogen. Rupanya Johor Bahru telah menjadi sebuah kota yang berkembang, mungkin nomor tiga setelah Kuala Lumpur dan Penang. Tahun lalu gue sempat mampir di kota yang menjadi pintu gerbang Malaysia ini, namun penjelajahan gue […]
SUPERTRIP #1 – SIKUNANG Part 3 Bas berhenti di sebuah garasi yang luas bersama jajaran bas-bas lainnya. Rupanya kami sudah tiba di KL Sentral, Kuala Lumpur. Bingung, kami memutuskan untuk mengikuti keramaian massa menuju lantai atas melalui sebuah tangga jahanam. Begitu sampai di atas, gue terperangah takjub mendapati sebuah bangunan besar yang lebih mirip sebuah […]
SUPERTRIP #1 – SIKUNANG Part 2 Pesawat AK347 kami mengudara selama kurang lebih 3 jam. Selama perjalanan itu, gue duduk di samping seorang pemuda berdarah Jawa-India yang berniat pergi ke Penang untuk berobat bersama keluarganya. Kami mendarat di KLIA2 Airport sekitar pukul 17.00 waktu setempat (lebih cepat satu jam daripada Waktu Indonesia Barat). Bandara ini […]
“Hah? SuperTrip? Apaan tuh? Adiknya Superman? atau plesetan program acara tv swasta?” Bukan keduanya, sayang. Meskipun gue juga baru sadar kalau nama SuperTrip ini mirip dengan nama acara salah satu program televisi swasta yang kerjaannya ngejahilin orang. Kemiripan nama adalah hal yang tidak disengaja. SuperTrip adalah rubrik yang gue bikin di blog gue ini untuk […]
Jika Jakarta diibaratkan sebagai sebuah gurun, maka Danau Sunter adalah sebuah oase yang memberikan kesegaran di tengah panas dan gersangnya Jakarta. Terletak di bagian utara ibukota, Danau Sunter menjadi tempat bagi sebagian warga ibukota untuk melepas penat dengan menikmati pemandangan, memancing, sambil menikmati penganan kecil di tepi danau. Rencana gue untuk segera berangkat ke Danau […]
Kalau negara tetangga punya Little India dan Chinatown, maka Jakarta juga nggak mau kalah. Jakarta bahkan menawarkan sebuah atraksi wisata sosial-budaya yang tidak dimiliki oleh negara-negara tetangga. Bukan Little India, atau Chinatown, tapi LITTLE TOKYO! Baru tahu? Sama gue juga sih *eh* Lokasi Little Tokyo ini ada di kawasan Blok M, tepatnya di seberang Blok […]
Berawal pada pertengahan 2012 saat gue mulai membuat blog ini (saat itu masih bernama perantaubandung.wordpress.com), yang kemudian gue ubah menjadi sebuah travelblog dengan nama siranselhitam sekitar hampir setahun kemudian. Nama siranselhitam sendiri gue pilih karena nama itulah yang cukup merepresentasikan diri gue, yang selalu membawa-bawa ransel hitam Eiger-nya ke mana-mana — ya ke kampus, ya […]
Judulnya kayak judul sekuel pertamanya The Chronicles of Narnia ya: The Lion, The Witch, and The Wardrobe. “Errr, enggak juga sih, Gie.” “Udah iyain aja!” … Gue seneng banget karena akhir pekan lalu, hari Sabtu dan Minggu berturut-turut, gue kesampaian juga buat menyambangi dua pusat kuliner terkemuka yang ada di Jakarta: Pecenongan dan Jl. Sabang. […]
Di antara seabrek impian tingkat tinggi gue seputar traveling — ya ke Vietnam lah, Brunei lah, Cina lah, Jepang lah — terselip sebuah wish list sederhana: naik KRL alias Commuter Line Jabodetabek. Syukur alhamdulilah, gue berhasil mewujudkan satu impi kecil itu Jumat malam lalu, dalam usaha gue mencapai Terminal Kampung Rambutan untuk berangkat ke situs […]
Sebagai sebuah kota pelajar, juga kota wisata, kota seni, kota budaya, atau kota gudeg, Jogjakarta senantiasa melakukan perubahan demi perubahan di setiap musimnya. Kamu yang sudah lama tidak berkunjung ke kota ini, akan menemukan beberapa perbedaan dari tahun-tahun sebelumnya. Pun saat gue pulang kampung bulan lalu dalam rangka merayakan hari raya Paskah, gue mendapati beberapa […]
Tiba-tiba saja keinginan untuk traveling ke Vietnam itu membuncah di dalam kepala. Mungkin karena habis baca tulisannya mbak Yusmei tentang Da Nang kali ya. Akhirnya, pada hari Minggu kuturut ayah ke kota naik delman istimewa beberapa waktu lalu, gue dengan spontan memantapkan diri untuk membeli sebuah buku panduan jalan-jalan ke Vietnam di Gramedia berjudul Backpacking […]
Pagi di Puncak Prau terasa sangat dingin. Sementara yang lain sudah terbangun dari sejak subuh demi menunggu momen matahari terbit, gue dan bang Ridho lebih memilih untuk bertahan dalam balutan sleeping bag kami di dalam tenda. Bahkan meski sudah mengenakan jaket dan sleeping bag pun, gue tetap masih merasa kednginan. Parah! Gue hanya bisa mendengar […]
Basecamp pendakian sangat ramai di siang hari yang cerah itu. Kami berkumpul di sisi basecamp, sementara beberapa anggota kami melakukan repacking — termasuk gue. Gue harus menahan sabar banget banget karena terganggu dengan para pendaki yang terus hilir mudik. Sori ya. Matras yang tadinya gue gulung rapat di dalam keril (karena nggak bisa diikat di […]
Belum genap setengah hari di kantor, sekitar pukul 1 gue udah memutuskan buat cabut dan pulang ke kost. Gue udah nggak sabar buat segera packing dan berangkat menuju ke Wonosobo malam hari itu. Akhirnya, setelah kurang lebih tidur siang selama dua jam, gue mulai memasukkan perbekalan ke dalam keril 60 L yang gue sewa semalam […]
Cafe d’Best itu berdiri tak jauh dari hotel tempat gue menginap di Purwokerto, tepat di persimpangan antara Jl. Gatot Subroto – Jl. Gereja. Bangunannya yang bergaya ala go green dan papan nama berukuran besar membuatnya cafe mudah ditemukan. Setelah beberapa kali berjalan melaluinya dan hanya mengabaikannya, siang ini gue memutuskan untuk menyambangi cafe yang memberikan […]
Petualangan gue di Kota Satria ini belum berakhir. Matahari yang bersinar cerah berhasil membangunkan gue pagi itu. Gue membuka pintu kamar, dan menemukan dua porsi sarapan sudah tertata rapi di atas sebuah baki. Sarapan pagi itu — mungkin juga pagi-pagi biasanya — adalah sepiring nasi goreng telor ceplok dan segelas teh tawar panas yang dituang […]
Iye, gue tahu kalau udah banyak travelblogger lain yang bikin review ini. Gue juga tahu kalau review ini mungkin udah basi, sama basinya dengan ungkapan cinta yang tak kunjung diucapkan *nyepet diri sendiri* *pffft* Tapi biarlah, karena setiap orang itu berbeda-beda, memiliki sudut pandang dan persepsi yang berbeda-beda. Karena itulah, sebagai bangsa Indonesia yang berbeda […]
Usai mandi dan tidur-tidur ayam, gue dengan bersemangat melanjutkan petualangan gue di kota yang berjuluk Kota Satria ini. Mengenakan kaos oblong dan celana selutut yang bikin penampilan makin kayak bocah SMA, gue melenggang santai melalui Jl. Gatot Subroto yang mulus, diapit oleh trotoar yang rapi di kedua sisinya. Tak terlalu banyak kendaraan yang melintas, membuat […]
Bandara ini mungkin tidak semegah bandara Changi di Singapura, juga tak sebesar bandara Haneda di negeri Sakura. Tapi di sinilah, di bandara yang sederhana ini — Bandara International Soekarno-Hatta — yang telah menjadi titik awal perjalananku, perjalananmu, perjalanan kita. Pagi itu, aku hendak bertolak ke negeri Singa, negeri pertama yang akan aku kunjungi, penerbangan pertama […]
Mungkin bagi kebanyakan traveler atau backpacker, pemandangan gedung-gedung pencakar langit bukanlah sebuah pemandangan yang diidam-idamkan. Kalah jika dibandingkan dengan momen terbit atau terbenamnya matahari, atau birunya laut yang terbentang luas, atau hamparan pasir putih yang seolah tak berujung. Buat gue sih enggak. Lautan gedung pencakar langit yang tampak bagai paku-paku raksasa yang muncul menyeruak dari […]













